Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KEPEMIMPINAN DIGITAL MASA DEPAN MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI ALPHA [FUTURE DIGITAL LEADERSHIP THROUGH CHARACTER EDUCATION FOR THE ALPHA GENERATION] Lastiar Roselyna Sitompul; Muhammad Japar; Moch Sukardjo; M.Helmi Azhar; Luthpi Saepuloh
Polyglot Vol 19, No 2 (2023): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v19i2.6465

Abstract

AbstractThe Alpha generation is a unique generation, born in the era of digital technology. From an early age, they have been in contact with information technology. Based on previous research, this generation spends a lot of time in front of screens and is fluent in using technological tools. There is a negative impact of using technology when it is not accompanied by character education. As they are the future generation of leaders, teachers and parents must take an approach based on the characteristics of the Alpha generation in parenting and teaching to develop leadership character. This research aims to examine the characteristics of the Alpha generation, character education for the Alpha generation, and parenting styles that are effective in preparing to be the digital leaders. The research method is a literature study. The results of the literature study show that the Alpha generation has great potential as digital leaders in a digital environment and character education in schools and parental care must adapt to the characteristics of the Alpha generation by providing examples, mentoring, and good relationships.Bahasa Indonesia AbstrakGenerasi Alpha adalah generasi unik, lahir di era teknologi digital. Sejak usia dini, telah bersentuhan dengan teknologi informasi. Berdasarkan penelitian terdahulu generasi ini banyak menggunakan waktu di depan layar dan fasih dalam penggunaan alat-alat teknologi. Terdapat dampak negatif dari penggunaan teknologi yang tidak disertai dengan pendidikan karakter. Sebagai generasi pemimpin di masa depan, guru dan orang tua harus mempunyai pendekatan berdasarkan karakteritik generasi alpha dalam pola asuh dan pengajaran untuk mengembangkan karakter kepemimpinan. Penelitian bertujuan mengkaji karakteristik generasi Alpha, bagaimana pendidikan karakter untuk generasi Alpha dan pola asuh orang tua yang efektif dalam mempersiapkan kepemimpinan digital generasi Alpha. Metode penelitian adalah metode kepustakaan, melalui penelurusan literatur terpercaya. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan generasi Alpha mempunyai potensi besar sebagai pemimpin digital melalui lingkungan digital yang telah dikuasai, pendidikan karakter di sekolah dan asuhan orang tua harus menyesuaikan dengan karakteristik generasi Alpha, dengan memberikan keteladanan, pendampingan, serta relasi yang baik.
Penyuluhan Kesehatan Pencegahan Infeksi Covid-19 dan Pembuatan Hand Sanitizer Secara Mandiri Lastiar Roselyna Sitompul; Wahyu Irawati; Reisky Megawati Tammu; Ashiong Parheheon Munthe
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi pandemik Covid-19, menyebabkan jemaat Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKIA) menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan ibadah minggu. Kondisi ekonomi jemaat mayoritas kelas bawah dengan bekerja di sektor nonformal dan mayoritas kurang mampu. Jemaat sangat membutuhkan edukasi terkait menjaga kesehatan dimasa pandemik. Jemaat juga membutuhkan sosialisasi, arahan, penjelasan dan pendampingan terkait menjaga kesehatan dalam situasi Covid-19. Oleh sebab itu, bentuk kegiatan PkM bertujuan melakukan penyuluhan tentang pencegahan Covid-19 dan pembekalan pengetahuan dan keterampilan untuk membuat hand sanitizer baik dengan bahan kimia sederhana maupun dari bahan alami. Hal ini sangat berguna untuk keperluan sehari-hari sebagai salah satu cara menjaga kebersihan sekaligus mencegah infeksi Covid 19. Pengetahuan pembuatan hand sanitizer secara mandiri dapat menghemat pengeluaran di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi. Metode pelaksanaan penyuluhan dilakukan secara tatap muka kepada jemaat dengan memberikan penjelasan, tanya jawab dan diskusi. Tim PkM memberikan penyuluhan pencegahan Covid 19, demonstrasi pembuatan hand sanitizer melalui video dan penjelasan pembuatannya. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, jemaat menyatakan bahwa penyuluhan yang dilakukan sangat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan jemaat, dan pihak mitra mengharapkan tindak lanjut dari kegiatan PkM yang telah dilakukan.Kata kunci—Pengabdian masyarakat, Penyuluhan, Hand sinitizer
Pelatihan Online Pembuatan Es Kopyor sebagai Alternatif Minuman Bergizi di Era Pandemi Wahyu Irawati; Siane Indriani; Ashiong P Munthe; Lastiar Roselyna Sitompul
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu sarana untuk menjalankan misi Universitas Pelita Harapan. PkM dilaksanakan di Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) jalan Raya Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang-Banten. Berdasarkan angket analisis kebutuhan diketahui bahwa jemaat GKAI membutuhkan edukasi tentang minuman sehat di era pandemi agar jemaat GKAI dapat menghindari pembelian minuman di luar untuk mencegah penularan Covid19. Jemaat diharap dapat membuat minuman sendiri di rumah yang bernilai gizi seperti es kopyor sintetis terbuat dari agar agar. PkM ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang dampak minuman cepat saji, manfaat agar-agar bagi kesehatan, serta mengadakan pelatihan online pembuatan es kopyor sintetis terbuat dari agar-agar. Kegiatan dilakukan secara online dengan membagikan link youtube berisi rekaman demonstrasi pembuatan es kopyor sintetis yang dilakukan pelaksana PkM di rumah. Setiap peserta melihat youtube dan mempraktekkannya di rumah dengan menggunakan bahan yang telah dikirim pelaksana PkM ke rumah masing-masing. Kegiatan PkM online berhasil dilaksanakan dengan baik. Hasil angket peserta menunjukkan bahwa kegiatan PKM ini menarik dan bermanfaat bagi peserta (78%), materi mudah dipahami peserta (71%), peserta berhasil membuat es kopyor sintetis (92%) dengan hasil rasa yang enak (55%). Diharapkan ketrampilan yang telah diperoleh membuat jemaat GKAI dapat mencegah penularan covid dengan membuat minuman bergizi sendiri di rumah.Kata kunci— Agar-agar, es kopyor sintetis, minuman bergizi, PkM online
KEGIATAN MOBIL PINTAR DALAM MENDUKUNG PROGRAM MERDEKA LITERASI DI DESA TANJUNG BURUNG Sitompul, Lastiar Roselyna; Patricia Tantu, Year Rezeki; Tangkin, Wiyun Philipus; Silalahi, Destya Waty
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1935

