Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Kemampuan Menulis Cerita Bertemakan Covid-19 Melalui Bengkel Menulis Berbantuan Media Whats App pada Siswa SD Sadagori Cirebon Maya Dewi Kurnia; Riskha Arfiyanti; Mochmad Whelky Rizkyanfi
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2022): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v9i1.6865

Abstract

Abstrak. Salah satu pembelajaran menulis lanjutan yang diajarkan pada siswa SD yakni menulis cerita fiksi. Dibandingkan dengan menulis permulaan, menulis lanjutan lebih kompleks. Dibutuhkan kemampuan siswa untuk mengembangkan ide,  menuangkan tulisannya secara sistematis, dan taat pada ejaan yang berlaku. Kenyataannya ini menjadi persoalan. Siswa seringkali mengalami kesulitan mengembangkan ide, menentukan alur,dan  membuat konflik cerita. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring karena virus COVID-19. Hal ini membuat durasi pembelajaran lebih singkat. Untuk itu perlu sebuah upaya yang dilakukan agar  dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis cerita fiksi yakni dengan bengkel menulis berbantuan whats app. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan siswa menulis cerita bertemakan COVID-19 melalui bengkel menulis berbantuan whats app dan untuk mengetahui keefektivan bengkel menulis berbantuan whats app terhadap kemampuan siswa menulis cerita bertemakan COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Ada pun teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan siswa menulis cerita fiksi dengan bengkel menulis berbantuan whats app mengalami peningkatan. Jumlah nilai siswa pascates sebesar 1641,8 lebih besar dibandingkan prates 1074,9.Kata Kunci: Cerita Fiksi, Bengkel Menulis, Whats App
PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA: STUDI IMPLEMENTASI DI KELAS MULTIKULTURAL Tamara, Fanni; Arfiyanti, Riskha
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v5i1.192

Abstract

ABSTRAK: Pendekatan konstruktivis dalam pembelajaran bahasa menekankan keterlibatan aktif siswa dalam membangun pemahaman melalui interaksi dan pengalaman pribadi, terutama di kelas multikultural. Pendekatan ini memungkinkan integrasi budaya, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan refleksi. Studi literatur ini menganalisis efektivitas pendekatan konstruktivis dalam pembelajaran bahasa dengan menyoroti keunggulan dibandingkan metode tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode ini lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan penghargaan siswa terhadap keberagaman budaya. Meskipun menghadapi tantangan seperti perbedaan latar belakang dan kesiapan pendidik, strategi yang tepat dapat mengoptimalkan penerapannya untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif.  KATA KUNCI: Pembelajaran Bahasa; Pendekatan Konstruktivis; Kelas Multikultural; Strategi Pembelajaran; Pendidikan Inklusif >  CONSTRUCTIVIST APPROACH IN LANGUAGE LEARNING STRATEGIES: AN IMPLEMENTATION STUDY IN MULTICULTURAL CLASSROOMS   ABSTRACT: The constructivist approach in language learning emphasizes active student engagement in constructing knowledge through interaction and personal experiences, particularly in multicultural classrooms. This approach facilitates cultural integration, fosters an inclusive learning environment, and enhances critical thinking and reflection skills. This literature study analyzes the effectiveness of the constructivist approach in language learning, highlighting its advantages over traditional methods. The findings indicate that this approach is more effective in increasing student motivation, comprehension, and appreciation of cultural diversity. Despite challenges such as differences in cultural backgrounds and teacher readiness, appropriate strategies can optimize its implementation to support more effective and inclusive learning.  KEYWORDS: Language Learning; Constructivist Approach; Multicultural Classroom; Learning Strategies; Inclusive Education
Musicalization Videos as a Medium for Formative Assessment to Enhance Students’ Poetry Writing Skills Musyarofah, Musyarofah; Arfiyanti, Riskha
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v11i2.9716

