Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemberian Terapi Bermain Magic Box untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Velga Yazia; Ulfa Suryani; Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1066

Abstract

Pada dasarnya orangtua berkewajiban dan bertanggung jawab dalam tugas mendidik anak dengan memberikan berbagai hal menyangkut kepentingan anak-anaknya, seperti mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan menjaga Kesehatan anak. Hal ini dikarenakan aktifitas yang dilakukan oleh anak ketika dirumah lebih kepada penekanan kemampuan berbicara dan bercerita kegiatan yang dilakukan dengan metode tanya jawab. Sedangkan anak usia dini lebih mudah mengerti dan memahami jika pembelajaran diterapkan dengan langsung praktek/menggunakan media, anak akan gampang mengingatnya karena langsung terlibat dalam kegiatan belajar tersebut. Permainan magic box dapat menstimulasi perkembangan bahasa anak tertutama dalam berbicara, bercerita dan penambahan kosakata untuk anak. Karena tujuan permainan ini adalah menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah kosakata anak melalui pemberian terapi bermain magic box sehingga saat mereka dapat menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Anak-anak menggunakan indra peraba untuk mencari tahu dan mengevaluasi pengalamannya tersebut. Kegiatan ini berfokus pada kemampuan anak untuk merasakan, mengamati, dan menjelaskan pengamatan mereka. Peserta dari kegiatan ini merupakan anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 13 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, terapi bermain dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah mampu menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh.
Upaya Menurunkan Ansietas pada Penderita Hipertensi melalui Murottal Qur’an Ulfa Suryani; Velga Yazia; Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni; Delvi Hamdayani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1280

Abstract

Pada data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi, dan jumlahnya akan meningkat setiap tahunnya, bahkan diprediksi akan mencapai 1,56 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya, Pada wilayah Asia Tenggara, hipertensi berada diposisi ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% terhadap total penduduk dunia.(Forouzanfar et al., 2017). Hipertensi dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh secara fisiologis dan efek psikologisnya menyebabkan ansietas sampai depresi yang dirasakan pasien setelah didiagnosa. Ansietas yang tidak ditangani dengan baik akan memperburuk kondisi pasien dan akan menimbulkan dampak seperti depresi, gangguan tidur, risiko bunuh diri, dan menurunkan kualitas hidup pasien hipertensi. Secara farmakologi, sebuah penelitian menjelaskan bahwa sebesar 35% wanita (3.611 dari 10.408 pasien) mendapatkan obat anti ansietas dalam waktu satu tahun didiagnosis hipertensi.(Smeltzer, C & Bare, G, 2013). Tujuan dari kegiatan ini adalah resolusi (perubahan) permasalahan dengan segera, seseorang melakukan evaluative situation yaitu menilai penderita hipertensi berdasarkan sikap, pengetahuan, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki Jika stressor dinilai berbahaya maka reaksi kecemasan akan timbul. Peserta dari penyuluhan merupakan dewasa akhir yang berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini adalah klien mampu mengola kecemasan dengan cara terapi murottal qur’an.
Kemampuan Perkembangan Anak Usia Sekolah dalam Permainan Kelompok dengan Permainan Lempar Tangkap Bola Suryani, Ulfa; Yazia, Velga; Hasni, Hidayatul; Nurleny, Nurleny; Fatrida, Dedi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2338

Abstract

Anak pada Usia Sekolah merupakan masa perkembangan motorik kasar yang pesat. Dunia anak pada usia sekolah adalah bermain dan belajar melalui permainan yang mereka lakukan. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perkembangan anak usia sekolah dalam permainan kelompok dengan permainan lempar tangkap bola. Penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggal 14 September 2023 dengan sasaran anak usia sekolah yang berjumlah 17 orang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, demonstrasi. Hasil dari penyuluhan ini didapatkan sebelum dilakukan permainan lebih dari separoh (64,7%) anak usia sekolah memiliki tingkat pengetahuan dan permainan lempar tangkap bola yang rendah dan setelah dilakukan permainan sebagian besar (94,1) anak usia sekolah memiliki pengetahuan dan permainan lempar tangkap bola yang tinggi, dan dapat dilihat hasil 88,2% peserta mampu mengetahui pengertian anak usia sekolah, 76,5% peserta mampu memahami tentang perkembangan normal dan menyimpang anak usia sekolah, dan 100% peserta dapat mengikuti permainan lempar tangkap bola yang dapat meningkatkan kemampuan untuk berinteraksi dan berkompetisi.
PENGARUH PISANG AMBON (MUSA PARADISIACA VAR) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN ANDALAS WILAYAH KERJA PUSKESMAS Nurleny Nurleny; Siti Mutia Kossasy
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2582

