Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) di kelas VI SD Andi Oktaviani; Fatimah Kadir; Muhammad Ilham
Diniyah: Jurnal Pendidikan Dasar Volume 3 Nomor 1, 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/dy.v3i1.5307

Abstract

This research was conducted because the results of students' mathematics learning were still low due to the inappropriate application of learning models. The purpose of this research is to examine the improvement of student learning outcomes by applying the Means Ends Analysis (MEA) model. This research is a class action research, conducted at SDN Satap 2 Konawe Selatan in 2 cycles. The subject of this research is class VI students in the 2021/2022 academic year, with a total of 22 students. The instruments used are teacher and student observation sheets, learning achievement tests and documentation. The research procedure starts from planning, implementing actions, observing, evaluating and reflecting. The research findings show that students' mathematics learning outcomes have increased significantly after the MEA learning model was implemented. Student completeness in pre-cycle reached 18.18% with an average score of 39.22. After the first cycle of action, students' learning completeness reached 50% with an average score of 53.63 and continued to increase in cycle II with a percentage of student learning completeness of 81.81% and an average score of 75.45.Keywords: Mathematics learning outcome, MEA, elementary school
STRATEGI GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sufiani Sufiani; Aris Try Andreas Putra; Muhammad Ilham
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.5352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 15 Kendari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan pengaturan ruangan kelas, melakukan pendekatan  dan memberikan teguran kepada peserta didik, memperkenalkan tata tertib sekolah kepada peserta didik dan mematuhinya, menjalin hubungan yang baik dengan peserta didik, berusaha memahami latar belakang peserta didik, menguasai materi pembelajaran dan cara pembelajarannya yang menarik, menggunakan model pembelajaran yang bervariasi dan memberi deatline terhadap tugas yang diberikan kepada peserta didik. Penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam maupun guru mata pelajaran lainnya tentang urgennya strategi guru dalam pengelolaan kelas.
Pemanfaatan Media Gambar Animasi berbasis PowerPoint untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Muhammad Ilham; Ragil Desinatalia
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 15 Nomor 2 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv15i2.5350

Abstract

This classroom action research aims to examine the portraits of early reading learning, the application of early reading learning by using PowerPoint animation media, and the use of this media in improving students' early reading skills at one of elementary school at Wawonii Tenggara, Southeast Sulawesi. The results of qualitative analysis showed that the form of learning to early reading at the school was conducted in a simple way i.e. by writing letters of the alphabet on the blackboard and pronouncing the letters aloud together. The activities of teachers and students in learning have shown a good increase from cycle to cycle. Teachers find it easier to manage classes, direct students, and focus students on learning, meanwhile students seem more confident to ask questions and make presentations in front of the class. The use of PowerPoint animated image media has been proven to be able to help students improve their beginning reading skills.Keywords: Beginning reading; powerpoint animation media; elementary school
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN JARAK JAUH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 5 RANOMEETO, KAB. KONAWE SELATAN Ilham, Muhammad; Agus, Imaludin; Kadir, Sitti Fatimah; Nursagita, Yuni
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 14 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v14i1.5906