Abstract

Literacy skills in students are the basis for learning in various fields. With good literacy skills, students will be able to learn independently, understand instructions and tasks better, and access the information necessary to develop knowledge and skills. But the literacy skills of children in Tanjung Burung village are very lacking. Many kindergarten-age children do not know letters, and low-grade elementary students cannot read. Social and economic factors affect the quality of education in Tanjung Burung with the village category being very underdeveloped. Such as village conditions, PKM activities are carried out in Tanjung Burung village aimed at supporting the independent literacy program by developing children's literacy skills through learning materials tailored to children's characteristics, through the assistance of tutors. This method of activity includes the stages of preparation, implementation, and evaluation activities. The result obtained from this activity is that kindergarten-age children have been able to recognize the letters A-Z and develop motor skills (through movement and song). For the age of low-grade elementary school children have been able to group (inanimate objects, living objects, family members, means of transportation), introduce themselves with simple sentences, and recognize numbers in the form of children's stories, while for the age of the high-grade elementary school, children have been able to compose sentences, make short stories, explain unit values, tens, and hundreds.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI PADA SISWA KELAS 1-3 MELALUI METODE KELOMPOK TUTORIAL DI DESA TANJUNG BURUNG Nainggolan, Cathryne Berliana; Silalahi, Destya Waty; Tangkin, Wiyun Philipus; Tantu, Year Rezeki Patricia; Sitompul, Lastiar Roselyna
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1981

Abstract

Metode tutorial merupakan sebuah metode mengajar yang berfokus pada peningkatan daya kognitif siswa sekaligus kemampuan akademiknya. Metode tutorial dapat dilakukan secara perorangan maupun perkelompok. Secara khusus, metode kelompok tutorial diterapkan pada siswa SD kelas 1-3 di desa Tanjung Burung dengan tujuan meningkatkan kemampuan literasi mereka. Awalnya, siswa SD kelas 1-3 desa Tanjung Burung menunjukkan semangat belajar dan kemampuan literasi yang rendah. Keterbatasan mereka dalam hal membaca dan menulis berdampak pada pemahaman mereka dalam mengidentifikasi ide dan pesan dalam cerita pendek. Demi meningkatkan kemampuan literasi siswa SD kelas 1-3 desa Tanjung Burung, metode kelompok tutorial dilakukan secara rutin selama 10 kali pertemuan antara seorang mahasiswa guru sebagai tutor dengan sekelompok siswa yang terdiri dari 5 sampai 8 siswa setiap minggunya. Hasilnya, metode kelompok tutorial berhasil meningkatkan kemampuan siswa SD desa Tanjung Burung secara kognitif dan emosional. Secara kognitif, siswa SD kelas 1-3 desa Tanjung Burung dapat mengidentifikasi ide dan makna dari cerita pendek atau dongeng melalui kegiatan menyimak, membuat kalimat sederhana, bahkan membuat dan menuliskan cerita pendek dengan menggunakan kata-kata mereka sendiri secara sederhana. Secara emosional, metode kelompok tutorial dapat meningkatkan kepercayaan diri para siswa melalui relasi guru dan siswa dan pemberian apresiasi selama pembelajaran.
PENYULUHAN PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA MENUJU POLA HIDUP SEHAT DENGAN MEMBUAT SALAD DAN ES BUAH Irawati, Wahyu; Chrismastianto, Imanuel Adhitya Wulanata; Sitompul, Lastiar Roselyna; Munthe, Ashiong P.
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2114

