Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PKM Pelatihan Tari Kreasi Sul-Sel pada Siswi SMP Negeri 4 Sungguminasa Di Kabupaten Gowa Linda, Johar; Jamilah, A.; Faisal, Faisal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Seni tari merupakan salah satu cabang seni yang digemari oleh anak-anak perempuan usia sekolah, baik dari tingkat Sekolah Dasar sampai tingkat Sekolah Menengah Atas. Seni tari diharapkan dapat menjadi pelajaran yang membuat para siswi tidak merasa jenuh dengan suasana pelajaran di dalam kelas. Salah satu jenis seni tari yang ada adalah tari kreasi. Tari kreasi Sul-Sel yang menjadi pilihan dalam pelaksanaan Pelatihan PKM ini, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pemahaman dan apresiasi siswi dalam hal seni gerak/tari. Pelatihan tari kreasi Sul-Sel akan dilaksanakan pada siswi SMP Negeri 4 Sungguminasa di Kabupaten Gowa dengan materi tari Mallattu Kopi yang berasal dari etnis Tana Toraja. Pelatihan tersebut diharapkan untuk dapat memberikan pemahaman dan pembelajaran serta kreativitas pada siswi serta dapat melakukan gerakan tari Malattu Kopi dengan teknik dan bentuk gerak yang baik. Gerak tari yang diberikan kepada siswi peserta pelatihan yang berasal dari pengembangan gerak tradisi diharapkan pula dapat menjadi dasar kreativitas siswi dengan lebih mengembangkan gerakan yang telah diajarkan tersebut. Target luaran adalah peserta pelatihan dapat memperagakan gerak Tari Kreasi Sul-Sel (Mallatu Kopi) sebagaimana yang telah diajarkan oleh instruktur (pengajar) dan mampu menemukan gerak-gerak baru yang berupa tari kreasi dengan menggunakan iringan musik, dengan komposisi tari.Kata Kunci: Tari,  Kreasi, Sul-Sel
REKONSTRUKSI TARI SALONRENG SEBAGAI DASAR PIJAKAN PENGEMBANGAN GERAK TARI ETNIS MAKASSAR Linda, Johar
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.45907

Abstract

Penelitian yang berjudul Rekonstruksi Tari Salonreng Sebagai Dasar Pijakan Pengembangan Gerak Tari Etnis Makassar. Tari Salonreng sebagai tari ritual, mengandung nilai-nilai estetika, dan nilai-nilai filosofi, yang dapat dijadikan sebagai dasar pijakan dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menata kembali gerak tari Salonreng untuk dijadikan sebagai dasar pijakan pengembangan tari pada masyarakat etnis Makassar di Kabupaten Gowa. Sementara itu, tari Salonreng sebagai tontonan prosesnya dapat menunjukkan sebuah gejala pengembangan yang bersifat ganda, yaitu; evolutif dan revolutif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode etnografi, yakni Studi Pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah. Pengembangan gerak tari Salonreng, dari ritual menjadi tontonan disebabkan karena adanya pemanfaatan aset oleh pihak pariwisata. Tari Salonreng dalam ritual, sekarang ini ditarikan oleh seorang perempuan dewasa, gerak, musik iringan, menggunakan selendang panjang, kostum yang sederhana, dan pola lantai melingkar. Sedangkan pertunjukan tari Salonreng sebagai tontonan, ditarikan oleh empat orang atau lebih (kelompok) gadis remaja. Penari menggunakan selendang, gerak tari dan musik iringan yang lebih variatif, kostum yang dikenakan lebih lengkap dengan aksesoris, dan pola lantai yang lebih beragam. Langkah selanjutnya adalah pengembangan dan perubahan gerak tari Salonreng sebagai hasil dari rekonstruksi gerak tari.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENARI (TARI PADDUPPA) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DRILL AND PRACTICE DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI DI SMP TELKOM MAKASSAR Riska, Yulia; Sumiani, Sumiani; Linda, Johar
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 3 (2024): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i3.64746

