Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN Titin Ruliana
Journal of Law ( Jurnal Ilmu Hukum ) Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.113 KB)

Abstract

Penerimaan dari sektor pajak dewasa ini menjadi tulang punggung penerimaan Negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu penerimaan dari sektor pajak tersebut adalah Pajak Bumi dan Bangunan. Dasar pengenaan pajak bumi dan bangunan adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Nilai Jual Objek Pajak adalah harga rata-rata yang diperoleh dari harga pasar, dan harga berdasaran Surat Keputusan Walikota. Penetapan Nilai Jual Objek Pajak berdasarkan pada Undang-undang No. 12 Tahun 1985 sebagaimanan telah diubah dengan Undang-undang No. 12 Tahun 1994.  Perumusan masalah dalam penulisan ini adalah sebagai berikut :  “Apakah Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2012  sesuai dengan Undang-undang  No. 12 Tahun 1994” Penelitian ini menggunakan lima puluh satu sampel wajib pajak dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang tahun 2012. Sasaran penelitian adalah Nilai Jual Objek Pajak berupa bumi dan bangunan dengan cara membandingkan Nilai Jual Objek Pajak yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang dengan keadaan yang sebenarnya. Wajib pajak sudah memberi data objek pajak secara benar, hal ini untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi di lapangan.Temuan yang ditargetkan penelitian ini, yaitu: “meminimumkan (menghilangkan) selisih perhitungan pajak bumi dan bangunan antara SPT dan Undang-undang  No. 12 Tahun 1994”. Peningkatan kesadaran Wajib Pajak mengisi SPT sesuai dengan keadaan (perubahan) objek pajak.Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah, maka hipotesis yang diajukan adalah :  “Perhitungan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2012 di Kecamatan Palaran Kota Samarinda belum sesuai dengan Undang-undang No. 12 Tahun 1994 ”, maka disimpulkan bahwa hipotesis tersebut ditolak.Hipotesis ditolak karena perhitungan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Palaran sudah  diperhitungkan sesuai dengan Undang-undang No. 12 Tahun 1994. Selisih jumlah PBB yang harus dibayar berdasarkan SPPT dengan hasil penelitian di lapangan disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai Pajak Bumi dan Bangunan, sehingga wajib pajak tidak segera melaporkan perubahan luas objek pajak yang dimiliki ke Kantor pelayanan Pajak.
Pemanfaatan Bahan Baku Kearifan Lokal Sebagai Sarana Memperkenalkan Desa Budaya Sungai Bawang Rina Masitoh Haryadi; Catur Kumala Dewi; Sunarto Sunarto; Titin Ruliana
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v6i1.5155

Abstract

Desa Sungai Bawang di tetapkan sebagai desa budaya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2008, sehingga di tuntut untuk menjadikan potensi keaarifan lokal menjadi ciri khas dan nilai tambah yang menarik bagi wisatawan yang datang. Beberapa potensi lokal yang belum di berdayakan adalah hasil dari tanaman setempat seperti bawang Dayak, biji karet, dan umbut rotan. Dari latar belakang tersebut tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan potensi tanaman lokal menjadi makanan oleh oleh khas desa budaya. Metode pelaksananan dengan mengadakan pelatihan proses pembuatan dan pengemasan kerupuk bawang Dayak, umbut rotan dan keripik tempe biji karet. Peserta dari pelatihan adalah kaum ibu desa Sungai Bawang. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah hasil pertanian dan menaikan pendapatan dari masyarakat setempat Kata kunci: Desa Budaya Sungai Bawang, umbut rotan, biji karet, bawang Dayak
ANALISIS KESESUAIAN ANTARA LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DESA DENGAN PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PERMENDAGRI NOMOR 113 TAHUN 2014 (STUDI KASUS PADA LAPORAN KEUANGAN TA 2016 PEMERINTAH DESA REMPANGA) Wijoseno Lelono, Titin Ruliana, Umi Kulsum
RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.799 KB) | DOI: 10.31293/rjabm.v2i2.3711

