Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Ta'arudh Al-Adillah Dan Tarjih: Metode Memahami Konsep Dalil Maupun Hadist Dalam Teori Penyelesaian Hukum Islam Fariq, M. Amir; Salim, Muhammad; Muhammad, Faris Syaifuddin; Muttaqin, M. Imamul; Putra, Ahmad Ramadhani Kurnia; Anam, Hazbi Maulana Alfath
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang cara beristidlal ketika terjadi pertentangan antara 2 dalil. Dalam sebagaian kitab usul fiqih, memang dijelaskan dalam judul pembahasan “taarudl”, namun keduanya merujuk pada makna yang sama. Hanya saja istilah ta’adul digunakan Ketika dua dalil yang berbenturan berkekuatan sama dan saling sebanding. Sedangkan tarjih adalah ketika dalam sebuah kasus baru tidak ditemukan pendapat seorang mujtahid mengenai status hukumnya, akan tetapi ada nash atau teks pendapat dari mujtahid tersebut mengenai kasus lain yang serupa, kemudian para pengikutnya mencabangkan atau mengembangkan status hukum kasus baru tersebut berpijak pada putusan hukum imamnya dalam kasus lain yang serupa. Maksud pencabangan semacam inilah disebut takhrij.
MANTHUQ DAN MAFHUM Rachman, Fathur; Kamila, Ihdia Uswah; Nurwidodo, Arif; Muttaqin, M. Imamul
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidaklah dapat diterima untuk menafsirkan Al-Qur'an dan hadits sebagai sumber eksklusif hukum Islam hanya dengan menggunakan penafsiran tekstual saja. Namun, hal ini juga membutuhkan pemahaman yang melampaui bahasa. Kita akan menemukan pembahasan mengenai mafhum dan mantuq dalam ilmu tafsir, di mana makna mafhum dan manthuq berbeda satu sama lain. Karena Al-Qur'an dan hadits tidak selalu menjelaskan secara gamblang apa yang dimaksudkan untuk dipahami, para mufassir telah menciptakan pembahasan ini melalui manthuq dan mafhum untuk membantu kita memahami isi teks dengan lebih baik.
KONSEP TAKWIL DALAM USHUL FIQH DAN RELEVANSINYA Aziz, Umar Abdul; Abdurrohman , Adam; Aliyah, Avina Faizatul; Muttaqin, M. Imamul
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode takwil merupakan pendekatan interpretatif yang penting dalam kajian fiqih yang memunculkan perdebatan intens dalam kajian keagamaan. Artikel ini membahas peran penting metode takwil dalam memahami, mengambil, dan mengaplikasikan hukum-hukum agama dalam kehidupan sehari-hari. Melalui proses pemahaman dan penafsiran terhadap teks-teks Al-Qur'an dan Hadis, takwil memungkinkan pemahaman yang lebih dalam dalam konteks historis, sosial, dan budaya di mana hukum-hukum tersebut diterapkan. Fleksibilitas dalam pengambilan keputusan hukum juga menjadi salah satu keunggulan dari penerapan metode takwil. Dalam konteks praktik fiqih, implementasi metode takwil memainkan peran penting dalam menanggapi tantangan zaman dan memecahkan masalah-masalah kontemporer. Dengan demikian, takwil menjadi instrumen yang memungkinkan para ulama dan cendikiawan agama untuk menyesuaikan hukum-hukum Islam dengan realita pada bidang sosial, ekonomi, dan politik yang sering berubah. Dengan pendekatan takwil yang tepat, umat Muslim dapat tetap memegang prinsip Islam dalam berbagai situasi atau keadaan, menjadikan takwil sebagai metode yang relevan dalam pembaharuan hukum Islam di Indonesia.
Taqlid, Ittiba’, Talfiq, dan Ijtihad dalam Ushul Fiqh Alfan Ulya Ar-Rizq; Qolbil Auliya', Moh. Syafiq; Muttaqin, M. Imamul
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/uq.v19i2.904

Abstract

Islam is known as a religion full of rules. There are many Islamic laws that emerged for the sake of human prosperity. On the other hand, changing times from year to year mean that Islamic law has to experience several problems as well. The problems that arise are usually based on differences in life patterns from time to time. In response to this, the ulama' are trying to make decisions to make it easier for Muslims so that deviations that lead to error do not occur. Researchers present this article in order to provide clarity on existing problems. In this way, it is hoped that readers will be able to know which legal steps are permitted and which steps are not permitted. This research was carried out using the literature study method by applying qualitative descriptive analysis techniques. As a result, most ulama' allow some methods of taking the law and prohibit several other methods. The decisions of these ulama' have of course been carefully calculated by taking into account human life from time to time.
Kualitas Kinerja Kepemimpinan Kepala Sekolah: - Bawon, Jumrotul; Muttaqin, M. Imamul; Tsaqila, Qaulan; Nisa, Alfina Ainun
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2023): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v4i3.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus permasalahan kualitas kinerja kepemimpinan kepala sekolah, dimana kepala sekolah mempunyai peran penting dalam tujuan pendidikan. Penelitian ini tergolong penelitian data kualitatif, penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan dari berbagai literatur. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kepala sekolah harus memiliki keterampilan kepemimpinan dan manajemen kualitas untuk dapat mengambil suatu keputusan. Dari beberapa contoh kasus yang sering terjadi terkait kualitas kinerja kepemimpinan kepala sekolah, maka diperlukan langkah-langkah efektif yaitu dengan peningkatan kualitas kepemimimpinan kepala sekolah melalui pelatihan dan pengembangan profesional, peningkatan pengambilan keputusan, pembangunan komunikasi yang efektif, peningkatan kemampuan manajerial, strategi dan inovasi, pemantauan dan evaluasi kinerja yang teratur serta kepala sekolah perlu memiliki visi yang jelas dan mampu menginspirasi serta memotivasi anggota sekolah untuk mencapai tujuan bersama. Dengan melakukan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas kinerja kepemimpinan kepala sekolah dapat ditingkatkan, sehingga memberikan dampak yang positif bagi seluruh anggota sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Strategi Dan Model Kepemimpinan Dalam Mencapai Keberhasilan di Dunia Pendidikan aisunu, Khoirotun Nisa'; Muttaqin, M. Imamul
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v5i2.2013

Abstract

Education is a fundamental element in nation building, but the quality of education in many countries still does not meet expected standards. Leadership plays a key role in efforts to improve the quality of education, where effective leaders can increase teacher motivation and student performance. This research aims to examine effective leadership strategies and models in the world of education. With a qualitative approach based on literature study, data was collected through document analysis in the form of journal articles, books and research reports. The data analysis process uses thematic analysis to identify main themes. Validity and reliability are maintained through source triangulation. The research results show that leadership strategies which include bartering, building, binding, and bonding are able to encourage the achievement of educational goals. Leadership models such as authoritarian, democratic, charismatic, transformational, and spiritual are also identified as significant approaches in leading educational institutions. Factors such as morality, organizational culture, and rewards were found to be the main elements of successful educational leadership. Thus, effective leadership is expected to support the optimal achievement of national education goals.