Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS LITERASI DIGITAL MENGGUNAKAN METODE COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING DI SMP NEGERI 1 PANCA RIJANG Nurul Faradillah; Yusmah Yusmah; Jusrianto Jusrianto; Muhammad Hanafi; Sam Hermansyah; Isumarni Isumarni; Sitti Aisa; Nurhikmah Nurhikmah; Syahrir L
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54525

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di tingkat Sekolah Menengah Pertama masih menghadapi tantangan dalam penguatan kemampuan komunikatif dan literasi digital peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris dan literasi digital melalui pendampingan pembelajaran berbasis literasi digital menggunakan metode Communicative Language Teaching (CLT). Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Panca Rijang melalui lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keaktifan dan keberanian peserta didik dalam menggunakan bahasa Inggris melalui aktivitas komunikatif berbasis media digital, serta meningkatnya kemampuan dalam memanfaatkan sumber digital secara lebih terarah. Kegiatan ini efektif meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
PENDAMPINGAN PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PLP MELALUI LESSON STUDY DI SMA NEGERI 2 SIDRAP Kamal Kamal; Syahrir L; Suhartini Khalik; Sam Hermansyah; Sitti Aisa; Idayanti Idayanti; Yadinda Mahardika; Fatmawati Fatmawati; Kasriani Kasriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.55229

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan bagian penting dalam pendidikan calon guru untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman autentik di sekolah. Namun, pelaksanaan PLP masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama rendahnya kemampuan mahasiswa dalam merancang pembelajaran, mengelola kelas, menerapkan strategi pembelajaran aktif, serta melakukan refleksi pembelajaran secara sistematis. Oleh karena itu, pendampingan berbasis lesson study dipandang sebagai alternatif yang efektif untuk memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa PLP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan, hasil kegiatan, serta implikasinya terhadap penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa PLP melalui lesson study di SMA Negeri 2 Sidrap. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif dengan tahapan plan, do, dan see yang melibatkan dosen pembimbing, guru pamong, dan mahasiswa PLP. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam menyusun perangkat pembelajaran, melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan peserta didik, serta melakukan refleksi pembelajaran berbasis perbaikan berkelanjutan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis lesson study efektif dalam memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa PLP. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembinaan PLP berbasis kolaborasi yang berkelanjutan serta menjadi rekomendasi strategis bagi lembaga pendidikan dalam menyiapkan calon guru yang profesional, reflektif, dan adaptif terhadap dinamika pembelajaran.
The Relation Between Students’ Frequently in Watching English Content in Social Media and Students’ Vocabulary Mastery Yadinda Mahardika Darwis Putri; Buhari; Isumarni; Syahrir L; Sam Hermansyah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i1.5704

Abstract

This study aims to examine the relation between students’ frequency of watching English content on social media and their vocabulary mastery in an English as a Foreign Language (EFL) context. Employing a qualitative descriptive design, this research involved 16 eleventh-grade students of SMA Negeri 2 Sidrap. Data were collected through a vocabulary test and structured interviews. The vocabulary test was used to provide a preliminary description of students’ vocabulary levels, while interviews explored students’ exposure to English content, viewing frequency, and learning experiences outside the classroom. The findings reveal that students who frequently engage with English content on social media platforms such as YouTube, TikTok, and Instagram demonstrate higher levels of vocabulary mastery compared to those with lower exposure. The frequency of engagement ranged from daily to occasional viewing, with content types including both educational and entertainment materials. Repeated exposure to authentic and contextualized language input was found to contribute significantly to vocabulary acquisition. Furthermore, the study indicates that social media serves as an effective informal learning environment that supports autonomous learning and enhances students’ vocabulary development. These findings suggest that integrating social media-based exposure into language learning strategies can be beneficial in improving students’ vocabulary mastery.
The Perception of English Learning at SMAN 1 Sidrap on Students’ English-Speaking Confidence Kartini; Buhari; Nurhikmah; Syahrir L; Sam Hermansyah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i2.6329

Abstract

This study explored students’ perceptions of English learning at SMAN 1 Sidrap and examined how those perceptions shaped their English-speaking confidence. A qualitative descriptive design was employed. Thirteen eleventh-grade students were selected through purposive sampling because they had participated in varied classroom speaking activities and represented different confidence levels. Data were collected through semi-structured interviews and classroom observation, supported by a speaking-confidence scale, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña: data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. Trustworthiness was established through credibility, transferability, dependability, and confirmability. The findings showed that most students perceived English as useful for further study, employment, and international communication. Discussions, presentations, role plays, speeches, drama, and group work were viewed as meaningful opportunities to practice English and strengthen confidence. Positive feedback from teachers, peer encouragement, and a non-threatening classroom atmosphere increased students’ willingness to communicate and classroom participation. Nevertheless, anxiety, fear of mistakes, limited vocabulary, and pronunciation difficulties still reduced confidence among some students. The study concludes that positive perceptions of English learning support higher speaking confidence by increasing motivation, lowering the affective filter, and strengthening students’ beliefs in their own ability. Teachers should therefore design interactive, supportive, and progressively challenging speaking activities.
Implementasi Model Pembelajaran Hybrid Dalam Penguatan Karakter Siswa Di SMP Negeri 3 Baranti Syamsu Tang; Syahrir L; Hasanuddin; Rosmini Kasman; Nurul Istiqomah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19203

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran hybrid sebagai upaya meningkatkan karakter siswa di SMP Negeri 3 Baranti. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang adaptif, interaktif, serta mampu membentuk karakter siswa secara holistik, terutama dalam aspek keaktifan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepercayaan diri. Model pembelajaran hybrid diterapkan dengan mengombinasikan pembelajaran tatap muka di kelas dengan pemanfaatan media dan bahan ajar digital yang dirancang secara interaktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama dua bulan, yaitu dari 1 Oktober hingga 3 Desember 2025, melalui beberapa tahapan meliputi observasi lingkungan sekolah dan proses pembelajaran, perencanaan dan penyusunan bahan ajar, pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta refleksi dan evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan dalam pembelajaran antara lain diskusi kelompok, bermain peran, presentasi, dan penggunaan bahan ajar digital untuk mendukung aktivitas belajar siswa. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran hybrid mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta memperkuat karakter positif, seperti keberanian berpendapat, kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan motivasi belajar yang lebih baik dibandingkan sebelum penerapan model pembelajaran hybrid. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata bagi calon pendidik dalam mengintegrasikan teknologi dan pembelajaran aktif di sekolah. Dengan demikian, implementasi model pembelajaran hybrid dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan karakter siswa di tingkat sekolah menengah pertama. Kata kunci: pembelajaran hybrid, pendidikan karakter, pengabdian kepada masyarakat, SMP, pembelajaran aktif