Abstract

Distance learning, which is the only alternative to learning during the pandemic, is faced with various problems that arise in the field. This research was conducted to examine the portrait of distance learning at SD Negeri 5 Ranomeeto and to see the effect of the use of distance learning methods on student learning outcomes at the school. This study employed quantitative research with a survey approach. The total population was 40 students with a saturated sampling technique. Data on distance learning conditions at SDN 5 Ranomeeto were collected through interview and observation methods. Meanwhile, data on distance learning methods were collected using a questionnaire, and data on learning outcomes was obtained from students' daily test scores. Data analysis was carried out by means of qualitative descriptive analysis and inferential statistical analysis consisting of classical assumption test, while hypothesis testing used a simple linear regression test. The results of this study indicate that distance learning at SD Negeri 5 Ranomeeto utilizes the WhatsApp application. This learning provides a lot of time for students to take part in learning, but parents consider that the use of the WhatsApp application in distance learning is less effective and students quickly feel bored participating in learning. The distance learning method has a significant effect on student learning outcomes with the t-count value greater than the t-table value (8.818 > 2.024).
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN TEMATIK: STUDI KASUS DI SDN 1 BANU BANUA JAYA Muhammad Ilham; Raehang Raehang; Ilan Sari
Jurnal Sultra Elementary School Volume 3 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v3i2.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika penerapan pembelajaran tematik di SDN 1 Banu Banua jaya. Studi ini merupakan penelitian kualitatif. Informan penelitian adalah 6 orang guru di SDN 1 Banua Jaya. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan pembelajaran tematik di SDN 1 Banu Banua Jaya belum dilaksanakan secara maksimal. Pada tahap perencanaan, guru belum membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dengan baik. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran tematik tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pembelajaran berpusat pada guru dan materi disajikan secara terpisah. Kemudian pada tahap penilaian, guru menggunakan penilaian pengetahuan dan keterampilan sedangkan aspek penilaian sikap belum tampak dilakukan. Kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran tematik yaitu kurangnya ketersedian buku ajar dan buku guru, kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, dan rendahnya pemahaman guru terhadap pembelajaran tematik. Sebagai upaya perbaikan, guru dikirim secara bergiliran mengikuti seminar dan pelatihan kurikulum 2013, mengikuti KKG (Kelompok Kerja Guru), dan sering mengadakan diskusi bersama di sekolah. Kata Kunci: Pembelajaran tematik, kendala tematik, sekolah dasar
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN ANAK: STUDI KASUS DI DESA TALAGA 2 Muhammad Ilham; Febrina Rizki
Jurnal Sultra Elementary School Volume 3 Nomor 1 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v3i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak di Desa Talaga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekankeabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak di Desa Talaga 2 terdiri dari beberapa pola yaitu pola asuh otoriter diterapkan pada saat orang tua menerapkan sikap tegas terhadap anak. Pola asuh permisif diterapkan pada saat tertentu ketika orang tua sibuk dengan pekerjaannya. Pola asuh demokratis diterapkan pada saat orang tua membuat aturan bersama anak dan disepakati bersama, serta aturan tersebut harus ditaati oleh anak bagi yang melanggar akan diberi hukuman sesuai dengan kesepakatan orang tua. Karakter yang dibentuk pada anak adalah karakter disiplin dalam beribadah yaitu anak tidak boleh meninggalkan shalat, karakter disiplin waktu seperti anak harus selalu tepat waktu ketika shalat, bangun pagi dan tidak boleh terlambat pulang ke rumah, karakter disiplin sosial yang diterapkan orang tua seperti anak harus menghormati orang tua. Pola asuh demokratis paling dominan diterapkan oleh orang tua, namun dalam situasi tertentu beberapa orang tua menerapkan pola asuh oteriter dan permisif. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penerapan pola aasuh orang tua terdiri dari kesibukan orang tua seperti sibuk dengan pekerjaannya, teman sebaya, status ekonomi serta pengaruh buruk pesatnya arus globalisasi seperti handphone, televise dan game online. Kata Kunci : Pola asuh, orang tua, karakter disiplin anak
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 62 KENDARI Sumiati, Sumiati; Aliwar, Aliwar; Ilham, Muhammad
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8471

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potret karakter religius siswa dan upaya yang dilakukan oleh guru dalam membentuk karakter religius siswa di sekolah. Studi ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 62 Kendari. Informan penelitian adalah Kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan dua siswa kelas IV. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduksi, data display dan data konklusion/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potret karakter religius siswa yang ada di SD Negeri 62 Kendari yakni siswa mengucap salam sebelum dan sesudah pembelajaran, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, mencium tangan guru. Selanjutnya upaya dalam membentuk karakter religius yang dilakukan yakni pertama, baca tulis Al-Qur’an serta hafalan surah-surah pendek hal ini dilakukan sebelum jam pulang sekolah atau setelah jam pembelajaran telah selesai. Kedua, menunaikan sholat Dhuha setiap hari Jumat di sekolah pada pagi hari sebelum jam pembelajaran pertama dimulai. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perlu adanya penguatan dan pembiasaan kegiatan keagamaan kepada peserta didik sehingga mampu membentuk siswa yang berkarakter religius, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Kata kunci: pembentukan karakter religius, Pendidikan Agama Islam, siswa.
Implementasi Pembelajaran Asynchronous Berbasis Project pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Ilham, Muhammad
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 17 Nomor 1 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv17i1.9255

