Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Utilization of Environmentally Friendly Energy in Organic Fertilizer Processing Machine Yendi Esye; Husen Asbanu; Danny Faturachman; Yefri Chan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 13, No 4 (2024): December 2024
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v13i4.1285-1294

Abstract

Agriculture is the primary livelihood for most of Indonesia's population, which has vast agricultural land. However, there remains a dependency on chemical fertilizers, which degrade soil quality compared to organic farming that can optimize plant health and productivity. The energy needs in the agricultural sector, including mechanization and fertilizer production, are critical but still heavily reliant on fossil fuels. It is, therefore, essential to reduce this dependency by utilizing environmentally friendly alternative energy sources. This study examines the use of solar energy to power machines in the process of producing organic fertilizer. The tools used in the study include a 100 Wp solar panel, solar energy conversion components, a 12 Volt 33 Ah battery, a ¼ Hp electric motor, a voltage and current meter, a temperature gauge, a sunlight intensity meter, and an organic fertilizer processing machine. The research method analyzes several variables, including sunlight intensity, power, voltage, current, charging time, and battery usage. The study found that the solar panel used was insufficient to power the ¼ HP motor, requiring the addition of three more solar panels and batteries to meet the motor's power requirement of 233 watts. Battery charging tests required 3 hours, and battery usage for machine operation without solar panel installation lasted 1 hour and 40 minutes, while battery usage for machine operation with solar panel installation lasted 6-7 hours. Keywords: Environmentally friendly energy, Fertilizer crushing machine, Organic fertilizer, Solar energy.
Engineering Drawing Training for High School/Vocational School Teachers in Jakarta Using AUTOCAD MECHANICAL Susanto, Herry; Asbanu, Husen; Chan, Yefri; Esye, Yendi; Darsono
JEPTIRA Vol 2 No 2 (2024): JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT JEPTIRA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70491/jep.v2i2.70

Abstract

The primary objective of this community service initiative is to provide training to high school and vocational school instructors in Jakarta on the use of AutoCAD Mechanical for engineering drawing. AutoCAD Mechanical offers sophisticated automation features and tools to enhance the accuracy and productivity of technical drawings. The training was conducted online, which enabled a wide range of participants to participate. The methodology comprised a pre-test to evaluate initial knowledge, interactive sessions to convey material, and a post-test to evaluate learning outcomes. The training was attended by a total of 33 participants. The findings suggest that the majority of participants developed a more comprehensive comprehension of the ethical implications and precision of AI-based tools. The discussion emphasizes the efficacy of online training in improving the understanding of AutoCAD Mechanical among instructors. For future enhancements and future reference, documentation was maintained, which encompassed participant engagement and training activities. This activity enhances the proficiency of educators in the utilization of digital tools for the purpose of mechanical engineering education.
Pengaruh variasi tool dan pemanas terhadap hasil pengelasan friction stir spot welding pada material Alumunium AA1100 Saban, Muhamad Zaki; Erwin; Asyari; Pratama, Juan; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Novendri, Yos; Budhi Susetyo, Ferry; Sugiyanto, Didik
Prosiding SNTTM Vol 22 No 1 (2024): SNTTM XXII Oktober 2024
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/590897

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variasi tool dan pemanas tambahan terhadap hasil pengelasan Friction Stir Spot Welding (FSSW) pada material Aluminium AA1100. Metode FSSW adalah teknik pengelasan solid-state yang memanfaatkan gesekan untuk menghasilkan panas, sehingga material dapat disatukan tanpa mencairkannya. Metode penelitian menggunakan variasi tool dan tambahan pemanas untuk mengamati perubahan terhadap hasil hasil pengelasan, parameter yang digunakan pada hasil pengelasan kekuatan tarik, penetran dan struktur makro pada area las. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi tool dan penggunaan pemanas tambahan secara signifikan mempengaruhi kualitas pengelasan. Tool yang berbeda memberikan variasi dalam kekuatan dan kekerasan hasil las, sementara penerapan pemanas tambahan meningkatkan homogenitas struktur makro serta memperbaiki kekuatan dan kekerasan pada area las. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai optimasi proses FSSW pada material Aluminium AA1100, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas hasil pengelasan.
Drying Characteristics of Pine Wood (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) Using Hot Air, Infrared, and Combined Infrared-Hot Air Yefri Chan; Dwi Aries Himawanto; Budi Kristiawan; Indri Yaningsih; Erwin Erwin
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 14, No 3 (2025): June 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i3.772-780