Abstract

This study aims to analyze the differences between the Rempanga Village Government Financial Statements of TA 2016 and Permendagri Number 113 of 2014, and to know and analyze the process of preparing the Rempanga Village Government Financial Statements for Fiscal Year 2016 through the accounting cycle.The hypothesis of this study is that there is a difference between the Rempanga Village Government Financial Report 2016 and Permendagri Number 113 of 2014, and the accounting cycle is not carried out in the process of compiling the Rempanga Village Government Financial Report for Fiscal Year 2016.The basis of this research theory uses Permendagri Number 113 of 2014 concerning Village Financial Management. In this study the author uses a comparative analysis tool that compares the Realization Accountability Report of the Village Budget Implementation for Fiscal Year 2016, Village Property Report as of December 31, Fiscal Year 2016, and Government and Regional Government Program Reports that enter the village in the form of Financial Statements in accordance with Financial Management Guidelines Village Permendagri Number 113 of 2014 and using the method of observation that is observing in documents which are outputs from the implementation of the accounting cycle in the form of journal memos, ledgers, unadjusted balance sheets, adjusting journal entries, and adjusted trial balance.The results of the study concluded that there were 11 Differences between the Rempanga Village Government Financial Statements of Fiscal Year 2016 with the Village Financial Management Guidelines Permendagri 113 of 2014 which were 4 differences found from observations of the Rempanga Village Government Financial Statements Fiscal Year 2016, and there were 7 differences found from interviews with the Village Secretary Rempanga as Financial Management Technical Implementation Coordinator. These differences have shown that the accounting cycle is not carried out in the process of compiling the Rempanga Government Financial Report Fiscal Year 2016, the hypothesis is accepted.
PENGARUH LAYANAN PELENGKAP TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA TOKO MEUBEL SYAKIRA DI TENGGARONG Bahaa’uddin, Elfreda Aplonia Lau, Umi Kulsum
RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.694 KB) | DOI: 10.31293/rjabm.v2i2.3709

Abstract

This study aims to analyze the influence of complementary services from the dimensions of information, consultation, order taking, hospitality, care taking, exceptions, billing and payment for customer satisfaction at the Syakira Furniture Store. . Respondents used in this study were 97 customers. The results showed that partially, the information, hospitality, exceptions (exceptions) variables had a significant effect on customer satisfaction at the Syakira Furniture Shop. While consulting variables, order taking variables, care taking variables, billing variables have no significant effect on customer satisfaction. Simultaneously, information variables, consultation, order taking, hospitality, care taking, exceptions, billing and payments have a significant effect on customer satisfaction.
Zakat in Employees Income Tax Titin Ruliana
RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.733 KB) | DOI: 10.31293/rjabm.v1i1.2728

Abstract

The income tax is one of the most frequent tax levied by the government and pay taxes is an obligation for the people of Indonesia. In addition, in the Islamic religion is also the obligation to pay zakat profession for those who have fulfilled the nisab to pay zakat. The government has issued regulation PP. 60 of 2010 concerning Zakat or compulsory religious contribution that may be deducted from gross income referring to Law No.38 of 1999 and then renewed to become law No.23 of 2011 on the management of zakat. This is done so as not to double load. This research is conducted on shipping company is to calculate and analyze the appropriateness of zakat application as deduction of income tax of employee (PPh 21) with zakat management law. 23 of 2011.Research coverage on the application of professional zakat (Zakat Law No.23 of 2011 on Zakat Management) as a deduction of income tax of employees (Tax Law No. 36 of 2008). The research was conducted at Sailing Company in Samarinda, East Kalimantan Province. This study uses employee payroll data in 2015. This study uses the following analytical tools: (1) The tax rate stipulated on the taxable income of the individual taxpayer in the country, as set forth in article 17 paragraph 1 of Law No.36 of 2008; (2) Non-Taxable Income (PTKP) Article 7 paragraph 1 Law No.36 of Law No.36 of Year 2008; 3) Income Tax (PPh) Article 21 of Law No.36 Year 2008; (4) of Law no. 23 Year 2011 About Management of Zakat Chapter IV Article 11 on Calculation of Nisab and Haul Zakat.
PELATIHAN PEMANFAATAN UMBUT ROTAN, BIJI KARET DAN BAWANG DAYAK SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK KEWIRAUSAHAAN Rina Masithoh Haryadi; Catur Kumala Dewi; Sunarto Sunarto; Titin Ruliana
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): BAKTI BANUA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.846 KB) | DOI: 10.35130/bbjm.v1i2.110

