Claim Missing Document
Check
Articles

PERMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI Nancy Olii; Juli Gladis Claudia; Febri Dwi Yanti; Nurnaningsih Ali Abdul; Magdalena Martha Tompunuh; Ika Suherlin; Herman Priyono Luawo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.092 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6285

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan ibu, kesehatan balita dan pencegahan penularan penyakit menular masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional bidang kesehatan. Salah satu cara untuk melaksanakan strategi tersebut adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Peran kader kesehatan di posyandu memiliki esensi yang tidak dapat dilepaskan dengan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. Peran kader disandingkan dengan peran bidan dan tenaga kesehatan lainnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam membantu bidan untuk melaksanakan P4K sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan melalui buku P4K. Tahapan kegiatan terdiri dari edukasi tentang P4K, simulasi dan praktik cara pemberian edukasi dan mengisi stiker P4K. Hasil yang dicapai yaitu adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan peningkatan mean 90%, dan nilai signifikan 0,004<0,05 dengan nilai t-3.873. Diperoleh kesimpulan bahwa peserta mampu memberikan edukasi tentang P4K pada ibu hamil dan pengisian stiker P4K. Abstract: Maternal health, under-five health and prevention of transmission of infectious diseases are still the main priorities in the National development of the health sector. One way to implement this strategy is the Childbirth Planning and Complications Prevention (P4K) Program. The role of health cadres in posyandu has an essence that cannot be separated from health services, especially maternal and child health services. The role of cadres is juxtaposed with the role of midwives and other health workers. The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and skills of cadres in helping midwives to carry out P4K in accordance with the goals and targets expected through the P4K book. The activity stages consist of education about P4K, conducting simulations and practices on how to provide education and filling out P4K stickers. The results achieved are an increase in knowledge before and after given education with an increase in the mean 90%, and a significant value of 0.004 <0.05 with a t-value of -3.873. Participants are able to provide education about P4K to pregnant women and filling out P4K stickers. 
CHARACTERISTICS OF ACCEPTORS WITH THE USE OF IUD CONTRACEPTIVE Fatmawati Ibrahim; Eka Rati Astuti; Juli Gladis Claudia; Selvi Mohamad; Nancy Olii
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v4i0.13440

Abstract

Abstrak Masalah kependudukan di Indonesia adalah jumlah penduduk yang besar, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, persebaran penduduk yang tidak merata, struktur demografi yang masih muda, dan kualitas penduduk yang masih memiliki ruang untuk perbaikan. IUD (non hormonal) merupakan jenis alat kontrasepsi jangka panjang yang ideal untuk mencegah kehamilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah sampel adalah seluruh akseptor KB yang berkunjung dalam wilayah kerja Puskesmas Dulalowo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo dari bulan Januari – Desember 2020 sebanyak98orang. Analisis data yang digunakan adalah Chi Square. Hasil menunjukkan nilai ρ masing-masing karakteristik sebagai berikut: usia (nilai ρ = 0,088), pendidikan (nilai ρ = 0,032), ekonomi (nilai ρ = 0,009), dan paritas (nilai ρ = 0,041). Jadi, karakteristik yang berhubungan dengan penggunaan KB IUD adalah pendidikan, ekonomi, dan paritas. Kata kunci: Akseptor, IUD, Karakteristik, KB Abstract Population problems in Indonesia are a large population, high population growth rate, uneven population distribution, a young demographic structure, and the quality of the population that still has room for improvement. The IUD (non-hormonal) is a type of long-term contraceptive that is ideal for preventing pregnancy. The type of research used is analytic observational research with a cross sectional study approach. The sample was taken by total sampling with the total sample being all family planning acceptors who visited the working area of the Dulalowo Health Center, Kota Tengah Subdistrict, Gorontalo City from January - December 2020 as many as 98 people. Analysis of the data used is Chi Square. The results show the value of each characteristic as follows: age (ρ value = 0.088), education (ρ value = 0.032), economy (ρ value = 0.009), and parity (ρ value = 0.041). So, there characteristics related to the use IUD family planning are education, economy, and parity.          
FACTORS THAT AFFECT INTRA UTERINE FETAL DEATH AT GORONTALO CITY HOSPITAL Selvi Mohamad; Hikmandayani Hikmandayani; Juli Gladis Claudia; Nancy Olii; Fatmawati Ibrahim; Eka Rati Astuti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v4i0.12556

