p-Index From 2021 - 2026
6.103
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi Agrointek Jurnal Teknologi Pangan Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Teknologi Pertanian AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Argipa (Arsip gizi dan Pangan) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Indonesian Journal of Agricultural Research Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat FONDATIA Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Agroteknika Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Journal of Food Technology and Agroindustry Journal of Management and Bussines (JOMB) Nusantara Science and Technology Proceedings International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal on Food, Agriculture and Natural Resources (IJFANRES) International Journal of Community Service AKM: Aksi Kepada Masyarakat AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Teknologi Pangan Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mesada: Journal of Innovative Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik fisikokimia dan organoleptik beras analog tepung komposit pedada, tepung garut, tepung kedelai dengan gliserol monostearat Saraswati, Avina Rachma; Jariyah, Jariyah; Wicaksono, Luqman Agung
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/argipa.v10i2.18358

Abstract

Analog rice as an alternative reduces people's dependence on rice. The materials for this research were arrowroot tuber flour, pedada fruit flour, soybean flour, and various concentrations of glycerol monostearate (GMS). This research aims to study the effect of the proportion of arrowroot flour: pedada fruit flour: soybean flour and the addition of GMS on the physicochemical and organoleptic quality of analog rice, so produced with good quality and is liked by consumers. The design in this research was a completely randomized design (CRD) with a factorial pattern with two factors. Factor I is the proportion of arrowroot tuber flour: pedada fruit flour: soybean flour (75%: 5%: 20%, 70%: 10%: 20%, 65%: 15%: 20%). Factor II is the addition of GMS concentration (0.5%; 1%; 1.5%). Data analysis used the ANOVA method at a confidence level of 95%, if there were differences between treatments continued with the Duncan test a = 5%, and organoleptic tests used the hedonic scale scoring method with data calculations using the Friedman method. The results showed that rice was analogous to the treatment with the proportion of arrowroot tuber flour: pedada fruit flour: soybean flour 65%: 15%: 20%. and the addition of 1.5% GMS is the best treatment with water content values ​​of 4.72%, ash 0.71%, fat 0.41%, protein 7.65%, carbohydrates 86.52%, starch 74.01%, amylose 25.43%, amylopectin 48.58%, kamba density 0.6 g/ml, rehydration power 38.45%, cooking time 305 seconds. Color organoleptic test 4.22; taste 6.26; aroma 5.02; texture 5.08 (like).
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Konteks Multikulturalisme Indonesia Jariyah, Jariyah; Juliani, Juliani; Lylyana, Ade; Andini, Dwi; Sembiring, Lisa Seprina Br.
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/w4w9vf36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan tantangan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia dalam menanggapi realitas multikulturalnya. Indonesia adalah negara dengan keragaman etnis dan agama yang tinggi, sehingga membutuhkan kebijakan pendidikan yang tidak hanya mempromosikan identitas agama tetapi juga memperkuat toleransi, inklusi, dan persatuan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap regulasi dan praktik pendidikan Islam, dari kurikulum hingga administrasi lembaga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam, khususnya melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), menghadapi dilema antara menjaga otentisitas ajaran Islam dan kebutuhan untuk menyelaraskan nilai-nilai multikultural. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi kebijakan, menekankan pentingnya pendekatan Islam moderat (wasatiyyah Islam), integrasi nilai-nilai kebangsaan ke dalam kurikulum, serta penguatan kompetensi guru untuk mengajarkan keragaman sebagai kekayaan, bukan sebagai ancaman. Implementasi kebijakan yang inklusif ini sangat krusial untuk memastikan bahwa pendidikan Islam berkontribusi pada pembangunan masyarakat Indonesia yang harmonis dan beradab.
Pengembangan dan Implementasi Ekstrakurikuler PAI untuk Pembentukan Karakter Siswa Jariyah, Jariyah; Zahfa, Faiz; Heriyanto, Heriyanto; Padila, Amanda Rezeki; Lestari, Anisa Dwi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1457

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler PAI adalah serangkaian aktivitas pembelajaran nonformal di luar jam pelajaran reguler yang bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, serta membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Perencanaan kegiatan ekstrakurikuler PAI merupakan langkah awal yang krusial, meliputi analisis kebutuhan siswa, penetapan tujuan, hingga evaluasi, untuk memastikan kegiatan berjalan optimal dan mencapai hasil yang diharapkan. Pengembangan ekstrakurikuler PAI bertujuan memperkaya pengalaman belajar siswa, mendalami nilai-nilai agama Islam secara praktis, serta meningkatkan pemahaman agama, pembentukan karakter, dan keterampilan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam. Kualitas pengembangan ini sangat bergantung pada kompetensi pembina atau guru yang memiliki pengetahuan agama yang mumpuni dan kemampuan memotivasi siswa. Pelaksanaan ekstrakurikuler PAI harus dirancang dengan mempertimbangkan keberagaman minat dan bakat siswa, dengan program yang bervariasi seperti tilawah, menghafal Al-Qur'an, pelatihan dakwah, dan diskusi keagamaan. Dukungan dari berbagai pihak seperti kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan orang tua, serta penyediaan fasilitas yang memadai, sangat penting untuk keberhasilan program ini. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk menilai efektivitas program dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, ekstrakurikuler PAI merupakan pilar penting dalam pembentukan karakter Islami siswa dan peningkatan kualitas pendidikan agama di sekolah.
Pelatihan pengolahan tepung mangrove kepada pengelola dan masyarakat Sekitar Kebun Raya Mangrove Surabaya Jariyah Jariyah; Isna Nugraha; Hadi Munarko; Gilang Ramadhan; Friska Aryanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29841