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan sarana melaksanakan misi Universitas Pelita Harapan yaitu berkontribusi untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan berdasarkan wawasan Kristen Alkitabiah serta berpartisipasi dalam pengembangan individu dan masyarakat bagi kemuliaan Allah. Kegiatan PkM dilaksanakan di Gereja Kristen Alkitab Indonesia jalan Raya Kelapa Dua, Ruko Blitz, Blok A No. 28, Gading Serpong, Tangerang- Banten pada tanggal 23 Juli 2022 yang dihadiri oleh 20 orang. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa peserta belum memahami tentang perencanaan keuangan keluarga yang ekonomis dengan menerapkan pola hidup sehat. Kondisi ekonomi yang rendah membuat peserta lebih memilih mengkonsumsi makanan murah tanpa memerhatikan pola hidup sehat. Memakan buah-buahan dalam bentuk buah segar, es buah, maupun salad buah merupakan salah satu contoh pola hidup sehat. Tujuan kegiatan PkM adalah memberikan pelatihan tentang perencanaan keuangan keluarga menuju pola hidup sehat dengan membuat es buah dan salad buah. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pelatihan. Hasil kegiatan PkM menunjukkan bahwa peserta menyadari perlunya melakukan perencanaan keuangan keluarga dengan melakukan pengeluaran yang ekonomis namun memenuhi kriteria pola hidup sehat. Peserta juga dapat membuat perencanaan keuangan keluarga melalui simulasi yang dilakukan dengan pendampingan nara sumber. Peserta juga mampu membuat es buah dan salad buah melalui demonstrasi serta pelatihan yang dilakukan secara bersama-sama.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN LITERASI BAHASA ANAK USIA DINI DAN SD DI DESA TANJUNG BURUNG MELALUI MOBIL PINTAR DAN TUTORIAL LITERASI Tangkin, Wiyun Philipus; Nainggolan, Cathryne Berliana; Tantu, Year Rezeki Patricia; Sitompul, Lastiar Roselyna; Silalahi, Destya Waty; Sitanggang, Nurelinda
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2292

Abstract

Kemampuan literasi bahasa adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memproduksi bahasa secara efektif. Bagi anak-anak, kemampuan literasi bahasa berperan penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Secara spesifik, manfaat kemampuan literasi bahasa adalah meningkatkan kemampuan menulis, berbicara, membaca, dan menyimak. Namun, permasalahan yang muncul di desa Tanjung Burung adalah 40% dari jumlah anak usia dini dan anak usia sekolah dasar masih belum memiliki kemampuan literasi bahasa yang baik. Beberapa faktor penyebab permasalahan tersebut adalah sarana dan prasarana desa yang kurang mendukung kebutuhan anak-anak desa dengan jumlah jiwa yang cukup banyak; dan keterbatasan ekonomi orangtua yang membuat anak-anak kurang mendapat kesempatan untuk belajar dengan sumber belajar seperti buku bacaan dan media pembelajaran kreatif lainnya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bekerjasama dengan kegiatan Mobil Pintar dan pendampingan belajar literasi bahasa mencoba memfasilitasi anak-anak dalam membaca, berbicara, dan menyimak. Tujuan dari PkM ini adalah memberikan akses untuk membaca buku-buku dan mengembangkan budaya membaca yang disediakan dalam Mobil Pintar kepada anak-anak dan memberikan bimbingan belajar lewat tutorial yang meningkatkan kemampuan literasi bahasa dengan menggunakan aktivitas yang kreatif. Melalui metode pembelajaran kreatif dan media pembelajaran yang menarik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan kreativitas anak.
TEACHING READINESS ANALYSIS OF PRESERVICE PRIMARY TEACHERS IN PHYSICAL EDUCATION THROUGH MICROTEACHING Widiastuti, Widiastuti; Appulembang, Oce Datu; Sitompul, Lastiar Roselyna
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 2 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i2.1399

