Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Rahayu, Sri; Astuti, Hartiningsih; Adianita, Happy
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jemes.v8i1.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh Tingkat pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data berupa data sekunder. Metode pengumpulan data melalui website resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Menggunakan metode Regresi data panel (data gabungan yang terdiri dari cross section dan time series) dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan data panel selama 10 tahun yaitu, dari tahun 2014- 2023 berdasarkan 34 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi data panel secara parsial Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap IPM di Indonesia tahun 2014-2023. Variabel Tingkat Pendidikan dan UMP memiliki pengaruh yang kuat terhadap IPM. Namun, Variabel yang paling berpengaruh dominan. Yaitu, variabel UMP dengan nilai koefisien variabel sebesar 2,92006. Hasil pengujian hipotesis secara simultan variabel Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Indeks Pembangunan Manusia di 34 Provinsi di Indonesia tahun 2014-2023. Hasil Penentuan dari variabel independen (R-Square) terhadap variabel dependen menunjukkan hasil sebesar 98,87%. Berarti bahwa Tingkat Pendidikan, upah minimum dan Inflasi dapat mempengaruhi IPM di Indonesia sebesar 98,87% dan 1,13% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
CONSUMPTIVE BEHAVIOR WITH THE USE OF FINTECH E-WALLET Moehadi, Moehadi; Astuti, Hartiningsih; Firmansah, Moh. Bayu; Wicaksono, Anang Bayu
JURNAL DIMENSI Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v12i3.5688

Abstract

Fintech mempermudah aksesibilitas ke berbagai layanan keuangan dan produk, seperti pembayaran, investasi, dan pinjaman, yang dapat dilakukan secara cepat dan mudah melalui aplikasi atau platform digital. Ini memungkinkan konsumen untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien dan fleksibilitas. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi fintech. Teknologi mempunyai peran penting salah satunya adalah untuk mempermudah masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya yang dibutuhkan. Sedangkan salah satu sektor perekonomian adalah keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis kuantitatif deskriptif untuk mengetahui pengaruh persepsi kepercayaan, persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan terhadap perilaku konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kepercayaan tidak mempunyai pengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi muda melalui penggunaan aplikasi digital e-wallet. Persepsi kegunaan mempunyai pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif generasi muda melalui penggunaan aplikasi digital e-wallet, artinya generasi muda yang semakin merasakan kegunaan aplikasi tersebut akan mendorong untuk berperilaku konsumtif. Persepsi kemudahan tidak mempunyai pengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi muda melalui penggunaan aplikasi digital e-wallet.
KOLABORASI BISNIS, HUMAN CAPITAL DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA MIKRO KECIL Moehadi, Moehadi; Astuti, Hartiningsih; Fadilah, M Farid; Utomo, Izza Ahmad
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i1.7386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kolaborasi bisnis, human capital, dan digital marketing terhadap pertumbuhan usaha mikro kecil (UMK). Kolaborasi bisnis diharapkan dapat memperluas jaringan dan meningkatkan efisiensi, sementara human capital diharapkan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha. Di sisi lain, digital marketing diperkirakan dapat mempercepat pertumbuhan UMK melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan UMK, yang mungkin disebabkan oleh kurangnya sinergi yang efektif antara UMK dan mitra bisnis. Sebaliknya, human capital terbukti berpengaruh positif terhadap pertumbuhan UMK, di mana keterampilan dan pengetahuan pengusaha memainkan peran penting dalam mengelola dan mengembangkan usaha. Selain itu, digital marketing juga memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan UMK, dengan pemanfaatan media sosial, e-commerce, dan platform digital lainnya yang membantu UMK memperluas pasar dan meningkatkan visibilitas. Penelitian ini menyarankan agar UMK fokus pada peningkatan keterampilan pengusaha dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka. Selain itu, meskipun kolaborasi bisnis dapat memberikan manfaat, seleksi mitra yang tepat sangat penting untuk memastikan keberhasilan kolaborasi tersebut.
ANALISIS AKUNTABILITAS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK-EMKMANALISIS AKUNTABILITAS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK-EMKM Astuti, Hartiningsih; Moehadi, Moehadi; Endang, Endang; Indrianto, Alfian Dwi; Herianto, Herianto
JURNAL DIMENSI Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v12i3.5687

