Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motor Educability Terhadap Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIKKM Unima Andri A.H. Pea; Nolfie Piri; Djajaty M. Lolowang
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, terungkap bahwa masih ada sejumlah mahasiswa yang belum mencapai potensi maksimal dalam keterampilan sepak takraw. Hal ini diduga disebabkan oleh kurangnya tepatnya strategi pembelajaran yang diterapkan, seperti gaya mengajar yang monoton dan rendahnya motor educability mahasiswa. Kurangnya variasi dalam strategi pengajaran yang digunakan oleh dosen, yang dapat menyebabkan kebosanan dan kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, peran dosen sangatlah penting, dosen memiliki tanggung jawab untuk memilih strategi pengajaran yang sesuai agar mahasiswa dapat dengan jelas memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, Rancangn penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan factorial 2 x 2. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data telah diketahui bahwa gaya mengajar latihan dan gaya mengajar komando mempunyai perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan sepak sila permainan sepak takraw pada mahasiswa Pendidikan Olahraga. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05, Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05. Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05.
PENGARUH PENERAPAN METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA PADA SISWA SMP NEGERI 4 TOMOHON Gregorius Consilio Paat; Nolfie Piri; Djajaty M Lolowang
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode mengajar yang spesifik untuk mengajarkan lompat jauh gaya berjalan di udara pada olahraga atletik sampai saat ini belum diketahui. Sehingga di dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara di SMP NEGERI 4 TOMOHON belum efektif dan efisien. Salah satu metode mengajar yang ada dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani adalah metode latihan. Penerapan gaya latihan sangat efektif dalam pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara karena metode ini mempunyai keunggulan dalam meningkatkan ketrampilan siswa melalui latihan berulang-ulang. Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakan, dan dalam waktu yang relatif singkat para siswa segera memperoleh penguasaan keterampilan yang diharapkan bahkan adanya pengawasan, bimbingan dan koreaksi yang segera diberikan oleh guru memungkinkan siswa untuk segera melakukan perbaikan terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada rancangan eksperimen dengan menggunakan radomized control group pretest and post design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistic uji t, diperoleh senilai 2,410. Berdasarkan tabel distribusi t pada α 0,05 dengan derajat kebebasan n₁ + n₂ - 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh senilai 2,101. Jadi lebih besar dari yaitu = 2,410 > = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika lebih besar dari ( > maka H₀ ditolak yang berarti Hₐ diterima.
PEMBINAAN SASANA TINJU DI SARIO BOXING DI KOTA MANADO Rafli Bondi Rafli; Ellen B. Lomboan; Nolfie Piri
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 4 No. 1 (2023): (JUNI 2023) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v4i1.6320

