Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS GAMMA: PRESENTATIONS AND SLIDE DECKS WITH AI DI SEKOLAH DASAR Rizal, A; SAS, Abdillah; Burhan, Burhan; Jainuddin, Jainuddin; Arwien, Rizki Trisnawaty; Sahib, Nurfaizah; Safira, Ifa; Irwandi, Andi; Gerianus, Gerianus
DEVOSI Vol 6 No 1 (2025): Devosi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/devosi.v6i1.10056

Abstract

The training on Gamma-based instructional design aims to enhance teachers' ability to create effective presentations and slide decks using artificial intelligence (AI). The training methods include delivering material on the use of Gamma Presentations and Slide Decks with AI, interactive discussions, and hands-on practice, where participants are guided in developing engaging and comprehensible instructional content. This training incorporates design software and AI applications to improve the quality and attractiveness of teaching materials. The community service initiative targets teachers at UPT SPF SDN 1 Mongisidi, a leading elementary school in Makassar City. Through group assignments, teachers are also given opportunities to collaborate, exchange ideas, and provide feedback to one another. Evaluation results indicate a significant improvement in teachers' understanding of instructional design, as well as increased confidence in utilizing technology. This training is expected to have a positive impact on the quality of elementary education, encourage innovation in teaching, and foster a more interactive learning environment.
Penyuluhan Peningkatan Literasi Keamanan Data dan Etika Bermedia Sosial di SMAN 14 Makassar Gunawang, Safitri Nuraulia; SAS, Abdillah; Syam, Supriadi; Indrawati, Asa
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.190

Abstract

Kemunculan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah literasi digital, terkhusus dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim di SMA Negeri 14 Makassar, menunjukkan bahwa beberapa siswa pemahamannya masih kurang mengenai risiko digital sehingga dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kebocoran data pribadi, penyalahgunaan informasi, hingga ancaman kejahatan digital lainnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa(i) di SMAN 14 Makassar melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi informasi. Adapun metode yang digunakan meliputi beberapa tahap, yaitu observasi awal, persiapan, penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 64,85 kemudian meningkat menjadi 95,71 pada post-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi informasi sebagai sarana edukasi dapat meningkatkan literasi dan kesadaran siswa tentang pentingnya keamanan data dan etika dalam menggunakan sosial media. Oleh sebab itu, literasi digital dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial perlu menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan guna membentuk generasi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menghadapi ancaman di dunia digital.
Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Lilterasi Keamanan Data dan Etika Bermedia Sosial di SMAN 14 Makassar Gunawang, Safitri Nuraulia; SAS, Abdillah; Syam, Supriadi; Indrawati, Asa
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.190

Abstract

Kemunculan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah literasi digital, terkhusus dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim di SMA Negeri 14 Makassar, menunjukkan bahwa beberapa siswa pemahamannya masih kurang mengenai risiko digital sehingga dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kebocoran data pribadi, penyalahgunaan informasi, hingga ancaman kejahatan digital lainnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa(i) di SMAN 14 Makassar melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi informasi. Adapun metode yang digunakan meliputi beberapa tahap, yaitu observasi awal, persiapan, penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 64,85 kemudian meningkat menjadi 95,71 pada post-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi informasi sebagai sarana edukasi dapat meningkatkan literasi dan kesadaran siswa tentang pentingnya keamanan data dan etika dalam menggunakan sosial media. Oleh sebab itu, literasi digital dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial perlu menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan guna membentuk generasi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menghadapi ancaman di dunia digital.
Peningkatan Kesadaran Pelajar SMKN 1 Maros Terhadap Ancaman Cyber Crime Melalui Edukasi Digital Mokhram, Muhammad Ilhamsyah; Hasnirah, Hasnirah; SAS, Abdillah; Sudirman, Sudirman
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/41a5bw52