Abstract

This research aims to determine the drying characteristics of Merkusii pine wood (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) using three methods, including the hot air drying, infrared, and combined infrared-hot air. The drying characteristics included temperature distribution, reduction in moisture content, drying rate, wood surface temperature distribution, and specific energy consumption (SEC). The results show that the combined infrared-hot air drying method produces a faster drying time and the highest drying rate compared to the only hot air or only infrared drying method. The fastest drying time was 345 min at a treatment temperature of 90°C, air velocity of 3 m/s, and the greatest drying rate was 0.429 gr/min at a temperature of 80°C, air velocity of 3 m/s. Additionally, the combined infrared hot air method produces a more uniform temperature distribution on the wood surface and lower specific energy consumption, specifically 1027.15 MJ/kg. Keywords: Drying, Hot air, Infrared, Temperature.
Aplikasi Material Perubahan Fasa Untuk Alat Penukar Kalor Terhadap Penyimpanan Energi Termal Erwin, Erwin -; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Asbanu, Husen
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v13i1.259

Abstract

Phase Change Material (PCM) semakin populer digunakan sebagai sistem Thermal Energy Storage (TES) karena memiliki kapasitas penyimpanan energi laten yang besar dan perilaku isotermal yang baik. PCM dapat menyerap dan melepaskan energi panas laten dalam jumlah besar dan dapat diisi ulang tanpa memerlukan konsumsi energi tambahan. PCM menjadi alternatif yang menarik untuk aplikasi penyimpanan energi karena kemampuannya menjaga suhu yang stabil saat menyerap atau melepaskan energi panas laten. Kajian literatur dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang penggunaan material tertentu untuk meningkatkan kinerja penyimpanan energi termal, seperti material karbon dan busa tembaga. Dalam kajian literatur ini, disimpulkan bahwa komposit PCM dengan matriks grafit berpori dan jaringan serat karbon dapat meningkatkan konduktivitas termal dan menjaga stabilitas suhu dalam waktu yang cukup lama. Penggunaan CNT ultra-panjang dapat meningkatkan efisiensi sistem penyimpanan energi termal. Penambahan busa tembaga pada PCM dapat meningkatkan kinerja penyimpanan energi termal dengan cara meningkatkan konduktivitas termal dan mempercepat laju perpindahan panas, sehingga meningkatkan efisiensi penyimpanan energi termal. Komposit PCM dengan tambahan busa tembaga mampu menyerap panas secara efisien dengan entalpi yang tinggi dan memiliki stabilitas termal yang memadai pada rentang suhu yang relevan operasi, sehingga memiliki potensi untuk digunakan dalam aplikasi penyimpanan energi termal yang berkelanjutan.
Kajian Aplikasi Heat Exchanger Tipe Plate-Frame: Efisiensi dalam Pertukaran Panas -, Erwin; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Asbanu, Husen; Dariyus, Asyari
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v13i2.447

Abstract

Heat exchanger tipe plate-frame adalah satu di antara berbagai jenis heat exchanger yang digunakan dalam proses pertukaran panas dalam industri. Kajian ini berfokus pada penerapan heat exchanger tipe plate-frame dan efisiensinya dalam proses pertukaran panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan plate frame heat exchanger dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi proses pertukaran panas. Desain plate frame heat exchanger memungkinkan aliran fluida yang efisien dan efektif, menghasilkan pertukaran panas yang optimal. Selain desainnya yang efisien, plate frame heat exchanger juga memiliki luas permukaan yang besar yang memungkinkan perpindahan panas yang optimal antara dua fluida yang berbeda. Plate frame heat exchanger dapat digunakan di berbagai industri. Dalam kajian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan plate frame heat exchanger memberikan manfaat yang signifikan bagi industri. Plate frame heat exchanger dapat mengurangi biaya operasional, memperpanjang umur peralatan, dan meningkatkan efisiensi dalam proses pertukaran panas. Dengan demikian, plate frame heat exchanger dapat dijadikan sebagai alternatif untuk industri yang ingin memenuhi kebutuhan pertukaran panas mereka secara efektif dan efisien.
PERANCANGAN AWAL MESIN BLEEDING UNTUK OPTIMASI PROSES PERAWATAN SISTEM REM HIDROLIK PADA KENDARAAN MINIBUS Siregar, Rolan; Sugiyanto, Didik; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Asbanu, Husen; Esye, Yendi; Kurnianto, Ario
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v13i2.451

