Claim Missing Document
Check
Articles

Waste Utilization and Creative Economy: Efforts to Build Environmentally Concerned Characters for Students at SDN Nglumber II Kepohbaru Bojonegoro Rohmatul Faizah; Aldira Mara Ditta Caesar Purwanto
VSJ | Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/vsj.v3i2.97

Abstract

Increasing the involvement of students in utilizing plastic waste in elementary schools (SD) is a very important thing to do. This paper aims to determine the involvement of students in collecting, sorting, processing, and utilizing waste to support the creative economy program. Instilling awareness of environmental values ​​in all school members is something that must be applied from an early age. There is an effort to encourage students to use both organic and inorganic waste for recycling so that it is more useful. This process cannot be carried out without the role of educators or prospective educators who direct, motivate and practice directly how to process and utilize waste. This study uses a qualitative research approach with interviews, observations, and documentation and uses triangulation techniques to obtain the validity of the data whose purpose is to understand and at the same time explore a real event at the research site. From the results of research on increasing student involvement in utilizing waste, especially plastic waste to support the creative economy, it is highly accepted by all circles in the school environment, especially by students to be directly involved in collecting, sorting, processing, and utilizing waste in the school environment.
PERAN MAHASISWA DALAM KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) SEBAGAI SARANA SOSIALISASI HUKUM DI MASYARAKAT Besari, Sultan Rafi Nanda; Aselina, Ira; Aishah M., Prima Rizky; Putri P. L, Eliza; Purwanto, Aldira Mara Ditta Caesar
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v3i1.2140

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu sarana yang penting agar mahasiswa mampu menerapkan teori di dalam kerja nyata dalam suatu pengabdian kepada Masyarakat. Dalam konteks sosialisasi hukum, KKN memainkan peran kunci dalam meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat. Berbagai kegiatan KKN, penyuluhan hukum, dan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam memahami serta mengimplementasikan hukum secara benar. Melalui KKN, mahasiswa dapat mengasah kemampuan kepemimpinan dan kerja tim, serta memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat. Kegiatan KKN ini juga memungkinkan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat yang lebih maju serta meningkatkan kesadaran hukum.
Peraturan Konstitutif Pemenuhan Hak Pekerjaan dan Ketenagakerjaan Penyandang Disabilitas: Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Fikri, Abdullah; Widya Kartika, Adhitya; Purwanto, Aldira Mara Ditta Caesar
INKLUSI Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.100102

Abstract

The existence of human rights guarantees and affirmative action concerning the right to work is contained in Undang-Undang Dasar 1945 as theconstitution of Republic Indonesia. The aim of this research is for understanding about constitutive regulation concerning the rights to work for persons with disability after the Law number 11 of 2020 Concerning Job Creation in Indonesia. This issue is then analyzed using a normative method with an approach to aspects of legislation and a conceptual approach to the issue of constitutive regulations fulfilling the rights to employment and employment of Persons with Disabilities after Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation in Indonesia. As a result, the regulation does not significantly regulate the fulfillment of workers' rights in the employment of persons with disabilities, as well as the obligations of employers. Eksistensi jaminan hak asasi manusia dan affirmative action terkait dengan hak pekerjaan  dirumuskan secara konstitusional di dalam  Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hak pekerjaan dan ketenagakerjaan penyandang disabilitas secara konstitutif pasca terbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang mengalami dinamika politik hukum. Isu tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode normatif dengan pendekatan aspek peraturan perundang-undangan dan pendekatan konsep dengan isu peraturan konstitutif pemenuhan hak pekerjaan dan ketenagakerjaan Penyandang Disabilitas pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Indonesia. Hasilnya, Pengaturan tidak signifikan mengatur pada pemenuhan hak pekerja pada ketenagakerjaan penyandang disabilitas, begitu juga kewajiban pemberi kerja.
Deviations Against Awig-Awig As Written Customary Law In Balinese Communities Purwanto, Aldira Mara Ditta Caesar; Yulianingsih, Wiwin; Waluyo
VJJ Vol. 1 No. 2 (2020): Veteran Justice Journal
Publisher : VJJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of awig-awig as written customary law which is still used and obeyed by the Balinese people, of course this does not rule out the possibility of deviation. Deviations or violations committed by the Balinese people are generally resolved according to the rules written in awig-awig. The research methodology carried out in this study begins with the identification of a variety of literature related to customary law in terms of problems that occur and challenges that must be faced by the community. Then arranged to come up with the right problem formulation which later can be comprehensively reviewed through field studies and direct observations especially related to the problem taken in this research namely the deviation from the application of awig-awig as written customary law. The results obtained in this study aim to determine the deviations that occur in the Balinese community and how the Balinese community to resolve them.
Kedudukan Rahasia Dagang sebagai Harta Gono-Gini Caesar Purwanto, Aldira Mara Ditta; Luthfiyah Chusnida, Nabilah
UNES Law Review Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i3.1751

