Articles
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK ERGONOMI LINGKUNGAN
Putu Eka Dewi Karunia Wati
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis
Publisher : UPPM Akademi Komunitas Semen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.0301/jttb.v2i2.50
CV. Mandiri Jaya Logam is a metal smelting that produces aluminum bars with a production capacity of 300 - 350 kg / day where the average weight of each aluminum bar weighs 4.3 kg. This UKM has a production area of ??15m x 6m where the area where the production is very irregular and not ergonomic both from the work environment and working conditions. The irregular location of raw materials and the location of the furnace that is far from the mold makes the bucket must be heated repeatedly so that the work becomes inefficient. Therefore it is necessary to design an ergonomic production space layout that can facilitate the production process, providing comfort to workers in doing work so that productivity will increase. This research will provide the best layout of a number of alternative layouts seen from the moment of material transfer. The layout chosen is the one that has the lowest material transfer moment. In addition, the level of productivity will be measured based on the number of products that can be produced.
Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi dengan Penggunaan Mesin Spinner pada Proses Produksi Keripik Sagu Tempe
Putu Eka Dewi Karunia Wati,ST.,MT;
Hery Murnawan,ST.,MT;
Vinka Aurelia Putri;
Elisabeth Lidya Yulianti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (843.39 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v2i1.985
UKM Keripik Sagu Tempe Bu Siti merupakan UKM yang terletak di Kota Magetan, Jawa Timur. Proses produksi perhari berkisar antara 12-15 kg dengan satu varian rasa. Proses produksi keripik sagu menggunakan cara manual sehingga proses produksi terbilang cukup lama. Proses penirisan merupakan proses yang cukup lama karena membutuhkan waktu 7-12 menit. Proses penirisan yang sederhana pada UKM keripik tersebut tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama sampai keripik benar-benar kering. Disamping itu dibutuhkan tempat yang cukup banyak untuk digunakan sebagai wadah penirisan keripik. Hal ini dikarenakan proses penirisan dilakukan secara berulang ditempat yang berbeda. Proses yang dilakukan secara berulang bertujuan untuk memaksimalkan penirisan minyak sampai keripik kering. Oleh karena itu pada pengabdian ini akan dilaksanakan pembuatan alat peniris minyak (spinner) guna mengurangi waktu proses penirisan minyak dan untuk menjaga keripik tempe agar tidak pecah dan umur produk menjadi lebih lama. Penggunaan spinner juga dapat meningkatkan kapasitas produksi sehingga tingkat pemenuhan permintaan konsumen dapat maksimal.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK ERGONOMI LINGKUNGAN
Putu Eka Dewi Karunia Wati
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis
Publisher : Program Studi Teknologi Informasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (663.955 KB)
|
DOI: 10.0301/jttb.v2i2.50
CV. Mandiri Jaya Logam is a metal smelting that produces aluminum bars with a production capacity of 300 - 350 kg / day where the average weight of each aluminum bar weighs 4.3 kg. This UKM has a production area of ??15m x 6m where the area where the production is very irregular and not ergonomic both from the work environment and working conditions. The irregular location of raw materials and the location of the furnace that is far from the mold makes the bucket must be heated repeatedly so that the work becomes inefficient. Therefore it is necessary to design an ergonomic production space layout that can facilitate the production process, providing comfort to workers in doing work so that productivity will increase. This research will provide the best layout of a number of alternative layouts seen from the moment of material transfer. The layout chosen is the one that has the lowest material transfer moment. In addition, the level of productivity will be measured based on the number of products that can be produced.
PERANCANGAN TUNGKU PELEBURAN ALUMNIUM BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK MENEKAN HARGA POKOK PRODUKSI
Putu Eka Dewi Karunia Wati;
Hery Murnawan
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 18 No 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.289
CV. Cahaya Mulia merupakan sebuah UKM yang memproduksi aluminium batangan dan beberapa produk aluminium cetakan. Produk aluminium batangan merupakan salah satu produk yang memiliki permintaan yang tinggi. Permintaan aluminium batangan mencapai 3000 kg/minggu dengan harga pokok produksi sebesar Rp. 18.000/kg. Peleburan logam aluminum merupakan salah satu proses yang dilakukan di UKM ini. Peleburan aluminium saat ini menggunakan bahan bakar kayu dengan refraktori menggunakan koi. Koi yang digunakan harus diganti setiap 3 bulan dan harga kayu bakar yang cukup mahal membuat harga pokok produksi menjadi tinggi. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini merancang tungku peleburan dengan bahan bakar oli bekas. Tungku peleburan hasil rancangan sudah tidak menggunakan koi dan menggunakan oli bekas sebagai bahan bakar. Penggunaan oli bekas sebagai bahan bakar dapat menekan biaya bahan baku dan biaya pemesinan sehingga harga pokok produksi dapat turun menjadi Rp. 17. 166/kg. Penurunan harga pokok produksi tersebut dapat mampu meningkatkan keuntungan UKM sebanyak Rp. 2.800.000/minggu.