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif sekaligus risiko kejahatan siber (cybercrime ), terutama bagi pelajar yang menjadi generasi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan literasi digital pelajar SMKN 1 Maros mengenai ancaman cybercrime melalui edukasi interaktif. Sebanyak 48 siswa dari sekolah tersebut menjadi peserta dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan meliputi presentasi materi, diskusi kelompok, pre-test, post-test, serta quiz berhadiah untuk memperkuat pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu dari 37,5% (18 siswa) pada pre-test menjadi 71,79% (28 siswa) pada post-test. Meskipun begitu, sebagian peserta masih memiliki pemahaman rendah, sehingga perlu pendekatan lebih intensif. Secara kualitatif, antusiasme peserta tinggi, terlihat dari partisipasi aktif selama sesi tanya jawab dan quiz. Kegiatan ini memberikan dampak praktis dalam bentuk peningkatan kesadaran digital dan motivasi untuk menjaga keamanan data pribadi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model edukasi literasi digital yang relevan untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
EDUKASI LITERASI DIGITAL DENGAN GAMIFIKASI ULAR TANGGA INTERNET SEHAT PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR 7 SAS, Abdillah; Ariyani, Amra; Kuen, Fyan Andinasari; Kuen, Mitha Mayestika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.042.03

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa SMP melalui pendekatan gamifikasi dengan media Ular Tangga Internet Sehat. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Turikale dalam rangka Program Kampus Mengajar 7 dengan melibatkan 30 siswa kelas VII dan VIII yang dibagi menjadi enam kelompok. Proses pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan refleksi, dengan siswa bermain secara berkelompok untuk menjawab pertanyaan seputar etika berinternet, privasi, keamanan data, dan penggunaan internet sehat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan respon positif siswa, di mana 67% kelompok menyatakan sangat senang, 17% senang, dan 16% cukup senang. Selain itu, siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan memberi contoh nyata terkait literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa gamifikasi efektif sebagai media edukasi literasi digital, sekaligus menjadi solusi pembelajaran kreatif yang menyenangkan.
Laboratorium Virtual “Gerak Dan Gaya” Tiga Dimensi Menggunakan High Poly Syam, Supriadi; SAS, Abdillah
JTRISTE Vol 9 No 2 (2022): JTRISTE
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/jtriste.v9i2.386

Abstract

This study aims, (1)To design a virtual laboratory "Motion and Style" in science subjects class VIII junior high school based on 3D (2) To implement the virtual laboratory "Motion and Style" in science subjects class VIII junior high school based on 3D (3)To apply the high poly technique on the virtual laboratory "Motion and Style" in science subjects class VIII junior high school. In designing this application, the development of the system used is UML (Unified Modeling Language). While in making applications, the software used in this researce the author uses software, Unity 2020, Visual Studio Code, 3D Studio Max, Autodesk Maya, using high poly techniques. The result of this research is a learning media that can make it easier for students to understand the material presented in learning and can create learning that is not boring, and is able to increase learning motivation in students.
Improving Digital Literacy & Digital Marketing Skills of MSMEs in Bonto Manurung Village: Peningkatan Kemampuan Literasi Digital & Pemasaran Digital Pelaku UMKM di Desa Bonto Manurung SAS, Abdillah; Syam, Supriadi; Syafaruddin, Andi Riska Andreani; Gunawang, Safitri Nuraulia; Alfarauq, Saddam
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 5 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i5.22985

Abstract

This community service program aims to enhance digital literacy and digital marketing skills among small business groups in Bonto Manurung village, Maros Regency. The lack of knowledge and skills in utilizing digital technology is one of the main obstacles to improving the competitiveness and market reach of these businesses. The program was conducted through training, technology implementation, and intensive mentoring focused on using websites for digital marketing, production management, marketplace creation and use, digital literacy, basic digital marketing, business model canvas, and digital content. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires administered to the training participants. The results indicated an increase in participants' knowledge in various aspects, with improvements ranging from 40% to 100% after several training stages. Additionally, this program heightened awareness of the importance of digital literacy and digital media in managing businesses in the modern era.
The Association Between Students’ Digital Literacy and Adaptation to EdLink-Based Learning: A Single-University Correlational Study Abdillah SAS; Supriadi Syam; Sahabuddin Rifai; Muh Fadli Fauzi Sahlan
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 2, May (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i2.275