Abstract

Trade secrets or what is now known as undisclosed information are part of IPR which is parallel to other forms of IPR such as patents, brands, industrial product designs, copyrights, etc. The method used is normative juridical. According to legal experts, trade secrets are included in the category of intangible movable objects, in the form of rights that have moral, practical and economic value. Based on what is stated above, trade secrets become a right that has moral and economic value. However, when the owner of the IPR dies or there is a divorce in the household, it is very likely that problems will arise because of the economic value of the trade secret. The result is that trade secrets are intellectual property of high value and must be protected, then secrets can be said to be joint property if they are registered during the marriage period, but if they are registered before the marriage period they are said to be personal property of each individual. However, if the economic value is in the form of royalties on If the trade secret is received or obtained after the marriage, it is wealth in the household which becomes joint property. So, if a divorce occurs, it can become joint property that must be divided.
KEABSAHAN SPPB SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA RIZKIATHALLAH, GIBRAN THAREQ; PURWANTO, ALDIRA MARA DITTA CAESAR
Gorontalo Law Review Vol. 7 No. 2 Oktober 2024, Gorontalo Law Review
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golrev.v7i2.3646

Abstract

SPPB sebagai manifestasi kepastian hukum atas suatu perolehan hak kepemilikan suatu barang dipergunakan oleh para pelaku perdagangan sehingga proses penyerahan hak kepemilikan barang dapat terjadi secara cepat, efektif dan efisien meskipun penguasaan atas barang masih berada ditangan si penerbit. Karakteristik SPPB  bentuk penyerahan simbolik atas suatu hak kepemilikan barang sering dipergunakan para pelaku perdagangan untuk memperoleh dukungan pembiayaan dari lembaga pembiayaan dalam melakukan transaksi perdagangan sehingga SPPB dianggap sebagai bukti kepemilikan atas suatu barang persediaan yang akan dijadikan jaminan fidusia untuk menjamin pelunasan kewajiban. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menganalisa keabsahan SPPB yang dapat dijadikan objek jaminan fidusia terhadap benda perdagangan sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis deskriptif serta menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa SPPB memuat unsur yang dapat dijadikan sebuah objek jaminan atas sebuah benda perdagangan melalui mekanisme jaminan Fidusia.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KETIDAKSESUAIAN DALAM PEMBERIAN GANTI RUGI ATAS TANAH MILIK PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN UMUM PADA RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA Triani, Sela Dewi; Caesar Purwanto, Aldira Mara Ditta
Gorontalo Law Review Vol. 8 No. 1 April 2025, Gorontalo Law Review
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golrev.v8i1.3863

Abstract

Pengadaan tanah untuk kepentingan publik sering kali penting untuk pembangunan, namun sering juga menimbulkan masalah, terutama dalam hal pemberian kompensasi yang tidak sesuai kepada pemilik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami akibat hukum dari ketidaksesuaian tersebut dan bagaimana perlindungan hukum bagi pemilik tanah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan hukum normatif, dengan mengumpulkan data dari studi kepustakaan dan analisis terhadap peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian dalam ganti rugi dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan masalah hukum bagi pemilik tanah. Namun, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 mengatur mekanisme yang transparan dan adil dalam menentukan ganti rugi, yang mencakup nilai tanah, bangunan, tanaman, serta kerugian fisik dan non-fisik.. Proses ini memastikan mekanisme yang transparan dan adil dalam pemberian ganti rugi. Ketidaksesuaian penilaian dapat menimbulkan sengketa, namun pemilik tanah memiliki hak untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme hukum preventif dan represif melalui pengadilan. Penelitian ini menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pengadaan tanah agar kepentingan publik bisa terpenuhi tanpa mengabaikan hak pemilik tanah. 
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYA CIPTA LAGU “HALO-HALO BANDUNG” YANG DIUBAH TANPA IZIN PEMEGANG HAK CIPTA Bidjaksono, Verda Raseindriyasari; Purwanto, Aldira Mara Ditta Caesar
Gorontalo Law Review Vol. 7 No. 2 Oktober 2024, Gorontalo Law Review
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golrev.v7i2.3715

