Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

From Hotel to Connection: Meningkatkan Komunikasi Global Karyawan Hotel Melalui Bahasa Mandarin di Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali Agustina, Arik; Aprinica, Ini Putu Isha; Dewi, I Gusti Ayu Melistyari; Kesumayathi, Ida Ayu Gayatri; Yanti, Ayu Suwita
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1102

Abstract

Language is used as a means of communication. Through the Mandarin language training program, it is hoped that Mandarin proficiency will improve global communication among hotel employees at Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali. The method implemented is a preliminary study through interviews, material preparation, Mandarin language training, evaluation, and reporting. Participants numbered 30 Platinum Hotel Jimbaran Beach employees, consisting of the Housekeeping, Front Office, F&B Service, Human Resources, Engineering, and Sales & Marketing Departments. Through this program, hotel employees are equipped with foreign language skills, namely Mandarin, which can be used as a medium of communication with tourists at the hotel. The Mandarin language training conducted at Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali, successfully improved the basic communication skills of employees in interacting with Mandarin-speaking guests.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Fasiltas Terhadap Kepuasan Tamu Di Sthala, A Tribute Portfolio Hotel Ubud Yanti, Ni Putu Eka; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Agustina, Arik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1153

Abstract

Kepuasan tamu merupakan indikator esensial dalam menilai efektivitas operasional suatu hotel, karena secara langsung mencerminkan kualitas layanan yang disediakan serta persepsi pengalaman menginap yang dirasakan oleh tamu. Riset ini berrtujuan untuk mengkaji pengaruh service quality & facilities terhadap tingkat kepuasan tamu di Sthala Ubud Bali. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan melibatkan 100 responden yang merupakan tamu hotel, yang dipilih melalui method probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linier berganda. Analisis tersebut dilengkapi dengan uji asumsi klasik, uji t untuk mengidentifikasi pengaruh parsial untuk kedua variable independent, serta uji F untuk memberikan pengaruh secara simulant. Temuan riset ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan dan facilities berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan tamu, baik secara parsial maupun simultan.Hasil ini menegaskan bahwa pelayanan yang bersifat ramah, profesional, dan responsive, serta facilities yang memadai dan terpelihara dengan baik, merupakan determinan utama dalam membentuk tingkat kepuasan tamu secara menyeluruh. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pihak manajemen hotel secara konsisten menjaga dan meningkatkan standar kualitas layanan dan fasilitas guna mempertahankan tingkat kepuasan serta loyalitas tamu dalam jangka panjang. Guest satisfaction is a critical indicator in evaluating the operational success of a hotel, as it directly reflects the quality of service provided and guests’ overall experience during their stay. This research aims to examine the influence of service quality and facilities on guest satisfaction at Sthala Ubud Bali. A quantitative approach was employed, involving 100 respondents who were hotel guests selected through probability sampling techniques. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analysed using multiple linear regression analysis. The analysis was complemented by classical assumption tests, a t-test to assess the partial effect of each independent variable, and an F-test to evaluate their simultaneous influence. The findings reveal that both service quality and facilities have a significant impact on guest satisfaction, both individually and collectively. These results highlight that friendly, professional, and responsive service, along with adequate and well-maintained facilities, play a vital role in enhancing overall guest satisfaction. Based on these findings, it is recommended that hotel management consistently preserve and enhance the standards of services and facilities to sustain guest satisfaction and loyalty over the long term.
From Hotel to Connection: Meningkatkan Komunikasi Global Karyawan Hotel Melalui Bahasa Mandarin di Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali Agustina, Arik; Aprinica, Ini Putu Isha; Dewi, I Gusti Ayu Melistyari; Kesumayathi, Ida Ayu Gayatri; Yanti, Ayu Suwita
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1102

Abstract

Language is used as a means of communication. Through the Mandarin language training program, it is hoped that Mandarin proficiency will improve global communication among hotel employees at Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali. The method implemented is a preliminary study through interviews, material preparation, Mandarin language training, evaluation, and reporting. Participants numbered 30 Platinum Hotel Jimbaran Beach employees, consisting of the Housekeeping, Front Office, F&B Service, Human Resources, Engineering, and Sales & Marketing Departments. Through this program, hotel employees are equipped with foreign language skills, namely Mandarin, which can be used as a medium of communication with tourists at the hotel. The Mandarin language training conducted at Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali, successfully improved the basic communication skills of employees in interacting with Mandarin-speaking guests.
Studi Proyek Pengerukan di Pelabuhan Benoa dan Potensinya Bagi Wisata Bahari Arik Agustina; Ni Putu Isha Aprinica
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2811

Abstract

Perairan Teluk Benoa merupakan salah satu Pelabuhan dan tujuan wisata Bahari di Pulau Bali. Studi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas air laut Proyek Pengerukan Alur dan Kolam Pelabuhan Benoa terhadap Pariwisata Bahari Teluk Benoa. Pengambilan sampel dilakukan di tiga titik yaitu Pelabuhan Benoa, Manta Point, dan Crystal Bay Nusa Penida. Hasil Analisa dibandingkan dengan baku mytu air laut untuk wisata Bahari dan Pelabuhan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2021 Lampiran VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, pH, lapisan minyak, TSS, kekeruhan dan salinitas masih memenuhi standar. Sedangkan untuk parameter Detergen sebesar <0,05 mg/L, melebihi baku mutu air laut untuk wisata Bahari. Hal ini dapat mengganggu estetika perairan, biota perairan dan wisata bahari di Pelabuhan Benoa. Namun secara keseluruhan kondisi perairan Pelabuhan Benoa masih baik dan dapat digunakan sebagai wisata Bahari. Namun tetap perlu adanya upaya lebih lanjut dari pemerintah, pelaku wisata dan Masyarakat untuk meminimalisir peningkatan beban pencemar ke laut.
Revitalisasi Pariwisata Berbasis Lingkungan: Peran Eco Enzyme dan Kesadaran Masyarakat Arik Agustina; I Gst Ayu Eka Suwintari; I Gst Ayu Melistyari Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6095

