Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Nesti Datul Usnalillah; Sukardi Sukardi; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5111

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving dua putaran terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Sumbawa Besar dengan samepl yakni seluruh siswa kelas XI IPS yang dipilih secara random setelah pemerataan kelas. Pada penelitian ini metodologi quasi eksperimen dengan pre-test post-test control group design digunakan. Pengumpulan data memanfaatkan pengujianan pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria untuk pengujian instrument. Analisis kuantitatif, termasuk analisis komparatif, dilaksanakan terhadap data penelitian yang terkumpul. Hasil pengujian komparasi menerangkan bahwasanya terdapat pengaruh model pembelajaran problem solving dua putaran terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil pengujian gain score juga menunjukkan kelas eksperimen memiliki nilai tertinggi jikalau diperbandingkan dengan kelas kontrol. Implikasi teoritis dari penerapan model ini adalah sebagai tambahan untuk memperkuat teori belajar, khususnya teori belajar yang berlandaskan pada kognitifisme dan konstruktivisme.
Pernikahan Dini Pada Masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat Elma Tiana; Masyhuri Masyhuri; Hamidsyukrie ZM
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5025

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui sebaran pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat berdasarkan status pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orang tua, faktor penyebab, dampak serta solusi dari orang tua dan pemerintah kecamatan mengenai permasalahan pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, jenis data yaitu data primer dan sekunder serta sumber data berupa subjek dan informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data yakni teknik analisis kualitatif model miles dan Huberman dengan prosedur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu sebaran pernikahan dini di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat dilihat dari status pendidikan orang tua maka tergolong rendah, status pekerjaan sebagai petani, peternak, pekebun, pebisnis, dan tukang kayu, status pendapatan digolongkan ke masyarakat menuju kelas menengah, faktor penyebabnya yaitu faktor individu, keluarga dan lingkungan, dampaknya yaitu dampak secara biologis, psikologis, sosial, serta ekonomi, serta solusi dari orang tua dan pemerintah kecamatan mengenai permasalahan pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat yaitu dengan melakukan tindakan preventif dan represif.
Media Sosial Instagram dan Budaya Konsumtif Remaja di SMAN 7 Mataram Novitasari Novitasari; Ni Made Novi Suryanti; Masyhuri Masyhuri
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi media sosial instagram dan budaya konsumtif remaja di SMAN 7 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa fungsi Media Sosial Instagram yakni: a) Fungsi Interaksi Sosial; b) Fungsi Ekspresi Kreatif; c) FungsiMedia Hiburan; d) Fungsi Media Informasi; dan e) Fungsi Media Pemasaran. Budaya konsumtif yang paling dominan dalam penelitian ini yaknibudaya konsumtif berdasarkan atas keinginan. Hal ini ditandai dengan remaja membeli dan mengoleksi barang seperti skincare dengan berbagai macam merek meskipun memiliki fungsi yang sama yaitu dengan tujuan mengatasi masalah kulit wajahnya seperti berjerawat. Selanjutnya, hasil penelitian menemukan bahwa remaja berbelanja pakaian karena tertarik oleh iklan yang ditayangkan pada media sosial instagram. Selain itu, hasilpenelitian menemukan bahwa remaja mengoleksi pakaian untuk menunjang penampilannya agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan dirinya
Ketersediaan dan Keterjangkauan Sekolah Menengah Bagi Masyarakat Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Masyhuri Masyhuri; Suud Suud; Muhammad Ilyas; Jepri Utomo; Mila Noviana; Zilly Arsyika Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2457

Abstract

Penelitian ini mengkaji aksesibilitas fisik sekolah menengah (SMP, SMA/MA, SMK) bagi masyarakat lokal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika fokus studi: Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Tujuan penelitian adalah (1) memetakan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di wilayah studi, (2) mengukur aksesibilitas fisik (jarak tempuh, waktu tempuh, sarana transportasi, kondisi jalan, dan hambatan infrastruktur), dan (3) mengidentifikasi kelompok penduduk yang mengalami kesulitan akses. Metode yang dipakai adalah survei lapangan, wawancara semi terstruktur dengan pemangku kepentingan, observasi fasilitas, dan analisis spasial sederhana (buffer radius 5–10 km). Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah menengah relatif memadai secara kuantitatif, terdapat kesenjangan aksesibilitas untuk masyarakat lokal yang tinggal di wilayah pesisir dan juga perbukitan yang disebabkan keterbatasan transportasi, kondisi jalan, dan kapasitas ruang kelas. Rekomendasi meliputi pengembangan layanan transportasi sekolah berbasis komunitas, penambahan unit ruang kelas di titik bottleneck, serta penguatan program SMK vokasi yang responsif kebutuhan KEK.
Pengaruh Model Think Talk Write berbantuan Media Surat Kabar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Rosa Gita Putri Adinda; Sukardi Sukardi; Nursaptini Nursaptini; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3487