Abstract

Microteaching serves as a scaled-down teaching practice platform designed to hone fundamental instructional skills among preservice primary teachers. Delivering physical education at the primary level demands specialized competencies distinct from other subjects, given its inherent movement-based nature and outdoor implementation requirements. This study examines the readiness of preservice primary teachers to teach physical education through microteaching activities. Employing a quantitative descriptive approach, we analyzed physical education microteaching assessment data from 28 preservice primary teachers (February-May 2025), evaluating eight core teaching competencies. Results revealed a tripartite competency distribution: High Achievers (16 students): Demonstrated comprehensive mastery of essential microteaching skills, including creative lesson delivery and adaptive classroom management. Intermediate Performers (10 students): Exhibited foundational competence but required refinement in questioning techniques, time management, and instructional transitions. Developing Practitioners (2 students): Showed significant gaps in lesson preparation and teaching confidence, necessitating targeted intervention. The findings underscore two critical implications for teacher preparation: First, most candidates achieved teaching readiness through structured microteaching experiences, validating its efficacy in skill development. Second, the identified competency gaps—particularly in pedagogical content knowledge and self-efficacy-highlight the need for differentiated training approaches. This research emphasizes the indispensable role of microteaching in equipping future elementary teachers with the unique skill set required for effective physical education instruction
SEMINAR PENDIDIKAN KRISTEN DENGAN TOPIK IDENTITAS DIRI DAN PENGEMBANGAN POLA PIKIR KRISTIANI DI SMA KRISTEN 1 SURAKARTA Andriani, Neneng; Sitompul, Lastiar Roselyna; Tangkin, Wiyun Philipus
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2288

Abstract

Pendidikan Kristen bertujuan untuk memperkenalkan Yesus Kristus dalam hidup siswa agar semakin dewasa dalam pertumbuhan iman. Sekolah Kristen merupakan wadah pendidikan Kristen yang berperan mengajarkan karakter Kristus dalam kehidupan siswa. Pentingnya peran pendidikan Kristen menjadi dasar kerja sama antara Yayasan Amarta Kasih Indonesia (AKSI) di Surakarta dan para dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pelita Harapan, dengan melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program seminar Pendidikan Kristen. Yayasan AKSI hadir dengan sebuah visi yaitu menyebarkan kasih Kristus kepada setiap orang, di mana terdapat program AKSI untuk anak yang bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di SMA Kristen 1 Surakarta, di mana merupakan sekolah pilihan yayasan AKSI untuk menyekolahkan anak-anak yayasannya, dengan harapan siswa mendapatkan pengajaran kristiani dan komunitas belajar yang berwawasan Kristen alkitabiah. Namun berdasarkan observasi, ditemukan bahwa guru dan siswa pada sekolah tersebut masih kesulitan dalam mengintegrasikan wawasan Kristen alkitabiah di dalam pembelajaran maupun struktur hidup. Berdasarkan analisis kebutuhan ini maka dilakukan seminar Pendidikan Kristen untuk 127 siswa SMA Kristen 1 Surakarta dengan topik identitas diri dan pengembangan pola pikir. Metode yang diterapkan adalah presentasi, tanya jawab interaktif, dan refleksi. Pada akhir kegiatan seminar dilakukan evaluasi, dan hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa dapat memahami dengan baik materi yang disampaikan dan berkomitmen mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan pola pikir. Namun hasil evaluasi juga menunjukkan siswa secara pribadi masih belum yakin akan makna sesungguhnya dari identitas dirinya di dalam Kristus, sehingga diperlukan tindak lanjut kegiatan dengan program berkelanjutan untuk mendampingi siswa dalam menemukan identitas diri yang sejati dan mengembangkan pola pikir serta aplikasi praktis di dalam hidupnya sehari-hari.
PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA KELAS 3-4 SD DI DESA TANJUNG BURUNG TANGERANG BANTEN sitompul, Lastiar Roselyna; Sari, Ganda; Silalahi, Destya waty
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i2.10229

Abstract

Desa Tanjung Burung, yang terletak di kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, merupakan daerah pedesaan yang menghadapi tantangan kurangnya literasi anak-anak usia sekolah dasar. Hasil observasi di desa tersebut menunjukkan kemampuan literasi siswa SD desa Tanjung Burung masih rendah, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami teks bacaan, menulis dengan struktur yang baik, serta mengekspresikan ide secara lisan maupun tulisan. Berdasarkan survei yang melibatkan 120 siswa dari siswa TK sampai siswa kelas 6, diperoleh data 55% siswa belum memiliki kemampuan menyimak dan menulis yang baik. Khusus untuk siswa kelas tiga SD, masih terdapat beberapa siswa yang belum lancar membaca, berdasarkan kondisi tersebut Fakultas Ilmu Pendidikan UPH mengadakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk Bimbingan belajar dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan literasi dasar siswa SD di desa Tanjung Burung sesuai dengan kebutuhan siswa dalam aspek membaca, menulis, berbicara dan menyimak dengan baik. Metode yang digunakan adalah memberikan pendampingan pembelajaran literasi dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah siswa yang mengikuti bimbingan belajar secara kontinu mengalami peningkatan kemampuan literasi dasar dalam aspek membaca, menulis, menyimak dan berbicara.