p-Index From 2021 - 2026
6.103
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi Agrointek Jurnal Teknologi Pangan Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Teknologi Pertanian AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Argipa (Arsip gizi dan Pangan) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Indonesian Journal of Agricultural Research Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat FONDATIA Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Agroteknika Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Journal of Food Technology and Agroindustry Journal of Management and Bussines (JOMB) Nusantara Science and Technology Proceedings International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal on Food, Agriculture and Natural Resources (IJFANRES) International Journal of Community Service AKM: Aksi Kepada Masyarakat AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Teknologi Pangan Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mesada: Journal of Innovative Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan dan Implementasi Ekstrakurikuler PAI untuk Pembentukan Karakter Siswa Jariyah, Jariyah; Zahfa, Faiz; Heriyanto, Heriyanto; Padila, Amanda Rezeki; Lestari, Anisa Dwi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1457

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler PAI adalah serangkaian aktivitas pembelajaran nonformal di luar jam pelajaran reguler yang bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, serta membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Perencanaan kegiatan ekstrakurikuler PAI merupakan langkah awal yang krusial, meliputi analisis kebutuhan siswa, penetapan tujuan, hingga evaluasi, untuk memastikan kegiatan berjalan optimal dan mencapai hasil yang diharapkan. Pengembangan ekstrakurikuler PAI bertujuan memperkaya pengalaman belajar siswa, mendalami nilai-nilai agama Islam secara praktis, serta meningkatkan pemahaman agama, pembentukan karakter, dan keterampilan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam. Kualitas pengembangan ini sangat bergantung pada kompetensi pembina atau guru yang memiliki pengetahuan agama yang mumpuni dan kemampuan memotivasi siswa. Pelaksanaan ekstrakurikuler PAI harus dirancang dengan mempertimbangkan keberagaman minat dan bakat siswa, dengan program yang bervariasi seperti tilawah, menghafal Al-Qur'an, pelatihan dakwah, dan diskusi keagamaan. Dukungan dari berbagai pihak seperti kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan orang tua, serta penyediaan fasilitas yang memadai, sangat penting untuk keberhasilan program ini. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk menilai efektivitas program dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, ekstrakurikuler PAI merupakan pilar penting dalam pembentukan karakter Islami siswa dan peningkatan kualitas pendidikan agama di sekolah.
Pelatihan pengolahan tepung mangrove kepada pengelola dan masyarakat Sekitar Kebun Raya Mangrove Surabaya Jariyah Jariyah; Isna Nugraha; Hadi Munarko; Gilang Ramadhan; Friska Aryanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29841

Abstract

AbstrakKebun Raya Mangrove Surabaya merupakan kawasan ekowisata yang memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat. Salah satu produk yang dapat dikembangkan dari kawasan ini adalah tepung pedada (Sonneratia Caseolaris), yang memiliki kandungan bioaktif dengan manfaat kesehatan. Namun, metode pengolahan tradisional yang masih digunakan menyebabkan penurunan kandungan fungsional dalam tepung serta rendahnya nilai jual produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan tepung pedada yang lebih efisien dan berkualitas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan praktis, dengan melibatkan 30 peserta. Sebelum pelatihan, dilakukan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal, yang menunjukkan bahwa hanya 9 orang (30%) memahami proses pengolahan tepung pedada, sementara 21 orang (70%) belum memahami. Selama pelatihan, peserta diberikan materi mengenai manfaat tepung pedada, teknik pemilihan bahan baku, serta proses pengeringan menggunakan alat pengering kabinet. Evaluasi dilakukan melalui post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan 27 orang (90%) telah memahami konsep pengolahan tepung pedada, sedangkan 3 orang (10%) masih belum sepenuhnya memahami. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Selain itu, metode yang diterapkan terbukti efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal peserta. Diharapkan, peningkatan keterampilan ini tidak hanya berdampak pada kualitas produk yang lebih baik dan peningkatan nilai jual tepung pedada, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal. Kata kunci: mangrove; pedada; pengabdian masyarakat; teknologi pengeringan; tepung. AbstractThe Mangrove Botanical Garden of Surabaya holds great potential as an ecotourism area to support environmental sustainability and the local economy. One of the potential products from this area is the pedada fruit (Sonneratia caseolaris), which is known to contain bioactive compounds with health benefits. However, traditional processing methods used by the local community often reduce the functional components in pedada flour. Therefore, this activity aims to provide training on pedada flour processing technology to the managers and the surrounding community of the Mangrove Botanical Garden of Surabaya. In this training, 30 participants were involved, utilizing a cabinet dryer to retain the bioactive components in the resulting pedada flour. The results of this training showed an increase in participants’ understanding of the quality pedada flour processing, which positively impacts the economic value and sustainability of the product. This program is expected to not only improve the income of the local community but also contribute to preserving the mangrove forest in the area through the development of sustainable and environmentally friendly local products. Keywords: community empowerment; drying technology; flour; mangroves; pedada.
Antioxidant Extraction from Pedada (Sonneratia caseolaris) with Pulsed Electric Field Pretreatment Ayu Kartika; Jariyah Jariyah; Anugerah Dany Priyanto
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 5 (2025): October 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i5.1563-1572

