Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pembelajaran Kitab Taisirul Khalaq dalam Membentuk Akhlak Santri Sutikno, Muhammad; Suhartono, Suhartono; Sholikah, Faridhotus
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara) Vol. 2 No. 1 (2023): EDISI JUNI 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.8 KB) | DOI: 10.30599/jupin.v2i1.494

Abstract

Morality is a value that ensures the safety of humans from the torment of hellfire. The position of morality in human life holds a significant place, both as individuals and as a society and nation, as the rise and fall of a society depend on its morality. Morality itself is an inseparable part of human life and is able to distinguish humans from other creatures. In this study, a descriptive approach was used, where the collected data relied more on words. The writing method employed in this research is qualitative, and the aim is to describe the learning of the book Taisirul Khalaq in shaping morality. The methods used for data collection were observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the learning of the book Taisirul Khalaq in shaping the morality of students at Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja shows that students are able to understand and practice good moral values, including morality towards Allah, respect for parents, respect for teachers and students, respect for others (morality mahmudah and madzmumah), and can practice them in daily life.
Upaya Meningkatkan Kefasihan dan Kelancaran Membaca Al-qur’an Melalui Metode Iqro’ pada Santri Asrama Miftahul Huda Sukaraja Suhartono, Suhartono; Sodikin, Ahmad; Ni’am, Ahmad Ulin
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2020): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v2i2.986

Abstract

Efforts to improve fluency and fluency in reading the Qur'an through the Iqro method for Miftahul Huda Sukaraja Dormitory students are carried out with the aim of increasing fluency and fluency in reading the Qur'an in Miftahul Huda Sukaraja Dormitory students. The approach used in the implementation of community service is a functional approach. The method used in the implementation of activities is the Iqro 'learning method. one method of how to quickly learn to read the Qur'an. The results obtained from this activity were that the Miftahul Huda Sukaraja dormitory students experienced an increase in their ability to read the Qur'an in terms of fluency and fluency in accordance with the rules of recitation. Of the 10 students who took part in this activity, there were 8 students who were fluent and fluent in reading the Qur'an in accordance with the rules of recitation of 80%, while there were 2 students who were not fluent and fluent in reading the Qur'an 20%.
Pemberian Materi Ilmu Tajwid Dalam Proses Belajar Membaca Al-Qur’an Pada Anak Usia 14-20 Tahun Di Asrama Miftahul Huda Sukaraja Suhartono, Suhartono; Romdloni, Romdloni; Marlina, Marlina; Ania, Helda Nur
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2022): June Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v4i1.1655

Abstract

This activity is a form of solution related to problems that arise in children who are not yet fluent and fluent in reading the Qur'an. And at the same time in order to help caregivers and Miftahul Huda Dormitory Managers in dealing with children who have not mastered the material of tajwid when reading the Qur'an. The methods used in this activity are; (1) Lecture method (2) Sorogan method. while the planning of this activity includes, the preparation stage, the program implementation stage, the evaluation stage The results obtained are that children/students aged 14 – 20 years who take part in this activity, by obtaining tajwid science material, have increased their ability to read the Qur'an more fluently and fluently in accordance with the rules of tajwid science. Of the 9 children/students aged 14-20 years who took part in this activity, there were 7 children/students who were fluent and fluent in reading the Qur'an in accordance with the rules of tajwid 77.7%, while there were 2 students who were not fluent and fluent. in reading the Qur'an 22.3%
Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an bagi Santri di Asrama Miftahul Huda Melalui Metode Sorogan Suhartono, Suhartono; Marlina, Marlina; Romdloni, Romdloni; Ikhsanudin, Muhammad; Amin, Saipul; Tasdiq, Tasdiq
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2023): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v5i2.2539

Abstract

Kegiatan PKM ini  bertujuan membantu pengasuh dan pengurus asrama  Miftahul Huda  dalam mengatasi santri yang kesulitan membaca Al-Qur’an. Lokasi kegiatan di asrama Miftahul Huda, jadwal pelaksanaannya adalah setelah shalat subuh berjamaah, mulai pukul 05.10 – 06.10 menit. Proses terdiri dari tiga bagian: (1) tahap persiapan dimana tim PKM menyiapkan segala keperluan, (2) tahap pelaksanaan kegiatan yang mencakup kegiatan awal  salam pembuka dan do’a, kegiatan inti terdiri dari empat sesi yaitu : sesi pertama dimana ustadz/tim PKM membaca ayat Al-qur’an santri menyimak, sesi kedua dimana seluruh santri membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dibacakan sebelumnya oleh tim PKM. Sesi ketiga  dimana santri secara bergiliran membaca Al-Qur’an di hadapan tim PKM. Sesi keempat pemberian materi tambahan. (3) tahap evaluasi program. Hasil evaluasi tahap akhir  menunjukkan bahwa penerapan metode sorogan dalam pembelajaran Al-Qur’an terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Mereka juga mengalami peningkatan  pemahaman terhadap ilmu tajwid.  
Pendampingan Inovatif: Pembuatan Modul Projek P5PPRA Untuk Suksesnya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil 'Alamin Fase D Kurikulum Merdeka di MTs Nurul Huda Sukaraja Marlina, Marlina; Suhartono, Suhartono; Romdloni, Romdloni; Ikhsanudin, M.
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 6 No. 1 (2024): June Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v6i1.3314