Abstract

Perkembangan usaha mikro kecil dan menengah menjadi salah satu bentuk kerja nyata dari pelaku usaha untuk menjaga keberlangsungan usaha dalam melakukan pengelolaan yang efektif dan efisien. Termasuk di dalamnya adalah pengelolaan keuangan yang harus dilakukan melalui prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi yang kemudian disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. . Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenjang pendidikan, pengalaman kerja dan literasi keuangan terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuantitatif sedangkan pendekatan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif deskriptif melalui pendekatan analisis regresi linier berganda dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 sampel. Hasil penelitian ini menemukan bahwa jenjang pendidikan dan pengalaman kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah, sedangkan literasi keuangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap akuntabilitas pencatatan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah
ANALISIS FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN UMK DI SEKTOR INDUSTRI KREATIF Astuti, Hartiningsih; Moehadi, Moehadi; Utomo, Izza Ahmad; Atmaja, Dimas Surya
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i1.7385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing, tingkat pendidikan, dan modal sosial terhadap kinerja usaha mikro kecil (UMK). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bojonegoro karena wilayah ini memiliki potensi yang signifikan untuk pertumbuhan Usaha Mikro Kecil (UMK), yang merupakan pilar penting dalam perekonomian lokal.Dalam penelitian ini, populasi yang menjadi fokus adalah seluruh Usaha Mikro Kecil (UMK) yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro. Kemudian Jumlah sampl yang di ambil berjumlah 47 Usaha Mikro Kecil (UMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan UMK. Sebaliknya, tingkat pendidikan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja usaha, sementara modal sosial juga menunjukkan pengaruh signifikan positif terhadap kinerja UMK. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan modal sosial dapat meningkatkan kinerja UMK, sementara pemanfaatan digital marketing perlu dioptimalkan lebih lanjut untuk memberikan dampak yang lebih signifikan
Membangun Brand Awareness Produk Roti Lokal melalui Strategi Digital Marketing Implementasi di NADHEA BAKERY Sugihwaras, Bojonegoro Endang, Endang; Astuti, Hartiningsih; Udyana, Tanaya Tyas
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v10i1.2575

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Nadhea Bakery melalui penguatan identitas visual dan implementasi strategi digital marketing. Permasalahan utama yang dihadapi adalah terbatasnya jangkauan pemasaran dan rendahnya brand awareness di era digital yang kompetitif. Metode pemecahan masalah dilakukan melalui tiga tahap: (1) perancangan identitas visual meliputi logo dengan kombinasi warna beige muda, terracotta, dan navy, serta tagline "Taste the Love in Every Bite", (2) pelatihan digital marketing mencakup optimalisasi media sosial Instagram dan TikTok, serta teknik editing foto produk menggunakan Canva, dan (3) pengembangan website responsif dengan fitur galeri foto, testimoni, dan integrasi WhatsApp. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan integratif yang menggabungkan aspek psikologi warna dalam identitas visual dengan analisis behavior mapping pengguna media sosial. Pemilihan strategi digital marketing didasarkan pada analisis preferensi target market yang didominasi generasi milenial dan Gen-Z (65%), dengan investasi hanya 30% dari biaya marketing konvensional namun memberikan jangkauan 5 kali lebih luas. Implementasi strategi dianalisis menggunakan framework AIDA (Awareness, Interest, Desire, Action) yang dimodifikasi untuk konteks UMKM kuliner, menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap tahapan: penguatan brand recognition dan reach organik (Awareness), peningkatan engagement melalui konten visual (Interest), penguatan brand recall dan trust factor (Desire), serta peningkatan konversi pemesanan (Action). Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dan FGD menggunakan teknik analisis tematik, dengan triangulasi data untuk memastikan validitas temuan. Hasil temuan menunjukkan bahwa implementasi identitas visual yang tepat dapat meningkatkan brand recognition hingga 80% dan brand recall sebesar 45%. Optimalisasi media sosial berhasil meningkatkan engagement rate hingga 300%, sementara keberadaan website meningkatkan kredibilitas UMKM sebesar 75%. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi identitas visual yang kuat dan strategi digital marketing yang komprehensif memberikan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan bisnis Nadhea Bakery di era digital. Building Brand Awareness of Local Bakery Products through Digital Marketing Strategy: Implementation at NADHEA BAKERY Sugihwaras, Bojonegoro Abstract This community service initiative aims to enhance Nadhea Bakery's competitiveness through visual identity reinforcement and digital marketing strategy implementation. The primary challenges identified were limited marketing reach and low brand awareness in today's competitive digital landscape. The solution methodology encompassed three phases: (1) visual identity design incorporating a logo with light beige, terracotta, and navy color combinations, complemented by the tagline "Taste the Love in Every Bite"(2) comprehensive digital marketing training focusing on Instagram and TikTok social media optimization and Canva-based product photography editing techniques (3) development of a responsive website featuring photo galleries, testimonials, and WhatsApp integration. The research novelty lies in its integrative approach, combining color psychology principles in visual identity with social media user behavior mapping analysis. The digital marketing strategy selection was informed by target market preference analysis, which revealed a predominance of millennial and Gen-Z consumers (65%), achieving a five-fold increase in reach while requiring only 30% of conventional marketing costs. Strategy implementation was evaluated using the AIDA (Awareness, Interest, Desire, Action) framework modified for culinary MSMEs context, demonstrating significant improvements across all stages: enhanced brand recognition and organic reach (Awareness), increased engagement through visual content (Interest), strengthened brand recall and trust factor (Desire) and improved order conversion rates (Action). Qualitative data analysis was conducted through interviews and FGD utilizing thematic analysis techniques, with data triangulation ensuring finding validity. The findings show that proper visual identity implementation can increase brand recognition by 80% and brand recall by 45%. Social media optimization successfully increased engagement rates by 300%, while website presence improved SME credibility by 75%. It can be concluded that the combination of strong visual identity and comprehensive digital marketing strategies provides a solid foundation for Nadhea Bakery's business growth in the digital era.
Sikap Keuangan,Lingkungan Kampus Dan Literasi Keuangan Terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa Hartiningsih Astuti; Moehadi Moehadi; Dimas Surya Atmaja; Siti Ayu Ulandari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5886

