Articles
Pemberian Terapi Bermain Magic Box untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun
Velga Yazia;
Ulfa Suryani;
Nurleny Nurleny;
Hidayatul Hasni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1066
Pada dasarnya orangtua berkewajiban dan bertanggung jawab dalam tugas mendidik anak dengan memberikan berbagai hal menyangkut kepentingan anak-anaknya, seperti mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan menjaga Kesehatan anak. Hal ini dikarenakan aktifitas yang dilakukan oleh anak ketika dirumah lebih kepada penekanan kemampuan berbicara dan bercerita kegiatan yang dilakukan dengan metode tanya jawab. Sedangkan anak usia dini lebih mudah mengerti dan memahami jika pembelajaran diterapkan dengan langsung praktek/menggunakan media, anak akan gampang mengingatnya karena langsung terlibat dalam kegiatan belajar tersebut. Permainan magic box dapat menstimulasi perkembangan bahasa anak tertutama dalam berbicara, bercerita dan penambahan kosakata untuk anak. Karena tujuan permainan ini adalah menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah kosakata anak melalui pemberian terapi bermain magic box sehingga saat mereka dapat menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Anak-anak menggunakan indra peraba untuk mencari tahu dan mengevaluasi pengalamannya tersebut. Kegiatan ini berfokus pada kemampuan anak untuk merasakan, mengamati, dan menjelaskan pengamatan mereka. Peserta dari kegiatan ini merupakan anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 13 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, terapi bermain dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah mampu menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh.
HUBUNGAN STATUS SPIRITUALITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA
Guslinda Guslinda;
Nurleny Nurleny;
Nova Fridalni;
Yesi Martina
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36984/jkm.v4i2.173
Persentase data jumlah penduduk lansia di dunia pada tahun 2010 adalah 13,5% dan diprediksi jumlah ini pada tahun 2025 menjadi 14,9%, dan pada tahun 2030 menjadi 16,4%. Penurunan fisik dan psikologis dapat mengganggu spiritualitas dan berdampak pada kualitas hidup lansia. Kualitas hidup lansia menurun jika tidak di tangani dengan baik akan berdampak buruk untuk kehidupannya karena berpengaruh pada kesehatan fisik, psikologis dan spiritualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status spiritualitas dengan kualitas hidup pada lansia di wisma cinta kasih padang. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study dilakukan di wisma cinta kasih padang pada tanggal 6 Maret 2019, dengan populasi 40 lansia dan dengan tekhnik pengambilan sapel total sampling. Hasil penelitian didapatkan kurang dari separoh (40%) responden memiliki status spiritualitas terpenuhi dan kurang dari separoh (45%) responden memiliki kualitas hidup berkualitas dan terdapatnya hubungan status spiritualitas dengan kualitas hidup pada lansia di wisma cinta kasih padang tahun 2019 ( p value = 0, 001). Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ada hubungan kualitas hidup lansia dengan status spiritualitas. Diharapkan kepada tenaga kesehatan di wisma cinta kasih padang untuk dapat meningkatkan status spiritualitas lansia untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Obesitas dan Konsumsi Makanan Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Nurleny Nurleny;
Meria Kontesa
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1453
Obesitas merupakan faktor resiko hipertensi. Wanita yang sangat gemuk pada usia 30 tahun keatas mempunyai faktor resiko terserang hipertensi 7 kali lipat dibandingkan dengan wanita kurus pada usia yang sama. Orang dengan obesitas akan mengakibatkan daya pompa jantung dan sirkulasi volume darah penderita obesitas dengan hipertensi lebih tinggi dibanding penderita hipertensi dengan berat badan normal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan obesitas dan konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, yaitu penelitian ingin mengetahui hubungan obesitas dan konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang pada bulan Januari sampai dengan April 2021. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah lansia yang ada di wilayah kerja Andalas dan sampel berjumlah sebanyak 96 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuisoner. Dimulai dengan editing, coding, entry, tabulating, dan cleaning kemuadian dianalisi secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat lebih dari separoh 52 (54,2%) responden dengan obesitas, lebih dari separoh 58 (60,4%) responden dengan konsumsi makanan beresiko, lebih dari separoh 61 (63,5%) responden yang mengalami hipertensi. Pada hasil uji Chi-square didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) artinya terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi, nilai p=000 (p=0.05) artinya terdapat hubungan konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN KLIEN HIPERTENSI di KLINIK MERCUBAKTIJAYA
Aida Minropa;
Nurleny;
Dewi Susilawati;
Nila Eza Fitria;
Leni Sastra;
Citra Werdi Edo;
Anita Revanda
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (681.828 KB)
|
DOI: 10.36984/jam.v1i2.183
Hipertensi adalah salah satu penyakit kronis yang jika tidak di tangani akan menyebabkan penyakit lain dan mengancam nyawa. Klinik MERCUBAKTIJAYA adalah salah klinik pratama yang melayani pasien dengan penyakit kronis termasuk penyakit hipertensi yang akan diberikan pelayanan Prolanis. Sesuai dengan catatan kunjungan pasien yang berobat di klinik MERCUBAKTIJYA pada bulan Desember 2020 yang mengalami penyakit hipertensi sebanyak 8 orang. Pasien ini akan datang secara berkala ke klinik untuk memeriksakan kesehatannnya dan mendapat pengobatan oleh karena itu perlu dibuatkan wadahnya dengan tujuan adanya kegiatan yang dapat mengontrol tekanan darah dan meningkatkan derajat kesehatan pasien. Berdasarkan data diatas kami melaksanakan kegiatan Upaya Peningkatan Kesehatan Pasien Hipertensi melalui senam hipertensi dan pengobatan herbal sekaligus membentuk wadah untuk pasien penyakit hiopertensi.
