Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Journal

Pelatihan Keterampilan Pengasuhan Positif Pada Supervisor PKH Kabupaten Malang Rizka Fibria Nugrahani; Luthfiatus Zuhroh
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 2 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.426 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i2.2595

Abstract

Program Pengasuhan Positif merupakan teknik intervensi keluarga yang berdasar pada teori belajar sosial, bersifat multilevel, berorientasi pada tujuan preventif dalam pengasuhan dan strategi dukungan dalam keluarga. Program Pengasuhan Positif memiliki tiga tujuan utama yaitu: 1) Meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kepercayaan diri orang tua dalam pengasuhan; 2) Meningkatkan pengasuhan yang aman, menyenangkan, tanpa kekerasan fisik, dan menciptakan lingkungan yang rendah konflik bagi anak; 3) meningkatkan kemampuan anak dalam hal sosial, emosional, bahasa, intelektual, dan perilaku melalui praktik pengasuhan positif. Hasil dari pelatihan yang diberikan, menunjukkan ada perbedaan keterampilan setelah diberikan pelatihan pengasuhan positif.
Sosialisasi Program WAYANG Hijaiyah Media Interaktif berbasis AI di SLB BC Dharma Wanita 01 Pakisaji Nugrahani, Rizka Fibria; Albab, Rifki Ulil; Lestari, Laila Indra; Afdi, Faza Khoiri Nur; Kayrani, Fatihah Medina
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8187

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SLB BC Dharmawanita 01 Pakisaji dengan tujuan mengembangkan serta mengenalkan media pembelajaran digital interaktif huruf hijaiyah berbasis AI yang ramah bagi siswa tunarungu, sekaligus meningkatkan peran guru dan orang tua dalam penerapannya. Metode kegiatan mencakup tiga pendekatan, yaitu pengembangan media berbasis AI, workshop bagi guru (n=10) dan orang tua (n=11), serta sosialisasi melalui observasi pada siswa tunarungu (n=9). Hasil pre–post test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan orang tua dengan rata-rata kenaikan lebih dari 30% pada indikator pengetahuan media, strategi pendampingan, serta pemahaman indikator keberhasilan belajar anak. Sementara itu, hasil observasi siswa menunjukkan perkembangan positif berupa meningkatnya kemampuan mengenal huruf hijaiyah, fokus belajar, motivasi, kepercayaan diri, serta kemandirian dalam mengulang materi. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis AI tidak hanya mempermudah siswa tunarungu memahami huruf hijaiyah, tetapi juga mendukung guru dan orang tua dalam menciptakan pembelajaran agama yang inklusif, interaktif, dan sesuai kebutuhan anak.