Abstract

The aim of this research is to find out how students' personal financial management is influenced by financial attitudes, university environment, and financial literacy. To achieve financial security in the future, students must practice effective money management. When assessing and responding to financial management techniques, a person's psychological tendencies are reflected in their financial outlook. Financial management practices among students are also influenced by the intellectual, social and physical components of campus life. Having a solid understanding of finances allows a person to make informed judgments about money. This research analyzes data collected from Bojonegoro University students using multiple linear regression techniques. Research findings show that although financial literacy has different influences, financial attitudes and the campus environment have a large influence on students' personal financial management. These results provide important information to academic institutions and other relevant stakeholders to create policies and initiatives that aid the acquisition of money management skills by students. It is believed this research will help students become more financially secure and better prepared to face financial difficulties in the future.
ANALISIS POTENSI DALAM PENGEMBANGAN USAHA KULINER DI KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO HARTININGSIH ASTUTI, SE, MM
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.109 KB) | DOI: 10.56071/jemes.v2i1.98

Abstract

Dalam berbagai kajian perekonomian pedesaan, yang tidak boleh dilupakan adalah kondisi modal sosial masyarakat yang sudah sangat kuat. Masyarakat mempunyai beragam ikatan sosial dan solidaritas sosial yang kuat, sebagai penyangga kegiatan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan. Swadaya dan gotong royong adalah sebagai penyangga utama otonomi asli. Walaupun di satu sisi, kekayaan modal sosial berbanding terbalik dengan modal ekonomi. Modal sosial masyarakat meliputi ikatan sosial, jembatan sosial, dan jaringan sosial. Dari ketiga aspek tersebut, ikatan sosial masyarakat yang bersifat terbatas menjadi modal sosial paling dangkal yang tidak mampu memfasilitasi pembangunan ekonomi, mewujudkan bertenaga sosial, dan berdemokrasi lokal. Penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan penilaian antusiasme warga dalam mengembangkan wisata kuliner di Kecamatan Dander dengan teknik penilaian diri. Antusiasme bisa dilihat dari kemampuan, kesiapan warga mengembangkan wisata kuliner. Kemudian refleksi pelaksanaan penilaian antusiasme tersebut.Beberapa instrumen untuk mengumpulkan data seperti angket dengan penilaian memilih berdasarkan penilaian sangat antusias, antusias, tidak antusias dan sangat tidak antusias. Untuk memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian, dengan wawancara. Selain itu Studi pustaka dengan menelaah sumber-sumber tertulis yang telah diuji kebenarannya dan diakui secara umum.Hasil angket untuk antusiasme warga dalam pengembangan wisata kuliner, meliputi kesiapan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada adalah 80.56% ; Kemampuan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada diperoleh 75%; Refleksi pelaksanaan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada diperoleh 70,14%; Kesiapan dukungan dalam pengembangan wisata kuliner diperoleh 68,75% ; kemampuan dukungan untuk pengembangan wisata kuliner adalah 63,89% dan refleksi pelaksanaan dukungan pada pengembangan wisata kuliner diperoleh 61,11%. Hasil angket yang paling tinggi antusiasme warga adalah kesiapan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada yaitu 80,56% (sangat antusias) dari yang diinginkan 100%. Lainnya kesimpulan diperoleh antusias. Hasil akhir angket antusiasme warga dalam pengembangan wisata kuliner diperoleh skor 101 dan persentase persetujuan 70,14%. Nilai ini berdasarkan tabel dinyatakan Antusias. Hasil wawancara antusiasme warga dalam pengembangan wisata kuliner adalah hampir sama antusias, karena warga dapat memanfaatkan potensi yang ada dan selanjutnya disalurkan melalui wisata kuliner. Pengelola wisata kuliner dan warga sebagai pemasok bahan dapat lebih efisien pada biaya transportasi. Penelitian melalui angket dan wawancara memperoleh hasil yang sama yaitu warga antusias mengembangkan wisata kuliner.
Pengaruh Layanan Penjualan Online Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen: Studi Pada Terminal Fashion Kec. Parengan Kab. Tuban Sanjaya Putra, Anggi; Astuti, Hartiningsih
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.265 KB) | DOI: 10.56071/jemes.v4i2.252

