Claim Missing Document
Check
Articles

Overview of HIV, Syphilis and Hepatitis B Screening for Pregnant Women at the Selemadeg Community Health Center, Tabanan Regency, 2019-2021 Luh Gede Erawati; Made Widhi Gunapria Darmapatni; I Nyoman Wirata; Gusti Ayu Marhaeni
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2559

Abstract

Transmission of HIV, Syphilis, and Hepatitis B from mother to child is a vertical transmission. Transmission occurs during pregnancy, during childbirth and during breastfeeding. A strategy is needed to prevent the transmission of HIV, Syphilis and Hepatitis B from mother to child. To overcome this, the government makes PMTCT policy in an effort to eliminate the transmission of triple elimination. The purpose of the study was to determine the description screening of HIV, Syphilis and Hepatitis B in pregnant women at the Selemadeg Health Center. This type of research is descriptive. The research was conducted at the Selemadeg Health Center in May 2022. The type of secondary data, the instrument of collection with data collection sheets. The characteristics of pregnant women are 82.1% aged 20-35 years, 53.1% working mothers, 50.8% have high school education, 49.3% have one child. The results of the screening in pregnant women are one person (0.2%) HIV reactive, six persons (1%) Syphilis reactive, and two persons (0.3%) Hepatitis B reactive.  Pregnant women with HIV reactive results are 100% in the age group 20-35 years,100% housewife,100% high school education, and 100% primipara. Syphilis reactive results are 83.3%, in the age group 20-35 years, housewife (66,7%), high school education (66.7%) and multipara (66.7%). Hepatitis B reactive results are 50% in the age gruop 20-35 years, 50 % in the age group > 35 years, 50%, 50% housewife, 50% working mom, 50% high school education 50% and overall multipara. For primary health center to optimize health promotions regarding Prevention of Mother to Child Transmission (PMTCT) at the Selemadeg Health Center.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Buleleng I Indrayani Indrayani; Regina Tedjasulaksana; Made Widhi Gunapria Darmapatni
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2599

Abstract

The KIA Handbook is a health record book containing maternal and child health records as well as various information on how to maintain and care for maternal and child health. In fact, utilization for pregnant women is still low. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women about the use of KIA Handbook at the Buleleng I Public Health Center. The study design used a cross sectional study. The research sample was pregnant women, totaling 73 people. The data collection instrument was in the form of a questionnaire regarding knowledge and attitudes about the use of KIA Handbook. The data were analyzed by the Kendall tau test b. The results showed that 43 pregnant women (58.9%) had a good level of knowledge about  use of KIA Handbook. A total of 50 pregnant women (68.5%) had a positive attitude towards the use of KIA Handbook. The results of the bivariate analysis using the Kendall tau b test and the p value = 0.000. This means that there is a relationship between knowledge and attitudes of pregnant women about the use of KIA Handbook at the Buleleng I Public Health Center. The results of this study are expected that health workers always inform mothers about the use of KIA Handbook.
BIMBINGAN MASSAGE PERINEUM PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA MENCEGAH LASERASI PERINEUM SAAT BERSALIN Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Darmapatni, Made Widhi Gunapria; Astiti, Ni Komang Erny; Suindri, Ni Nyoman
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/3t90wp96

Abstract

Laserasi perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan yang dapat meningkatkan risiko perdarahan dan infeksi pada ibu. Upaya pencegahan melalui massage perineum menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan elastisitas jaringan perineum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam melakukan massage perineum sebagai upaya mencegah laserasi saat persalinan di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Metode yang digunakan meliputi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui ceramah, diskusi kelompok kecil, serta simulasi praktik menggunakan phantom. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Sebanyak 30 ibu hamil terlibat dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu hamil, dengan nilai mean dari 10,67 menjadi 20,00, serta keterampilan dari 7,63 menjadi 15,00 setelah intervensi. Seluruh indikator statistik, termasuk median, minimum, dan maksimum, juga mengalami peningkatan optimal. Kesimpulannya, bimbingan massage perineum efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta berpotensi mencegah laserasi perineum saat persalinan. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam kesehatan ibu dan anak. Perineal Massage Guidance for Pregnant Women as an Effort to Prevent Perineal Laceration During Childbirth in Medahan Village, Blahbatuh, Gianyar, Bali Perineal laceration is one of the common complications during childbirth that can increase the risk of bleeding and infection in mothers. Preventive efforts through perineal massage represent a non-pharmacological approach that can improve perineal tissue elasticity. This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of pregnant women in performing perineal massage as an effort to prevent perineal laceration during childbirth in Medahan Village, Blahbatuh District, Gianyar Regency, Bali. The method employed included Communication, Information, and Education (CIE) through lectures, small group discussions, and practical simulations using a phantom model. Evaluation was conducted using a pretest–posttest design to measure improvements in participants’ knowledge and skills. A total of 30 pregnant women participated in this activity. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with the mean score increasing from 10.67 to 20.00, and skills from 7.63 to 15.00 after the intervention. All statistical indicators, including median, minimum, and maximum scores, also showed optimal improvement. In conclusion, perineal massage guidance is effective in improving the knowledge and skills of pregnant women and has the potential to prevent perineal laceration during childbirth. This program is expected to be implemented sustainably as part of promotive and preventive efforts in maternal and child health.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Negeri 8 Denpasar Nyoman Ayu Nia Sanda Sari; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Luh Putu Sri Erawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8486