Abstract

Tenaga Pendidik di MTs Nurul Huda Sukaraja belum semuanya mengikuti pelatihan penyusunan modul projek P5PPRA dari Kementrian Agama Kabupaten OKU Timur dan lembaga lain. Tenaga Pendidik di MTs Nurul Huda Sukaraja belum memiliki keterampilan yang memadai dalam penyusunan modul projek P5PPRA yang inovatif dan sesuai dengan prinsip-prinsip kurikulum Merdeka. Solusi pertama, melalui Pelatihan Intensif Penyusunan Modul Projek P5PPRA. Solusi kedua, melalui mentoring dan Kolaborasi dalam Pengembangan Modul. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menghasilkan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil 'Alamin Fase D Kurikulum Merdeka di MTs Nurul Huda Sukaraja dengan 3 Tema yaitu 1) Gaya Hidup Berkelanjutan Sub Tema Kampanye Kebersihan Lingkungan Madrasah, 2) Tema Kearifan Lokal, Sub Tema Aku Penjaga Tradisi Tari Sambut OKU Timur dan 3) Tema Kewirausahaan, Sub Tema Membangun Kreatifitas dan Inovasi Siswa Dalam Berwirausaha.
Perbandingan Hasil Belajar Mata Pelajaran Fiqih Materi Shadaqah, Hibah Dan Hadiah Menggunakan Metode Cooperative Script Dan Bertukar Pasangan Suhartono Suhartono; Nita Ilmiyah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v2i1.184

Abstract

Pelaksanaan mata pelajaran Fiqih seperti di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Sukaraja disampaikan menggunakan metode ceramah. Sistem pembelajaran tersebut menjadikan proses pembelajaran terpusat pada guru. Oleh karena itu perlu diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning melalui berbagai metode seperti Cooperative Script dan metode Bertukar Pasangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar mata pelajaran Fiqih materi Shadaqah, Hibah dan Hadiah antara siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Cooperative Script dan siswa yang pembelajarannya menggunakan metode bertukar pasangan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja yang berjumlah 158 siswa degnan sampel 62 siswa yang terbagi dalam dua kelas. Jenis data yang digunakan adalah data interval. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisa data menggunakan uji Z. Sebagai kegiatan akhir analisis data penelitian dapatlah disimpulkan (1) Hasil belajar mata pelajaran Fiqih siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Cooperative Script di kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja Kecamatan Buay Madang Tahun Pelajaran 2015/2016 adalah sedang yaitu dari 30 siswa terdapat 26 siswa atau 86,67% mendapatkan nilai kategori sedang, 3 siswa atau 10% mendapatkan nilai kategori tinggi, dan hanya terdapat 1 siswa atau 3,33% mendapatkan nilai kategori rendah dengan nilai rata-rata siswa 80,50. (2) Hasil belajar mata pelajaran Fiqih siswa yang pembelajarannya menggunakan metode bertukar pasangan di kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja Kecamatan Buay Madang Tahun Pelajaran 2015/2016 adalah sedang yaitu dari 32 siswa terdapat 25 siswa atau 78,13% mendapatkan nilai kategori sedang, 7 siswa atau 21,87% memperoleh nilai kategori rendah dan tidak satu orang siswa pun memperoleh nilai kategori tinggi dengan nilai rata-rata siswa 68,63. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar mata pelajaran Fiqih materi Shadaqah, Hibah dan Hadiah antara siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Cooperative Script dan siswa yang pembelajarannya menggunakan metode bertukar pasangan di kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja Kecamatan Buay Madang Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan harga Zhitung 5,35 sedangkan ttabel 1,645.
Konsep Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Dan Pembinaannya Dalam Pendidikan Agama Islam Menurut Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Suhartono Suhartono; Nur Faizah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v4i1.189