Abstract

Desa Budaya Sungai Bawang merupakan desa budaya sekaligus desa definitif yang ditetapkan oleh pemerintah daerah Kutai Kertanegara per tanggal 14 Januari 2008. Salah satu potensi lokal yang terabaikan dari Desa Budaya Sungai Bawang adalah umbut rotan, biji karet dan bawang Dayak. Ketiga bahan baku tersebut oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dalam mata kuliah kewirausahaan diolah menjadi keripik dan kerupuk. Oleh karena itu maka pihak Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda perlu memperkenalkan potensi lokal tersebut dan memberikan penyuluhan dan pengarahan kepada masyarakat Desa Budaya Sungai Bawang tentang cara pengolahan yang benar. Ketiga potensi lokal tersebut diolah menjadi keripik yang dapat dikonsumsi sendiri bahkan dengan kemasan yang menarik maka dapat dijual sebagai pendapatan masyarakat khususnya ibu rumah tangga Desa Budaya Sungai Bawang.
KAJIAN SEKTOR EKONOMI BASIS KOTA SAMARINDA (STUDY OF BASIS ECONOMY IN SAMARINDA) Danna Solihin; Titin Ruliana
Jurnal Riset Inossa Vol. 1 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.802 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor ekonomi basis di Kota Samarinda. Di era otonomi daerah, pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan pemerintahan yang lebih luas, nyata dan bertanggung jawab, sehingga diharapkan masing-masing daerah dapat lebih maju, mandiri, sejahtera dan kompetitif di dalam pelaksanaan pemerintahan maupun pembangunan daerahnya masing-masing. Kota Samarinda sebagai ibukota provinsi Kalimantan Timur tentu memiliki keunggulan komparatif. Akan tetapi, kontribusi terbesar PDRB Kota Samarinda saat ini masih diduduki oleh sektor primer diantaranya ialah sektor pertambangan, sebagaimana diketahui, sektor pertambangan merupakan sektor ekonomi yang berbasis sumber daya tidak terbarukan, yang dapat diartikan bahwa, semakin banyak sumber tersebut dieksploitasi maka lambat laun akansemakin menipis dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk memperolehnya kembali. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan analisis terhadap sector basis terutama sektor yang berbasis sumber daya terbarukan. Data penelitian yang digunakan ialah data terkait Produk Domestik Regional kota Samarinda dan Produk Domestik Regional Bruto Kalimantan Timur sebagai data pembanding periode 2014-2018. Alat analisis yang digunakan ialah analisis location quetiont dan analisis shift share. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan merupakan sektor basis utama di kota Samarinda sedangkan sektor ekonomi yang cenderung kompetitif dan memiliki daya saing tinggi ialah sektor jasa perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi kota Samarinda telah mengalami perubahan struktur dari sektor pertanian dan penggalian menjadi sektor industri perdagangan dan jasa serta hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sektor ekonomi kota Samarinda telah berbasis sumber daya terbarukan.
PKM: SOSIALISAN DAN PENDAMPINGAN PROTOKOL KESEHATAN DI MASJID AL JIHAD GRAHA INDAH PADA RAMADHAN 1443 HIJRIAH Daury Rahadian Sriandanda Titin Ruliana, dkk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran virus Covid -19 harus dicegah dengan terus melakukan pendampingan satuan tugas protokol kesehatan merupakan kegiatan dengan tujuan agar pencegahan  dapat dilaksanakan dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan  pendampingan satuan tugas protokol kesehatan di Masjid Al Juhad Graha Indah untuk meningkatkan kesadaran para jamaah akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak saat berwudhlu dan beribadah di dalam masjid, dan sholat tarawih, sholat wajib, maupun iktikaf di masjid tetap memperhatikan kapasitas maksimal, termasuk tidak membuat kerumunan di titik tertentu sebelum dan sesudah beribadah.Metode pengabdian dilakukan dengan menggunakan metode simulasi dan pendampingan. Hasil pendampingan tersebut adalah para jamaah Masjid Masjid Al Juhad Graha Indah Samarind,  agar dapat mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik dan aman serta nyaman dalam beribadah sholat wajib, sholat tarawih, dan iktikaf selama Bulan Ramadhan 1443 Hijriah. Selain itu tak satupun jamaah yang terjangkit virus Covid-19 sampai berakhirnya Bulan Ramadhan 1443 Hijriah.
The Influence of Work Discipline and Incentives on Employee Performance: Study at PT. Bank KB Bukopin Syariah Samarinda Branch Ervina Schoe; Marjoni Rachman; Titin Ruliana
Journal La Bisecoman Vol. 5 No. 3 (2024): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v5i3.1274