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai perlindungan hukum terhadap karya cipta lagu "Halo-Halo Bandung" yang diubah tanpa izin pemegang hak cipta. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis kerangka hukum yang berlaku di Indonesia terkait hak cipta dan bagaimana perlindungan terhadap karya cipta dan pemegang hak cipta dapat diterapkan dalam kasus seperti yang dihadapi oleh lagu "Halo-Halo Bandung". Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan mengumpulkan data dari studi kepustakaan dan analisis terhadap peraturan perundang-undangan serta wawancara dengan ahli waris selaku pemegang hak cipta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum yang ada telah memberikan dasar yang cukup untuk melindungi hak cipta, masih terdapat tantangan dalam implementasi dan penegakan hukum yang efektif terhadap pelanggaran hak cipta, terutama dalam konteks digital. Implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan lebih lanjut dalam undang-undang hak cipta serta peningkatan kesadaran hukum di masyarakat terhadap pentingnya melindungi karya cipta dari penggunaan yang tidak sah
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMILIK KENDARAAN RODA DUA YANG MEMAKAI RANGKA ESAF BERKUALITAS RENDAH Putra, Wahyu Buana; Purwanto, Aldira Mara Ditta Caesar
Gorontalo Law Review Vol. 7 No. 2 Oktober 2024, Gorontalo Law Review
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golrev.v7i2.3731

Abstract

Dalam konteks perlindungan konsumen terhadap produk berkualitas rendah, terdapat beberapa atensi utama seperti halnya tidak adanya definisi secara rinci mengenai produk berkualitas rendah. Hal tersebut dapat menyebabkan interpretasi yang beragam dan kesulitan dalam menentukan apakah suatu produk dapat dianggap berkualitas rendah atau tidak karena dalam ketentuan Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen hanya menjelaskan mengenai produk cacat atau rusak tanpa adanya penjelasan secara rinci mengenai kualitas suatu produk yang rendah. Menjelang penghujung tahun 2023 banyak keluhan yang muncul dari konsumen khususnya pengguna motor Honda di media sosial. Keluhan tersebut muncul didasari oleh maraknya kasus rangka eSAF skutik motor Honda yang berkarat dan mudah patah. Tak sedikit yang menyuarakan bila Astra Honda Motor (AHM) perlu melakukan kampanye recall atau perbaikan unit bila memang ditemukan kesalahan produksi yang berkaitan dengan aspek keselamatan. Penelitian ini akan mengulas isu hukum tersebut dengan menggunakan perspektif yuridis disertai perlindungan hukumnya bagi konsumen di Indonesia.
Analisis Yuridis Mengenai Perbuatan Melanggar Hukum Oleh Dropshipper Dalam Transaksi Jual Beli Online Melalui Platform Facebook Saputro, Hermawan Dwi; Purwanto, Aldira Mara Ditta Caesar
Gorontalo Law Review Vol. 8 No. 1 April 2025, Gorontalo Law Review
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golrev.v8i1.3883

Abstract

The development of information and communication technology in Indonesia has grown rapidly. This development is reflected in activities such as online buying and selling. Nowadays, there are various forms of online transactions, including those that do not require stock, such as dropshipping. However, this system still causes many issues that lead to unlawful actions. This study uses a juridical-normative approach, referring to the Indonesian Civil Code (KUHPer) and the Consumer Protection Law (UUPK). The research reveals that illegal dropshipping often occurs due to the misuse of information and digital transaction systems, resulting in harm to consumers and the original product owners. The conclusion emphasizes the importance of legal measures, both litigation and non-litigation, to protect the rights of consumers and business actors who are harmed.