Abstract

Tujuan pendidikan yang diorientasikan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani adalah menuju pembersihan hati atau tazkiyyatunnafs, ini merupakan derajat yang tinggi dalam proses pendidikan. Materi pemikiran yang dikembangkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani tentang ketarbiyahan menetapkan adab-adab dan kewajiban- kewajiban tertentu yang harus diperhatikan guru dalam memperlakukan muridnya. Pengajaran yang digunakan Syekh Abdul Qadir Jailani sering memberikan sandaran atas nama Allah (Alqur’an) dan Hadits Nabawi dalam paparan-paparannya. Kemudian beliau menunjukkan penekanan yang luar biasa akan pentingnya berpegang teguh dan istiqamah dalam ber-tauhidullah. Syekh Abdul Qadir Jailani menerapkan tiga metode. Pertama, membuat pengajaran yang sistematis dan mengolah jiwa yang terarah. Kedua, memberi ceramah dan berdakwah kepada murid dalam rangka amar ma’ruf dan nahi munkar. Ketiga, kurikulum yang digunakan isinya harus meyakinkan secara ilmiah (‘ilmul yaqin), keyakinannya dapat dipertanggungjawabkan (‘ainul yaqin), dan kebenarannya meyakinkan secara pasti (haqqul yaqin).
Konsep Pendidikan Seumur Hidup Dalam Tinjauan Pendidikan Islam Suhartono Suhartono
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.196

Abstract

Pendidikan adalah modal utama yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Dengan pendidikan akan meninggikan manusia dan merendahkan manusia yang lain, manusia akan dianggap berharga bila memiliki pendidikan yang berguna bagi sesamanya Belajar seumur hidup adalah belajar terus menerus dan berkesinambungan (continuing-learning) dari buaian sampai akhir hayat, sejalan dengan fase-fase perkembangan pada manusia. Oleh karena setiap fase perkembangan pada masing-masing individu harus dilalui dengan belajar agar dapat memenuhi tugas-tugas perkembanganya, maka belajar itu dimulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa dan bahkan sampai akhir hayatnya. Masa dari pendidikan sangatlah panjang, banyak orang yang beranggapan bahwa pendidikan itu berlangsung hanya disekolah saja, tetapi dalam kenyataanya pendidikan berlangsung seumur hidup melalui pengalaman-pengalaman yang dijalani dalam kehidupanya. Didalam dunia pendidikan Islam di kenal dengan istilah pendidikan sepanjang hayat atau pendidikan seumur hidup. Hal ini menunjukan bahwa pendidikan berlangsung tanpa batas yaitu mulai sejak lahir sampai kita meninggal dunia. Maka jelaslah sudah bahwa pendidikan seumur hidup itu sangat benar adanya didalam kehidupan kita.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Materi Pembelajaran Haji Dan Umrah Melalui Penerapan Metode Advokasi Suhartono Suhartono; Rosi Patma
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v5i1.309

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar mata pelajaran Fiqih melalui penerapan metode Advokasi. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian melalui perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-2 MTs Darul Ulum Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, teknik analisa data menggunakan teknik holberman yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini, pertama hasil belajar sebelum penerapan metode Advokasi adalah sangat rendah yaitu dari 22 siswa terdapat 3 siswa atau 13,64%, siswa tidak mencapai ketuntasan sebanyak 19 orang atau 86,38%. Kedua hasil belajar setelah penerapan metode Advokasi termasuk kategori tinggi dengan indikator 100% siswa dapat mencapai ketuntasan setelah tindakan siklus 3. Ketiga Penerapan metode Advokasi dapat meningkatkan hasil belajar dengan indikator aktivitas guru dalam pembelajaran termasuk kategori baik 95% pada siklus 3 semula 72,50% pada siklus 2 dan 45% pada siklus 1, dan 32,50% pada prasiklus, aktivitas siswa dalam pembelajaran masuk kategori baik yaitu mencapai 93,56% pada siklus 3 dimana semula 67,42% pada siklus 2, 46,97 pada siklus 1 dan 28,40% pada prasiklus serta belajar siswa mencapai 100% dimana semula 13,64% pada prasiklus, 40,91% pada siklus 1, 72,73% pada siklus 2.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pelaksanaan Tahlilan Pada Majlis Ta’lim Baitur Rohman Neti Suprihatin; Suhartono Suhartono; Sholeh Hasan
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v8i1.1087

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan penyelenggaraan tahlilan dan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam pelaksaanaan tahlilan pada Majlis Ta’lim. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga yang menetap didesa tersebut. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyusunan satuan dan kategorisasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan: Pertama, tahlilan dilaksanakan secara bersama-sama yang dipimpin oleh imam tahlil, diawali dengan membaca hadharah kepada Nabi, sahabat dan seterusnya. Kemudian pembacaan tahlil dan Al-Qur’an serta pembacaan do’a. Kedua, nilai-nilai pendidikan islam yang terkandung dalam pelaksanaan tahlilan terbagi menjadi tiga yaitu; 1. Nilai pendidikan aqidah dengan melakukan tahlilan, seseorang akan senantiasa mengingat dan menyebut ke-Esa-an Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta shalawat kepada Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, 2. Nilai pendidikan akhlaq dengan melaksanakan tahlilan maka akan memunculkan sikap-sikap akhlaqul karimah sebagai aspek dari pendidikan akhlaq, 3. Nilai pendidikan ibadah dengan melaksanakan tahlilan seseorang telah melakukan ibadah karena poin-poin dari pelaksanaan tahlilan tersebut merupakan ibadah yang disyariatkan dalam Islam