Abstract

AbstrakIntra uterine Fetal Death (IUFD) adalah kematian janin setelah usia kehamilan 20 minggu dan diklasifikasikan menjadi IUFD dini dan IUFD lanjut. IUFD dini jika kematian janin terjadi sebelum usia kehamilan 24 minggu dan IUFD lanjut jika kematian janin setelah usia kehamilan 24 minggu. Banyak faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan angka kematian neonatus  penyebabnya diantaranya factor proses persalinan,seperti partus lama, posisi janin,tempat persalinan dan penolong persalinan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor factor  yang mempengaruhi kejadian Intra Uterin Fetal Death di Rumah Sakit Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunanakan metode survey analitik rancangan case control dengan pendekatatan retrosfektif. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purporsive sampling sebanyak 94 ibu yang dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok kasus 47 ibu yang melahirkan dengan IUFD dan kelompok control 47 ibu yang melahirkan normal. Analisis data menggunakan uji odd Rasio. Hasil uji statistic menunjukkan umur (OR=7,169), Pekerjaan (OR=5,273), Paritas (OR= 4,615), Kehamilan Ganda (OR=1,000), Preeklamsi (OR=6,875) dan KPD (OR=4,615) dari hasil uji statistik  disimpulkan ada pengaruh umur, pekerjaan, paritas dan pre-eklamsi terhadap kejadian IUFD sedangkan kehamilan ganda dan KPD tidak ada pengaruh terhadap kejadian Intra Uterine Fetal Death namun tidak signifikan. Disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksa kehamilannya secara rutin.Kata kunci: IUFD, Paritas, KPD, Pre-eklamsi, Kehamilan ganda                                                                                                                    Abstract Intra uterine Fetal Death (IUFD) is fetal death after 20 weeks of gestation and is classified into early IUFD and late IUFD. Early IUFD if fetal death occurred before 24 weeks of gestation and late IUFD if fetal death occurred after 24 weeks of gestation. Many factors contribute to the high maternal mortality rate and the cause of neonatal mortality, including labor processes, such as prolonged labor, fetal position, place of delivery and birth attendants. Gorontalo. This study uses an analytical survey method with a case control design with a retrospective approach. Sampling with purporsive sampling technique as many as 94 mothers who were divided into 2 groups. The case group was 47 mothers who gave birth with IUFD and the control group was 47 mothers who gave birth normally. Data analysis used the odd ratio test. The results of the statistical odd ratio test showed age (OR = 7,169), Occupation (OR = 5,273), Parity (OR = 4,615), Multiple Pregnancy (OR = 1,000), Preeclampsia (OR = 6,875) and PROM (OR = 4,615) from the results Statistical tests can be concluded that there is an effect of age, occupation, parity and preeclampsia on the incidence of IUFD, while multiple pregnancy and KPD have no effect on the incidence of Intra Uterine Fetal Death but it is not significant. It is recommended for pregnant women to check their pregnanc.
HEART DISEASE RISK FACTORS IN ADOLESCENT WOMEN Siti Choirul Dwi Astuti; Nancy Olii
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v4i2.13434