Abstract

Environmentally-based tourism is a strategic approach to building economic, social, and ecological sustainability in tourist destinations. This article examines the role of eco-enzymes as an environmentally friendly waste management innovation and increasing public awareness in the revitalization of sustainable tourism. This research method uses a qualitative approach. It began with data and information collection through literature reviews, observations, and discussions with stakeholders. Observations and interviews were conducted with stakeholders in Tegal Harum Village, Denpasar, which is one of the pilot villages related to waste management. This study examines the utilization of organic waste, increasing public education, and the role of the Tegal Harum Village community. The results of this study indicate a synergy between the innovation of organic waste management into eco-enzymes, the role of the community, increasing public awareness, and strengthening community capacity in improving environmental quality and sustainable tourism. This article also recommends the integration of eco-enzymes in regional tourism policies and strengthening community-based education programs as a foundation for sustainable tourism revitalization.
Pelatihan Service Excellence dan Professional Communication sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja di Kota Denpasar Ayu Suwita Yanti; Ida Ayu Gayatri Kesumayathi; I Gusti Ayu Melistyari Dewi; Ni Putu Isha Aprinica; Arik Agustina
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v8i1.10265

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung daya saing tenaga kerja, khususnya pada sektor pelayanan publik dan jasa. Perubahan karakteristik dunia kerja yang semakin menekankan kualitas pelayanan dan kemampuan komunikasi profesional menuntut tenaga kerja memiliki kompetensi teknis sekaligus kompetensi interpersonal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional tenaga kerja melalui pelatihan Service Excellence dan Professional Communication yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar. Kegiatan diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari lingkungan Dinas Tenaga Kerja serta beberapa unit pelayanan publik di Kota Denpasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi pelayanan, role play, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pelayanan prima, komunikasi profesional, etika pelayanan, penanganan keluhan pelanggan, serta penerapan komunikasi verbal dan nonverbal dalam situasi kerja. Simulasi pelayanan juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi berbagai skenario pelayanan. Selain meningkatkan kompetensi individu, kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat dan profesionalisme aparatur maupun tenaga kerja.Program pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetensi berkelanjutan yang dapat direplikasi oleh berbagai instansi pemerintah maupun sektor industri sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tegal Harum dalam Pengolahan Sampah Organik dan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Upaya Mendukung Konsep Green Tourism Sustainability I Gusti Ayu Eka Suwintari; I Gusti Ayu Melisyari Dewi; Arik Agustina; Putu Wibby Prasetya
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.87

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik di kawasan pemukiman padat seperti Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, menjadi isu yang krusial dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan pengembangan destinasi wisata ramah lingkungan (green tourism). Meskipun desa Tegal Harum memliki potensi alam dan sosial budaya yang tinggi, kurangnya lahan , keterbatasaan pengetahuan masyarakat, dan minimnya partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah organik menjadi hambatan utama dalam mewujutkan lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan program pemberdayaan masyarakat berbasis pelatihan dan edukasi pengolahan sampah rumah tangga menjadi produk bernilai guna, yaitu eco-enzyme, yang merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik dengan berbagai manfaat lingkungan. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pengetahuan dan keterampilan teknis dalam pembuatan eco-enzyme,  tetapi juga mengintegrasikan prinsip-prinsip partisipatif guna membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri. Melalui peendekatan pelatihan, pendampingan, dan monitoring yang sistematis, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman warga terhadap pentingnya pemilahan sampah, pemanfaatan limbah organik, serta penguatan nilai-nilai gotong royong sebagai fondasi komunitas hijau yang berdaya. Hasilnya, kegiatan ini telah memberikan dampak positif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi lokal, serta memperkuat daya tarik Desa Tegal Harum sebagai salah satu model desa wisata hijau yang edukatif di Bali. The issue of organic waste management in densely populated residential areas, such as Tegal Harum Village in West Denpasar, represents a critical challenge within the broader framework of sustainable development and the advancement of environmentally friendly tourism (green tourism). Despite the village’s considerable natural and socio-cultural potential, constraints such as limited land availability, insufficient public knowledge, and low levels of active community participation in organic waste management pose significant barriers to the realization of a clean and healthy living environment. In response to these challenges, a community empowerment program was initiated, emphasizing capacity building through training and education on the processing of household organic waste into value-added products—specifically eco-enzyme, a fermented liquid derived from organic waste that offers multiple environmental benefits. This initiative not only focused on imparting technical knowledge and practical skills related to eco-enzyme production but also incorporated participatory approaches aimed at fostering collective awareness and community responsibility regarding independent waste management. Through a structured methodology encompassing training, mentoring, and systematic monitoring, the program has effectively enhanced residents’ understanding of waste segregation, organic waste utilization, and the reinforcement of mutual cooperation (gotong royong) values as the foundation for a resilient and empowered green community. The outcomes of this initiative have demonstrated positive environmental, social, and economic impacts, while also strengthening the position of Tegal Harum Village as a model of educational green tourism in Bali.