Abstract

Pedada (Sonneratia caseolaris) has great potential as a source of natural antioxidants. The high antioxidant content in pedada fruit requires an appropriate extraction method so that the extracted antioxidant levels in pedada fruit can be maximally extracted. However, the extraction of active compounds from pedada fruit is often limited by the dense cell structure. Pedada fruit extraction can be done using a modified maceration method with Pulsed Electric Field (PEF) pretreatment, so as to shorten the extraction time and require less solvent in the process. It is expected that PEF can damage the cell structure and increase the solubility of antioxidant compounds in the solvent. The quality of the resulting extracts will be evaluated based on total phenol content, total flavonoids, free radical scavenging activity, and antioxidant compound profile. The best treatment was obtained based on antioxidant analysis of the extraction results, namely at a PEF time of 2 minutes with IC50 DPPH values of 18 ppm, IC50 FRAP 37 ppm, total phenol content of 434 mgGAE/L, and total flavonoid content of 120 mgQE/L.
Analog Rice from Pedada Fruit Composite Flour as Functional Food with Low Glycemic Index Diella Trisna Ayuningtyas; Avina Rachma Saraswati; Jariyah Jariyah
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i6.2157-2163

Abstract

This study aims to determine the effect of composite flour proportion pedada fruit, white corn, and soybean flours as well as the addition of GMS on the physicochemical and organoleptic properties of analog rice as functional food that is safe for people with Diabetes Mellitus. This study was arranged in a factorial completely randomized design consisting of two factors with nine treatment combinations and three replications. Factor 1 was the proportion of flour materials pedada fruit-white corn-soybean (5%-75%-20%, 10%-70%-20%, 15%-65%-20%). Factor 2 was GMS addition (1%, 2%, 3%). The data was analyzed using ANOVA at the 5% level and continued with the Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the best treatment was the A1B1 formulation consisting of 5% pedada fruit flour, 75% white corn flour, 20% soy flour and the addition of 1% GMS produced analog rice with organoleptic characteristics of color getting a value of 3.48 (like), aroma 2.92 (neutral), texture 2.76 (neutral), and taste 3 (neutral), antioxidant content of 47.73%, in vitro glycemic index of 42. The results of the RVA analysis showed that formulation A1B1 had a pasting temperature of 94.8°C, peak viscosity 184 cP, hold viscosity 183 cP, final viscosity 332 cP, breakdown 1 cP, setback 149 cP.
Co-Authors ,., Rosida A, Yuniar Achmad Wahyu Hidayat Adiyani Parahita Lestari Alfiya Dewi Novanda Almira Dinar Dhiny Alodia Vestra Amelia Sofianty, Ardhia Putri Ananda Regita Olivira Andi Arif Rifa’i Andini, Dwi Anggita Ulfia Savitri anggreini, riski ayu Anugerah Dany Priyanto Anugerah Dany Priyanto Anugerah Dany Priyanto, Anugerah Dany Avina Rachma Saraswati Ayu Kartika Ayuninggar, Rizky Mayadita Balo , Abhelia Indah Zabrinquds Surya Chusniyah, Atin Dedin Finatsiyatull Rosida Diapri, Syafian Putra Diella Trisna Ayuningtyas Elma Zanubi Arifah Arifah Ely Kurniati Endang Yektiningsih, Endang Enny Karti Basuki Erza Alfida Martha Fathurrozi, Sherenita Azizah Febrian Lourenso Hangkaya Friska Aryanti Gilang Ramadhan H P, Sudaryati Hadi Munarko Heriyanto Heriyanto Ifwarisan Defri Ika Korika Swasti Irmawati Irmawati Isna Nugraha Juliani JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Rosida Kadek Bayu Darma Mahardika Kalaswari, Sita Karunia, SustiawanKarunia Kindriari Nurma Wahyusi Kurniawati, Lusiana Kusuma Wardhani Mas’udah Laras Sitoayu Lestari, Anisa Dwi Liza Md Salleh Luqman Agung Wicaksono Luthfi, Qi Ahmad Lylyana, Ade Marisa Kusuma Wardani Mohamad Irfan Afandy Ni Ketut Sari Nur Fitri Dian Pratiwi Nurul, Adinda O.W, Pamungkas Oktalydia, Shelly Panca Padila, Amanda Rezeki Pertiwi, Yolanda Ariesta Pudji W, Endang Purwadi MP. Ir Putra, Andre Yusuf Trisna Putri, Nur Dyah Bela Rachmawati, Shinta Dwi Ratna Yulistiani Ratna, Rawiri Yunia Rawiri Yunia Ratna Reda Rizal Rosida Rosida Rosida, Rosida Rudi Nurismanto Salsabila Ayu Sukma Sanjaya , Yushinta Aristina Saraswati, Avina Rachma Savitri, Anggita Ulfia Sembiring, Lisa Seprina Br. Septi N D Serly Safitri Setyandari Ayu Larasati Shafira Suci Utami Silvana Dwi Nurherdiana Sopadeo, Peter Adeye Sri Djajati Sri Djajati Sri Winarti Sudaryati, Sudaryati Sudaryati Suprianti, Lilik Triwardani, Intan Ulya Sarofa Ulya Sarofa Ulya Sarofa Wardani, Marisa Kusuma Wijayati, Dewi Wildan Naufal Esfandiar Winarti, Sri Yolandra Hibatullah Isnaini Yushinta Aristina Sanjaya Zahfa, Faiz