Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Effectiveness of the “Father-Supportive Breastfeeding” Program on Readiness of Breastfeeding Mothers Sri Rezeki; Erin Padilla Siregar; Amelia Erawaty Siregar; Emma Dosriamaya Noni Br Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Lidya Natalia Br Sinuhaji
Open Access Health Scientific Journal Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v7i1.173

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding (ASI) during six month First life still become standard gold in nutrition baby who is not replaced by products whatever. Globally, the latest data show There is increase, number exclusive breastfeeding still 48%, which means more from half babies in the world do not get right optimal nutrition. Failure in exclusive breastfeeding play a role to height number death baby consequence infection channel respiratory and diarrheal diseases in low- income countries low and middle.Methods: Type of research This is observational with cross-sectional design. sample with use total sampling technique. Sample data obtained through questionnaire. Research carried out in Bangun Rejo Village with with sample is all fathers who have baby age 6–12 months with total number of 40 people. Sampling technique sample using total sampling. Instrument study in the form of questionnaire closed which has been tested validity and reliability. Data were analyzed using the Chi-square test with level significance 0.05Results: Based on table on can seen the majority of 16 respondents (40%) were less Ready breast-feed with good breastfeeding fathers and minorities readiness breast-feed as many as 7 respondents (17.5%) with beastfeeding father is good. Statistical test results with using the chi square test, obtained result 0.014 < α = 0.05, can concluded There is effectiveness of the “Father-Supportive Breastfeeding” Program on readiness Mother breastfeeding. Important factors that influence success breastfeeding is one of them is readiness a mother. Readiness Mother for the breastfeeding process, attitudes and behavior Mother is part from maturity Mother in decide as well as prepare before provide exclusive breastfeeding.Conclusion: Father-Supportive Breastfeeding Program effective in increase success of exclusive breastfeeding in mothers breastfeeding, so that father involvement through support emotional, informational, and instrumental evidence contribute to increasing success Mother in maintain exclusive breastfeeding until baby aged six month. Father's support plays a role important in increase breastfeeding self-efficacy mother, reduce stress during the postpartum period, as well as create environment conducive family for practice breastfeeding. A program that is special targeting capable fathers strengthen the role of the father as an integral part of system support breastfeeding, not only as companion passive, so that impact evident in behavior breast-feed Mother.
EDUKASI TEKNIK DAN OPTIMALISASI POSISI MENERAN UNTUK MEMINIMALISIR RISIKO RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA MASROHANI PULUNGAN Marlina Simbolon; Ika Damayanti; Rismalia Tarigan; Nopalina Damanik Damanik; Parningotan Simanjuntak; Astaria Ginting; Islamia Hayati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3576

Abstract

Latar Belakang: Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan yang sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan fisik serta psikologis ibu pascasalin. Salah satu faktor kunci pencegahan robekan jalan lahir adalah penggunaan posisi meneran yang ergonomis. Berdasarkan penelitian di Klinik Pratama Masrohani Pulungan tahun 2025, masih ditemukan tingginya angka kejadian ruptur perineum yang berkaitan dengan dominasi penggunaan posisi telentang. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai variasi posisi meneran guna meminimalisir risiko ruptur perineum. Metode: Sasaran pengabdian adalah ibu hamil trimester III (n=20). Metode yang digunakan meliputi edukasi dengan media lembar balik serta demonstrasi langsung menggunakan alat peraga panggul dan simulasi posisi (miring kiri dan setengah duduk). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi keterampilan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan kategori baik, dari 15% menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, 95% peserta mampu mendemonstrasikan posisi meneran yang benar selama sesi simulasi. Kesimpulan: Edukasi berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil untuk menghadapi persalinan yang aman dan minim trauma. Pihak klinik diharapkan dapat mengintegrasikan materi ini ke dalam asuhan antenatal rutin.
Pengaruh Birth Self-Efficacy terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III: Sebuah Tinjauan Literatur Novia Awalyah; Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Riska Hutapea; Mestika Lase
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61188

