Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Media Tanam dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) Nazimah, Nazimah; Faisal, Faisal; Hafifah, Hafifah; Nazaruddin, Muhammad; Fridayanti, nelly; Amelia, Wirda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i3.15455

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan daunnya sebagai sayuran. Menurunnya produksi pakcoy karena terbatasnya media tumbuh dan keragaman komoditas di lahan yang sempit, mengakibatkan produktivitas tanaman tidak maksimal dan tidak berkelanjutan. Penanaman bisa dilakukan di lapangan, pot, polybag, atau secara hidroponik. Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang mempromosikan produksi makanan dan serat lingkungan, sosial dan ekonomi, dan tidak termasuk penggunaan pupuk sintetis, pestisida, pengatur tumbuh, pakan ternak dan aditif, dan organisme hasil rekayasa genetika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media tanam dan varietas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Januari 2023 sampai dengan Februari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama, penggunaan media tanam (M) terdiri atas 3 taraf yaitu, M0: Tanah, M2: Pupuk kandang + tanah (1:1), M3: Arang sekam + tanah (1:1), faktor kedua, penggunaan varietas pakcoy (V) terdiri atas 3 taraf yaitu: V1: varietas Nauli F1, V2: varietas urban, V3: varietas Sylphy tx F1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam tidak mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun kecuali kadar klorofil yang berpengaruh sangat nyata. Media tanam yang terbaik terdapat pada perlakuan media tanah + Pupuk Kandang. Perlakuan varietas tanaman pakcoy berpengaruh nyata pada jumlah daun, tetapi berpengaruh sangat nyata pada kadar klorofil tetapi tidak berpengaruh pada tinggi tanaman. Varietas yang terbaik terdapat pada varietas Nauli F1. Adanya interaksi antara media tanam dengan varietas, hal ini dapat dilihat pada tinggi tanaman dan kadar klorofil.
Aplikasi Pupuk Organik Teknologi Nano dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Nate, Tajuk Tangke; Nazimah, Nazimah; Rafli, Muhammad; Handayani, Rd.Selvy; Nazirah, Laila; Safrizal, Safrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Vol 2, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i4.18316

Abstract

Pakcoy merupakan sayuran yang dapat dibudidayakan dan tumbuh baik didataran rendah maupun dataran tinggi. Di Indonesia, produksi pakcoy masih tergolong rendah sehingga produktivitas pakcoy perlu ditingkatkan. Upaya peningkatan produksi pakcoy di Indonesia antara lain dengan menggunakan pupuk organik nanoteknologi dan komposisi media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk nano dan media tanam yang berbeda agar berpengaruh optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Agustus sampai September 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk organik nano teknologi (N) yang terdiri atas 4 taraf yaitu : N0: 0 ml/l, N1: 1 ml/l, N2: 3 ml/l, N3: 6 ml/l. Faktor kedua adalah komposisi media tanam (P) yang terdiri atas 3 taraf yaitu : P1: kotoran sapi + tanah (1:1), P2: cocopeat + tanah (1:1), P3:  biochar + tanah (1:1). Variabel yang diamati adalah panjang batang, panjang daun, jumlah daun, luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pupuk organik  nanoteknologi dan komposisi media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk organik nanoteknologi dengan konsentrasi N2 (3 ml/l), pada perlakuan komposisi media tanam hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (cocopeat + tanah). Terdapat interaksi antara perlakuan pupuk organik nanoteknologi dengan komposisi media tanam pada variabel tinggi batang tanaman dan jumlah daun.
Perkecambahan Bayam (Amaranthus hybridus L.) Pada Perendaman Ekstrak Bawang Merah Muliana, Muliana; Nazimah, Nazimah; Faisal, Faisal; Rafli, Muhammad; Zuliati, Septiarini; Safrizal, Safrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benih dapat mengalami penurunan kualitas akibat penyimpanan yang tidak tepat atau benih yang sudah melewati masa kedaluwarsanya. Penurunan kualitas benih akan berdampak pada produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah terhadap daya tumbuh benih bayam yang sudah kedaluwarsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak bawang merah yang terdiri dari 4 taraf, yaitu 0%, 25%, 50%, dan 75%. Faktor kedua adalah lama perendaman ekstrak bawang merah yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 2 jam, 4 jam, dan 6 jam. Variabel pengamatan meliputi potensi pertumbuhan maksimum, daya kecambah, indeks vigor, keseragaman pertumbuhan, dan kecepatan pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi dan perendaman ekstrak bawang merah pada variabel indeks vigor, keseragaman pertumbuhan, dan kecepatan pertumbuhan. Perlakuan konsentrasi memengaruhi variabel pengamatan daya kecambah, keseragaman pertumbuhan, dan kecepatan pertumbuhan. Perlakuan perendaman memengaruhi potensi pertumbuhan maksimum, daya kecambah, indeks vigor, keseragaman pertumbuhan, dan kecepatan pertumbuhan.
Perkecambahan Benih Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Kadaluarsa Pada berbagai Media Semai Menggunakan Alat F&F Manual Germinator Faradilla, Tamara; Faisal, Faisal; Rafli, Muhammad; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazimah, Nazimah; Nilahayati, Nilahayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 2025
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan umur kadaluarsa benih dan jenis media semai yang berbeda terhadap viabilitas benih dan vigor benih serta laju pertumbuhan benih tomat. Data menunjukkan bahwa perlakuan umur benih berpengaruh nyata terhadap daya kecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh dan bobot kering kecambah normal. Sementara itu, perlakuan media semai yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap viabilitas dan vigor benih tomat. Selain itu, terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan umur benih dan jenis media yang berbeda terhadap semua parameter viabilitas benih dan vigor benih tomat.
Respon Pemberian Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Dua Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Nazimah, Nazimah; Nilahayati, Nilahayati; Safrizal, Safrizal; Jeffri, Ary
Agrium Vol 17 No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i1.2357