Abstract

 Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Pisang ambon adalah salah satu bahan alamiah atau herbal yang dapat membantu mengontrol dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di keluruhan andalas wilayah kerja puskesmas andalas padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Sampel berjumlah 12 orang penderita hipertensi dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampeling. Hasil penelitian didapatkan nilai tengan tekanan darah sistolik pada responden sebelum diberikan Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) adalah 146 dan diastolik 91. dan nilai median tekanan darah sistolik pada responden setelah diberikan Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) adalah 121 dan diastolik 80. Terdapat perbedaan antara rerata tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) dengan p value 0,002 (p<0,05) berarti terdapat terdapat pengaruh Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Kelurahan Andalas Wilayah kerja Puskesmas Andalas. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Disarankan bagi pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penderita hipertensi pada Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var) dapat dijadikan pilihan pengobatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah.Kata Kunci :Tekanan Darah, Pisang Ambon, Penderita Hipertensi
PENGARUH JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO Nurleny Nurleny
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 8 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v8i1.101

Abstract

 Hypertension is a condition in which the blood vessels are high (systolic blood pressure ≥140 mmHg and diastolic ≥90 mmHg) persistent. Statistics are 24.7% of Southeast Asia and 23.3% of Indonesians aged 18 and over are hypertensive by 2014. Hypertension Can be minimized by using pharmacology and nonpharmacology therapy, one of which is watermelon juice.The purpose of this study was to determine the effect of watermelon juice on the decrease in blood pressure of hypertensive patients in the work area of Nanggalo Public Health Center. This type of research is Quasi Eksperimen with one group pretest-posttest design. The researcher data was collected on May 2017 in the working area of puskesmas sijunjung with 15 samples taken from purposive sampling technique. Data were analyzed by paired sample t-test. The results of this study obtained p value = 0.00 (p <0.05) indicates that there is a decrease in blood pressure before and after watermelon juice given. So it can be concluded there is the influence of watermelon juice to decrease blood pressure of hypertensive patients in the work area of puskesmas sijunjung sijunjung district. It is expected hypertensive patients to be able to take advantage of watermelon juice as nonfarmakologi therapy to lower blood pressure. From the results of this study can be concluded that watermelon juice can lower blood pressure hypertensive patients, it is hoped hypertensive patients to be able to take advantage of watermelon juice as nonfarmakologi therapy to lower blood pressure.
PENGARUH VIDEOTHERAPY TERHADAP KESADARAN ANTI-BULLYING DI SEKOLAH PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 05 KP JAWA KOTA PARIAMAN Nurleny, Nurleny; Hidayati, Hidayati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2891

