Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Edukasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Pengidap Hipertensi Di Desa Gobah Kecamatan Tambang Kampar Kursiah Warti Ningsih; Mhd, Azrul Azaviq; Annisa Zahra; Putri Syah Reni; Sri Indah Lestari; Renny Pajaria; Husnul Fitri Yani; Elok Lita Pradani; Mai Syaroh; Siska Verawati; Nurmajdina Putri; Wulan Sari
Health Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Artikel Pengabdian Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v2i1.3483

Abstract

Penyakit tidak menular khususnya, hipertensi. Merupakan sebuah permasalahan yang umumnya terjadi pada usia dewasa. Berbagai factor mampu menyebabkan munculnya penyakit ini pada beberapa individu. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengatasi permasalahan hipertensi pada desa Gobah yang berada di kecamatan Tambang, Kampar. Disini mahasiswa ingin memberi intervensi herbal untuk mengatasi hipertensi tersebut dikarenakan jarak dan sumber daya medis yang jauh dari desa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden tidak mengetahui tentang alternatif herbal untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi. Dan hasil intervensi mahasiswa terbukti dalam menurunkan tekanan darah pengidap hipertensi.
Penerapan Iptek dalam Peningkatan Kesehatan Remaja Fitri, Rahmi Pramulia; Ningsih, Kursiah Warti; Fitriani, Iyang Maisi
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zbt0ck87

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan masa anak-anak ke masa dewasa. Pada remaja rentan terjadi permasalahan gizi dan pembulian. Untuk dapat memantau dan meningkatkan status kesehatan remaja diperlukan program yang mudah untuk di akses oleh remaja salah satunya dengan penggunaan aplikasi berbasis web dalam pemantauan status gizi remaja dan sarana konseling bagi remaja. Untuk meningkatkan partisipasis iswa dalam meningkatkan status kesehatannya maka di butuhkan pendekatan yang dekat dengan kegiatan siswa tersebut, anatara lain dengan mengembangkan website dengan menggunakan teknologi digital yang tepat guna dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah di mulai sejak awal tahuan 2022 ini dimulai dengan pengenalan program yang akan dilakukan ke Puskesmas sebagai Mitra dan Sekolah yang akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya di bentuk kader kesehatan remaja yang mengingatkan teman sekolahnya untuk ikut berpartisipasi dalam pengisian di pilih oleh setiap sekolah Dengan metode ini kesehatan remaja dapat dipantau dengan lebih mudah dan efisien. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini  dilaksanakan sejak bulan Juni 2022 sampai dengan akhir Agustus 2022 dimana kegiatan dilakukan dengan mendatangai langsung pihak mitra yaitu Puskesmas Payung Sekaki dan Sekolah yang ada di wilaytah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Langkah awal kegiatan ini ini dengan membuat web https://kesehatanremaja.com. Setelah web selesai dilakukan uji coba di salah satu sekolah di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Hasil penggunaan web direkap dan menajdi dasar penilaian kesehatan ramaja di sekolah tersebut. Hasil Pengabdian kepada masyarakat tersebut menunjukkan sekolah yang telah di lakukan uji coba setuju untuk menggunakan website kesehatan remaja sebagai salaha satu cara untuk mendekteksi status gizi dan perundungan pada remaja. Sekolah juga menyatakan bahwa dengan adanya website ini memudahkan pemantauan kesehatan remaja baik bagi sekolah maupun Puskesmas.
Pemberdayaan Kesehatan pada Masyarakat Pantai Cermin Suryani, Suryani; Fitri, Rahmi Pramulia; Parlin, Winda; Asnel, Roza; Ningsih, Kursiah Warti; Aryantiningsih, Dwi Sapta; Cahyani, Mailiza
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e3aakd95

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu bidang yang menjadi prioritas bagi pemerintah dalam usaha mensejahterakan masyarakatnya. Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Keadaan kesehatan masyarakat saat ini secara umum belum dapat mencapai target yang diharapkan dalam mencapai Indonesia Sehat 2025, hal ini dikarenakan masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, kesehatan lingkungan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara keseluruhan terutama dipedesaan. Keadaan kesehatan masyarakat di Desa Pantai Cermin secara umum sudah cukup baik, namun masih terdapat berabagai target pelayanan kesehatan yang belum maksimal sperti masyarakat yang tidak mau memeriksakan kesehatan setiap 6 bulan, adanya lansia yang memiliki penyeakit degenerative danmasih ada keluarga yang merokok. Dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan selama 2 bulan pada bulan Februari- Maret 2023 ini dilakukan berbagai kegiatan untuk memberdayaakan masyarakat Desa Pantai Cermin agar mau dan mampu untuk meningkatkan kesehatannya dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan, senama bersama dan advokasi ke perangkat desa. Diharapkan dengan dilakukan kegiatan pemberdayaan ini, masyaraakt menjadi lebih mandiri untuk meingkatkan kesehatannya. 
PKM : Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Untuk Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Fitri, Rahmi Pramulia; Ningsih, Kursiah Warti; Aryantiningsih, Dwi Sapta; Suryani, Suryani; Asnel, Roza; Parlin, Winda; Cahyani, Mailiza; Saputra, Rahmat; Ningsih, T Hartian Silawati; Harmain, Harmain
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/14w2d748