PENGELOLAAN RANTAI PASOK PRODUK OLAHAN BANDENG GUNA MEMINIMALISIR BIAYA BAHAN BAKU PADA UD. ARSHAINDO
Jifan Arif Permana;
Putu Eka Dewi Karunia Wati
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 16, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30813/jiems.v16i1.4562
UD. ArshaIndo mulai beroperasi pada tahun 2010, dengan otak-otak bandeng sebagai produk pertama kali yang diproduksi. Kemudian produk terus terus mengalami inovasi menjadi bandeng presto, bandeng tanpa duri, bandeng asap tanpa duri dan pepes bandeng tanpa duri. Produksi awal masih bertempat pada bangunan semi permanen dengan mengandalkan pemasaran dari agen rumahan, kerjasama dengan beberapa rumah makan dan keliling menggunakan bantuan sepeda motor. Adanya pemasaran dan produksi yang masih seadanya ini menyebabkan masih banyak permasalahan yang terjadi, baik dari segi pemasaran sendiri dan keuangan. Kemudian pada pertengahan 2012 dibangun tempat produksi permanen dengan mempertimbangkan aspek higienitas. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk pemilihan supplier adalah menganalisis kurangnya bahan baku lalu menambah supplier lagi. Berdasarkan hasil analisis di atas, kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan supplier ikan bandeng pada UD. Arshaindo adalah kriteria harga. Kriteria selanjutnya yang berpengaruh adalah kriteria ketepatan pengiriman, kriteria kualitas, serta kriteria ketepatan jumlah. Saran yang dapat diberikan adalah jika perusahaan tidak ingin kekurangan baku yaitu menambah supplier dikarenakan dua supplier yang sudah bekerja sama dengan perusahaan ini telah mencapai kapasitas maksimum. Perusahaan diutamakan untuk memilih supplier B sebagai supplier ikan bandeng bagi perusahaan karena supplier B merupakan supplier yang memiliki nilai keseluruhan paling tinggi. Dengan adanya hubungan kemitraan ini, kinerja pemasok antara supplier dan perusahaan akan semakin baik dan dapat memperlancar target penyelesaian produksi secara keseluruhan.
Perancangan Alat Pembuat Engsel Ergonomis Guna Meningkatkan Kualitas Hasil Produksi
Putu Eka Dewi Karunia Wati;
Hery Murnawan;
Putri Febrinda Ardika Tasya;
Vinka Aurelia Putri
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 1 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.5 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v5i1.4515
UD Doa Emak merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi mesin pemarut kelapa, mesin pemotong singkong, mesin giling daging, dan mesin pencabut bulu ayam. UKM ini memproduksi rata-rata 280 buah engsel besar dan kecil dan 230 buah penutup kepala dengan menggunakan alat manual dan sederhana yang dioperasikan dengan posisi menjongkok. Alat ini sering mengakibatkan kecacatan pada hasil produksinya dan menimbulkan kelelahan pada pekerja. Perancangan alat baru yang lebih ergonomis dilakukan untuk mengurangi tingkat kecacatan dan kelelahan pekerja. Alat yang dirancang ini mempertimbangkan antropometri dari pekerja dan dioerasikan dalam posisi duduk. Beberapa ukuran yang dipergunakan yaitu Tinggi Siku Posisi Duduk (TSPD), Panjang Jangkauan Tangan (PJT), Lebar Telapak Tangan (LTT), Panjang Polipteal (PP), Tinggi Polipteal (TP), dan Lebar Pantat (LP). Selain mempertimbangkan data antropometri pekerja, alat ini juga memperhitungkan persentil yang digunakan agar keseluruhan pekerja dapat mengoperasikan alat tersebut. Alat yang dirancang dapat menurunkan kecacatan hingga 83 % sehingga terjadi peningkatkan kapasitas produksi sebanyak 25-30 unit/hari.