Abstract

Dismenorea merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Denpasar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga April dengan menggunakan desain analitik korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 71 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, yang dipilih menggunakan teknik proportional simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi timbangan berat badan, alat pengukur tinggi badan, serta lembar pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 25 responden (35,2%) memiliki IMT kategori kurus, dan 26 responden (36,6%) mengalami dismenorea. Analisis statistik menggunakan uji Rank Spearman Rho menunjukkan nilai p = 0,026 dan koefisien korelasi r = 0,260 (α = 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan namun lemah antara IMT dan kejadian dismenorea. Hasil ini mengindikasikan bahwa baik IMT rendah maupun tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya dismenorea, meskipun hubungan yang ditemukan tergolong lemah dan dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas fisik, tingkat stres, dan riwayat keluarga. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara IMT dan kejadian dismenorea pada remaja putri. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan dismenorea, serta pentingnya menjaga IMT yang sehat untuk mengurangi risiko terjadinya dismenorea.
Postpartum Mothers with Nipple Soreness: A Descriptive Study at East Denpasar I Community Health Center Ni Komang Meiadi; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Regina Tedjasulaksa; Ni Putu Melas Fitriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8508

Abstract

Sore nipples are a common breastfeeding problem caused by trauma, often resulting from improper infant attachment during lactation. Data from the Denpasar area in 2021 showed an incidence rate of 52.8%, indicating that this condition remains a significant concern among postpartum mothers. This study aimed to identify the characteristics of postpartum mothers experiencing nipple soreness on days 6–42 after childbirth. The research employed a descriptive design with a cross-sectional approach and was conducted in May 2025 at the East Denpasar I Community Health Center. A total of 40 postpartum mothers were selected using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate analysis. The results showed that most respondents were aged 20–35 years (80%), had primary-level education (47.5%), and were multiparous (47.5%). The findings revealed that 8 respondents (20%) experienced nipple soreness, with the most common symptoms being cracked nipples accompanied by a burning sensation (20%). Other symptoms such as redness in the areola were not reported. These findings suggest that although the prevalence in this study is lower compared to previous data, nipple soreness remains a relevant issue in postpartum care. The study highlights the importance of early education on proper breastfeeding techniques provided by healthcare professionals, especially midwives. Strengthening maternal knowledge and skills can help prevent nipple trauma, reduce breastfeeding complications, and ultimately support the success of exclusive breastfeeding programs.
Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Fisiologi Laktasi Berdasarkan Karakteristik Ibu di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Bangli Tahun 2021 Murtiniasih, Gusti Ayu Made; Lindayani, I Komang; Darmapatni, Made Widhi Gunapria
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 5 No 1 (2021): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v5i1.189

Abstract

Latar Belakang: Fisiologi laktasi merupakan suatu proses yang meliputi produksi, dan pengeluaran air susu ibu, proses ini membutuhkan kesiapan ibu baik secara fisik dan psikologis, bayi yang telah cukup kuat untuk menyusu, serta produksi ASI yang telah sesuai untuk kebutuhan bayi yaitu 500 sampai dengan 800ml setiap harinya. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu nifas tentang fisiologi laktasi berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Metedologi: Jenis penelitian deskriptif, di RSU Bangli, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, besar sampel 50. Hasil: Hasil penelitian pengetahuan ibu nifas masih kurang 80%, umur 20-35 tahun pengetahuannya kurang (81,2%), pendidikan menengah pengetahuan kurang (80,5%), pekerjaan wiraswasta pengetahuan kurang (79,2%), multipara pengetahuan yang kurang (71,9%). Kesimpulan: Kesimpulan berdasarkan umur, pekerjaan, pendidikan, paritas pengetahuan tingkat pengetahuan responden masih kurang tentang fisiologi laktasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MELATAR BELAKANGI PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS SAWAN II KABUPATEN BULELENG: YANG MELATAR BELAKANGI PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS SAWAN II KABUPATEN BULELENG Ni Made Purnama Dewi; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Komang Yuni Rahyani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4203