Abstract

Sistem pengereman merupakan salah satu safety aktif pada kendaraan. Jika ada kegagalan dalam sistem pengereman akan sangat berbahaya bagi pengemudi dan orang disekitarnya. Kegagalan sistem pengereman terjadi dikarenakan adanya udara dan uap air. Yang berada di saluran minyak rem, yang mengakibatkan tekanan minyak rem yang dihasilkan dari master rem berkurang. Maka dilakukannya perawatan dan perbaikan sistem rem secara berkala. Salah satu cara perawatan sistem rem adalah dengan melakukan bleeding atau membuang udara dari saluran rem dari lubang napel caliper rem. Metode bleeding rem salah satunya dengan manual bleeding rem dan ada juga yang digunakan oleh bengkel resmi menggunakan alat yang cukup besar dimensinya, tetapi kurang efisien dalam proses perawatan sistem rem hidrolik. Maka dari itu dirancanglah mesin bleeding rem yang dapat meningkatkan efisiensi dalam proses bleeding rem hidrolik. Mesin yang dirancang adalah mesin bleeding pneumatic yang menggunakan komponen tambahan pneumatic dan besi hollow sebagai rangkanya. Mesin bleeding yang dibuat menggunakan tekanan pressure sebesar 34 Psi sampai dengan 38 Psi. Dan menggunakan tekanan vacuum -3 Psi sampai dengan -5 Psi. Dengan waktu yang dibutuhkan dalam proses bleeding rem hidrolik lebih singkat. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat untuk pengembangan mesin bleeding rem hidrolik selanjutnya.
ANALISA UJI KINERJA WATER TANK CLEANING MACHINE BERKAPASITAS 500 LITER: ANALISA UJI KINERJA WATER TANK CLEANING MACHINE BERKAPASITAS 500 LITER Wiradinata, Trisna Ardi; Asbanu, Husen; Esye, Yendi; Chan, Yefri
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v14i1.497

Abstract

Kebutuhan air bersih sangat di perlukan untuk minum namun apakah air yang kita minum bersih, masalah ini menjadi tugas kita untuk memahami air yang kita minum ketika dipompa dari tanah dan disimpan dalam tangki air apakah kebersihan tangki penyimpan aman dari virus dan bakteri, sehingga dalam penelitian ini menguji kinerja mesin pembersih tangki air berkapasitas 500 liter agar terhindar dari pencemaran. Pengujian kinerja pada mesin permbersih ini menggunakan motor penggerak ¼ Hp dengan kebutuhan daya poros penggerak 623,7 watt dengan putaran poros 1000 Rpm, sementara gaya gesek atau torsi yang di butuhkan pada poros pembersih 4.2 Nm pada putaran poros 1000 Rpm, sedangkan kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk proses pembersih tangki yaitu 20 menit pada putaran poros 1000 Rpm.
STUDI SIFAT MEKANIK DAN FISIK PADUAN NIKEL, TEMBAGA SENG SENG PADA APLIKASI MATERIAL INDUSTRI Erwin, Erwin; Chan, Yefri; Ardi Wiradinata, Trisna; Asbanu, Husen; Daryus, Asyari; Ahmad Fahrezi, Amar
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v14i2.507

Abstract

Kebutuhan logam dalam industri global yang masif semakin tinggi sehingga dibutuhkanlah variasi paduan logam salah satunya paduan alpacca (paduan nikel, tembaga,seng). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak penggunaan paduan alpacca (nikel, tembaga, seng) dalam industri global. Metodologi penelitian akan menjadi tinjauan literatur dan analisis data dan informasi tentang aplikasi terbaru dari paduan alpaka di industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paduan alpaka dalam industri global memiliki kelebihan dan tantangan yang harus diperhatikan. Keuntungan menggunakan paduan alpaka adalah kemampuannya untuk menahan tekanan, kelelahan dan suhu tinggi, serta ketahanan terhadap korosi. Namun, penggunaan paduan logam alpaka juga menghadirkan tantangan seperti : tingkat kesulitan produksi serta dampak lingkungan dan kesehatan yang harus diperhitungkan. Solusi dari tantangan ini adalah pengembangan teknik produksi yang lebih baik serta penggunaan metode produksi yang lebih ramah lingkungan. Singkatnya, hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dampak penggunaan paduan alpaka di industri di seluruh dunia dan dapat menjadi referensi bagi para pelaku industri ketika mereka mempertimbangkan penggunaannya.
Overview of LabVIEW as a Graphical Programming Tool for Developing Industrial Technology Proficiency Istoni, Reza; Chan, Yefri; Hasanah, Nur; Isniah, Sarah; Sumartono, Budi; Syofian, Suzuki; Setiyaningsih, Timor
JEPTIRA Vol 3 No 1 (2025): JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT JEPTIRA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70491/jeptira.v3i1.94

Abstract

The purpose of this session is to expose participants with technical and vocational educational backgrounds to LabVIEW graphics programming software. In technical and industrial domains like biotechnology, aircraft, and telecommunications, LabVIEW is a commonly used system development tool. Hands-on practice and a demonstrative approach are used in the in-person instruction. LabVIEW's foundations, industrial applications, and hardware and software integration are all covered in the curriculum. The training results show that participants have a better understanding of visual programming and its possible uses in the business. This program is a component of a larger strategy to promote Industry 4.0-aligned technological literacy.