Abstract

Tujuan penelitian Untuk menganalisis dan mengetahui seberapa besar pengaruh pelayanan online yang berupa kualitas produk, ketepatan waktu, sistem pembayaran, respon penjualan,secara simultan dan secara parsial terhadap keputusan pembelian di Terminal Fashion. Hipotesa dalam penelitian ini adalah di duga dari keempat faktor layanan yang berupa kualitas produk, waktu pengiriman, sistem pembayaran dan respon penjual ada yang berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian konsumen di Terminal Fashion adalah kualitas produk. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan angka-angka dan perhitungan dengan statistik tertentu yaitu SPSS, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 orang responden di ambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Sedangkan analisis datanya menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas, Uji Regresi Linier Berganda, Uji T- Test, Uji F-test, dan Uji Determinasi r2. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan penelitian ini yaitu: 1). Nilai Signifikansi Kualitas produk ( X1) sebesar 0,000 dan nilai tersebut < dari nilai probabilitas 0,05 maka hipotesis diterima. 2) Nilai Signifikansi Waktu pengiriman ( X2) sebesar 0,650 dan nilai tersebut > dari nilai probabilitas 0,05 maka hipotesis ditolak. 3) Nilai Signifikansi Sistem Pembayaran (X3) sebesar 0,374 dan nilai tersebut < dari nilai probabilitas 0,05 maka hipotesis diterima.4) Nilai Signifikansi Respon Penjual ( X4) sebesar 0,558 dan nilai tersebut > dari nilai probabilitas 0,05 maka hipotesis ditolak. Dengan hasil f hitung sebesar 3,616 > dibanding dengan f tabel yaitu 2,47. Dengan itu hipotesis kedua diterima. Artinya jika Kualitas produk, Waktu pengiriman, Sistem Pembayaran, dan Respon penjual selalu ditingkatkan maka berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Penduduk, Tenaga Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Bojonegoro nafi, imam; Astuti, Hartiningsih
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.759 KB) | DOI: 10.56071/jemes.v4i1.258

Abstract

Rumusan masalah, yaitu seberapa besar pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Bojonegoro; Seberapa besar pengaruh jumlah tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Bojonegoro ; Seberapa besar pengaruh tingkat pendidikan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Bojonegoro ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro ; untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro; untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan kajian teori yang telah dilakukan dan pertimbangan pada penelitian - penelitian sebelumnya yang berkaitan, hipotesis penelitian ialah Pertumbuhan Penduduk dapat mempengaruhi Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro; Jumlah Tenaga Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro; Kualitas Sumberdaya Manusia terutama dalam Tingkat pendidikan mempunyai peran dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro. Hasil penelitian Pertumbuhan Penduduk di Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 berpengaruh positif namun di anggap kurang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten Bojonegoro. ini dikarenakan Peningkatan Pertumbuhannya tidak terlalu besar. Angkatan Kerja jika dilihat dari jumlah penduduk usia produktif atau usia 15 samapi 45 tahun sebanyak 1.028.824 tenaga kerja. Dari data tersebut, 719.362 orang termasuk kedalam angkatan kerja. Dari angkatan kerja itu, yang bekerja sebanyak 695.431 orang.