Abstract

This study aims to reveal how coaching in order to get a boxing athlete who has a winning mentality. My research uses a qualitative approach, which uses information gathering methods through observation, interviews. The results of the study are as follows: (1) Cadre training and Talent Direction, have been running according to what the gym administrators wanted, (2) The training program is determined by the coaches of the Sario boxing boxing gym in accordance with the situation and conditions (3) each trainer is very Playing a role in increasing the performance of a boxing athlete in the gym, even though there are only two coaches who are certified coaches and the rest do not have trainer certificates, and they are former boxing athletes, (4) the facilities and infrastructure in the gym and sario boxing are very adequate ( 5), Community support for the Sario Boxing gym is mostly very very supportive, (6), the achievements of the athletes in the Sario Boxing gym are very good because it can be proven by the achievements they have achieved
PENGARUH PENUNDAAN PEMBERIAN UMPAN BALIK 10 DETIK SETELAH MELAKUKAN GERAK TERHADAP TEKNIK DROP SHOTDALAMPERMAINAN BULUTANGKIS DI SMP PGRI PANGOLOMBIAN Winokan, Miraldo Y.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuanllpenelitian adalahlluntuk mengetahuillpengaruh penundaanllpemberian umpan balikll10 detikllsetelahlllmelakukan gerak terhadap teknik drop shot dalam permainan bulutangkis di SMP PGRI Pangolombian. Metode yang digunakan\llpada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen dengan menggunakan “randomized control group pre-test and posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Pangolombian selama 2 Bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis statistik uji – t. Hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh thitung senilai 2,916. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05 dengan dk = n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28, maka diperoleh nilai t tabel = 2,048. Jadi t hitung lebih besar dari t tabel yaitu t hitung = 2,916 > t tabel = 2,048. Sesuai kriteria pengujian jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak yang berarti Ha diterima, sehingga dapat dikatakan rata-rata skor peningkatan kemampuan melakukan teknik dropshot dalam permainan bulu tangkislkelompok eksperimenllyang diberikanllperlakuan dengan umpan balikllsetelah 10 detikllmelakukan gerakanlllebih tinggi darillpada rata-rata skor peningkatanllkemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulu tangkis kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan dengan umpan balik setelah 10 detik melakukan gerakan. Kesimpulan penelitian adalah penundaan pemberian umpan balik 10 detikllsetelah melakukanllgerak memberikanllpengaruh terhadapllpeningkatan kemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulutangkis padallsiswa di SMP PGRI Pangolombian..
Pengaruh Gaya Mengajar Komando Terhadap Gerak Dasar Pada Menendang Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola SMP Kristen Tomohon Linu, Mart Semuel Janri; Piri, Nolfie; Sengkey, A. R. J.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu mata pelajaran dalam kurikulum sekolah SMP Kristen Tomohon yang wajib diajarkan oleh guru mata pelajaran PJOK. Di sekolah ini sepak bola merupakan olahraga yang banyak diminati oleh peserta didik. Tetapi, jika melihat dari kemampuan dari peserta didik di SMP Kristen Tomohon, dalam proses belajar mengajar masih banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menguasai keterampilan dan gerakan dasar untuk menendang bola dengan tepat dan benar selama proses belajar mengajar, khususnya dalam permainan sepak bola. Penyebab utamanya adalah waktu pembelajaran sepak bola yang singkat serta penggunaan metode pengajaran yang kurang inovatif, seperti gaya komando, saat mengajarkan siswa cara menendang bola dengan kaki bagian dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test and post-test randomized control group design. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian diperoleh thitung senilai 13,6. Berdasarkan tabel distribusi t pada α = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28 maka diperoleh ttabel senilai 2,048. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung =13,6 > ttabel = 2,048. Dengan demikian kesimpulan pengujian adalah rata-rata kemampuan gerak dasar pada menendang bola menggunakan kaki bagian dalam kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan berupa gaya mengajar komando lebih baik dari rata-rata kemampuan gerak dasar pada menendang bola menggunakan kaki bagian dalam kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan.
PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS BAWAH DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PESERTA DIDIK SMP KRISTEN TOMOHON Maramis, Renaldi; Pinangkaan, Edita A.M.; Piri, Nolfie
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengecek apakah gaya mengajar resiprokal bisa meningkatkan keterampilan servis bawah dalam sepak takraw. Tujuan penelitian adalah mengukur dampak gaya mengajar resiprokal pada keterampilan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 30 siswa SMP Kristen Tomohon, dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok menerima pelatihan dengan gaya mengajar resiprokal, dan kelompok lainnya tidak. Latihan dilakukan selama satu bulan, tiga kali seminggu, dengan desain "Randomized Control Group Pre-test and Post-test Design." Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir keterampilan servis bawah. Hipotesis diuji dengan uji-t setelah memeriksa normalitas dan homogenitas varians. Hasil menunjukkan t-hitung sebesar 10,47, sedangkan t-tabel adalah 2,048. Karena t-hitung lebih besar dari t-tabel, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan gaya mengajar resiprokal mengalami peningkatan keterampilan servis bawah yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Jadi, gaya mengajar resiprokal efektif dalam meningkatkan keterampilan servis bawah pada siswa SMP Kristen Tomohon.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Inklusi Terhadap Penguasaan Gerak Dasar Pada Spike Dalam Permainan Bola Voli Pada Peserta Didik SMK Negeri 1 Tomohon Kalvarius Niatman Gea; Nolfie Piri; Tony Pandaleke
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 1 (2025): VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v3i1.249