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh ibu hamil primigravida, terutama pada trimester III menjelang persalinan. Tingginya tingkat kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu, proses persalinan, maupun kesehatan janin. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan kecemasan adalah birth self-efficacy, yaitu keyakinan ibu terhadap kemampuannya menghadapi proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh birth self-efficacy terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda menggunakan kata kunci birth self-efficacy, childbirth self-efficacy, pregnancy anxiety, primigravida, dan third trimester pregnancy. Artikel yang dipilih merupakan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026 sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara birth self-efficacy dan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Ibu hamil dengan birth self-efficacy yang tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan ibu yang memiliki birth self-efficacy rendah. Selain itu, berbagai intervensi seperti pendidikan antenatal, kelas ibu hamil, konseling, dan dukungan keluarga terbukti mampu meningkatkan birth self-efficacy sekaligus menurunkan kecemasan menjelang persalinan. Birth self-efficacy merupakan salah satu faktor protektif yang berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Peningkatan birth self-efficacy melalui pendidikan kesehatan, pendampingan, dan pelayanan antenatal yang komprehensif perlu dioptimalkan sebagai upaya meningkatkan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK BIDAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG BARINGIN KECAMATAN PANYABUNGAN TIMUR MANDAILING NATAL TAHUN 2022 Mardiana Mardiana; Parningotan Simanjuntak
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i3.635

Abstract

Permasalahan yang belum tuntas ditangani oleh Pelaksanaan Millennium Development Goals (MDGS) telah berakhir pada tahun 2015, dilanjutkan hingga tahun 2030 yaitu program Sustainable Development Goals (SDGs) dengan upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Memperhatikan pentingnya IMD maka program ini perlu diperhatikan, selain itu UNICEF mengatakan bahwa salah satu dari 10 langkah menuju keberhasilan menyusui yang akan berdampak positif bagi kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Karekteristik Bidan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, jumlah Populasi dan sampel yaitu seluruh bidan yang bertugas di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal sebanyak 41 bidan menggunakan metode total sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh nilai p value = 0,010 sehingga p < α = (0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adanya Hubungan Karekteristik Bidan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Dengan arah korelasi positif (+) dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan ibu tentang Pelaksanaan Inisisasi Menyusui Dini, maka semakin baik Pelaksanaan Inisisasi Menyusui Dini. Diharapkan program pelaksanaan IMD dapat di berikan secara umum pada masyarakat dan memberikan ASI eksklusif pada bayi sehingga dapat mengurangi angka kematian bayi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS GUNUNG BARINGIN KEC. PANYABUNGAN TIMUR MANDAILING NATAL TAHUN 2022 Kholidah Lubis; Parningotan Simanjuntak; Depi Juliani Manik
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i3.662

Abstract

Penyebab kematian maternal dapat dibagi dalam beberapa masalah, antara lain masalah reproduksi, komplikasi obstetrik, pelayanan kesehatan, sosial ekonomi dan budaya dan sebagainya. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya angka kematian ibu adalah sikap dan perilaku ibu itu sendiri selama hamil dan didukung oleh pengetahuan ibu terhadap kehamilannya. Beberapa faktor yang melatar belakangi resiko kematian ibu tersebut adalah kurangnya partisipasi masyarakat yang disebabkan tingkat pendidikan ibu rendah, kemampuan ekonomi keluarga rendah, kedudukan sosial budaya yang tidak mendukung (Saifuddin, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas gunung Baringin Kecamatan Panyubungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah Populasi sebanyak 178 orang dan sampel yaitu 40 menggunakan metode teknik simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square dengan p value < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square anatara hubungan pendidikan dengan kunjungan antenatal care memperoleh p=0.001. Hubungan pengetahaun dengan kunjungan antenatal care memperoleh p=0,000. Hubungan anatar sikap dengan kunjungan antenatal care memperoleh p=0,001. Dan hubungan budaya dengan kunjungan antenatal care memperoleh p=0,744. Terdapat Hubungan antara Pendidikan, Pengetahuan, Sikap dengan kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Gunung Beringin Kecamatan Panyubungan Timur Mandailing Natal. Diharapkan Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan promosi kesehatan tentang Kunjungan Antenatal Care agar dapat dilaksanakan