PENGEMBANGAN SIMULASI DISKRIT PADA PERANCANGAN ULANG TATA LETAK PRODUKSI UD. GAJAH DELTA GUNA MEMINIMASI ONGKOS MATERIAL HANDLING
Rico Alexsander Yulius Malonda;
Putu Eka Dewi Karunia Wati
Jurnal Taguchi : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Taguchi : Jurnal Ilmiah Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46306/tgc.v3i1.50
Layout is the most important aspect in an industry. A good production layout will increase efficiency in the production process. UD.Gajah Delta is a business unit engaged in the production of cooking equipment. The layout at UD. Gajah Delta is still in a condition that has not considered the smooth movement of materials. The purpose of this research is to redesign the layout of the production process which produces a proposed layout with low material movement costs. Redesign starts from data collection. The data that has been collected is then processed using the From To Chart calculation method to minimize material movement. The proposed layout chosen was the 25th Trial From To Chart with a total Forward and Backward value of 20,592.4. The proposed layouts are as many as 2, with the advantages and disadvantages of each. The proposed layout design is then simulated using the Flexsim software for accuracy in implementing the layout redesign
PEMANFAATAN OLI BEKAS PADA PERANCANGAN TUNGKU PELEBURAN GUNA MEMINIMALKAN HARGA POKOK PRODUKSI ALUMINIUM BATANGAN
Putu Eka Dewi Karunia Wati;
Hery Murnawan
Tekmapro Vol. 18 No. 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.289
CV. Cahaya Mulia merupakan sebuah UKM yang memproduksi aluminium batangan dan beberapa produk aluminium cetakan. Produk aluminium batangan merupakan salah satu produk yang memiliki permintaan yang tinggi. Permintaan aluminium batangan mencapai 3000 kg/minggu dengan harga pokok produksi sebesar Rp. 18.000/kg. Peleburan logam aluminum merupakan salah satu proses yang dilakukan di UKM ini. Peleburan aluminium saat ini menggunakan bahan bakar kayu dengan refraktori menggunakan koi. Koi yang digunakan harus diganti setiap 3 bulan dan harga kayu bakar yang cukup mahal membuat harga pokok produksi menjadi tinggi. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini merancang tungku peleburan dengan bahan bakar oli bekas. Tungku peleburan hasil rancangan sudah tidak menggunakan koi dan memanfaatkan oli bekas menjadi bahan bakar peleburan. Penggunaan oli bekas ini dapat menekan biaya bahan baku dan biaya pemesinan sehingga harga pokok produksi dapat turun menjadi Rp. 17. 166/kg. Penurunan harga pokok produksi tersebut dapat mampu meningkatkan keuntungan UKM sebanyak Rp. 2.800.000/minggu.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Pada UKM Pembuatan Arko Guna Meningkatkan Kapasitas Produksi
Laksono, Priyo Budi;
Wati, Putu Eka Dewi Karunia
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 7, No 2 (2022): Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/js.v7i2.4678
UD. Tekad Baja Metal Works merupakan sebuah industri manufaktur yang bergerak dalam bidang pembutan arco. Usaha ini setiapnya bulanya menerima permintaan dengan jumlah yang bervariasi dengan luas ruang produksi seluas 196m2dan mempunyai jumlah pekerja sebanyak 7 orang. UD. Tekad baja beroprasi 5 hari kerja dalam satu minggu. Dengan penataan antar departemen yang tidak sesuai alur aliran produksi membuat proses pembuatan arco menjadi panjang yang menyebabkan produktivitas pembuatan arco tidak maksimal. Hal tersebut mengakibatkan UD. Tekad Baja Metal Works seringkali tidak mampu memenuhi permintaan dalam setiap bulanya. Dalam menyelesaikan masalah tersebut maka di perlukan adanya perancangan ulang tata letak produksi dengan metode ARC (Activity Relationship Chart) dan FTC (From To Chart). Hasil dari penelitian ini berupa usulan alternatif layout, perhitungan Ongkos Material Handling dan kapasitas produksi yang dihasilkan setelah adanya usulan. Dari usulan layout dapat meminimasi ongkos material handling 80%, jarak perpindahan material handling juga semakin pendek dengan presentase penyusutan jarak 79%, serta meningkatkan kapasitas produksi sebesar 5%. Kata kunci : Perancangan Tata Letak Produksi, ARC (Activity Relationship Chart) dan FTC (From To Chart), Ongkos material handling, kapasitas produksi.
Re-Desain Alat Pencacah yang Ergonomis Guna Mempercepat Waktu Proses Produksi Pupuk Cair Organik
Muhammad Ali Imron;
Putu Eka Dewi Karunia Wati
Jurnal Surya Teknika Vol 11 No 1 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37859/jst.v11i1.7013
Alat pencacah merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mencacah atau menghancurkan bahan menjadi potongan yang lebih kecil dan halus. Di desa papungan alat pencacah digunakan untuk mencacah bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk organik cair hal ini disebabkan karena mahalnya pupuk kimia menjadi salah satu alasan petani beralih kepupuk organik. Alat pencacah yang sudah dirancang memiliki beberapa kendala salah satunya yang paling menonjol yaitu ketika mencacah bahan yang berserat mesin mengalami tersendat-sendat bahkan mati, sehingga diperlukannya re-desain alat. Tujuan dari re-desain ini yaitu untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami alat tersebut. Adapun beberapa perubahan dan penambahan komponen terhadap alat untuk menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan performance alat. Alat yang sudah di re-desain dapat mempercepat waktu produksi 58,6%/2,4x lipat dan cacahan yang dihasilkan lebih halus dari alat sebelumnya.