Abstract

AbstrakPenyakit jantung penyebab kematian nomor satu pada wanita. Tetapi kenyataannya hanya sedikit wanita yang mengetahui faktor risiko penyakit jantung. Metode yang digunakan studi literatur dengan mencari artikel di situs ilmiah seperti ScienceDirect, Pubmed, Elsiver, NCBI, DOAJ, Proquest, Microsoft Academic, Sage Journal, Oxford Academic, LIPI, ResearceGate, JSTOR dan Scrib.id s menggunakan kata kunci women dan heart disease  sehingga didapatkan 37 artikel dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Kebaruan penelitian ini yaitu meneliti tentang faktor risiko penyakit jantung pada remaja putri. Tujuan  dari penelitian ini mengetahui faktor risiko yang menyebabkan wanita mengalami penyakit jantung dan hambatan menerapkan perilaku jantung sehat pada wanita. Hasilnya wanita mengalami penyakit jantung ketika mereka remaja mempunyai persepsi kalau penyakit jantung hanya dialami oleh orang tua dan beransumsi penyakit jantung banyak diderita oleh pria.  Selain faktor tersebut norma sosial juga menjadi penyebab penyakit jantung pada wanita karena  wanita lebih fokus pada  berat badan. Faktor yang menjadi hambatan wanita dalam menerapkan perilaku jantung sehat  antara lain stress dan kurangnya waktu. Karena wanita akan menyadari mereka beresiko mengalami penyakit jantung pada dirinya jika jantung ada masalah sejak awal. Kesimpulannya berat badan, norma sosial dan persepsi tentang penyakit jantung berkontribusi pada rendahnya kesadaran faktor risiko penyakit jantung di kalangan remaja putri sehingga membatasi untuk menerapkan perilaku jantung sehat.Kata kunci:  Jantung; Norma Sosial; Persepsi.  AbstractHeart disease is the number one cause of death in women. But the truth is that few women know the risk factors for heart disease. The method used is to study literature by searching for articles on scientific sites such as ScienceDirect, Pubmed, Elsiver, NCBI, DOAJ, Proquest, Microsoft Academic, Sage Journal, Oxford Academic, LIPI, ResearceGate, JSTOR and Scrib.id s using the keywords women and heart disease so that 37 articles were obtained from 2018 to 2022. The novelty of this study is to examine the risk factors for heart disease in young women. The purpose of this study is to determine the risk factors that cause women to experience heart disease and barriers to implementing heart-healthy behaviors in women. As a result, women experience heart disease when they are teenagers, they have the perception that heart disease is only experienced by the elderly and that many heart disease suffer from men.  In addition to these factors, social norms are also the cause of heart disease in women because women are more focused on weight. Factors that hinder women in implementing heart-healthy behaviors include stress and lack of time. Because women will realize they are at risk of having heart disease on them if the heart has a problem in the first place. In conclusion, weight, social norms and perceptions about heart disease contribute to the low awareness of heart disease risk factors among young women thus limiting to implementing heart-healthy behaviorsKeywords: Heart; Social Norm; Perception.
Pengaruh Buah Pepaya Terhadap Nafsu Makan Anak 2-5 Tahun Nancy Olii; Rabia Zakaria; Bun Yamin Badjuka
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.1128

Abstract

Latar Belakang: Data GHI (Global Hunger Index) yang menyatakan bahwa Indonesia tergolong negara yang termasuk kategori serius atau berada dibawah level mengkawatirkan dalam jumlah penderita gizi buruk. Jumlah penderita gizi buruk seperti gunung es, kasus yang muncul kepermukaan sedikit. Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampun mempercepat proses pencernaan protein. Papain dapat membantu mewujudkan proses pencernaan makanan yang lebih baik, dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan. Buah pepaya juga kaya akan vitamin B kompleks yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh, merangsang hipotalamus untuk meningkatkan nafsu makan dan menyokong pertumbuhan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh buah pepaya terhadap nafsu makan anak berumur 2-5 Tahun di PAUD Moheingo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo.. Metode: Jenis Penelitian yaitu pre experimen yang bersifat One Group Pre Test-Post Test Design. Populasi adalah balita yang berada di PAUD Moheingo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, dengan sampel 28 responden.. Hasil: Setelah dilakukan pemberian buah pepaya terdapat perbedaan mean sebesar 0.61 dengan standar deviasi 0.497. Hasil analisis statistik menunjukkan pemberian buah pepaya berpengaruh terhadap peningkatan nafsu makan pada anak 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Kesimpulan: Buah Pepaya yang diberikan 100 gr setiap hari selama 14 hari dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan nafsu makan anak 2-5 tahun.
Pengaruh Inisiasi Menyusui Dini Terhadap Perubahan Suhu Badan Bayi Baru Lahir Nancy Olii; Tumarthony Hiola
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 2 (2020): Edisi Januari-Juni 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i2.1158

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan barometer pelayanan kesehatan bayi di suatu negara. Bila AKB masih tinggi berarti pelayanan kesehatan bayi belum baik. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan salah satu program pemerintah dalam menurunkan AKB. Inisiasi menyusu dini dimulai dengan adanya kontak kulit antara ibu dan bayi yang baru lahir kemudian dilanjutkan dengan pemberian ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap perubahan suhu badan bayi baru lahir di Puskesmas Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasy Eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest one group design. Populasi yang digunakan yaitu seluruh bayi baru lahir normal. Sampel yang digunakan berjumlah 30 bayi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas yaitu inisiasi menyusu dini dan variabel terikat yaitu perubahan suhu badan bayi baru lahir. Hasil penelitian ini menggunakan uji statistik t-test, didapatkan nilai p=0.001 <α=0.005 yang artinya ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap perubahan suhu badan bayi baru lahir setelah dilakukan inisiasi menyusu dini. Kesimpulan ada pengaruh antara inisiasi menyusu dini terhadap perubahan suhu badan bayi baru lahir.
PISANG AMBON DAN AGAR-AGAR RUMPUT LAUT TERHADAP HEMOGLOBIN IBU HAMIL Nancy Olii; Nurnaningsih Ali Abdul
Jambura Health and Sport Journal Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.197 KB) | DOI: 10.37311/jhsj.v1i2.2537

