Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal MathEducation Nusantara

Aplikasi Teori Behavior Terhadap Minat Belajar Siswapada Mata Pelajaran Matematika Sekolah Menengah Pertama Safrida Napitupulu; Sukmawarti Sukmawarti
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 1, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.036 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v1i2.29

Abstract

Praktis dari teori belajar tingkah laku (behaviorism) dinyatakan oleh Orton (1987:38) sebagai suatu keyakinan (belief) bahwa proses pembelajaran terjadi melalui hubungan antara stimulus (rangsangan) dan tanggapan (response). Dari percobaan ini Thorndike menemukan hukum-hukum belajar dimana teori ini disebut  teori koneksionisme (Slavin, 2000) Ada tiga hukum belajar yang utama, yakni (1) hukum efek; (2) hukum latihan dan (3) hukum kesiapan (Bell, Gredler, 1991). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh antara variabel-variabel yang telah ditentukan sesuai dengan judul penelitian. Penelitian ini juga dilakukan untuk membuktikan apakah ada pengaruh antara minat belajar siswa yang menggunakan Aplikasi teori behavior.Penelitian ini dilakukan di kelas   VII Al washliyah 8 Medan semester 1 Medan  Tahun Pembelajaran 2016/2017, pada pokok aritmatika sosial. Adapun sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 31 orang
Desain Lembar Aktivitas Siswa Berbasis Problem Posing Pada Pembelajaran Matematika SD Sukmawarti Sukmawarti; Hidayat Hidayat; Suwanto Suwanto
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 4, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.848 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v4i1.118

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas pemecahan masalah pada pembelajaran matematika bagi siswa di sekolah dasar. Siswa cenderung bekerja prosedural sebagaimana contoh yang diberikan, sehingga siswa tidak mampu menyelesaikan persoalan matematika yang tidak rutin. Lembar aktivitas yang digunakan guru dalam pembelajaran juga lebih menekankan pada pengerjaan soal-soal matematika yang bersifat rutin dan menerapkan rumus yang ada. Persepsi guru yang keliru terhadap lembar aktivitas siswa ini dapat mengakibatkan kurangnya penalaran dan lemahnya aktivitas siswa dalam pemecahan masalah. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan media Lembar Aktivitas Siswa (LAS) berbasis problem posing pada pembelajaran matematika. Dengan LAS berbasis problem posing memicu siswa melakukan aktivitas matematika secara bertahap melalui proses mengamati situasi, memahami konteks masalah, mengajukan permasalahan, dan menyelesaikannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model Borg and Gall, melalui tahapan Define, Design, dan Develop. Model LAS yang didesain divalidasi (expert apprais) oleh 2 orang validator yang kompeten pada bidang pendidikan matematika dan pendidikan dasar. Berdasarkan hasil analisis kualitatif tersebut diperoleh LAS pembelajaran matematika berbasis problem posing sesuai kompetensi matematika dan karakteristik siswa SD, yang valid dan layak digunakan