Abstract

Latar Belakang : Secara global prevalensi kasus bullying di kalangan anak usia sekolahmenunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yangmenjadi korban bullying sering mengalami dampak negatif secara emosional, sosial, dan akademis.Mereka dapat mengalami stres, kecemasan, depresi, bahkan dalam kasus ekstrem, menyebabkanisolasi dan bahaya kesehatan mental yang lebih serius. Selain itu, lingkungan sekolah yangtidak aman dan terancam oleh kekerasan juga dapat mengganggu proses pembelajaran danmenciptakan ketidaknyamanan yang meluas di antara siswa. Peningkatan kesadaran anti-bullying yangdilakukan dengan pemutaran video dalam psikoterapi disebut juga dengan Videotherapy. Videotherapyadalah sebuah teknologi terbaik dalam proses dan kemajuan dari psikoterapi. Video memiliki kelebihanmem-feedback kembali perasaan, emosi dan masalah yang dihadapi klien melalui penayangan video.Video efektif membantu mengatasi masalah klien yang dihadapi melalui penayangan video yang sesuaidengan masalah klien. Tujuan Penelitian ini untuk megetahui pengaruh vidiotherapy terhadap kesadarananti – bullying di sekolah pada anak usia sekolah di SDN 05 Kp Jawa Kota Pariaman.Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttesdesign.Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 sampai dengan Agustus 2024. Pengambilandata dilakukan pada tanggal 22 Juli – 25 Juli 2024. Sampel pada penelitian ini berjumlah 18 orangresponden.Hasil Penelitian : Uji statistik dengan menggunakan uji paired t-test dan didapatkan hasil pvalue 0,000 artinya terdapat pengaruh rerata skor sebelum dan sesudah dilakukan videotherapy terhadapkesadaran anti-bullying di SDN 05 Kp Jawa Kota Pariaman. Kesimpulan : Adanya pengaruhvidiotherapy terhadap kesadaran anti-bulyingKeyword : Anak Usia Sekolah, Bulying, Vidiotherapy
PENGARUH AIR SEDUHAN BAWANG PUTIH TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI RW 01 KELURAHAN ANDALAS WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS Nurleny, Nurleny; Hidayati, Hidayati
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6545

Abstract

Lanjut Usia disingkat dengan Lansia merupakan seseorang yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun ke atas. Setiap mahkluk hidup akan mengalami semua proses yang dinamakan menjadi tua atau menua. Lansia sangat rentan terkena penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah seseorang diatas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan dan angka kematian. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain yang berbahaya jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan pengobatan farmakologi dan nonfarmakologi. Pengobatan secara non farmakologi dapat menggunakan salah satunya dengan air seduhan bawang putih. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh air seduhan bawang putih MAP lansia hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasy eksperimen dengan menggunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan di RW 01 Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Sampel diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang di tetapkan sebanyak 12 sampel. Hasil penelitian didapatkan rerata MAP sebelum diberikan air seduhan bawang putih yaitu 114,83 dengan standar deviasi 3,010 dan setelah diberikan air seduhan bawang putih MAP yaitu 98,45 dengan standar deviasi 1,128. Hasil analisa data menggunakan uji paired sampel T-test didapatkan nilai p-value= 0,000 (p0,05) yang menandakan adanya pengaruh Air Seduhan Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Di RW 01 Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas.
LATIHAN MEMORI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN KEGIATAN MENGINGAT GAMBAR Ausrianti, Rizka; Rifka Putri Andayani; Meria Kontesa; Nurleny
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.624

Abstract

Latar Belakang : Bermain adalah metode yang menerapkan permainan atau mainan tertentu sebagai wahana pembelajaran siswa. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk kesenangan bagi anak usia dini. Dengan bermain dapat memelihara perkembangan atau pertumbuhan secara optimal. Tebak gambar adalah suatu aktivitas bermain yang dilakukan dengan cara menebak gambar yang di cetak didalam kertas. Melalui tebak gambar dapat memberikan stimulasi untuk melatih daya ingat dan bahasa pada anak. Selain itu, memberikan pengetahuan baru pada anak. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk menstimulasi perkembangan memori anak usia dini dengan permainan tebak gambar. Metode : Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan pendidikan kesehatan kepada guru dan orang tua siswa PAUD Tunas Bangsa dan terapi bermain yang diberikan kepada siswa PAUD Tunas Bangsa Kecamatan nanggalo. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 22 April 2025 di PAUD Tunas Bangsa. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah orang tua, guru serta siswa PAUD Tunas Bangsa Kecamatan Nanggalo. Hasil : Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 April 2025. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini 3 orang guru, 7 orang Orang Tua siswa serta 9 Siswa PAUD Tunas bangsa. Peserta dapat menjelaskan Kembali tentang perkembangan pada anak usia dini serta siswa dapat melaksanakan permainan tebak gambar.
LATIHAN OTAGO UNTUK MENGATASI GANGGUAN KESEIMBANGAN DAN RESIKO JATUH Yusriana, Yusriana; Kontesa, Meria; Nurleny; Afrizal; Ratna Lestari
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.637