Abstract

Kejadian anemia yang tertinggi di Kota Gorontalo tahun 2017 terdapat di Puskesmas Kota Selatan sebanyak 32 orang (24,7%), ibu hamil di Puskesmas Kota Selatan sudah mengkonsumsi tablet Fe, tetapi masih kurang mengetahui dan mengkonsumsi buah-buahan yang tinggi vitamin C dan zat besi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “Pengaruh Pemberian Buah Pisang Ambon dan Agar-Agar Rumput Laut terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-Experiment dengan rancangan one group pretest-postest design. Populasi seluruh ibu hamil di Kelurahan Limba B dan Kelurahan Biawu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 ibu hamil. Variabel yang digunakan adalah variabel dependen yaitu kadar Hemoglobin dan variabel independen yaitu pisang ambon dan agar-agar rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji statistik dengan Mc Nemar didapatkan nilai Sig (2-sided) 0,002 (p0,05) dengan pemberian pisang Ambon dan didapatkan nilai Sig (2-sided) 0,012 (p0,05) untuk pemberian agar-agar rumput laut. Kesimpulan ada Pengaruh pemberian buah pisang ambon dan agar-agar rumput laut terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo.
Perbedaan Peningkatan Berat Badan Bayi 6 Bulan yang Diberi ASI Eksklusif dan Susu Formula di Wilayah Kerja Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango nancy olii
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.406 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh di Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango pada tahun 2017  jumlah cakupan ASI eksklusif 37%. Studi Sigma Reseach menunjukkan bahwa 69,1% ibu memilih susu formula untuk menggantikan pemberian ASI. Sebanyak 33,6% diantaranya sudah mulai memberikan susu formula ketika anak berusia kurang dari 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan berat badan bayi 6 bulan yang diberi ASI eksklusif dan susu formula di wilayah kerja Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pendekatan cross sectional dengan uji statistik Sample T-Test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 ibu yang memiliki bayi berusia 6 bulan, 30 ASI eksklusif dan 30 susu formula di wilayah kerja Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango. Variabel independen; ASI eksklusif dan susu formula hijau dan variabel dependen; Berat badan bayi 6 bulan. Hasil penelitian; nilai ρ = 0,001, dengan pemenuhan hipotesis χ2 hitung (11,429) >χ2 tabel (3,841) dan nilai ρ (0,000) <α (0,05) dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada perbedaan peningkatan berat badan bayi 6 bulan yang diberi ASI eksklusif dan susu formula di wilayah kerja Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango.Kata Kunci : ASI Eksklusif dan Susu Formula, Berat Badan Bayi 6 Bulan
Effects of Music on Early Childhood Development in PAUD Benih Harapan and PAUD Siti Hajar Gorontalo City Nancy Olii
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2019
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT NANCY OLII S.SiT, MPH      Effects of Music on Early Childhood Development in PAUD Benih Harapan and PAUD Siti Hajar Gorontalo City                 Preschool-age children suffer from minor brain dysfunction, including impaired fine motor development, globally reported children to experience disorders in the form of anxiety, emotional, behavioral disorders, developmental disorders, both fine and gross motor development, hearing loss, lack of intelligence, delay talk, and one alternative to improve children's development is by playing music.               This study aims to analyze ‘The Effect of Music in Early Childhood Development in Harapan Harapan PAUD and Siti Hajar PAUD Dungingi District, Gorontalo City’.               This type of research includes the type of research Pre Experimental Design. With a pretest approach-posttest. The number of respondents was 30 children, who were observed before and after the act of listening to music. This research uses a purposive sampling technique. The independent variable is Music and the dependent variable is early childhood development.               The results of the study based on the analysis of the Paired t-Test with significance level α = 0.05 showed that there was a musical effect on early childhood development in ‘PAUD Benih Harapan’ and ‘PAUD Siti Hajar Gorontalo City’ with the acquisition of the Sig. (2-tailed) is 0,000 with the value α = 0.05 = (0,000 <0.05%).               Conclusion: There is an Effect of Music on early childhood development in ‘PAUD Benih Harapan’ and ‘PAUD Siti Hajar, Dungingi District, Gorontalo City’. Keywords : Music, Early childhood development
PENYULUHAN ANEMIA, PEMERIKSAAN Hb DAN PEMBERIAN PUDING BUAH NAGA PADA SISWI DI SMP KOTA GORONTALO Nurnaningsih Ali Abdul; Nancy Olii; Ika Suherlin; Sri Sujawati; Selvi Mohamad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.985 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7883