Abstract

his study aims to describe the use of musicalization videos as a medium for formative assessment in poetry writing instruction for seventh-grade students at SMP Negeri 4 Kota Cirebon. Using a qualitative approach with a descriptive method, the study involved students in the creation of free-form poems, which were then developed into musicalization videos and uploaded to social media as a form of formative evaluation. The results show that this instructional strategy enhances students’ creativity, participation, and understanding of poetry. Adapting the learning process to students’ learning styles—visual, auditory, and kinesthetic—helped them express ideas, refine word choices, and integrate poetry with musical elements. Furthermore, the activity also improved students’ self-confidence, collaboration skills, and digital literacy. Thus, the use of musicalization videos as formative assessment has proven effective in developing poetry writing skills and enriching the literary learning experience in a contextual and enjoyable way.  
The Role Of Multicultural Education In Language Attitudes And Politeness Eli, Nur Eliza; Riskha Arfiyanti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v12i1.9901

Abstract

Indonesia is a country that is rich in cultural, religious, ethnic andlanguage diversity. With this diversity, there is a demand forunderstanding and appreciation for these differences. One way iswith multicultural education. This study aims to find out how muchthe role of multicultural education in shaping attitudes andpoliteness in language. This research method uses a descriptivequalitative approach with a literature study method taken from thejournals in the Google Scholar database. The results showed thatmulticultural education became a crucial approach in instillingattitudes and politeness in language as a form of respect for thediversity of culture, religion, ethnicity, and race in Indonesia.Multicultural education is integrated in the curriculum in order toform awareness of the importance of politeness in language in thecontext of diversity
Interactive Video Learning Media Based on Canva with a Behaviorist Approach to Enhance Literacy in Elementary Students' Expository Text Learning Nurlaeli, Nisa; Riskha Arfiyanti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v12i1.10603

Abstract

This research seeks to evaluate the efficacy of employing Canvabased learning tools, specifically interactive videos, to enhance theexplanatory writing abilities of elementary school pupils through abehaviorism framework. The incorporation of digital technology ineducation is a crucial requirement for addressing the challenges of21st-century learning and specifically enhancing students' literacyabilities. This research employs a qualitative descriptivemethodology with a systematic literature review (SLR) strategy,incorporating the examination of diverse literary sources includingjournals, articles, books, and relevant research papers. The researchrevealed that using Canva-based interactive videos enhancesstudents' comprehension and writing abilities by deliveringeducational content in a more engaging, interactive, andcomprehensible manner. The behaviorism method centered onreinforcement and repetitive practice has proven to be effective inenhancing student motivation and involvement in the learningprocess. Nonetheless, its execution encounters multiple obstacles,such as insufficient technological infrastructure and a deficiency inteacher proficiency in creating digital educational resources.Addressing these challenges, the implementation of Canva-basedinteractive videos offers a creative way to enhance the quality ofexplanatory text education in elementary schools. The findings of thisresearch intend to aid in the creation of more efficient and creativeeducational tools in the digital age.
STRATEGI PEMBELAJARAN LITERATURE CIRCLES DALAM KETERAMPILAN MENULIS FEATURE DENGAN PEMANFAATAN MEDIA APLIKASI GOOGLE DOCS SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN MATA KULIAH PENULISAN POPULER Dewi Kurnia, Maya; Arfiyanti, Riskha; Nuryanti, Mira
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.71

Abstract

Strategi literature circles dengan pemanfaatan media aplikasi google docs dapat dijadikan solusi sebagai alternatif strategi bagi dosen, mahasiswa, dan pustakawan. Strategi ini terbagi menjadi tiga tahap, yakni sesi pengenalan buku, sesi kooperatif, dan sesi presentasi serta evaluasi. Strategi literature circles berpijak pada keterampilan membaca, tetapi akan terintegrasi dengan keterampilan berbahasa lainnya, yakni menyimak, berbicara, dan menulis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran literature circles dalam menulis feature, mendeskripsikan kemampuan menulis feature mahasiswa, dan mengetahui keefektifan strategi pembelajaran literature circles dalam keterampilan menulis feature dengan pemanfaatan media aplikasi google docs sebagai alternatif pembelajaran menulis populer. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one pretest postest group design. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Berdasarkan penelitan ini pada saat sesi kooperatif, strategi literature circles dengan pemanfaatan media aplikasi google docs sangat membantu mahasiswa dan dosen berinteraksi dan berdiskusi. Hasil penelitian juga menunjukkan strategi literature circles dengan menggunakan media google docs efektif diterapkan dalam menulis feature. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai keterampilan menulis feature sebelum perlakuan sebesar 62,55, sedangkan rata-rata nilai keterampilan menulis feature setelah perlakuan sebesar 68,0364.
Respons Mahasiswa Terhadap Media Digital SebagaiSumber Belajar Berpikir Kritis Tazqiah Nuralizza; Riskha Arfiyanti; Mira Nuryanti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/075wh864