Abstract

Kontrasepsi implan merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi, namun penggunaannya di Puskesmas Sawan II Kabupaten Buleleng masih tergolong rendah dibandingkan metode kontrasepsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi pemilihan kontrasepsi implan pada wanita usia subur (WUS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 53 wanita usia subur yang menggunakan kontrasepsi implan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (67,9%), multipara (81,1%), memiliki tingkat pendidikan dasar (49,1%), mendapat dukungan suami (90,6%), dan memperoleh informasi dari tenaga kesehatan (60,4%). Dapat disimpulkan bahwa faktor umur, paritas, tingkat pendidikan, dukungan suami, dan sumber informasi berpengaruh terhadap pemilihan kontrasepsi implan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah agar menggunakan desain analitik dengan variabel yang lebih luas, seperti pengetahuan, sikap, dan akses terhadap pelayanan kesehatan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pemilihan kontrasepsi implan di masyarakat.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DALAM MENCEGAH ANEMIA PADA IBU HAMIL Ni Luh Widiastiti; Gusti Ayu Tirtawati; Gusti Ayu Marhaeni; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Listia Ade Widya Ningtyas
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 9 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v9i1.157

Abstract

Kadar zat besi yang tinggi dapat ditemukan pada olahan daun kelor dengan manfaat yang baik sebagai pencegah anemia, namun tidak semua masyarakat mengetahui manfaat daun kelor tersebut. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Mencegah Anemia pada Ibu Hamil. Metode penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat pada bulan Februari – April Tahun 2025 dengan jumlah populasi 56 orang ibu hamil dan teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan 89,3% berumur antara 20 – 35 tahun, 50% berpendidikan menengah dan 51,2% merupakan primigravida. Responden memiliki pengetahuan baik sebesar 83,9%. Responden yang memiliki pengetahuan baik 87,2% berumur 20 – 35 tahun, 38,3% berpendidikan tinggi dan 51,1% merupakan primigravida. Bidan diharapkan terus memberikan informasi terkait pemanfaatan daun kelor untuk mencegah anemia pada ibu hamil, sehingga dapat menurunkan angka anemia pada ibu hamil khususnya di provinsi Bali.   High iron levels can be found in processed moringa leaves with good benefits as a prevention of anemia, but not all people know the benefits of moringa leaves. The purpose of this study was to determine the Level of Knowledge of Pregnant Women about the Utilization of Moringa Leaves (Moringa Oleifera) in Preventing Anemia in Pregnant Women. Research method is a type of quantitative research with a descriptive research design and using a cross-sectional approach. The study was conducted at the UPTD Puskesmas II, West Denpasar District Health Office in February - April 2025 with a population of 56 pregnant women and the sampling technique used the total population that met the inclusion and exclusion criteria. The results of the study showed that 89.3% were between 20 - 35 years old, 50% had secondary education and 51.2% were primigravida. Respondents had good knowledge of 83.9%. Respondents who had good knowledge were 87.2% aged 20 - 35 years, 38.3% had higher education and 51.1% were primigravida. Midwives are expected to continue to provide information regarding the use of Moringa leaves to prevent anemia in pregnant women, so that it can reduce the number of anemia in pregnant women, especially in the province of Bali
EFEKTIVITAS KOMBINASI ANTARA PRENATAL YOGA DAN SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL: LITERATURE REVIEW : Effectiveness of the Combination of Prenatal Yoga and Pregnancy Exercise in Pregnant Women: A Literature Review Made Novi Astri Wijaya; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Made Dwi Purnamayanti
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i1.29