Abstract

Abstrak:Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia defisiensi besi karena mempunyai kebutuhan zat besi yang tinggi untuk pertumbuhan, dan mengalami menstruasi setiap bulannya. Anemia dapat menyebabkanprestasi belajar rendah dan dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena infeksi.Upaya yang dilakukan berupa pemberian suplementasi tablet Fe dan memperbanyak konsumsi buah naga yang mengandung zat besi serta vitamin C. Pengabdian masyarakat bertujuan terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia dan penanganannya, serta pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai salah satu alternative penanganan anemia. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan pemeriksaan kadar Hb, dan pemberian puding buah naga. Kegiatan dilakukan pada 33 orang sisiwi SMP, monitoring berupa pre dan post-test. Hasil yang dicapai adalah semua siswi mengalami peningkatan pengetahuan dengan nilai 0,001 <0,005 nilai t-8,481.Abstract: Adolescent girls are one of the groups that are prone to iron deficiency anemia because they have a high need for iron for growth, and experience menstruation every month. Anemia can cause fatique, so that learning achievement is low and can reduce the body”s resistance so that it is easy to get infections. Efforts have been made in the form of supplementation with Fe tablets and increasing consumption of dragon fruit which contains iron and vitamin C. This activity aims to increase adolescent knowledge about anemia and its management, as well as the use of local food ingredients as an alternative treatment for anemia. The method used is lecture, question and answer Hb level check, and giving dragon fruit pudding. The activity was carried out on 333 junior high school students, monitoring in the form of pre and post-test. The result achieved were all students experinced an increase in knowledge with a value of 0.001<0.005 t-8.481 value.
Co-Authors Abdul, Nurnaningsih Ali Agustini, Rahma Dewi Amelia Donsu Amelia Donsu Amelia Donsu, Amelia Anggraeni, Ni Made Dewi Astuti, Siti Choirul Dwi Bun Yamin M. Badjuka CLAUDIA, JULI GLADIS Desak Made Yulianti Desrianti Harun Desriyanti Harun Desvita Tri Retnowaty Makuta Dian Pratiwi Dian Pratiwi Donsu , Amelia Eka Rati Astuti Elisabeth Lalita Endah Yulianingsih Endah Yulianingsih, Endah Fatmawati Ibrahim Fatmawati Ibrahim Fatmawati Ibrahim Febri Dwi Yanti Febri Dwi Yanti Febri Dwi Yanti Hadi, Novian Swasono Harun, Desriyanti Hasnawatty Surya Porouw Hasnawatty Surya Porouw, Hasnawatty Surya Herman Priyono Luawo Herman Priyono Luawo Herman Priyono Luawo Hikmandayani Hikmandayani Hikmandayani Hikmandayani Hinta, Novia Veronica Angriany Ika Suherlin Ischak, Wenny Ino Iyam Manueke Iyam Manueke Juli Gladis Claudia Juli Gladis Claudia Juli Gladis Claudia Lalita, Elisabeth Lalita, Elisabeth MF Liean A. Ntau Magdalena M Tompunuh Magdalena M. Tompunuh Melisawati Amu Melisawati L Amu Nadia Taha Nanda Wahyudi Ni Made Dewi Anggraeni Ni Nengah Mustiari Noor, Hajah Salmah Haji Mohd Novian Swasono Hadi Ntau, Liean A. Nur Faidah Nurdin, Siti Surya Indah Nurfaizah Alza Nurfaizah Alza, Nurfaizah Nurfitri Mopangga Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayah Podungge , Yusni Podungge, Yusni Puili, Fira Putry Indriyani Rabia Zakaria, Rabia Rahman Suleman Rasyid, Puspita Sukmawaty Rina Sulisthia Arbie Riyalda Lie Noho Salman Salman Selvi Mohamad Selvi Mohamad Selvi Mohamad Selvi Mohamad Selvi Mohamad Siti Choirul Dwi Astuti Siti Surya Indah Nurdin Siti Uswatun Khasanah Nggilu Sri Nurlaily Z Sri Sujawati Sri Sujawaty Sujawati, Sri Sujawaty, Sri Suleman, Salman Tompunuh, Magdalena Martha Tumarthony Hiola Usman, Lisdiyanti Veny Delvia Pombaile Violentina, Yollanda Dwi Santi Wahyudi, Nanda Yanti, Febri Dwi yollanda dwi santi violentina Yollanda Dwi Santi Violentina Yusni Igirisa Yusni Podungge Yusni Podungge Z, Sri Nurlaily