Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SOSIALISASI PORANG YANG KAYA MANFAAT SEBAGAI PENGGANTI BERAS Kodrat Budiyono; R. Soelistijono; Totong Umar; Sasmito, Luncana Faridhoh; Joko Sulistyono; Arif Rohman Hakim
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3537

Abstract

Pemanfaatan umbi porang ini mulai di galakan dengan seiring waktu karena beras semakin mahal. Porang menjadi alternative karbohidrat yang rendah glukosa tapi kaya akan serat. Tujuan pengabdian 1) Dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tanaman porang agar bisa menjadi pengganti nasi. 2) Menciptakan produk pengganti nasi yaitu porang yang kaya manfaat. 3) Produk butiran beras porang dan tepung porang bisa menjadi produk unggulan pengganti beras. Metode yang digunakan PAR (Participatory Action Research) dengan partisipan 20 orang. penelitian yang diawali dengan merencanakan, melakukan tindakan atau aksi, dan evaluasi dari hasil tindakan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Masyarakat lebih mengenal tanaman porang sebagai pengganti nasi. 2) produk porang yang dihasilkan dari penelitian. 3) produk butiran porang yang dijadikan sebagai pengganti nasi.
IMPLEMENTASI PENINGKATAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI MELALUI METODE PASSING BAWAH PROGRESIF DAN REPETITIF Muh Ikhwan Iskandar; Rustam Yulianto; Dwi Gunadi; Joko Sulistyono; Andanu Sigit Rustiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 6 No 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5297

Abstract

Passing bawah merupakan salah satu teknik dasar yang penting dalam permainan bola voli, khususnya bagi siswa sebagai tahap awal pembelajaran olahraga. Pada Masyarakat Desa Gedong Ngadirojo Wonogiri, ditemukan masih adanya kendala dalam penguasaan passing bawah yang tepat dan efektif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing bawah melalui metode passing bawah progresif dan repetitif, dengan pendekatan latihan yang sistematis dan berulang agar siswa mampu menguasai teknik dasar bola voli dengan lebih baik. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu, mengombinasikan latihan progresif berupa peningkatan jarak dan kecepatan lemparan bola serta latihan repetitif untuk membentuk keterampilan dan refleks siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada akurasi dan kontrol passing bawah siswa, sehingga metode ini efektif untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar bola voli dan direkomendasikan sebagai model latihan bagi siswa di Masyarakat Desa Gedong Ngadirojo dan sekolah dasar lainnya.
Sportif.App as an Effort to Increase Sports Human Resources Readiness and Digitalization of Sports Data Information Management Fatkhul Imron; Joko Sulistyono; Moh Erkamim; Zandra Dwanita Widodo
International Journal of Economics and Management Research Vol. 2 No. 1 (2023): April : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v3i1.223

Abstract

This research is a continuation of community service activities entitled "Introduction and Training of the Sportif.App Application as an Effort to Increase the Readiness of Sports Human Resources and Digitalization of Sports Data Information Management at KONI Surakarta City." Through this tridharma activity, the writing team continued with research aimed at describing and analyzing the benefits of Sportif.App in increasing the readiness of sports human resources through digitizing sports data information management. The research method used is descriptive qualitative which is based on the results of interviews and observations. The Sportif.App application really helps sports human resources by providing data management services that are easy to access and provide information at any time. Administrative requirements can be integrated with sports databases (such as sports, achievements, coaches, referees, etc.), documented, and uploaded through the information system, including verification mechanisms and information about required administrative completeness, as well as monitoring data progress. In this way, sports human resources can work effectively and efficiently in reporting at any time without being limited by time and space. Keywords : Sportif.app, information management, sports data information
PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Silfian Aji Nugraha; Teguh Santosa; Joko Sulistyono
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.6125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) .Perbedaan pengaruh model latihan side jump sprint dan dodging run terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola. 2)Perbedaan pengaruh peningkatan kemampuan menggiring bola bagi anak yang memiliki koordinasi mata- kaki tinggi dan rendah dalam permainan sepakbola. 3). Pengaruh interaksi antara model latihan dengan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Sampel penelitian ini adalah atlet putra usia 10-13 tahun SSB Asosiasi Garuda Ngrompak Jatisrono yang berjumlah 40 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah porpusive sampling. Pengambilan data koordinasi mata-kaki dilakukan dengan soccer wall volley test (Kirkendall, Gruber & Johnson, 1998:247- 248). Kemampuan menggiring bola diperoleh dengan tes menggiring bola (Ngatman, (2003:16). Tes dilaksanakan 2 kali yaitu tes awal dan tes akhir. Analisis data menggunakan uji reliabilistas, ujiprayarat analisis berupa uji normalitas, uji homogenitas, Uji Rentang Newman-Keuls Setelah Anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan side jump sprint dan dodging run terhadap kemampuan menggiring bola, di mana latihan dodging run lebih efektif; (2) atlet dengan koordinasi mata-kaki tinggi memiliki kemampuan menggiring bola yang lebih baik dibandingkan atlet dengan koordinasi mata-kaki rendah; dan (3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola.
The Effect of Sprint Training on Physical Fitness Tests of Elementary School Students Joko Sulistyono; pipit fitria yulianto; michael andriano zulfikar; aldila aziz nur c
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 7 No 2 (2025): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2025.7.2.16469

