Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Penggunaan Youtube terhadap Pemahaman Peserta didik Belajar IPS Materi Sejarah Zelva Azurra Komering; Sumardi Sumardi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.64 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i4.53977

Abstract

Pengaruh Model Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Anandita Cyntisa Dwi Putri; Sumardi Sumardi; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.159 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Siluman pada materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian yaitu nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Siluman serta sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas V-A sebagai kelompok kontrol dan kelas V-B sebagai kelompok eksperimen. Dari hasil pengolahan dan analisis data, terdapat informasi mengenai perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan pembelajaran menggunakan model mind mapping dengan siswa yang mendapat perlakuan pembelajaran konvensional. Pada kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata yaitu 69,67 dengan kategori tinggi, dan nilai rerata Ngain 0,42 dengan kategori kurang efektif. Sedangkan pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan menggunakan model mind mapping diperoleh nilai rata-rata yaitu 86,33 dengan kategori sangat tinggi, dan nilai rerata Ngain 0,71 dengan kategori cukup efektif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model mind mapping pada materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan di SD Negeri 2 Siluman berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.mind
Kajian Tentang Keaktikan Belajar Siswa Dengan Media Teka Teki Silang Pada Pembelajaran IPS SD Silvia Agustin; Sumardi Sumardi; Ghullam Hamdu
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.562 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32917

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada pembelajaran IPS di SD karena mengingat pembelajaran IPS di SD terkesan sangat monoton dan kurang menyenangkan, sehingga menyebabkan siswa menjadi pasif atau kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang cocok untuk pembelajaran IPS di SD. Selain itu, kurangnya kesadaran akan pentingnya penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran IPS di SD. Media pembelajaran (teka teki silang) penting digunakan untuk melatih keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPS di SD. Dalam penerapan media pembelajaran teka teki silang ini perlu pemahaman dari guru terlebih dahulu agar siswa dapat terlatih keaktifan belajarnya. Dapat disimpulkan hasil dari kajian penulisan artikel ini adalah media pembelajaran sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SD. Dengan menggunakan media pembelajaran siswa akan terlatih dan sesuai dengan manfaat dari media teka teki silang tersebut yakni untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik sebab dalam mengisi teka-teki silang kondisi pikiran yang jernih, rileks dan tenang akan membuat memori otak kuat, sehingga daya ingat pun meningkat. adapun Keaktifan siswa dalam belajar yang dapat ditingkatkan karena media teka teki silang adalah sebagai berikut : Kegiatan-kegiatan visual, kegiatan-kegiatan lisan, kegiatan-kegiatan mendegarkan, kegiatan-kegiatan menulis, kegiatan-kegiatan menggambar, kegiatan-kegiatan metrik, kegiatan-kegitan mental, kegiatan-kegiatan emosional.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Kancing Gemerincing terhadap Hasil Belajar Siswa Pembelajaran IPS di SD Dini Erika; Sumardi Sumardi; Rosarina Rosarina
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.904 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7270

Abstract

Pembelajaran pada dasarnya merupakan proses interaksi antara peserta didik dan pendidik pada suatu lingkungan belajar. Berawal dari kenyataan di lapangan bahwa masih rendahnya rata-rata nilai KKM hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS. Hal tersebut dikarenakan masih rendahnya penggunaan model pembelajaran IPS sehingga membuat pembelajaran tampak kurang menarik bagi siswa. Dari berbagai model pembelajaran, model cooperative learning tipe kancing gemerincing merupakan model yang dapat berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan model cooperative learning kancing gemerincing dapat membuat siswa berperan aktif dan berkontribusi dalam pembelajaran secara adil. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model cooperative learning tipe kancing gemerincing terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS dengan materi rejuangan melawan penjajah di SD Negeri 1 Gunungpereng. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan jenis non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 1 Gunungpereng dengan sampel siswa kelas V-B SD Negeri 1 Gunungpereng sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V-C SD Negeri 1 Gunungpereng sebagai kelas control  dengan jumlah sampel masing-masing 22 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi keragaman kenampakan alam dan buatan dengan rata-rata skor pre-test dan skor post-test masing-masing kelompok terdapat perbedaan dan mengalami peningkatan yang signifikan khususnya untuk kelas eksperimen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS materi perjuangan melawan penjajah dengan menggunakan cooperative learning tipe kancing gemerincing lebih baik daripada pembelajaran yang tidak menggunakan model cooperative learning tipe kancing gemerincing.
Pengembangan Media Puzzle berbasis Make A Match pada Materi Negara ASEAN dalam Pembelajaran IPS Kelas VI SD Serli Utami; Sumardi Sumardi; Rosarina Giyartini
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.294 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41749