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas dan memasuki tahap akhir dari fase kehidupannya. Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami perubahan komposisi tubuh otot, tulang dan sendi. Terjadinya kemunduran dan perubahan morfologis otot menyebabkan perubahan fungsi otot, yaitu penurunan kekuatan, kontraksi otot, elastisitasotot, dan fleksibilitas otot. Sehingga akan mengakibatkan penurunan kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan postural atau keseimbangan tubuh lansia. Saat ini banyak lansia yang kurang memperhatikan kemampuan fisiknya yang telah mengalami penurunan keseimbangan, penurunan otot tungkai bawah, penurunan penglihatan dan pendengaran, sehingga sangat beresiko jatuh. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di RW VIII Kelurahan Korong Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang pada tanggal 21 Oktober 2024, didapatkan 7 dari 10 orang lansia mengalami resiko jatuh dan gangguan keseimbangan.  Salah satu terapi yang telah terbukti dapat memperbaiki keseimbangan tubuh dan resiko jatuh lansia adalah salah satunya yaitu dengan latihan OTAGO. Latihan OTAGO adalah program latihan fisik yang dirancang untuk mengurangi jatuh pada lansia. Program ini terdiri dari serangkaian latihan kekuatan dan keseimbangan yang disesuaikan untuk setiap individu. Latihan OTAGO berfokus pada peningkatan kekuatan otot tungkai bawah dan peningkatan keseimbangan, yang akan membantu lansia tetap aktif dan mandiri, serta mengurangi resiko jatuh yang dapat menyebabkan cidera serius. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat si latihan OTAGO adalah melatih kekuatan otot lansia untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi resiko jatuh. Metode: Metode dilakukan dengan memberikan edukasi tentang latihan OTAGO pada lansia untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi resiko jatuh pada lansia. Kegiatan dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang pada tanggal 4 sampai 8 Novemberr 2024. Jumlah lansia yang diberikan edukasi adalah 10 orang. Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan lansia tentang masalah keseimbangan tubuh dan edukasi latihan OTAGO pada lansia untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurang resiko jatuh pada lansia yaitu pengetahuan kurang baik sebelum diberikan edukasi 40% dan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan baik yaitu 80%. Setelah kegiatan pengabdian ini dilakukan, lansia diharapkan dapat menerapkan latihan jalan tandem pada lansia untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi resiko jatuh pada lansia untuk mengontrol keseimbangan tubuh dan mengurangi resiko jatuh disamping menggunakan terapi farmakologis.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP MURID TENTANG KEBERSIHAN DIRI DENGAN TINDAKAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN DIRI KELAS V DI SD MUHAMMADIYAH BEROK KECAMATAN NANGGALO SITEBA KOTA PADANG Nurleny, Nurleny; Hasni, Hidayatul
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1908

Abstract

Kebersihan diri (personal hygiene) adalah suatu tindakan untuk memeliharan kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis dalam rangka memperbaiki dan mempertinggi derajat kesehatan karena penyakit dapat berkembang dengan cepat apabila kebersihan diri kurang.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Dukungan keluarga dan sikap tentang kebersihan diri dengan tindakan pemeliharan kebersihan diri di Sekolah Dasar Muhammadiyah Berok Kec Nanggalo Siteba Padang 2023.Jenis penelitian adalah Deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 35 sampel. Pengumpulan data mengunakan data primer dan sekunder yaitu menggunakan kuesioner dukungan keluarga, sikap dan pemeliharaan kebersihan diri analisa univariat ditampilkan pada table distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji statistik  Chi -square   dengan tingkat kepercayaaa 95% α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separoh  (51,4%) responden dukungan keluarga tidak baik dalam kebersihan diri, lebih  dari separoh  responden  (57,1% ) dengan sikap negatif dan lebih dari separoh (54,3%) responden dengan tindakan kebersihan diri kurang baik. Ada hubungan yang bermakna antara Dukungan keluarga dengan tindakan pemeliharaan kebersihan diri p(0,011), ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan tindakan pemeliharaan kebersihan diri p(0,012).Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada pihak sekolah untuk  memberikan perhatian khusus pada siswa dengan tidakan kebersihan diri kurang. penyuluhan dan pengawasan ketat perlu diterapkan demi tercapainya penerapan kebersihan diri yang baik disekolah ini.Kata kunci: Dukungan Keluarga, Sikap Dan Tindakan Pemeliharaan Kebersihan Diri