Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Berbantuan Media Konkret Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV Kabupaten Soppeng Musfirah; Muslimin; Iim Hermalia
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media konkret terhadap hasil belajar siswa di kelas IV UPTD SDN 100 Dare Bunga-Bungae, Kabupaten Soppeng. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen dalam bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sampelnya adalah kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan Uji Independent Sample T-test. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan Sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media konkret berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas IV UPTD SDN 100 Dare Bunga-Bungae, Kabupaten Soppeng.
The effect of Learning Media Assemblr Edu application on the interest of learning science students Class V UPTD SDN 12 Parepare Rusdi, Fahrisa Octaviani; Israwaty, Ila; Musfirah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 10 No 02 (2025): Volume 10 Nomor 2 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v10i02.4144

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya minat belajar IPAS peserta didik kelas V. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari media pembelajaran aplikasi Assemblr Edu terhadap minat belajar IPAS siswa tentang materi organ pernapasan di kelas V UPTD SD Negeri 12 Parepare. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain Quasi Eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa SD Negeri 12 Parepare sebanyak 176 siswa, sedangkan yang menjadi sampel adalah siswa kelas V sebanyak 40 siswa yang terbagi dalam 2 kelompok sampel. 20 peserta didik di kelas eksperimen dan 20 di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif dan analisis data inferensial. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai skor rata-rata lebih tinggi senilai 74.95 dibandingkan kelas kontrol dengan nilai rata-rata 64.85. Sedangkan hasil analisis inferensial menggunakan Uji Independent Sample T-Test menunjukkan Sig (2 - tailed) = 0.000 < 0.05 dan nilai t-hitung senilai 4,717 > nilai t-tabel senilai 2,024, sehingga ditolak dan diterima. Maka kesimpulannya media pembelajaran aplikasi Assemblr Edu berpengaruh terhadap peningkatan minat belajar IPAS peserta didik di kelas V SD Negeri 12 Parepare.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV Soepardi, Khusnul Khatima; Musfirah; Nur Ilmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22718

Abstract

This research employed a qualitative approach with a classroom action research (CAR) design. The main objective of the research was to understand how the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model could improve students' learning related to the socials and sains study. The research involved 16 students and one teacher during the 2024/2025 academic year, focusing on teaching process and student achievement. The instruments used included test, observation, and documentation. Data were collected through observations of the teacher and students, tests, and documentation, which were then analyzed in three stages: data condensation, data presentation, and conclusion. The research was conducted in two cycles, each consisting of two sessions with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed an improvement in teacher activities from 55.5% in the first session of Cycle I to 88.8% in the second session of Cycle II. Student activities also increased from 59% to 83.3% during the same period. The evaluation revealed that the students' learning mastery level increased from 68.8% (Category C) in Cycle I to 87.5% (Category B) in Cycle II.The conclusion of this research is that the implementing of the Project-Based Learning model is effective in improving the learning process and achievement of fourth-grade students on the topic of energy transformation at UPTD SD Negeri 53 Parepare.
Effectiveness of a Psychoeducational Guidance Service Package in Enhancing Elementary Students’ Learning Motivation Musfirah
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2518

Abstract

This study aimed to develop and examine the effectiveness of a psychoeducational guidance service package designed to enhance elementary students’ learning motivation. Using a Research and Development approach with the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate), the product was constructed based on a needs analysis, validated by content and media experts, and tested through small-group and limited field trials. A quasi-experimental nonequivalent control group design was employed to measure effectiveness, involving 44 students in the experimental group and 38 students in the control group from two public elementary schools in Parepare City, Indonesia. Data were collected using expert validation sheets, practicality questionnaires, and a motivation scale, and analyzed with descriptive statistics and inferential tests. The results demonstrated that the developed psychoeducational package met the criteria of validity and practicality and was proven effective in increasing students’ motivation. Independent samples t-test results indicated a significant difference between the experimental and control groups (p = 0.000 < 0.05; tₕ = 5.336 > tₜ = 1.663), with the experimental group showing a substantial improvement from low and moderate motivation levels during the pretest to high levels in the posttest. These findings confirm that structured psychoeducational guidance can significantly improve learning motivation and provide a feasible solution for elementary schools lacking professional counseling services.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V UPT SD Negeri 12 Bila Kabupaten Sidrap Musfirah; Yulia; Andi Abel
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas V UPT SD 12 Bila Kabupaten Sidrap. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dalam meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar matematika peserta didik kelas V UPT SD 12 Bila Kabupaten Sidrap. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V UPT SD Negeri 12 Bila Kabupaten Sidrap dengan melibatkan 1 guru kelas dan 14 peserta didik yang terdiri dari 6 laki-laki dan 8 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model analisis data kualitatif yang terdiri dari 3 tahap yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I hasil proses pembelajaran berada pada kategori cukup (C) dan hasil belajar peserta didik berada pada kategori kurang (K). Pada siklus II hasil obsevasi proses pembelajaran berada pada kategori baik (B) dan hasil belajar peserta didik berada pada kategori baik (B). Simpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar matematika peserta didik kelas V UPT SD 12 Bila Kabupaten Sidrap.
Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match Dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri 64 Parepare Mutmainnah; Lukman; Musfirah
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses dan minat belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran index card match siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis PTK. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SD Negeri 64 Parepare tahun ajaran 2024/2025 dengan melibatkan 1 guru dan 16 siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 7 perempuan. Data diperoleh dengan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari dua pertemuan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran siklus I pada aktivitas guru berada pada kualifikasi cukup (C) dan meningkat pada siklus II berada pada kualifikasi baik (B) yang berarti persentase pencapaian observasi pembelajaran telah mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan, pada aktivitas siswa siklus I berada pada kualifikasi cukup (C) dan meningkat pada siklus II berada pada kualifikasi baik (B). Sejalan dengan peningkatan proses pembelajaran, minat belajar siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I berada pada kualifikasi rendah dan siklus II kualifikasi sangat tinggi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran index card match dapat meningkatkan proses dan minat belajar siswa kelas IV UPTD SD Negeri 64 Parepare.
IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODELS AND THEIR IMPACT ON SOCIAL STUDIES LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOLS Imron Burhan; Musfirah Musfirah
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 2 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i2.1440

Abstract

This study presents a literature review on the implementation of cooperative learning models in Social Studies instruction at elementary schools. The research focuses on identifying the impact of various cooperative learning models, including Jigsaw, STAD, TGT, NHT, Make A Match, and Picture and Picture, on students’ academic and social outcomes. Using a qualitative descriptive approach, articles were selected based on inclusion criteria emphasizing the use of cooperative learning to improve cognitive, affective, and psychomotor aspects of student learning. The review reveals that cooperative learning consistently enhances students’ understanding of concepts, critical thinking skills, learning motivation, active participation, and collaboration abilities. The effectiveness of these models is further strengthened when supported by interactive media, such as PowerPoint or visual-based strategies. Findings indicate that cooperative learning not only improves academic achievement but also fosters active, collaborative, and socially competent learners. These results demonstrate that cooperative learning aligns with the objectives of twenty-first-century education by promoting both cognitive and social development in elementary students, offering practical implications for designing more engaging and meaningful Social Studies learning experiences.