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan proses fisiologis yang membawa berbagai perubahan fisik, psikologis, dan emosional pada ibu hamil. Perubahan ini seringkali menimbulkan ketidaknyamanan seperti nyeri punggung, sulit tidur, kecemasan, hingga gangguan postur tubuh. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui berbagai hasil penelitian yang telah dilakukan terkait efektivitas kombinasi prenatal yoga dan senam hamil pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pencarian dilakukan secara sistematis melalui tiga database elektronik, yaitu PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Setelah melalui proses penyaringan dan peninjauan menyeluruh terhadap isi artikel, diperoleh sebanyak 10 artikel yang dinilai memenuhi kriteria dan relevan dengan fokus penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis 10 jurnal yang didapatkan yaitu bahwa terdapat efektivitas antara prenatal yoga dan senam hamil bagi ibu hamil. Kesimpulan: Kombinasi antara prenatal yoga dan senam hamil direkomendasikan sebagai bagian dari kelas ibu hamil karena manfaatnya yang menyeluruh, baik dari aspek fisik, emosional, maupun psikososial ibu hamil.
Perbedaan Intensitas Dismenore Primer Sebelum Dan Sesudah Pemberian Air Kelapa Hijau Mulung (Cocos rubescens) Pada Remaja Putri Made Dita Argya Prabaswari; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Sri Rahayu
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.464

Abstract

Latar belakang: Dismenore primer mengganggu kualitas hidup 50–90% remaja putri secara global. Intervensi nonfarmakologis berbasis lokal seperti air kelapa hijau menawarkan alternatif aman dan terjangkau. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas air kelapa hijau varietas Mulung terhadap intensitas dismenore primer. Metode: Studi pre-eksperimental one-group pretest-posttest pada 31 remaja putri di Denpasar. Intervensi: 250 mL air kelapa hijau Mulung, 2×/hari selama 2 hari pertama menstruasi. Intensitas nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS 0–10). Analisis menggunakan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil: Median skor NRS turun signifikan dari 5,0 (IQR: 4–6) menjadi 2,0 (IQR: 0–3) setelah intervensi (Z = –4,904, p < 0,001). Sebanyak 42% responden (n=13) tidak lagi merasakan nyeri (skor = 0). Air kelapa Mulung mengandung kalsium (37,25 mg/250 mL), magnesium (24,45 mg), dan vitamin C (14,014 mg)—nutrien yang berperan dalam relaksasi otot dan inhibisi prostaglandin. Simpulan: Air kelapa hijau Mulung secara signifikan mengurangi intensitas dismenore primer dalam 48 jam. Intervensi ini layak dipertimbangkan sebagai strategi pengelolaan nonfarmakologis yang terjangkau dan berbasis budaya lokal.
Co-Authors Angelina Felany Gandi Ariyani, Ni Wayan Ariyanti, Ni Wayan Aryani, Ni Wayan Asep Arifin Senjaya Dwi Purnamayanti , Ni Made Gusti Ayu Made Murtiniasih Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Surati I Gusti Ayu Surati I Komang Lindayani I Nyoman Wirata IGAA Novya Dewi Indah , I Gusti Agung Ayu Cahyani Indrayani Indrayani Kusumasari, Ni Made Indah Lindayani, I Komang Listia Ade Widya Ningtyas Luh Ayu Adnyani Luh Gede Erawati Luh Masrini Murti Made Dita Argya Prabaswari Made Novi Astri Wijaya Maharani, Luh Gede Mutra Mayanti, Ni Wayan Erna Mertasih, Ni Made Nelly Mudani, Ni Wayan Murtiniasih, Gusti Ayu Made Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Kadek Yuniasih Ni Ketut Siarni Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Meiadi Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Suandewi Ni Luh Sri Aravianti Ni Luh Sukraeni Ni Luh Widiastiti Ni Made Ayu Sariani Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Purnama Dewi Ni Made Purnamayanthi Ni Made Sulastri Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Suindri Ni Putu Melas Fitriani Ni Wayan Ariyani Ni Wayan Armini Ni Wayan Aryani Ningtyas, Listina Ade Widya Novya Dewi, IGAA Nuarsi, Ni Wayan Lilik Nyoman Ayu Nia Sanda Sari Purnamayanti , Ni Made Dwi Purnamayanti, Ni Made Dwi Purnami, Ida Ayu Kade Tania Nandika Putri, Ni Kadek Wilandari Andika Putu Dyah Pramesti Cahyani Regina Tedjasulaksa Regina Tedjasulaksana Riniasih, Ni Kadek Sri Erawati , Ni Luh Putu Sri Rahayu Suarmiasih, Ni Made Surati, Gusti Ayu Susanti, Ni Wayan Tedjasulaksana, Regina Tirtawati , Gusti Ayu Utarini, Gusti Ayu Eka Valentina, Dewa Ayu Putu Pebri Wiartin, Inna Regal Wijaya, Made Novi Astri Wirata, I Nyoman