Abstract

Education is the process of forming and developing individual character through learning activities. Education can also be considered a provision given to someone that will be useful in the future or when they are adults. Volleyball is one of the most popular sports in the community because it is affordable and can be played anywhere. after making observations in the field, it turns out that there are many students who do not understand and understand the lessons with this method. this is evident from the report card grades of physical education students, many of whom still do not reach the standard score or KKN (75) and it is also evident when researchers make observations when teachers teach many students who do not understand and have difficulty doing a movement. The method used in this research is the experimental method and the sample used in this study were students of SMK Negeri 1 Tomohon totaling 34 students and divided into two groups, namely the experimental group of 17 students and the control group of 17 students. The research design used was Randomized Pre-test and Post-test Control Group Desing. The instrument used is the Basic Gear Mastery Test on Spike in Volleyball Games. The conclusion in this study is that the application of the inclusion style has an influence on improving basic movements on spikes in volleyball games for students of SMK NEGERI 1 TOMOHON.
Tingkat Kesegaran Jasmani Peserta Didik SMA Negeri 1 Tondano Andreas Apsalom Punu; Nolfie Piri; Yuliana Sattu
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 1 (2025): VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v3i1.270

Abstract

Physical fitness in the school environment requires special attention because it will support optimal teaching and learning outcomes. Physical fitness or good physical ability for students serves to maximize the ability of learning comfort. From the results of observations at SMA Negeri 1 Tondano school, PJOK practicum learning activities experienced a few obstacles due to the lack of willingness of students in carrying out PJOK practical learning activities, even though high school age children must be active in carrying out physical activity activities. However, there are still some students who do not participate in PJOK learning practice activities. This is because students do not know the importance of maintaining physical fitness through PJOK learning activities at school. The research method used in this research is a descriptive quantitative approach with a percentage using a survey method with test and measurement data collection techniques. The population in this study were students of SMA Negeri 1 Tondano as many as 557 students and a sample of 56 students. From the results of the 2.4 KM running test using descriptive statistical data calculation of a sample of 56 people taken from SMA Negeri 1 Tondano students and combined with frequency distribution tables, averages, and percentages, the results obtained state that the level of physical fitness of SMA Negeri 1 Tondano students is in the very poor category.
The Effect of Plyometric and Balance Training Methods on 100 Metres Running Ability in Junior High School Students State 2 Bitung Riwi Alviolita Tanod; Nolfie Piri; Jan Lengkong
International Journal of Public Health Vol. 1 No. 4 (2024): December : International Journal of Public Health
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijph.v1i4.210

Abstract

The purpose of this study was to determine: (1) The difference in the effect of plyometric training methods between double leg bound training and double leg vertical power jump training on 100-meter running ability, (2) The difference in the effect between high balance and low balance on 100-meter running ability, (3) Interaction between plyometric and balance training methods on 100-meter running ability. The instruments used to collect data were: (1) Balance test (Modified Bass Test of Dynamic Balance), (2) 100-meter running ability test with time test, (3) Training program as a guideline that will be used in providing treatment . The data analysis technique used was Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of α = 0.05. The results of the hypothesis testing proved that: (1) There is no difference in the influence between double leg bound training and double leg vertical power jump training on 100-meter running ability. By looking at the similarity of the movements that both jump use both legs, it seems that these two exercises are variations in training, as a result the two plyometric training methods are not significantly different. (2) There is a difference in the influence between high balance and low balance on 100-meter running ability. The results of the data analysis showed that high balance has a significant difference in influence with low balance. (3) There is no interaction of influence between plyometric and balance training methods on 100-meter running ability. Related to the interaction hypothesis, it turns out that the results of the hypothesis testing have proven that there is no interaction between plyometric and balance training methods on 100-meter running ability where the calculated F value = 0.006 < than the F table value = 2.82 at a significance level of α = 0.05. Conclusion of the study: 1) There is no significant difference in influence between double leg bound training and double leg vertical power jump training on 100-meter running ability. 2) There is a significant difference in the influence of high balance and low balance on 100-meter running ability. 3) There is no interaction between plyometric training methods and balance on 100-meter running ability.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR KOMANDO TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR MENENDANG BOLA MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM Novaldi Kaerala; Nolfie Piri; M.A.S.F Rambitan
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i4.285

Abstract

This research aims to test the application of the command teaching style in improving the basic movement ability of kicking the ball with the inside of the foot in the game of soccer. The method used in this research is the experimental method. The samples used were 2023/2024 GPDI Berea Tondano Ajaran Middle School students, totaling 20 samples. The results of this study show that the average increase in the basic movement ability of kicking the ball with the inside of the foot in the experimental group's soccer game using the command teaching style was better than the average increase in the basic movement ability in kicking the ball with the inside of the foot in the control group's soccer game. who did not receive treatment. The conclusion of this research is that there is an influence of the application of the command teaching style on improving the basic movement ability of kicking the ball with the inside of the foot in the game of soccer for GPDI Berea Tondano Middle School students.