Abstract

Numerous bacteriophages can infect humans; thus, it is essential to bolster immunity to sustain health and bodily resistance effectively. This research aims to assess their fitness following the Indonesian physical fitness test (TKJI) utilizing the designated tools. This study employs a mixed-method quantitative research strategy. This approach is employed to gather data via multiple minor assessments and interviews with pupils from Bororejo public elementary school. This data include (1) small run test data, (2) data from interviews with children and teachers, and (3) the author's data interpretation. The test sequences employed are: (1) 20-meter run test, (2) elbow hang, (3) sit-up, (4) vertical jump, and (5) 100-meter run. This study comprises 25 students, including 15 females and 10 males. The findings of this study suggest that the results for TKJI in the "very good" and "good" categories are 1 (37.5%) and 15 (47.5%), respectively. Additionally, the physical education teacher's interview revealed that the students lacked seriousness during the test, leading to subpar outcomes.
Deskripsi Tingkat Self-Esteem Atlet Para Badminton Nasional Fredy Setiawan; Joko Sulistyono; Risa Agus Teguh Wibowo
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.10219

Abstract

Prestasi distingtif atlet Para Badminton Indonesia di level internasional memerlukan pemahaman mendalam mengenai aspek psikologis, khususnya self-esteem (harga diri), sebagai fondasi resiliensi dalam menghadapi keterbatasan fisik dan tekanan kompetisi elit. Meskipun krusial, data deskriptif mengenai profil harga diri yang spesifik pada atlet Para Badminton Nasional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis tingkat dan kategorisasi self-esteem pada atlet Para Badminton Nasional.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan survei deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet Para Badminton Nasional di Pelatnas NPC Indonesia berjumlah 18 orang Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sampling jenuh). Instrumen penelitian menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) versi Bahasa Indonesia yang telah diadaptasi dan diuji melalui validasi pakar (Content Validity Index/CVI = 1.00) serta uji reliabilitas empiris (α = 0.973). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan kategorisasi berdasarkan Penilaian Acuan Norma (PAN). Berdasarkan temuan struktur bifaktorial, analisis dilakukan pada skor global self-esteem serta skor terpisah pada faktor positif dan faktor negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor global self-esteem atlet adalah 29.17 (SD = 5.607), yang secara kolektif berada pada kategori sehat hingga tinggi. Distribusi frekuensi menunjukkan mayoritas atlet berada pada kategori sedang (66.67%). Ditemukan pola distingtif di mana skor rata-rata faktor positif (15.78) lebih tinggi dibandingkan faktor negatif (13.39). Hal ini mengindikasikan bahwa atlet memiliki kemampuan afirmasi diri yang kuat, namun masih cukup rentan terhadap fluktuasi pikiran negatif. Visualisasi histogram menunjukkan kurva normal yang simetris, membuktikan distribusi harga diri yang merata dan ekosistem mental yang stabil di lingkungan Pelatnas. Atlet Para Badminton Nasional memiliki profil self-esteem yang positif dan stabil pada kategori sedang. Atlet cenderung lebih mudah mengenali potensi diri dibandingkan mereduksi perasaan tidak puas secara komprehensif. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis berkelanjutan yang berfokus pada penguatan strategi koping dan regulasi emosi untuk menjaga stabilitas harga diri atlet saat menghadapi situasi performa yang fluktuatif di level internasional.
Analisis Physical Self-Perception dan Pentingnya Atribut Fisik Pada Atlet Para Badminton Nasional Khalimatus Sadiyah; Joko Sulistyono; Risa Agus Teguh Wibowo
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.10278

Abstract

Para Badminton Nasional di level internasional mensyaratkan komitmen fisik dan resiliensi psikologis yang tinggi untuk mentransformasikan keterbatasan fungsional menjadi modal prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif komprehensif mengenai tingkat kompetensi fisik, tingkat pentingnya atribut fisik, serta analisis kesenjangan (discrepancy score) pada setiap sub-domain Revised Physical Self-Perception Profile (PSPP-R). Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan survei deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet Para Badminton Nasional di Pelatnas NPC Indonesia berjumlah 18 orang Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sampling jenuh). Instrumen penelitian menggunakan Revised Physical Self-Perception Profile (PSPP-R) versi 48 item yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan dinyatakan valid melalui validasi pakar (Content Validity Index/CVI = 1.00) serta memiliki reliabilitas empiris yang sangat tinggi (α = 0.987). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan kategorisasi berdasarkan Penilaian Acuan Norma (PAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada profil kompetensi fisik aktual, dimensi kekuatan otot murni (physical strength) menjadi determinan utama pembentukan power-confidence (Mean = 20.44), diikuti dominasi kategori sedang-tinggi pada kompetensi olahraga (sport competence) sebesar 83.33%. Pada skala kepentingan, atlet melakukan sentralisasi prioritas tertinggi pada sport competence (Mean = 20.17) dan physical strength (Mean = 19.78). Melalui analisis kesenjangan, mayoritas atlet (77.78%) berada pada karakteristik “Stabil-Kongruen” dengan konsentrasi skor kesenjangan di angka nol (Δ = 0). Namun demikian, fungsi diagnostik instrumen berhasil mendeteksi “Zona Bahaya” pada sekelompok kecil atlet (11.11%) yang mengalami kesenjangan negatif signifikan (Δ = -18 s.d. -9). Penelitian ini menegaskan bahwa kongruensi yang tinggi antara kapasitas riil (kompetensi) dan ekspektasi subjektif (kepentingan) berhasil membentuk physical self-worth yang kokoh dan bertindak sebagai buffer kognitif mitigator kecemasan. Implikasi teoritis penelitian ini memperkuat model hierarkis konsep diri fisik pada populasi disabilitas elit, sedangkan implikasi praktisnya memberikan peta diagnostik berbasis data (evidence-based) bagi NPCI untuk merancang intervensi kognitif-perilaku terfokus pada atlet yang berada di zona kerentanan emosional.