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terbatasnya penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran IPS menyebabkan peserta didik mengalami kejenuhan karena proses pembelajaran kurang menyenangkan. Pembelajaran IPS masih didominasi oleh guru yang mengakibatkan kurangnya interaksi antar peserta didik saat mengikuti proses pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengembangkan desain produk berupa media puzzle berbasis make a match yang baik diterapkan pada pembelajaran sebagai media pembelajaran IPS materi negara ASEAN kelas VI SD. Jenis penelitian ini adalah pengembangan menggunakan metode penelitian Design Based Research (DBR) dengan model yang dikembangkan oleh Reeves, yang cocok digunakan untuk mengembangkan sebuah media yaitu media puzzle berbasis make a match tentang negara ASEAN. Subyek uji coba produk yaitu siswa kelas VI SD. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, penilaian para ahli, dan angket. Berdasarkan uji coba di lapangan sebanyak 2 kali, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji coba tahap 1 memperoleh rata-rata persentase 98,4% dan uji coba tahap 2 memperoleh rata-rata persentase 99,4%, dimana hal ini menunjukkan adanya peningkatkan sebesar 1% sehingga kesimpulannya media puzzle berbasis make a match pada materi negara asean dalam pembelajaran IPS ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran IPS di kelas VI SD.
Pengaruh Model Teams Games Tournament terhadap Pemahaman Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan pada Pembelajaran IPS Intan Selviani; Sumardi Sumardi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.016 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7347

Abstract

Permasalahan yang ditemukan peneliti yaitu siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, menggali pengetahuannya sendiri, dan kurangnya meningkatkan kemampuan berfikir siswa dalam pembelajaran. Khususnya dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, karena banyak anggapan bahawa pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial itu membosankan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengatasi dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament. Karena dengan menggunakan model tersebut siswa dapat belajar sambil bermain sehingga siswa lebih termotivasi dalam pelaksanaan pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Teams Games Tournament terhadap pemahaman materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan pada pembelajara Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 1 Sindangrasa Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis yang berjumlah 23 orang siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengguakan metode Pre-Eksprerimen Design dengan jenis One-Group Pre-test dan Post-test Design. Teknik pengumpulan datanya menggunakan tes yang dilakukan melalui pre-test dan post-test. Rata-rata dari hasil pre-test dan post-test dapat dilihat ada peningkatan sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Dalam pengolahan data ini peneliti menggunakan alat bantu Microsoft Excel 2007 dan SPSS 16.0. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan model Teams Games Tournament terdapat pengaruh tergadap pemahaman materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 1 Sindangrasa Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.
Media Video Pembelajaran Tari Kreasi di Sekolah Dasar Tiara Puspita; Sumardi Sumardi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 1 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i1.53877

Abstract

The Effect of Geoboard Media on the Skill of Understanding Two-Dimentional Figure on Children with Vision Impairments Sumardi Sumardi; Sima Mulyadi
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 13, No 1 (2022): May 2022
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.822 KB) | DOI: 10.17509/cd.v13i1.40194