Abstract

This research examines the implementation and effectiveness of the asynchronous project-based learning model in Social Studies at the elementary school level. Using a mixed-methods approach, the qualitative aspect addresses the implementation process, while the quantitative aspect evaluates effectiveness through a pretest-posttest control group design. Conducted in the fifth grade of an Islamic elementary school, the study involves 36 students divided into experimental and control groups. Data is collected via observation, interviews, and learning outcome tests, analyzed using qualitative descriptive and inferential techniques. The study identifies five stages of asynchronous project-based learning: preparation, orientation, literation, collaboration, and presentation. The findings show that this learning model effectively enhances students' Social Studies outcomes. An independent sample t-test reveals a significant improvement in gain scores for the experimental group compared to the control group. Additionally, the average learning outcomes in the experimental group meet the class passing grade, confirming the model's effectiveness.KATA KUNCI: pembelajaran asynchronous, project, Ilmu pengetahuan Sosial
TRANSFORMASI PERILAKU RELIGIUS DI SEKOLAH DASAR: PERAN STRATEGIS GURU PAI SEBAGAI AGEN PERUBAHAN KARAKTER Ilham, Muhammad; Marzuki; Masdin; Hardiana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27936

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) plays a strategic role in shaping students' religious behavior from the elementary school level. This study aims to explore the role of IRE teachers in enhancing students’ religious behavior at SD Negeri 5 Sawa through contextual and applicable learning strategies. A qualitative descriptive approach was employed, involving observation, in-depth interviews, and documentation. Informants included teachers, students, and parents. The findings reveal a significant improvement in students’ religious behavior following the replacement of the IRE teacher, reflected in their discipline in performing prayers, participation in religious activities, politeness, honesty, and social awareness. Teachers acted as educators, motivators, and role models in developing students’ religious character through habituation, motivation, and exemplary conduct. The results highlight the importance of teacher competence in creating a religious and conducive learning environment. This study recommends strengthening IRE teacher training and developing a curriculum that supports sustainable character formation in elementary schools. Keywords: Religious behavior, Islamic Religious Education teacher, elementary school, student character, contextual learning, teacher role model, character education. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku religius peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru PAI dalam meningkatkan perilaku religius siswa di SD Negeri 5 Sawa melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pergantian guru PAI, terjadi peningkatan signifikan dalam aspek religiusitas siswa, seperti disiplin dalam beribadah, aktif mengikuti kegiatan keagamaan, sopan santun, kejujuran, dan kepedulian sosial. Guru berperan sebagai pendidik, motivator, dan teladan dalam membentuk karakter religius siswa melalui pembiasaan, penguatan motivasi, dan keteladanan. Temuan ini menunjukkan pentingnya kompetensi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius dan kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru PAI serta pengembangan kurikulum yang mendukung pembentukan karakter religius secara berkelanjutan di sekolah dasar. Kata Kunci: Perilaku religius, guru Pendidikan Agama Islam, sekolah dasar, karakter peserta didik, pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, pendidikan karakter.
TRADISI KATOBA SEBAGAI WARISAN BUDAYA DALAM MENGUATKAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK DI KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA Baen, Faldin; Ilham, Muhamamd
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.479-489

Abstract

AbstractThis study aims to examine the role of the Katoba tradition in shaping Islamic character in the children of the Muna tribe in Muna Regency, Southeast Sulawesi. Katoba is a traditional ritual that is passed down from generation to generation and is an integral part of the life cycle of the Muna people. This tradition integrates local values with Islamic teachings, and is carried out before the child enters puberty as a form of moral and spiritual education. This research uses a qualitative method with a library research approach, relying on various literary sources such as books, articles, and scientific journals to explore the meaning and values contained in the Katoba procession. The results of the study show that Katoba teaches the values of monotheism, birrul walidain (filial piety to parents), as well as honesty and responsibility in protecting the rights of others. This tradition plays an important role in shaping children's personalities, guiding them to understand their relationship with God, parents, and society, and strengthening the internalization of Islamic values from an early age. Thus, Katoba is not only a means of preserving local culture but also an effective medium for Islamic character education.