Abstract

Meningkatkan keterampilan Menari Tari Padduppa dengan menggunakan  metode Drill and Practice dalam kegiatan Ekstrakurikuler Seni di SMP Telkom Makassar. Skripsi. Program Studi Pendidikan Sendratasik, jurusan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni dan Desain. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Dr.Sumiani, M.Hum dan Johar Linda,S.Pd,M.A). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Mendeskripsikan peningkatan keterampilan Menari (Tari Padduppa) dalam kegiatan ekstrakurikuler Seni di SMP Telkom Makassar. (2) Mendeskripsikan Belajar Menari Dengan Metode Dril And Practice dalam peningkatan keterampilan Menari (Tari Padduppa). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas  seluruh siswa  kelas VII ekstarakurikuler Seni di SMP Telkom Makassar. Data yang di peroleh berupa Aspek penilaian yang tertuju pada Table Rubrik. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis data. Penelitian ini menerapkan metode Drill and Practice yang di laksanakan dalam dua siklus. Setiap Siklus terdiri dari 4 tahap antara lain: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan,dan refleksi. Data yang di proleh dalam penelitian ini mulai dari Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Tes kinerja. Hasil Penelitian (1). Proses penerapan metode Drill And Practice pada siswa sudah diterapkan dengan baik dan siswa mampu memahami secara perlahan. Dalam Siklus I dan Siklus II terlihat bahwa adanya peningkatan keterampilan menari. (2) Hasil Peningkatan keterampilan menari Tari Padduppa pada Siswa sudah meningkatkan yakni pada Siklus I dalam bentuk Wiraga 68%, Wirama 67,9% dan Wirasa 68,7% sedangkan pada Siklus II terjadi peningkatan dengan persentasi dalam bentuk Wiraga 83,4%, Wirama 85%, Wirasa 82,7% kemampuan keterampilan menari dikatakan meningkat dalam menari  Tari Padduppa di SMP Telkom Makassar
TINGKAT APRESIASI SISWA TERHADAP TARI PADUPPA SEBAGAI MATERI AJAR DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA PADA KELAS X.1 DI SMAN 8 MAKASSAR Maharani, Reski; Yatim, Heriyati; Linda, Johar
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.61546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Latar Belakang Keberadaan Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar, 2) Mendeskripsikan Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Penyajian Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X.1 SMAN 8 Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 37 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, penyebaran angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dengan hasil berupa persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Latar Belakang Keberadaan Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar dalam kategori “sangat tinggi” sebesar 89,4% dengan persenta setiap indikator yaitu pada indikator sejarah dan asal usul tari paduppa sebesar 90,9%, unsur unsur budaya atau tradisi terkait sebesar 89,3%, makna dan simbol gerak sebesar 88,1%. 2) Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Penyajian Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar dalam kategori “tinggi” sebesar 74,1% dengan persentase tiap indikator yaitu teknik gerak dan estetika sebesar 71,9%, musik dan instrumen sebesar 75,6%, kostum dan aksesoris sebesar 76,6%, konteks penyajian sebesar 71,8%.
Inovasi Koreografi Di Era Digital: Analisis Terkait Integrasi Penciptaan Tari Dan Teknologi Kamera 360 Dalam Seni Pertunjukan Youtube Setianingsih, Erna; Faisal, Faisal; Linda, Johar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17184

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi penciptaan tari dan teknologi kamera 360 dalam pertunjukan seni di platform YouTube, dengan fokus pada inovasi dalam koreografi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari analisis konten dan observasi empat pertunjukan tari di youtube. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat inovasi utama: (1) Penciptaan tari dengan tampilan keluar layar yang memaksa penonton aktif mengubah sudut pandang; (2) Penciptaan tari dengan dua tampilan yang memaksa penonton untuk melakukan pilihan; (3) Penciptaan tari dengan tampilan segala arah yang meningkatkan interaktivitas; dan (4) Penciptaan tari dengan efek tampilan yang memperkaya pengalaman visual. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan teknologi kamera 360 tidak hanya meningkatkan kreativitas dalam penciptaan tari, tetapi juga menciptakan pengalaman pertunjukan yang lebih imersif dan personal bagi penonton. Dengan demikian, inovasi ini membuka peluang baru dalam seni pertunjukan di era digital.
WORKSHOP DASAR TARI SUL-SEL PADA DUTA BUDAYA KOTA MAKASSAR Linda, Johar; Hamka, Dwi Wahyuni; Faisal, Faisal; Rahma, Rahma; Inayah, Faidul
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.68633