Abstract

This study aims to determine the effect of using geoboard media on the understanding of two-dimentional figure for children who have visual impairments in the inclusion class of SLB Aisyiah Singaparna. The research approach used in this study is a quantitative approach with the Single Subject Research method and the A-B-A research design. The subjects in this study were students who had visual impairment at the early childhood level with the initials FSS who had difficulty understanding the concept of two-dimentional figure. The results of this study indicate that the mean FSS level at the baseline-1 stage (A-1) is 55.2%, then at the intervention stage (B) the mean FSS level has increased to 78.1% and the mean level in the baseline-2 phase (A-2) to 91.0%. As for the results of the analysis in conditions, it was found that the geoboard media had a positive influence where this was shown in the estimation of the direction of the trend, the trend of stability, the data trail, the level of stability and range, and the level of data change. Likewise with the analysis between conditions, it is described in the number of variables that are changed, changes in direction and effects, trends in stability, changes in levels, and data overlap. Based on these results, it can be concluded that geoboard media can be used as a medium to improve understanding of two-dimentional figure for students who have visual impairments at the early childhood level in the Aisyiah Singaparna SLB inclusion class
Kompentensi Sel (Social And Emosional Learning) Untuk Anak Usia 5-6 Tahun Widia Asri Kurnia; Heri Yusuf Muslihin; Sumardi Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59918

Abstract

This research is motivated by the current conditions where activity restrictions greatly affect the social emotional development of children. Based on the facts, early childhood should be able to get optimal guidance and teaching in their surrounding environment. Developing social emotional skills from an early age can be a benchmark for children's success in the future. In this regard, it is important for parents and educators to maintain the mental health and welfare of children so that children can progress according to their developmental stages. One of the reference films related to emotion is film animation Inside Out. The purpose of this study is to determine the components of SEL (Social and Emotional Learning) by analyzing the animated film Inside Out. The approach used is a qualitative approach with content analysis methods (content analysis). Data collection techniques in the form of literature study, observation and documentation. The results of this study indicate that some of the indicators in the SEL (Social and Emotional Learning) component are in accordance with the Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) in the scope of social emotional development for children 5-6 years old. Inside Out is also considered worthy of being used as a learning medium through cinematherapy to develop early childhood social-emotional skills. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi saat ini dimana pembatasan aktivitas sangat mempengaruhi pada perkembangan sosial emosional anak. Berdasarkan fakta yang ada, anak usia dini sewajarnya dapat memperoleh bimbingan dan pengajaran yang optimal di lingkungan sekitarnya. Mengembangkan keterampilan sosial emosional sejak dini dapat menjadi tolak ukur dalam keberhasilan anak di masa yang akan datang. Berkaitan dengan hal tersebut, penting bagi orang tua maupun pendidik untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan anak agar anak dapat berprogres sesuai dengan tahap perkembangannya. Salah satu film rujukan yang terkait dengan emosi yaitu film animasi Inside Out. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui komponen SEL (Social and Emotional Learning) dengan menganalisis film animasi Inside Out. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten (analysis content). Teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beerapa indikator dalam komponen SEL (Social and Emotional Learning) sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dalam lingkup perkembangan sosial emosional untuk anak 5-6 tahun. Film animasi Inside Out juga dianggap layak untuk dijadikan media pembelajaran melalui cinematheraphy guna mengembangkan keterampilan sosial emosional Anak Usia Dini.
Studi Kasus Keterampilan Sosial Anak Usia Dini dari Orang Tua Tunanetra Najiyah Uthpah; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i2.40919

Abstract

Keterampilan sosial merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan anak. Anak usia dini harus memiliki keterampilan sosial yang baik karena dengan keterampilan sosial yang baik maka akan lebih mudah diterima dalam lingkungan sosialnya. Orang tua menjadi bagian yang sangat penting dalam mendidik keterampilan sosial anak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak usia 6 tahun yang bersekolah di TK Rabbani Kecamatan Ciamis, tinggal dan diurus oleh kedua orang tua yang mengalami tunanetra, anak yang memiliki orang tua tunanetra menjadi alasan peneliti melakukan penelitian ini, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan sosial yang dimiliki anak usia dini yang tinggal dan dibesarkan oleh kedua orang tua tunanetra. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode Studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil temuan dilapangan didapatkan subjek merupakan anak yang pendiam, suka memilih dalam pertemanan, selain itu  subjek sudah mampu berempati dan mandiri.