Abstract

AbstrakKebun Raya Mangrove Surabaya merupakan kawasan ekowisata yang memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat. Salah satu produk yang dapat dikembangkan dari kawasan ini adalah tepung pedada (Sonneratia Caseolaris), yang memiliki kandungan bioaktif dengan manfaat kesehatan. Namun, metode pengolahan tradisional yang masih digunakan menyebabkan penurunan kandungan fungsional dalam tepung serta rendahnya nilai jual produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan tepung pedada yang lebih efisien dan berkualitas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan praktis, dengan melibatkan 30 peserta. Sebelum pelatihan, dilakukan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal, yang menunjukkan bahwa hanya 9 orang (30%) memahami proses pengolahan tepung pedada, sementara 21 orang (70%) belum memahami. Selama pelatihan, peserta diberikan materi mengenai manfaat tepung pedada, teknik pemilihan bahan baku, serta proses pengeringan menggunakan alat pengering kabinet. Evaluasi dilakukan melalui post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan 27 orang (90%) telah memahami konsep pengolahan tepung pedada, sedangkan 3 orang (10%) masih belum sepenuhnya memahami. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Selain itu, metode yang diterapkan terbukti efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal peserta. Diharapkan, peningkatan keterampilan ini tidak hanya berdampak pada kualitas produk yang lebih baik dan peningkatan nilai jual tepung pedada, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal. Kata kunci: mangrove; pedada; pengabdian masyarakat; teknologi pengeringan; tepung. AbstractThe Mangrove Botanical Garden of Surabaya holds great potential as an ecotourism area to support environmental sustainability and the local economy. One of the potential products from this area is the pedada fruit (Sonneratia caseolaris), which is known to contain bioactive compounds with health benefits. However, traditional processing methods used by the local community often reduce the functional components in pedada flour. Therefore, this activity aims to provide training on pedada flour processing technology to the managers and the surrounding community of the Mangrove Botanical Garden of Surabaya. In this training, 30 participants were involved, utilizing a cabinet dryer to retain the bioactive components in the resulting pedada flour. The results of this training showed an increase in participants’ understanding of the quality pedada flour processing, which positively impacts the economic value and sustainability of the product. This program is expected to not only improve the income of the local community but also contribute to preserving the mangrove forest in the area through the development of sustainable and environmentally friendly local products. Keywords: community empowerment; drying technology; flour; mangroves; pedada.
Co-Authors ,., Rosida A, Yuniar Achmad Wahyu Hidayat Adiyani Parahita Lestari Alfiya Dewi Novanda Almira Dinar Dhiny Alodia Vestra Amelia Sofianty, Ardhia Putri Ananda Regita Olivira Andi Arif Rifa’i Andini, Dwi Anggita Ulfia Savitri anggreini, riski ayu Anugerah Dany Priyanto Anugerah Dany Priyanto Anugerah Dany Priyanto, Anugerah Dany Ayu Kartika, Ayu Ayuninggar, Rizky Mayadita Ayuningtyas, Diella Trisna Balo , Abhelia Indah Zabrinquds Surya Chusniyah, Atin Dedin Finatsiyatull Rosida Diapri, Syafian Putra Elma Zanubi Arifah Arifah Ely Kurniati Endang Yektiningsih, Endang Enny Karti Basuki Erza Alfida Martha Fathurrozi, Sherenita Azizah Febrian Lourenso Hangkaya Friska Aryanti Gilang Ramadhan H P, Sudaryati Hadi Munarko Heriyanto Heriyanto Ifwarisan Defri Ika Korika Swasti Irmawati Irmawati Isna Nugraha Juliani JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Rosida Kadek Bayu Darma Mahardika Kalaswari, Sita Karunia, SustiawanKarunia Kindriari Nurma Wahyusi Kurniawati, Lusiana Kusuma Wardhani Mas’udah Laras Sitoayu Lestari, Anisa Dwi Liza Md Salleh Luqman Agung Wicaksono Luthfi, Qi Ahmad Lylyana, Ade Marisa Kusuma Wardani Mohamad Irfan Afandy Ni Ketut Sari Nur Fitri Dian Pratiwi Nurul, Adinda O.W, Pamungkas Oktalydia, Shelly Panca Padila, Amanda Rezeki Pertiwi, Yolanda Ariesta Pudji W, Endang Purwadi MP. Ir Putra, Andre Yusuf Trisna Putri, Nur Dyah Bela Rachmawati, Shinta Dwi Ratna Yulistiani Ratna, Rawiri Yunia Rawiri Yunia Ratna Reda Rizal Rosida Rosida Rosida, Rosida Rudi Nurismanto Salsabila Ayu Sukma Sanjaya , Yushinta Aristina Saraswati, Avina Rachma Savitri, Anggita Ulfia Sembiring, Lisa Seprina Br. Septi N D Serly Safitri Setyandari Ayu Larasati Shafira Suci Utami Silvana Dwi Nurherdiana Sopadeo, Peter Adeye Sri Djajati Sri Djajati Sri Winarti Sudaryati, Sudaryati Sudaryati Suprianti, Lilik Triwardani, Intan Ulya Sarofa Ulya Sarofa Ulya Sarofa Wardani, Marisa Kusuma Wijayati, Dewi Wildan Naufal Esfandiar Winarti, Sri Yolandra Hibatullah Isnaini Yushinta Aristina Sanjaya Zahfa, Faiz