Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Sosialisasi Pentingnya Pola Hidup Sehat Melalui Olahraga Bagi Siswa Sekolah Dasar: Indonesia Mahyudi, Yafi Velyan; Widyawan, Dena; Tya Maya Ningrum, Desy
Laksana Olahraga Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 02, Nomor 02, 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/laksanaolahraga.v2i02.64235

Abstract

Kurangnya kesadaran siswa Sekolah Dasar tentang pentingnya pola hidup sehat melalui olahraga. Masalah ini menjadi penting karena pola hidup sehat sejak dini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa Sekolah Dasar tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui berolahraga secara teratur. Target khusus yang ingin dicapai adalah siswa mampu memahami manfaat berolahraga bagi kesehatan dan mau melakukan olahraga minimal 30 menit per hari. Metodologi pengabdian yang digunakan meliputi ceramah interaktif, permainan edukatif, dan demonstrasi gerakan olahraga. Ceramah interaktif dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang manfaat olahraga bagi kesehatan. Permainan edukatif bertujuan untuk mengaplikasikan pemahaman siswa tentang olahraga sambil bermain. Demonstrasi gerakan olahraga ditujukan agar siswa dapat mempraktikkan gerakan olahraga dengan benar. Pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan. Pertama, survei untuk menggali pemahaman awal siswa tentang olahraga. Kedua, ceramah interaktif tentang manfaat olahraga bagi kesehatan. Ketiga, permainan edukatif terkait olahraga. Keempat, demonstrasi dan praktik gerakan olahraga yang mudah dilakukan. Dengan adanya pengabdian ini, siswa Sekolah Dasar dapat memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya pola hidup sehat dengan berolahraga. Kedepannya siswa diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian mereka sejak usia dini, sehingga dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas.
Menganalisis dan membandingkan keterampilan gerak dasar anak di taman kanak-kanak (tradisional dan berbasis alam) Widyawan, Dena; Sujarwo, Sujarwo; Andrianto, Sigit Dwi
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v20i2.75925

Abstract

Gerak dasar adalah pondasi bagi anak dikemudian hari untuk aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan membandingkan keterampilan gerak dasar. Penelitian keterampilan gerak dasar anak dalam hal pengetahuan lingkungan bermain sangat terbatas. Penelitian ini menggunakan cross-sectional untuk membandingkan keterampilan gerakan dasar anak-anak yang bersekolah di TK Melati yang terletak di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Kelompok satu memiliki akses ke taman bermain tradisional, kelompok dua memiliki akses ke taman bermain berbasis alam. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini Bruininks-Oseretsky Test of Motor Proficiency, second edition (BOT-2). Total yang mengikuti penelitian ini berjumlah 29 anak, 14 anak mengikuti kelompok ke taman bermain tradisional, dan 15 anak mengikuti kelompok ke taman bermain berbasis alam. Anak-anak memiliki akses ke taman bermain tradisional (total tes 13,92), sedangkan anak-anak yang memiliki akses ke taman bermain berbasis alam  (total tes 16,04). Hasil statistik antara total tes kelompok dan tes individu tidak ada perbedaan yang signifikan.Abstract: Fundamental movements are the foundation for children's future physical activity. The aim of this study was to analyze and compare fundamental movement skills. Research on the fundamental movement skills of kindergarten children in terms of knowledge of the play environment is very limited. This study used cross-sectional research to compare the fundamental movement skills of children attending Melati Kindergarten located in Cimarga District, Lebak Regency. Group one has access to a traditional playground, group two has access to a nature-based playground. Instruments used in this research Bruininks-Oseretsky Test of Motor Proficiency, second edition (BOT-2). A total of 29 children took part in this study, 14 children took part in a group to a traditional playground, and 15 children took a group to a nature-based playground. Children had access to traditional playgrounds (total test 13.92), while children had access to nature-based playgrounds (total test 16.04). The statistical results between the total group tests and individual tests were no significant differences.
Intervensi sosial-emosional dan pengembangan karakter terhadap persepsi diri siswa disertai aktivitas fisik Setiawan, Iwan; Widyawan, Dena; Puspitorini, Wahyuningtyas
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243983

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intervensi sosial-emosional dan pengembangan karakter selama 4 minggu terhadap persepsi diri siswa. Sampel penelitian ini kelas 5 Sekolah Dasar yang berjumlah 30 siswa dari 2 sekolah yang mengikuti program setelah sekolah.  Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental ketika anak-anak ditempatkan menjadi 2 kelompok di setiap lokasi program setelah sekolah. Instrumen yang digunakan yaitu skala pembelajaran sosial emosional(SPSE) sebelum intervensi dan skala sosial-emosional pengembangan karakter(SSEPK) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan 2X2 RM ANCOVA digunakan untuk mengevaluasi efek utama dan interaksi antara variabel independen (kelompok dan waktu) terhadap variabel dependen. Beberapa kovariat juga diperhitungkan ketika menganalisis perbedaan termasuk jenis kelamin, dan nilai sifat dasar siswa pada skala pembelajaran sosial emosional. Meskipun tidak ditemukan interaksi statistik, tren data antar kelompok memberikan informasi mengenai dampak dan kelayakan program jenis ini. Diperlukan lebih banyak penelitian termasuk intervensi dengan durasi lebih lama dan penelitian dengan ukuran sampel lebih besar.
Early childhood fundamental motor skills: visual impairments and non-visually impaired Widyawan, Dena
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 1 (2021): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1303.392 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i1.15842

Abstract

The purpose of this study was to test fundamental motor skills (FMS) in young children with visual impairments (VI) and non-VI children. This study used a cross-sectional design, descriptive-analytic with purposive sampling. Children without VI showed higher locomotor skills (M= 21.38, SD= 6.69) when compared to children with VI (M= 9.70, SD= 3.09). Children without VI showed higher ball skills (M = 18.74, SD = 6.54) when compared to children with VI (M = 5.23, SD = 5.44)). For locomotor skills there was a significant effect on vision (F=17.55, p=.014, η2=.31). For children with VI, birth control (n=7) performed higher (M=10.33, SD=10.54) compared to non-birth VI (n=3; M 4.02, SD=2, 73). For ball skills there was a significant effect on vision (F=21.99, p<0.001, η2=.56). For children with VI, congenital VI (n=7) performed higher (M=6.73, SD=6.69) than non-congenital blind (n=3; M=2.05, SD=1.01). Non-blind children show higher levels of FMS when compared to children with VI. The children with VI in this sample exhibited profound developmental delays requiring further investigation and future intervention.