Abstract

Purpose - This study aims to examine the association between students’ digital literacy and their adaptation to EdLink-based learning in higher education. Design/methods/approach - A quantitative cross-sectional correlational design was employed. Data were collected from 290 undergraduate students at Universitas Bosowa who had used EdLink for learning activities. The instrument consisted of two self-reported scales measuring digital literacy and adaptation to EdLink-based learning. Data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability testing, assumption testing, Pearson correlation, and simple linear regression. Findings - The results showed a positive and statistically significant association between digital literacy and students’ adaptation to EdLink-based learning (r = 0.892; R² = 0.795; p < 0.001). Students with higher digital literacy tended to report higher adaptation to EdLink-based learning. However, this finding should be interpreted as correlational rather than causal evidence because the study did not test mediation, moderation, or institutional factors. The very strong association may also reflect self-reported measurement, conceptual proximity between the constructs, and possible common method variance. Research limitations/implications - This study was limited to one university and relied on self-reported questionnaire data. Other factors, such as learning motivation, lecturer support, platform usability, digital infrastructure, and prior LMS experience, were not examined. Originality/value - This study provides contextual evidence from an Indonesian university on the association between students’ digital literacy and adaptation to EdLink-based learning.
Browser-Side Security Vulnerabilities in Healthcare Institutions Using Dynamic Application Security Testing (DAST): A Case Study of RS Mata Makassar Supriadi Syam; Abdillah SAS; Sahabuddin; Muh. Fadli Fauzi Sahlan
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i1.269

Abstract

Purpose – Digital transformation has made healthcare websites critical for patient services, yet regional providers in developing economies often face a "security-functionality" paradox. This study conducts an automated vulnerability assessment of the RS Mata Makassar website to profile browser-side security and discusses how observed misconfigurations could hypothetically affect clinical operations if exploited. Design/methodology/approach – The research employs a black-box Dynamic Application Security Testing (DAST) approach using the open-source Wapiti scanner. The methodology involves crawling public endpoints and performing non-intrusive fuzzing to evaluate declarative security controls, specifically Content Security Policy (CSP), HTTP Strict Transport Security (HSTS), and secure cookie attributes. Findings – While no critical injection flaws (SQLi/XSS) were detected, the assessment revealed a complete absence of basic security controls. Compliance scores reached 0/5 for CSP, 0/5 for HSTS, and 0/3 for secure cookie attributes. These results fall significantly below global healthcare benchmarks, exposing high vulnerability to session hijacking and protocol downgrades. Originality/value – This study audits browser-side security misconfigurations, specifically CSP, HSTS, and cookie attributes using a black-box DAST approach with Wapiti on a regional healthcare website. This study provides a low-cost technical audit approach for identifying browser-side security misconfigurations in a regional healthcare website.
Implementasi E-Government di Tingkat Desa: Analisis Ketersediaan dan Kemutakhiran Konten Informasi Publik di Desa Soreang Kab Takalar: e-government, website desa, ketersediaan informasi, kemutakhiran konten, Desa Soreang Muh Fadli Fauzi Sahlan; Supriadi Syam; Sahabuddin Sahabuddin; Abdillah SAS
JURNAL TERAPAN PEMERINTAHAN MINANGKABAU Vol 6 No 1 (2026): Januari- Juni 2026
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtpm.v6i1.5967

Abstract

The implementation of e-government at the village level is crucial for enhancing public service transparency and accountability. This study aims to evaluate the implementation of e-government in Soreang Village, Takalar Regency, by analyzing the availability and up-to-dateness of public information content on the village's official website. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through digital observation (web-tracing), documentation studies of Permendesa No. 13 of 2025 and Permen Komdigi No. 5 of 2025, and structured interviews with the website administrator. The results indicate that the website meets 77.8% of the mandatory menu requirements, with weaknesses in the absence of APBDes realization reports and interactive public assistance features. Content updates are uneven; dynamic content such as news is regularly updated, while static content such as demographic data and organizational structure lags. This study concludes that e-government implementation in Soreang Village is still at the publish-oriented stage, focusing on one-way information publication rather than interactive service. Challenges include limited human resource capacity and bureaucratic data fragmentation. Holistic interventions are recommended, including continuous technical training, integrated information systems, and multi-level collaboration to achieve adaptive and accountable digital governance.