Abstract

Tomat (Lycopersicon esculentum) termasuk tanaman hortikultura yang  memiliki vitamin dan mineral. Tomat biasa digunakan sebagai pelengkap bumbu masak, minuman segar,  dan bahan pewarna alami.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan varietas dan pemberian pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari bulan September sampai dengan bulan Desember 2020. Penelitian ini terdiri atas dua faktor; 1) varietas tomat terdiri dari V1=varietas Servo  dan V2= varietas Victory. 2) Pemberian pupuk hayati (P) yang terdiri atas P0 (kontrol), P1=2g/plot, P2= 4g/plot dan P3= 6g/plot. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok  dengan tiga kali ulangan, sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi yang nyata antara penggunaan varietas dan pemberian pupuk hayati dan memberikan pengaruh yang sangat nyata baik secara kombinasi maupun secara tunggal. Pemberian pupuk hayati pada dosis 6 g/plot dan tanaman tomat Varietas Servo memberikan hasil yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dibandingkan dengan varietas Victory. Kata Kunci: Promol 12 , Servo, Victory , Produksi, Tomat
Keragaan Agronomi Dan Heritabilitas Varietas Kedelai Berbiji Besar Di Kabupaten Aceh Utara Dan Aceh Tamiang Nilahayati, Nilahayati; Nazimah, Nazimah; Gemasih, Melati; Ramadania, Ramadania
Agrium Vol 18 No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5329

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menjadi target pemerintah untuk swasembada pangan. Peningkatan produksi dalam negeri mutlak sangat diperlukan. Salah satu cara untuk peningkatan produksi kedelai adalah dengan menggunakan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati keragaan agronomi beberapa varietas unggul baru berbiji besar di Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada dua lokasi berbeda yaitu Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati kecuali jumlah cabang, jumlah polong dan bobot biji per tanaman di Kabupaten Aceh Utara. Produksi masing-masing varietas berturut-turut adalah Anjasmoro (2 tha-1), Grobogan (1.35 tha-1), Biosoy 1 (2.81 tha-1), Biosoy 2 (3.18 tha-1). Nilai heritabilitas berkisar antara 0.06 - 0.98. Varietas juga berpengaruh terhadap semua peubah yang di amati kecuali jumlah cabang dan jumlah polong pada penanaman di Kabupaten Aceh Tamiang. Rata-rata produksi setiap varietas berturut-turut adalah Anjasmoro (1.58 tha-1), Grobogan (2.18 tha-1), Biosoy 1 (4.20 tha-1) and Biosoy 2 (4.06 tha-1). Nilai heritabilitas berkisar antara 0.48 - 0.97. Varietas Biosoy 1 dan Biosoy 2 merupakan varietas unggul baru yang menunjukkan penampilan terbaik pada kedua lokasi penanaman.
Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Genotipe Kedelai Pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Nilahayati, Nilahayati; Rizky, Muhammad; Hafifah, Hafifah; Nazimah, Nazimah; Safrizal, Safrizal
Agrium Vol 19 No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i3.8742