Abstract

Tekonologi digital saat ini digunakan sebagai penunjang pembelajaran yang kekinian dan sumber potensial dalam pembelajaran. Internet, terutama beragam bentuk media digital, menjadi sumber populer yang digunakan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respons mahasiswa terhadap pemanfaatan media digital sebagai sumber belajar dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital digunakan mahasiswa sebagai sumber untuk mencari referensi sekait materi perkuliahan dan referensi untuk mengerjakan tugas kuliah. Di samping itu, mahasiswa mengungkapkan dampak negatif dari media digital sebagai sumber belajar di antaranya kemudahan untuk copy paste/ plagiat dan  memunculkan rasa malas berpikir sehingga dapat berpengaruh terhadap melemahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Namun, pada sisi lain media digital juga dapat menstimulasi kemampuan berpikir kritis karena mahasiswa harus memilih dan menentukan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
UTILIZATION OF MULTIMODAL TEXTS OF STORYBOOKS BASED ON HEYZINE FLIPBOOK IN READING LITERACY Nurlaeli, Nisa; Arfiyanti, Riskha; Nuryanti, Mira
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 18, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v18i2.76105

Abstract

This study evaluates the potential of multimodal digital children's stories based on the Heyzine flipbook to enhance reading literacy among elementary school students. Using a descriptive qualitative approach through an integrative literature review, the study analyzes various sources related to children's story texts, digital media, heyzine flipbook, and multimodal literacy. The data collection techniques in this study were conducted through a literature study and direct exploration of the features of the Heyzine flipbook. The data were analyzed using content analysis techniques through the identification of explicit and implicit information, selection of relevant sources, and synthesis of findings to produce conclusions. The findings indicate that the interactive features of the heyzine flipbook can effectively increase students' reading interest, engagement, and comprehension. The integration of multiple modes within a single digital platform supports 21st-century literacy learning in a more engaging and meaningful way, aligned with the literacy reinforcement goals of the Merdeka Curriculum.
Analisis Dampak Kelas Orang Tua dalam Perkembangan Literasi di PAUD BKB KEMAS FLAMBOYAN Muhammad Arief rahman alhaq; Riskha Arfiyanti; Mira Nuryanti
Journal of Society and Scientific Studies Vol 1 No 2: September 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/scientiva6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program kelas orang tua terhadap perkembangan literasi anak usia dini di lembaga PAUD BKB Kemas Flamboyan. Literasi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak yang perlu ditumbuhkan sejak dini melalui dukungan lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, orang tua, dan anak di salah satu PAUD yang melaksanakan program kelas orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kelas orang tua berkontribusi positif dalam meningkatkan keterlibatan orang tua pada kegiatan literasi di rumah. Anak-anak menunjukkan peningkatan minat membaca, kemampuan mengenal huruf, serta kemauan bercerita setelah orang tua secara rutin menerapkan praktik literasi yang dikenalkan dalam kelas. Selain itu, program ini juga memperkuat kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan pemahaman orang tua yang belum merata, namun secara keseluruhan program ini memberikan pengaruh signifikan terhadap tumbuhnya lingkungan literat di rumah. Temuan ini merekomendasikan agar kelas orang tua menjadi bagian strategis dalam program PAUD untuk memperkuat fondasi literasi anak usia dini.
DIGITAL-BASED FOLKTALE TEACHING MATERIALS THROUGH YOUTUBE MEDIA TO IMPROVE READING COMPREHENSION SKILLS OF FIFTH GRADE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Yogi Prayudi; Mira Nuryanti; Riskha Arfiyanti
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 2 No. 10 (2025): AUGUST
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the strategy of integrating the Saung Galah Kingdom folktale as Indonesian language teaching material through YouTube and analyze its impact on improving literacy and character development in elementary school students. The method used is descriptive qualitative with a literature study and media development approach. The results show that educational videos based on folktales can increase students' reading interest, listening skills, and writing abilities. Local values such as leadership, honesty, and cooperation also contribute to shaping students' character from an early age. The local culture-based approach and digital media have proven relevant to contextual learning in the Independent Curriculum.