Abstract

Pemeriksaan kesehatan rutin berfungsi sebagai langkah pencegahan yang efektif dalam mendeteksi penyakit sejak dini. Banyak penyakit, seperti diabetes, hipertensi, dan berbagai jenis kanker, sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala dapat membantu mendeteksi kondisi ini sebelum berkembang menjadi lebih serius. Menurut data dari World Health Organization (WHO), deteksi dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi angka kematian akibat penyakit kronis.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta Masyarakat untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kepau Jaya dari Bulan februari sampai Maret 2025. Hasil kegiatan pemberdayaan ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan rutin. Dengan peningkatan kesadaran, partisipasi, dan akses informasi kesehatan, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka. Kegiatan ini juga membuka jalan untuk program-program kesehatan yang lebih berkelanjutan di masa depan.  
Green Land: Strategi Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di RW 2 Jl. Bintara, Kota Pekanbaru Suryani, Suryani; Ningsih, Kursiah Warti; Nabila, T. Septi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yaw9cd28

Abstract

Degradasi lingkungan akibat pesatnya pembangunan kota, dan berkurangnya ruang terbuka hijau di wilayah seperti Pekanbaru menunjukkan pentingnya inisiatif lingkungan yang berbasis pada partisipasi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Program GREEN LAND (Gerakan Lingkungan Hijau Mandiri) dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan hijau yang berkelanjutan. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesadaran ekologis serta keterampilan warga melalui metode demonstrasi partisipatif. Kegiatan dilakukan di RW 2, Jl. Bintara, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kota Pekanbaru, dengan melibatkan masyarakat dalam aksi penanaman pohon secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari masyarakat dan keberhasilan penanaman 40 pohon yang sesuai dengan karakteristik lingkungan setempat. Inisiatif ini berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan fisik, penguatan dan mempererat ikatan sosial warga. Meskipun masih terdapat keterbatasan dalam aspek perawatan pascatanam, program ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui dukungan kelompok masyarakat dan kolaborasi multipihak. GREEN LAND sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan menjadi contoh nyata praktik pelestarian lingkungan berbasis masyarakat.
Penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Prasekolah di RA Addina Syifa Ningsih, Kursiah Warti; Chayani, Mailiza; gusviyanda, gusviyanda; Novita, Rita; Faiza, Vinda; Sari, Kumala; Hudayani, Ika; Liani, Sasa Try; Wati, Amar; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/96msrm45

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu usaha individu atau kelompok untuk menjaga kesehatan melalui penerapan kebiasaan yang sehat, menghindari tindakan yang dapat menyebabkan penyakit, serta menjaga kebersihan di sekitar. Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini, terutama bagi anak usia prasekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di RA Addina Syifa Pekanbaru melalui metode edukasi yang interaktif dan menyenangkan. Sebanyak 29 siswa mengikuti kegiatan yang terdiri dari dua sesi: penyampaian materi menggunakan media visual (video, poster, dan presentasi PowerPoint) dan sesi praktik langsung enam langkah cuci tangan sesuai standar WHO. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mengikuti langkah-langkah CTPS dengan benar, meskipun beberapa membutuhkan bimbingan tambahan pada bagian sela jari dan kuku. Kendala seperti keterbatasan fasilitas dan karakter anak yang pemalu dapat diatasi dengan pendekatan yang tepat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan antusiasme siswa terhadap kebersihan tangan, dan diharapkan kebiasaan CTPS dapat terus diterapkan di sekolah maupun di rumah sebagai upaya pencegahan penyakit.
Optimasi Nilai K Pada Algoritma k-Means untuk Klasterisasi Data Pasien Covid-19 Moh. Fatkuroji; Fajrizal; Taslim; Eka Sabna; Kursiah Warti Ningsih
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 11 No. 2 (2022): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v11i2.3088

Abstract

With the spread of Covid-19 to various countries, it is difficult for Governments and Health Agencies in the world to handle Covid-19 cases to date. The prevention carried out by the Government and Health Agencies in the world is carried out by giving vaccines to the public. However, in some places it is not implemented in accordance with PMK Number 84 of 2020 which prioritizes providing vaccines to the elderly. With the current density of the population in Indonesia, the administration of vaccines does not see who is prioritized first. The application of the k-means algorithm is carried out to cluster patients affected by Covid-19 on the Covid-19 case data obtained from kaggle.com in the form of patient data from January 1, 2020 to May 31, 2020 as many as 139119 cases. The results of clustering data on cases affected by Covid-19 with k=3 yielded a WCSS value of 6801292.2. Calculations of the K-Means Algorithm using the Google Collaboratory Tools resulted in clusters with the cases of patients affected by Covid-19 in Cluster-0 as many as 58.237 cases, in Cluster-1 as many as 53.932 cases, and in Cluster-2 as many as 26.950 cases.