Abstract

Workshop Dasar Tari Sul-Sel Pada Duta Budaya Kota Makassar, merupakan suatu kegiatan tahunan Kota Makassar yang telah diagendakan setiap tahun. Pelatihan Dasar Tari Sul-Sel bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Dasar-dasar tari Sul-Sel, utamanya, dasar tari etnis Makassar. Pelatihan Dasar Tari Sul-Sel tersebut diharapkan dapat memberikan hasil, bukan saja pada pengetahuan dasar tari, akan tetapi, dapat mengembangkan gerak yang dipelajari menjadi lebih kreatif lagi, serta mengetahui tentang nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam gerak yang telah dipelajari. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah pada teori dan metode demonstrasi pada materi praktik. Sementara langkah-langkah yang ditempuh meliputi: 1. Tahap persiapan kegiatan, meliputi, a) observasi lokasi, b) mengurus surat izin, dan c. Menentukan jadwal pelaksanaan. 2. Pelaksanaan kegiatan, meliputi; a) memberikan materi teori, Dasar gerak tangan dan langkah kaki, nama-nama ragam dasar tari etnis Makassar, dan hal-hal yang berkaitan dengan Dasar-dasar tari Sul-Sel. b) praktik Dasar Tari Sul-Sel etnis Makassar, dan c) evaluasi. Target luaran adalah peserta pelatihan dapat memperagakan gerak dasar gerak tari yang diajarkan, dan dapat mengembangkan beberapa gerak yang telah diajarkan, dengan mengikuti musik iringan tari.
Uncovering the hidden meaning: an analysis of the performance structure and social meaning of the salonreng dance in the cultural context of Makassar Linda, Johar; Indriyani, Putri Dyah; Djarot, Rachmat
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v19i2.6278

Abstract

The Salonreng dance represents the cultural identity of the Makassar tribe. Despite its rich cultural significance, Salonreng dance is rarely witnessed and in demand by the public, as well is a lack of deep understanding of the meaning and values contained in Salonreng dance. This study aims to analyze the performance structure and social meaning of Salonreng dance better to understand its role in the cultural context of Makassar. The research method used is qualitative with an ethnocoreological approach, considering the cultural setting of the Salonreng dance. Direct observation was carried out by attending ritual activities; selected informants included actors, panrita (ritual leaders), dancers, pinati (ritual equipment organizers), local artists, and traditional leaders. Data collection was carried out through documentation of Salonreng dance performances in the form of ritual videos, books, and journals. The study results show that the Salonreng dance is an important element of Makassar's cultural heritage, which has high aesthetic, social, and spiritual value. The findings include Salonreng dance movements, criteria for dancers who are considered spiritually clean, accompanying musicians, audiences, dancers' clothing, dance floor patterns, and the transformation of the performance venue. The contribution of this research includes the enrichment of academic literature and the provision of research methodologies that can be used as a reference that supports the preservation and development of the Salonreng dance so that it becomes an important part of Makassar's cultural heritage and develops in the future.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA DAYA ANALISIS PESERTA DIDIK BERBASIS BUDAYA LOKAL MELALUI FUNGSI TARI Kadir, Ananta Fadilah; Linda, Johar; Sunusi, Maulini
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69411