Abstract

ABSTRAKSalah satu tanaman budidaya yang dimanfaatkan sebagai penghasil protein nabati utama di Indonesia adalah kedelai. Produksi kedelai nasional sangat perlu ditingkatkan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa genotipe kedelai akibat pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor genotipe terdiri dari Galur M.1.1.3, Galur M.5.2.1, Varietas Anjasmoro dan Varietas Derap 1. Pupuk organik cair terdiri dari 3 konsentrasi yaitu 0 ml/l air, 4 ml/l air dan 8 ml/l air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Tanaman tertinggi terdapat pada varietas Anjasmoro namun karakter hasil terbaik terdapat pada galur M.1.1.3. Penggunaan konsentrasi pupuk organik cair berpengaruh terhadap peubah jumlah polong, bobot biji/tanaman dan bobot biji/plot. Konsentrasi terbaik terdapat pada 8 ml/l air. Terdapat interaksi antara varietas dan konsentrasi pupuk organik cair pada peubah tinggi tanaman umur 42 HST. Interaksi terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan varietas Anjasmoro dengan konsentrasi pupuk organik cair 4 ml/l dengan tinggi tanaman mencapai 103,66 cm.
Evaluasi Pertumbuhan Dan Hasil Empat Varietas Padi Sawah Rawa Lebak Pasca Banjir Di Aceh Utara Dari Benih Yang Ditanam Secara Berulang Safrizal, Safrizal; Nazimah, Nazimah; Facharurrazi, Sayed; Fuzari, Rajul; Dulfajri, Dulfajri
Agrium Vol 21 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i1.15720

Abstract

Produksi padi dapat ditingkatkan melalui optimasi lahan sawah rawa lebak yang sangat luas di Indonesia. Pengembangan rawa lebak memiliki masalah serius dengan tinggi dan lama genangan yang terjadi terutama pasca hujan. Upaya yang sering dilakukan oleh petani sawah rawa adalah dengan menanam varietas yang tersedia dengan sumber benih yang diproduksi secara lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi yang ditanam secara berulang pada lahan sawah rawa lebak. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah petani Desa Cot Me dan Desa Ketapang. Nisam. Aceh Utara. Bulan Juni - Oktober 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi yang disusun dalam rancangan acak kelompok). Petak utama adalah lama genangan yang terdiri dari 3 taraf, yaitu tanpa genangan, digenangi selama 1 minggu, dan digenangi selama 2 minggu. Anak petak adalah varietas padi yang terdiri dari varietas Ciherang, Impari, Cantik Manis, dan MR 297, terdapat 12 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan genangan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, anakan produktif, diameter batang, panjang daun, lalu pada komponen hasil jumlah malai, jumlah bulir isi, jumlah bulir hampa berat 100 biji, berat gabah per rumpun dan berat gabah kering juga berpengaruh nyata. Tinggi tanaman pada perlakuan tergenang dua minggu dengan varietas Cantik Manis relatif lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.  Perlakuan penggenangan satu minggu dan dua minggu memberikan hasil yang lebih baik terutama pada varietas Cantik Manis, varietas Cantik Manis mampu memberikan hasil di atas 69 gram/rumpun, sehingga potensial untuk diikutsertakan dalam uji multilokasi pada lahan rawan banjir. Varietas memberikan potensi lebih besar tanggapannya terhadap parameter pertumbuhan terutama tinggi tanaman dan panjang daun pada genangan dua minggu ditunjukkan oleh varietas Cantik Manis dan Impari 32.
Pemanfaatan Lahan Perkarangan Sebagai Peluang Usaha Di Gampong Meucat Kecamatan Nisam dengan Aplikasi Pupuk Hayati pada Budidaya Tanaman Hortikltura Nazimah, Nazimah; Nilahayati, Nilahayati; Safrizal, Safrizal; Mahdaliana, Mahdaliana; Fachrurrazi, Sayed
Jurnal Vokasi Vol 8, No 2 (2024): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i2.5528