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting untuk dikembangkan pada diri siswa karena dengan keterampilan ini, siswa dapat lebih mudah memahami konsep, memiliki kepekaan terhadap berbagai permasalahan, serta mampu memahami, menyelesaikan, dan menerapkan konsep dalam berbagai situasi. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk membuktikan ada maupun tidaknya pengaruh model pembelajaran Think-Talk-Write berbantuan media surat kabar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan termasuk dalam jenis Quasi Eksperimen, menggunakan desain penelitian Non-equivalent Control Group. Data dikumpulkan melalui tes berupa pilihan ganda yang telah diverifikasi untuk memastikan validitasnya. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan SPSS 25 for Windows dengan analisis deskriptif dan parametrik. Penelitian ini menemukan adanya pengaruh penerapan model think talk write berbantuan media surat kabar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA N 3 Mataram dengan taraf sig 0,00 < 5% (0,05). Hal tersebut dapat membuktikan bahwa model ini memiliki pengaruh signifikan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sosiologi. Selain itu, dari hasil pengujian membuktikan bahwa nilai eksperimen lebih unggul dari nilai kontrol. Meningkatnya kemampaun berpikir kritis siswa dapat dikaitkan dengan inovasi dalam penerapan media surat kabar yang masih kurang umum dilakukan.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle untuk meningkatkan Partisipasi dan Hasil Berlajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS 1 SMAN 2 Labuapi Helena Agnesia Hernanda; Ni Made Novi Suryanti; Sumitro Sumitro; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4488

Abstract

Permasalahan yang masih marak terjadi pada lingkungan persekolahan adalah rendahnya hasil belajar siswa yang ditimbulkan dari kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk dicari tahu model pembelajaran seperti apa yang dapat digunakan salah satunya dengan menggunakan penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle sebagai media pendukungnya. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran sosiologi. Metode dalam penelitian ini menggunakan  penelitian tindakan kelas (PTK). Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik kualitatif di mana analisis ini berfokus pada data non-numerik dan kuantitatif berfokus pada data numerik. Pada penelitian ini kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Setiap siklus terdapat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian memaparkan bahwa partisipasi dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle. Pada tingkat pelaksanaan pembelajaran siklus I sebesar 88%  dan 100% pada siklus II. Kemudian tingkat partisipasi belajar siswa sebesar 55,5% pada siklus I dan 81,4% pada siklus II. Selanjutnya tingkat hasil belajar siswa sebesar 44,4% pada siklus I dan 77% pada siklus II. Berdasarkan penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMAN 2 Labuapi dalam pembelajaran sosiologi.
PERILAKU PENGGEMAR K-POP DAN K-DRAMA PADA SISWA SMA/MA DI KOTA MATARAM Dayu Irmasuci; Ni Made Novi Suryanti; Nursaptini Nursaptini; Masyhuri Masyhuri
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.28116

Abstract

The purpose of this research is to understand the behavior of high school K-Pop and K-Drama fans in Mataram city and to examine the impact of K-Pop and K-Drama on these students' behavior. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection techniques include observation, semi-structured interviews, and documentation. The study involves nine main subjects and two informants, selected based on their status as fans of the Korean Wave or K-Pop. The findings indicate that the behavior of high school K-pop and K-drama fans in Mataram city is evident in a) the knowledge domain, where students watch and observe their idols both directly and indirectly through social media or television; b) the attitude domain, where students admire actors, actresses, or idol groups and follow their idols' activities, feeling motivated to emulate their idols and adopting their personalities; c) the skills domain, where students use Korean language phrases, dress in Korean-inspired fashion, and participate in Korean events and communities.
PROBLEMATIKA GURU SOSIOLOGI DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DI MAN 2 MATARAM Izhar Husadi; Ni Made Novi Suryanti; Nursaptini Nursaptini; Masyhuri Masyhuri
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.28117

Abstract

The purpose of this study was to explore the challenges faced by sociology teachers in implementing the Independent Curriculum at MAN 2 Mataram. This research employed a qualitative approach using a case study design. Both primary and secondary data were utilized in the study. The main subjects were sociology teachers at MAN 2 Mataram, while additional informants included the Vice Principal for Academic Affairs and the Madrasah Supervisor. Data collection was conducted through interviews, observations, and documentation. The data analysis process followed Creswell’s (2014) qualitative analysis steps: (1) organizing the data, (2) creating memos, (3) describing, categorizing, and interpreting the data into codes and themes, (4) interpreting the data, and (5) presenting and visualizing the findings. The results revealed several issues encountered by sociology teachers in implementing the Independent Curriculum at MAN 2 Mataram. These included: a limited understanding of the core principles of the curriculum, challenges in designing teaching modules, a lack of creativity in selecting appropriate learning models or methods, and a continued reliance on outdated teaching practices.