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) melalui fungsi tari dalam meningkatkan daya analisis peserta didik di SMP Negeri 3 Pallangga. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan daya analisis peserta didik yang signifikan. Pada siklus pertama, rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 65 menjadi 72, dengan persentase peningkatan sebesar 10,77%. Pada siklus kedua, rata-rata nilai mencapai 85, menunjukkan peningkatan sebesar 8,97%. Penerapan PBL yang terintegrasi dengan budaya lokal melalui pembelajaran tari tidak hanya meningkatkan kemampuan analisis peserta didik tetapi juga membuat pengalaman belajar lebih kontekstual dan relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan daya analisis peserta didik serta dapat membantu peserta didik memahami dan menghargai warisan budaya lokal mereka. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah-sekolah menengah pertama serta memberikan wawasan baru bagi pendidik dalam merancang kurikulum yang lebih relevan.Kata kunci: Problem Based Learning, fungsi tari, daya analisis.Abstract The aim of this research is to explore the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) model through the function of dance in enhancing the analytical skills of students at SMP Negeri 3 Pallangga. This study was conducted using the Classroom Action Research (CAR) method, which involved two cycles of learning. The results indicate a significant improvement in students' analytical skills. In the first cycle, the average score of students increased from 65 to 72, with a percentage increase of 10.77%. In the second cycle, the average score reached 85, reflecting an increase of 8.97%. The application of PBL integrated with local culture through dance not only enhances students' analytical abilities but also makes the learning experience more contextual and relevant. This study concludes that PBL is effective in improving students' analytical skills and can help them understand and appreciate their local cultural heritage. It is hoped that the findings of this research can contribute to the development of culturally-based learning methods in junior high schools and provide new insights for educators in designing more relevant curricula.Keywords: Problem based learning, function of dance. analytical power. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENARI TARI TRADISIONAL (LUMONDO) MENGGUNAKAN MODEL TUTOR SEBAYA DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADA SISWA SMPN 1 MASAMBA Magfirah, Nur; Sumiani, Sumiani; Linda, Johar
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.67506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mendeskripsikan penerapan model tutor sebaya yang dapat meningkatkan kemampuan menari Tari Lumondo dalam kegiatan ekstrakurikuler seni pada siswa SMP Negeri 1 Masamba. 2.) ⁠Mendeskripsikan peningkatan kemampuan menari Tari Lumondo setelah diterapkan model tutor sebaya dalam kegiatan ekstrakurikuler seni pada siswa SMP Negeri 1 Masamba. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan, penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi di setiap siklusnya yang dilaksanakan empat kali pertemuan setiap siklusnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes unjuk kerja, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan langkah-langkah dalam penggunaan model tutor sebaya yaitu tahap perencanaan, pada tahap perencanaan peneliti menyiapkan bahan ajar berupa RPK (Rencana Pelaksanaan Kegiatan) dan alat-alat pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan peneliti melakukan proses pembelajaran menggunakan model tutor sebaya pada pembelajaran ekstrakurikuler seni tari khususnya tari Lumondo. Tahap pengamatan dilakukan di setiap pertemuan untuk melihat dan mencatat aktivitas yang dilakukan oleh siswa. Tahap refleksi, pada tahap ini peneliti memperbaiki permasalahan dan mencari solusi untuk pelaksanaan pembelajaran berikutnya. Penerapan model tutor sebaya berjalan sesuai dengan langkah-langkah yang terdapat pada tutor sebaya sehingga hasil kemampuan menari siswa bisa mengalami peningkatan. (2) Hasil penerapan model tutor sebaya dalam meningkatkan kemampuan menari siswa dapat dilihat pada kegiatan pembelajaran siklus I presentase ketuntasan yang diperoleh adalah 45% dengan nilai rata – rata 70,43 dan siklus II persentase ketuntasan yang diperoleh adalah 80% dengan nilai rata – rata yaitu 82,95. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan hasil belajar siswa dalam meningkatkan keterampilan gerak pada tari Lumondo mengalami peningkatan, setelah diterapkannya model pembelajaran tutor sebaya di setiap siklusnya di ekstrakurikuler seni pada siswa SMPN 1 Masamba.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SENI TARI SISWA LAKI-LAKI MELALUI PENDEKATAN CRT Suardi, Akbar Maulana; Linda, Johar; Sunusi, Maulini
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 1 (2025): Januari-Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i4.69391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar seni tari siswa laki-laki di SMP Negeri 3 Pallanga melalui penerapan pendekatan CRT. Penelitian ini melibatkan 32 siswa laki-laki sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, menggunakan observasi, wawancara, dan angket untuk mengumpulkan data. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada minat belajar siswa terhadap seni tari setelah penerapan pendekatan CRT. Pendekatan ini berhasil mendorong partisipasi aktif, meningkatkan fokus selama pembelajaran, dan menumbuhkan antusiasme dalam belajar tari. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan minat belajar seni, khususnya seni tari, di kalangan siswa laki-laki di tingkat sekolah menengah pertama.