Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi pada Ibu Nifas: Literature Review Nyoman Ayu Nia Sanda Sari; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Nyoman Suindri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9628

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi esensial bagi bayi baru lahir dan menjadi satu-satunya makanan yang direkomendasikan selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih di bawah target nasional, salah satunya akibat persepsi produksi ASI yang tidak mencukupi pada ibu nifas. Pijat oksitosin merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga memperlancar refleks pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2016–2026) melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda. Kata kunci yang digunakan meliputi pijat oksitosin, produksi ASI, dan ibu menyusui. Kriteria inklusi mencakup artikel full-text dengan desain kuantitatif, eksperimental, atau quasi-eksperimental yang relevan. Setelah melalui proses seleksi, diperoleh 10 artikel yang memenuhi syarat. Hasil telaah menunjukkan bahwa seluruh artikel melaporkan pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI (p<0,05). Peningkatan terlihat pada volume ASI perah, frekuensi menyusui, dan indikator kecukupan ASI pada bayi. Mekanisme kerjanya melibatkan stimulasi saraf paravertebral yang memicu pelepasan oksitosin dari neurohipofisis disertai efek relaksasi. Faktor pendukung keberhasilan meliputi ketepatan teknik, waktu pemberian, dukungan keluarga, dan integrasi dengan inisiasi menyusu dini. Dapat disimpulkan bahwa pijat oksitosin efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan produksi ASI dan direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam asuhan kebidanan postpartum berbasis bukti.
Hubungan antara Pengetahuan tentang Kanker Payudara dan Minat Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri pada Wanita Usia Reproduksi Sulastri, Ni Made; Tedjasulaksana, Regina; Darmapatni, Made Widhi Gunapria; Astiti, Ni Komang Erny; Budiani, Ni Nyoman
Jurnal Midwifery Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v8i2.59218

Abstract

Introduction: Breast self-examination (BSE) is an effective and simple method for the early detection of breast cancer. However, its practice remains low, particularly among women of reproductive age (WRA). This study aims to determine the relationship between knowledge about breast cancer and interest in performing BSE among WRA in the working area of Penebel II Public Health Center during February to March 2025. Method: A cross-sectional design was used, with a sample size of 51 WRA respondents selected through purposive sampling, calculated using a correlational analytic formula. Data analysis was conducted using the Spearman Rank test. Result: The results showed that the majority of respondents had a moderate level of knowledge (56.9%) and a high interest in performing BSE (51%). The Spearman Rank statistical test revealed a significant relationship between knowledge of breast cancer and interest in performing BSE (p < 0.001), with a correlation coefficient of 0.691, indicating a strong positive relationship. Conclusion: knowledge about breast cancer affects interest in doing SADARI so that health institutions can enhance ongoing education to encourage WRA to perform BSE as an early detection effort for breast cancer.
Co-Authors Angelina Felany Gandi Ariyani, Ni Wayan Ariyanti, Ni Wayan Aryani, Ni Wayan Asep Arifin Senjaya Dwi Purnamayanti , Ni Made Gusti Ayu Made Murtiniasih Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Surati I Gusti Ayu Surati I Komang Lindayani I Nyoman Wirata IGAA Novya Dewi Indah , I Gusti Agung Ayu Cahyani Indrayani Indrayani Kusumasari, Ni Made Indah Lindayani, I Komang Listia Ade Widya Ningtyas Luh Ayu Adnyani Luh Gede Erawati Luh Masrini Murti Made Dita Argya Prabaswari Made Novi Astri Wijaya Maharani, Luh Gede Mutra Mayanti, Ni Wayan Erna Mertasih, Ni Made Nelly Mudani, Ni Wayan Murtiniasih, Gusti Ayu Made Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Kadek Yuniasih Ni Ketut Siarni Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Meiadi Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Suandewi Ni Luh Sri Aravianti Ni Luh Sukraeni Ni Luh Widiastiti Ni Made Ayu Sariani Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Purnama Dewi Ni Made Purnamayanthi Ni Made Sulastri Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Suindri Ni Putu Melas Fitriani Ni Wayan Ariyani Ni Wayan Armini Ni Wayan Aryani Ningtyas, Listina Ade Widya Novya Dewi, IGAA Nuarsi, Ni Wayan Lilik Nyoman Ayu Nia Sanda Sari Purnamayanti , Ni Made Dwi Purnamayanti, Ni Made Dwi Purnami, Ida Ayu Kade Tania Nandika Putri, Ni Kadek Wilandari Andika Putu Dyah Pramesti Cahyani Regina Tedjasulaksa Regina Tedjasulaksana Riniasih, Ni Kadek Sri Erawati , Ni Luh Putu Sri Rahayu Suarmiasih, Ni Made Surati, Gusti Ayu Susanti, Ni Wayan Tedjasulaksana, Regina Tirtawati , Gusti Ayu Utarini, Gusti Ayu Eka Valentina, Dewa Ayu Putu Pebri Wiartin, Inna Regal Wijaya, Made Novi Astri Wirata, I Nyoman