Abstract

The objective of this research is to examine the impact of work discipline and incentives on employee performance, with work motivation serving as an intervening variable, at PT Bank KB Bukopin Syariah Samarinda Branch. This research employs a quantitative methodology, using a sample of 83 informants, which represents the whole population of permanent workers of PT Bank KB Bukopin Syariah Samarinda Branch. The analytical tool used is SmartPLS version 3.2.9. PLS data analysis is conducted in two stages: evaluating the outer model, which is the measurement model, and evaluating the inner model, which is the structural model. The findings indicated a clear and substantial correlation between work discipline (X1) and work motivation (Z). Two incentives have a substantial and beneficial impact on job motivation. There is a strong and positive correlation between work discipline (X1) and employee performance (Y). The presence of incentives (X2) has a notable and constructive impact on the performance (Y) of employees. There is no correlation between work motivation (Z) and employee performance (Y). The combination of work discipline (X1) and rewards (X2) has a collective impact on work motivation. The combination of work discipline (X1) and incentives (X2) has a direct impact on employee performance. Employee performance (Y) is influenced by the combined impact of work discipline (X1), incentives (X2), and work motivation (Z). Work motivation cannot act as a mediator between Work Discipline (X1) and Employee Performance (Y). Work motivation cannot serve as a mediator between incentives (X2) and employee performance (Y).
PKM: SOSIALISAN DAN PENDAMPINGAN PROTOKOL KESEHATAN DI MASJID AL JIHAD GRAHA INDAH PADA RAMADHAN 1443 HIJRIAH Titin Ruliana, dkk, Daury Rahadian Sriandanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jpml.v1i1.6430

Abstract

Penyebaran virus Covid -19 harus dicegah dengan terus melakukan pendampingan satuan tugas protokol kesehatan merupakan kegiatan dengan tujuan agar pencegahan  dapat dilaksanakan dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan  pendampingan satuan tugas protokol kesehatan di Masjid Al Juhad Graha Indah untuk meningkatkan kesadaran para jamaah akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak saat berwudhlu dan beribadah di dalam masjid, dan sholat tarawih, sholat wajib, maupun iktikaf di masjid tetap memperhatikan kapasitas maksimal, termasuk tidak membuat kerumunan di titik tertentu sebelum dan sesudah beribadah.Metode pengabdian dilakukan dengan menggunakan metode simulasi dan pendampingan. Hasil pendampingan tersebut adalah para jamaah Masjid Masjid Al Juhad Graha Indah Samarind,  agar dapat mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik dan aman serta nyaman dalam beribadah sholat wajib, sholat tarawih, dan iktikaf selama Bulan Ramadhan 1443 Hijriah. Selain itu tak satupun jamaah yang terjangkit virus Covid-19 sampai berakhirnya Bulan Ramadhan 1443 Hijriah.