Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Evaluasi Karakter Kualitas Fisiologis Benih Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) pada Beberapa Kondisi Kapasitas Lapang Kadapi, Muhamad; Juniyanti, Dwinita Aulia; Nurmala, Tati
AGRITROP Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v21i2.22170

Abstract

Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) merupakan tanaman pangan alternatif  fungsional karena mengandung protein, lemak dan kalsium yang lebih tinggi dibanding tanaman pangan padi dan jagung. Tanaman hanjeli diharapkan dapat dikembangkan ke daerah marginal, semisal daerah lahan kering dan beriklim kering. Namun usaha ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kultivar, kualitas benih, dan teknologi produksi tanaman. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakter fisiologi benih seperti daya tumbuh dan vigor benih hanjeli kultivar lokal Watani Wado pada beberapa taraf cekaman. Percobaan dilaksanakan di Rumah Plastik Bale Tatanen Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran pada bulan Januari-April 2023. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Bujur Sangkar Latin 4x4 dengan empat perlakuan cekaman kekeringan menggunakan 4 taraf kapasitas lapang. Perlakuan itu terdiri dari (A) 100% KL, (B) 85% KL, (C) 65% KL, dan (D) 35% KL. Hasil analisis keragaman menggunakan uji F taraf 5% menunjukan terjadi perbedaan antar perlakuan pada semua karakter vigor benih. Adapun hasil uji lanjut menggunakan uji LSD taraf 5% pada penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman hanjeli masih mempunyai nilai daya tumbuh, indeks vigor, panjang akar, dan panjang tunas yang baik hingga tingkat cekaman kekeringan 65% KL. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa karakter fisiologis benih seperti daya tumbuh, indeks vigor serta panjang tunas dan akar bisa dijadikan acuan untuk mengetahui periode kritis hanjeli pada kondisi kekeringan.
Kualitas Fisiologis Benih Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) Pada Beberapa Taraf Cekaman Salinitas Kadapi, Muhamad; Aurelia Pratomo, Rasya; Nurmala, Tati
Agrium Vol 20 No 4 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i4.13997

Abstract

Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) adalah tanaman pangan alternatif yang ditujukan untuk mendukung program diversifikasi sumber karbohidrat karena kandungan karbohidratnya yang hampir sama dengan beras dan jagung, serta dapat menjadi sumber pangan fungsional karena kandungan protein, lemak, dan kalsiumnya lebih baik dibandingkan beras. Namun demikian, salah satu kendala untuk mendukung usaha itu yaitu ekstensifikasi lahan pertanian ke areal  lahan marjinal seperti ke lahan dengan kondisi salin. Diperlukan kajian sebelum tanaman itu dikembangkan ke lahan marginal khususnya pada periode kritis tanaman, salah satunya fase perkecambahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat vigor benih hanjeli pada beberapa taraf cekaman salinitas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2023 di Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap  dengan 4 taraf cekaman salinitas; 0 dS/m, 4 dS/m, 8 dS/m, dan 12 dS/m sebanyak 4 ulangan. Analisis keragaman berdasarkan uji F (level 5%) digunakan untuk mengetahui signifikansi antar perlakuan. Apabila terdapat perbedaan nyata maka dilakukan uji LSD pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada semua karakter pengamatan fisiologis benih seperti pada daya berkecambah, indeks vigor, panjang akar dan pupus berbeda nyata dan mengalami penurunan seiring bertambahnya taraf salin. Namun demikian, berdasarkan standar Stress Susceptibility Index benih hanjeli masih toleran sampai kadar salinitas 8 dS/m.
Analisis jalur antara dosis pupuk kalium dengan fisiologi, pertumbuhan, dan hasil hanjeli pulut Wicaksono, Fiky Yulianto; Qinthara Nail Haysa; Yuwariah, Yuyun; Irwan, Aep Wawan; Nurmala, Tati; Umiyati, Uum
Jurnal AGRO Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/j.agro.52192

Abstract

Kalium merupakan unsur hara yang berperan penting pada produksi tanaman serealia, namun peranannya pada tanaman hanjeli pulut (Coix lacryma-jobi L. var. ma-yuen) masih belum diungkapkan dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh langsung maupun tidak langsung pupuk kalium terhadap karakter fisiologi, pertumbuhan, dan hasil tanaman hanjeli. Percobaan dilakukan dari bulan Januari sampai Mei 2024 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, pada ketinggian 750 m di atas permukaan laut dengan ordo tanah Inceptisols. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk KCl, yaitu 0; 62,5; 125; 250; 375; dan 500 kg ha-1. Pengamatan dilakukan pada indeks kandungan klorofil, konduktansi stomata, indeks luas daun, bobot biomassa, nisbah pupus akar, jumlah srisip, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah malai per anakan, jumlah biji per malai, bobot 100 butir, dan bobot biji per tanaman. Analisis data menggunakan korelasi Pearson dan Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kalium berpengaruh langsung terhadap indeks kandungan klorofil, konduktansi stomata, jumlah srisip per anakan, jumlah malai per anakan, jumlah biji per malai, dan bobot biji per tanaman. Pengaruh tidak langsung dosis pupuk kalium terjadi pada komponen pertumbuhan, yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, nisbah pupus akar, dan indeks luas daun, melalui jalur komponen fisiologi. Dosis pupuk kalium juga mempengaruhi jumlah anakan produktif secara tidak langsung melalui jalur komponen fisiologi dan komponen pertumbuhan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kekurangan kalium dapat dilihat lebih dini melalui pengukuran komponen fisiologi. ABSTRACT Potassium is a nutrient that plays a crucial role in cereal crop production, but its role in Job's tears (Coix lacryma-jobi L.) remains unclear. This study aims to find the direct and indirect effects of potassium fertilizer on the physiological characteristics, growth, and yield of Job's tears. The experiment was conducted from January to May 2024 at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Padjadjaran University, at an altitude of 750 m above sea level, with Inceptisols as the soil order. The experimental design employed a Randomized Block Design (RBD), comprising six treatments and four replications. The treatments applied were KCl fertilizer doses, namely 0, 62.5, 125, 250, 375, and 500 kg ha-1. Observations were made on the chlorophyll content index, stomatal conductance, leaf area index, biomass weight, shoot-to-root ratio, number of shoots, number of tillers, number of productive tillers, number of panicles per tiller, number of seeds per panicle, weight of 100 grains, and weight of seeds per plant. Data analysis used Pearson correlation and Path Analysis. The results showed that potassium dose directly affected the chlorophyll content index, stomatal conductance, number of shoots per tiller, number of panicles per tiller, number of seeds per panicle, and seed weight per plant. The potassium dose affected growth components, including plant height, number of tillers, root drop ratio, and leaf area index, indirectly through the physiological component pathway. The dose of potassium fertilizer also affected the number of productive tillers indirectly through the physiological and growth components pathway. The results of this study indicated that early detection of potassium deficiency is possible by assessing physiological components.