Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Komando terhadap Kemampuan Backhand Servis dalam Permainan Bulu Tangkis pada Siswa SMK 2 Tondano Andreas Fidi Mangundap; Nolfie Piri; J.J Mangindaan
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i4.206

Abstract

Based on preliminary observations made in the field at SMK Negeri 2 Tondano, especially in class XI students, it appears that there is still room for improvement in terms of student mastery of the basic techniques of the backhand serve. This can be seen in badminton games by looking at students' readiness to hit a backhand serve, and how calm they are when serving backhand. After identifying the sources of the problem above, one of the most influential is the use of teaching techniques in the learning process that are less relevant to the sport being taught, in this case badminton. Based on the facts given above, the use of relevant, effective, and efficient teaching techniques is very important to increase student interest in learning and improve the ability to smash backhand serves in badminton games. The research instrument used is a short serve test in badminton games. The findings of this study indicate that there is an influence between the use of command teaching techniques and the improvement of backhand service skills in badminton games of SMKN 2 Tondano students, based on the results of hypothesis testing using t test statistics.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP GERAK DASAR PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA SMA NEGERI 1 TONDANO Eduardo Semuel Lenzun; Djajaty Lolowang; Nolfie Piri
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i4.214

Abstract

The problem in this research is whether the provision of a reciprocal teaching style has an effect on basic motor skills in passing down in volleyball in students at SMA Negeri 1 Tondano. This study aims to test the average basic movement ability in lower passing in volleyball. The research method used is an experimental research method. The population in this study was all students of SMA Negeri 1 Tondano class XI, totaling 100 students. The sample in this study was taken from 30% of the total population, namely, 30 class XI students at SMA Negeri 1 Tondano. The research instrument used was a test of basic lower passing movement abilities according to the Ministry of National Education. The results of statistical analysis using the t test statistic, obtained a tcount of 6.35. Based on the t distribution table at ∝ 0.05 with degrees of freedom n1 + n2 – 2 =15 +15 – 2 = 28, we get a t table of 2,048. So tcount is greater than ttable, namely tcount = 6.35 > ttable = 2.048. Based on the test criteria, if tcount is greater than ttable (tcount>ttable) then Ho is rejected, which means HA is accepted. Based on the results of hypothesis testing using the t test statistic, the results of this research can be concluded that there is an influence of the reciprocal teaching style on the ability of basic lower passing movements in volleyball among students at SMA Negeri 1 Tondano.
Pengaruh Gaya Mengajar Dan Motor Educability Terhadap Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIKKM Unima Pea, Andri A.H.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, terungkap bahwa masih ada sejumlah mahasiswa yang belum mencapai potensi maksimal dalam keterampilan sepak takraw. Hal ini diduga disebabkan oleh kurangnya tepatnya strategi pembelajaran yang diterapkan, seperti gaya mengajar yang monoton dan rendahnya motor educability mahasiswa. Kurangnya variasi dalam strategi pengajaran yang digunakan oleh dosen, yang dapat menyebabkan kebosanan dan kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, peran dosen sangatlah penting, dosen memiliki tanggung jawab untuk memilih strategi pengajaran yang sesuai agar mahasiswa dapat dengan jelas memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, Rancangn penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan factorial 2 x 2. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data telah diketahui bahwa gaya mengajar latihan dan gaya mengajar komando mempunyai perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan sepak sila permainan sepak takraw pada mahasiswa Pendidikan Olahraga. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05, Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05. Ada perbedaan hasil yang signifikan antara motor educability tinggi dan motor educability rendah hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan analisis varians dimana nilai sig 0,001 < 0,05.
PENGARUH PENERAPAN METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA BERJALAN DI UDARA PADA SISWA SMP NEGERI 4 TOMOHON Paat, Gregorius Consilio; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode mengajar yang spesifik untuk mengajarkan lompat jauh gaya berjalan di udara pada olahraga atletik sampai saat ini belum diketahui. Sehingga di dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara di SMP NEGERI 4 TOMOHON belum efektif dan efisien. Salah satu metode mengajar yang ada dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani adalah metode latihan. Penerapan gaya latihan sangat efektif dalam pembelajaran lompat jauh gaya berjalan di udara karena metode ini mempunyai keunggulan dalam meningkatkan ketrampilan siswa melalui latihan berulang-ulang. Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakan, dan dalam waktu yang relatif singkat para siswa segera memperoleh penguasaan keterampilan yang diharapkan bahkan adanya pengawasan, bimbingan dan koreaksi yang segera diberikan oleh guru memungkinkan siswa untuk segera melakukan perbaikan terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada rancangan eksperimen dengan menggunakan radomized control group pretest and post design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistic uji t, diperoleh senilai 2,410. Berdasarkan tabel distribusi t pada α 0,05 dengan derajat kebebasan n₁ + n₂ - 2 = 10 + 10 – 2 = 18 maka diperoleh senilai 2,101. Jadi lebih besar dari yaitu = 2,410 > = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika lebih besar dari ( > maka H₀ ditolak yang berarti Hₐ diterima.