Abstract

Aceh merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.  Kota Lhokseumawe sebagai daerah penghasil minyak dan tempat beberapa pabrik pupuk berada, tak menampik bahwa sektor agraris banyak menghasilkan produk pertanian seperti tanaman perkebunan, tanaman pangan, dan tanaman hortikultura. Gampong (desa) Meucat Kecamatan Nisam merupakan salah satu gampong yang terletak tidak terlalu jauh dari kampus Universitas Malikussaleh,  Reulet  Aceh Utara. Kendala yang dihadapi oleh masyarakat Gampong Meucat yaitu belum bisa memanfaatkan  lahan perkarangan  secara maksimal,  sehingga tim pengabdian kepada masyarakat berkeinginan untuk memberdayakan masyarakat setempat  supaya dapat mengelola lahan perkarangan menjadi lahan yang produktif mulai dari pengolahan tanah sampai produksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan masyarakat  Gampong Meucat  dalam memanfaatkan lahan perkarangan yang tidak menghasilkan menjadi lahan produktif sehingga dapat menghasilkan produk pertanian khususnya tanaman hortikultura (Sayur – sayuran), yang nantinya akan menjadi salah satu sumber peluang usaha yang bisa meninggkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.Metode yang dilakukan pada kegiatan ini antara lain yaitu melakukan kunjungan awal ke lokasi pengabdian, menyusun program kerja untuk tahapan kegiatan pengabdian , melaksanakan penyuluhan secara langsung dilapang tentang cara pegolahan tanah, teknik budidaya tanaman, serta teknik pembuatan pupuk hayati  dan cara aplikasi pada tanaman. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakatyang dilaksanakan  di Gampong Meucat Kecamatan Nisam memperlihatkan keseriusan masyarakat  dalam setiap sesi kegiatan , sehingga terjadi interaksi untuk mengadopsi ilmu pengetahuan yang kita sampaikan, masyarakat akan mengimplementasikan di lahan perkarangannya masing – masing yang selama ini tidak produkti akan menjadi lahan produktif sehingga menghasilkan sayuran organik yang berkualitas dan bernilai ekonomis, ini merupakan salah satu peluang usaha dalam bidang pertanian
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG DAN APLIKASINYA PADA TANAMAN SAYURAN DI GAMPONG COT TRUENG, KECAMATAN MUARA BATU, KABUPATEN ACEH UTARA Ichsan, Ichsan; Nilahayati, Nilahayati; Nazimah, Nazimah; Afnan, Afnan; Fuadi, Fuadi; Mauliza, Mauliza; Aisyah, Siti
Jurnal Vokasi Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i1.4655

Abstract

Desa Cot Trueng merupakan salah satu gampong yang terdapat di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Penghasilan masyarakat Cot Trueng terutama berasal dari kegiatan pertanian dan juga perikananan. Di lahan milik warga Desa Cot Trueng banyak dijumpai tanaman pisang, baik yang dipelihara dengan kultur teknis budidaya,  maupun yang dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa pemeliharaan khusus. Bonggol pisang telah diketahui dapat dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) karena mengandung bahan yang bermanfaat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pemanfaatan bagian tanaman pisang ini sebagai pupuk organik cair yang kaya manfaat.  Selama pelaksanaan kegiatan ini, anggota kelompok tani sasaran diarahkan untuk bisa berpartisipasi aktif, sehingga setelah kegiatan ini dilaksanakan mereka mempunyai pemahaman dan keterampilan tentang teknik pembuatan pupuk organik cair dan aplikasinya pada tanaman sayuran milik warga. Ada empat kegiatan utama yang akan dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu survey lokasi dan pembuatan POC sampel/contoh untuk kegiatan aplikasi pada tanaman, sosialisasi rencana kegiatan kepada calon peserta pelatihan dan kepala desa setempat, pelatihan dan praktek pembuatan POC bonggol pisang, demonstrasi aplikasi POC pada tanaman sayuran dan pengamatan pertumbuhan tanaman sayuran yang diberikan perlakuan POC serta evaluasi kegiatan. Semua tahapan kegiatan berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Ini terlihat dari banyaknya pertanyaan dari peserta yang menunjukkan antusiasme peserta terhadap kegiatan pengabdian ini. Produk POC yang dihasilkan dapat digunakan untuk kebutuhan pupuk tanaman budidaya di lahan pekarangan maupun dapat dijual untuk meningkatkan perekonomian keluarga