PENGARUH PENUNDAAN PEMBERIAN UMPAN BALIK 10 DETIK SETELAH MELAKUKAN GERAK TERHADAP TEKNIK DROP SHOTDALAMPERMAINAN BULUTANGKIS DI SMP PGRI PANGOLOMBIAN Winokan, Miraldo Y.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty M.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuanllpenelitian adalahlluntuk mengetahuillpengaruh penundaanllpemberian umpan balikll10 detikllsetelahlllmelakukan gerak terhadap teknik drop shot dalam permainan bulutangkis di SMP PGRI Pangolombian. Metode yang digunakan\llpada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen dengan menggunakan “randomized control group pre-test and posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Pangolombian selama 2 Bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis statistik uji – t. Hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh thitung senilai 2,916. Berdasarkan tabel distribusi t pada = 0,05 dengan dk = n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28, maka diperoleh nilai t tabel = 2,048. Jadi t hitung lebih besar dari t tabel yaitu t hitung = 2,916 > t tabel = 2,048. Sesuai kriteria pengujian jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak yang berarti Ha diterima, sehingga dapat dikatakan rata-rata skor peningkatan kemampuan melakukan teknik dropshot dalam permainan bulu tangkislkelompok eksperimenllyang diberikanllperlakuan dengan umpan balikllsetelah 10 detikllmelakukan gerakanlllebih tinggi darillpada rata-rata skor peningkatanllkemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulu tangkis kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan dengan umpan balik setelah 10 detik melakukan gerakan. Kesimpulan penelitian adalah penundaan pemberian umpan balik 10 detikllsetelah melakukanllgerak memberikanllpengaruh terhadapllpeningkatan kemampuan melakukanllteknik dropshotlldalam permainanllbulutangkis padallsiswa di SMP PGRI Pangolombian..
Pengaruh Gaya Mengajar Komando Terhadap Gerak Dasar Pada Menendang Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola SMP Kristen Tomohon Linu, Mart Semuel Janri; Piri, Nolfie; Sengkey, A. R. J.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu mata pelajaran dalam kurikulum sekolah SMP Kristen Tomohon yang wajib diajarkan oleh guru mata pelajaran PJOK. Di sekolah ini sepak bola merupakan olahraga yang banyak diminati oleh peserta didik. Tetapi, jika melihat dari kemampuan dari peserta didik di SMP Kristen Tomohon, dalam proses belajar mengajar masih banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menguasai keterampilan dan gerakan dasar untuk menendang bola dengan tepat dan benar selama proses belajar mengajar, khususnya dalam permainan sepak bola. Penyebab utamanya adalah waktu pembelajaran sepak bola yang singkat serta penggunaan metode pengajaran yang kurang inovatif, seperti gaya komando, saat mengajarkan siswa cara menendang bola dengan kaki bagian dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test and post-test randomized control group design. Dari perhitungan pengujian hipotesa penelitian diperoleh thitung senilai 13,6. Berdasarkan tabel distribusi t pada α = 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 15 + 15 – 2 = 28 maka diperoleh ttabel senilai 2,048. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung =13,6 > ttabel = 2,048. Dengan demikian kesimpulan pengujian adalah rata-rata kemampuan gerak dasar pada menendang bola menggunakan kaki bagian dalam kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan berupa gaya mengajar komando lebih baik dari rata-rata kemampuan gerak dasar pada menendang bola menggunakan kaki bagian dalam kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan.
PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS BAWAH DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PESERTA DIDIK SMP KRISTEN TOMOHON Maramis, Renaldi; Pinangkaan, Edita A.M.; Piri, Nolfie
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengecek apakah gaya mengajar resiprokal bisa meningkatkan keterampilan servis bawah dalam sepak takraw. Tujuan penelitian adalah mengukur dampak gaya mengajar resiprokal pada keterampilan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 30 siswa SMP Kristen Tomohon, dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok menerima pelatihan dengan gaya mengajar resiprokal, dan kelompok lainnya tidak. Latihan dilakukan selama satu bulan, tiga kali seminggu, dengan desain "Randomized Control Group Pre-test and Post-test Design." Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir keterampilan servis bawah. Hipotesis diuji dengan uji-t setelah memeriksa normalitas dan homogenitas varians. Hasil menunjukkan t-hitung sebesar 10,47, sedangkan t-tabel adalah 2,048. Karena t-hitung lebih besar dari t-tabel, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan gaya mengajar resiprokal mengalami peningkatan keterampilan servis bawah yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Jadi, gaya mengajar resiprokal efektif dalam meningkatkan keterampilan servis bawah pada siswa SMP Kristen Tomohon.