PENGARUH KONSELING SLEEP HYGIENE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR ANAK USIA 3-24 BULAN
Fitri Wahyuni;
Rini Rahmayanti;
Nurleny Nurleny;
Sri Wahyuningsih;
Bayu Wandira;
Nur Nilam Sari
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v8i2.1029
Sleep problems in childhood have been found to be associated with memory and learning impairments, irritability, difficulties in mood modulation, attention and behavioral problems, hyperactivity and impulsivity. Short sleep duration has been found to be associated with overweight and obesity. This research describes the protocol of a behavioral intervention planned to promote healthier sleep in infants. Methods: The study is a 1:1 parallel group single-blinded randomized controlled trial enrolling a total of 24 infants at 3-24 months of age. The main eligibility criterion is the infant’s sleep lasting on average less than 15 h per 24 h (daytime and nighttime sleep). The main outcome assessed is the between group difference in average nighttime self-regulated sleep duration (the maximum amount of time the child stays asleep or awake without awakening the parents), at ages 6, 12 and 24 months, evaluated by means of activity diary records and questionnaires. Result: The negative impact of inadequate and insufficient sleep on children’s physical and mental health are unquestionable, as well as its impact on cognitive function, academic performance and behavior. It is hoped that this study will demonstrate a beneficial effect on children's sleep behavior.
Popeye (Let's Have Healthy Snacks Extension Program) at SDN 17 Gurun Laweh, Nanggalo District in 2022
Dian Febrida Sari;
Nila Eza Fitria;
Nurleny Nurleny;
Masni Hayati;
Eka Putri Primasari;
Putri Nelly Syofiah;
Masri Rahayu Putri;
Gyta Maida Vilosta;
Mayyang Santola Rifa;
Diana Fitri;
Maita Alifa
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 1 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36339/je.v7i1.694
SDN 17 Gurun Laweh is one of the schools located in Kampung Koto, Gurun Laweh Village, Nanggalo District, Padang City, does not yet have a school cafeteria, so students snack around the school. Many food vendors use motorbikes that sell around the school such as grilled meatballs, cireng and others. The school could not confirm the cleanliness and health of the snacks. The school's policy regarding snacks that students should not consume at school. The efforts that will be made are (1) To approach the school for cooperation in a healthy snack program for school students. (2) Reactivate the small doctor program. (3) Implementing the POPEYE program (PrOgram PEnyuluhan AYo Jajan SEhat) whose activities include providing education on what healthy snacks are and how to choose healthy snacks so that children can avoid disease. By using age-appropriate game media for school children and also reading fairy tales where we know children really like storytelling activities. So that children can understand the material taught and the achievements to be achieved can be achieved optimally. The targeted outputs are publication of articles in accredited national journals, publications in print and electronic media, increasing partner knowledge about healthy snacks.
Dukungan Keluarga Berhubungan dengan Tingkat Ansietas pada Lansia yang Mengalami Penyakit Degeneratif
Nurleny Nurleny;
Meria Kontesa
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.11.1.2023.79-88
Pertambahan umur pada lansia mengakibatkan fungsi fisiologisnya mengalami penurunan akibat proses penuaan, sehingga penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif banyak muncul. Prevalensi penderita penyakit degeneratif di Indonesia yaitu 3,5 juta jiwa dan prevalensi tertinggi terdapat pada umur 55-74 tahun. Lansia juga mengalami gangguan psikologis salah satunya adalah ansietas. Faktor yang menyebabkan ansietas pada lansia salah satunya adalah dukungan keluarga, yang mana dukungan keluarga sangat dibutuhkan untuk lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan kelurga dengan tingkat ansietas pada lansia yang mengalami penyakit degenratif di Puskesmas Pasar Ahad Agam. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli - 01 Agustus 2022. Sampel berjumlah 56 responden dengan teknik pengambilan sampel non random sampling dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kusioner dukungan keluarga yang terdiri dari 14 pernyataan dan kusioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) yang terdiri dari 14 pernyatan, dan telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil penelitian didapatkan hasil proporsi lansia yang memiliki dukungan keluarga baik ditemukan pada ansietas ringan (93,1%) dibandingkan dengan lansia yang memiliki dukungan keluarga buruk pada ansietas sedang (60%). Data dianalisa dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai p value = 0,000, artinya terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat ansietas pada lansia yang mengalami penyakit degeneratif di Puskesmas Pasar Ahad Agam. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat ansietas pada lansia yang mengalami penyakit degeneratif. Saran bagi keluarga agar memberikan perhatian dan dukungan kepada lansia agar lansia tidak mengalami ansietas.
Pengaruh Terapi Relaksasi Benson terhadap Tekanan Darah Sistole pada Lansia dengan Hipertensi
Nurleny Nurleny;
Hidayatul Hasni
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.533 KB)
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas normal, hipertensi mempunyai hubungan yang sangat erat dengan lansia, sehingga dapat menyebabkan komplikasi dan penyakit kardiovaskuler bila tidak ditangani dengan tepat. Terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah salah satunya melakukan terapi relaksasi benson. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson terhadap tekanan darah sistole pada lansia dengan hipertensi di Kelurahan Surau Gadang RW XI Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan One Group pretest posttest, pengumpulan data dilakukan tanggal 2- 10 Februari 2022 di Kelurahan Surau Gadang RW XI Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Sampel berjumlah 10 responden dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data dengan analisis data univariat dan bivariat dengan uji t-test.Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata tekanan darah sistole sebelum di berikan perlakuan terapi relaksasi benson adalah 161,00 mmHg dan rata-rata tekanan darah sistole setelah diberikan perlakuan terapi relaksasi benson adalah 152,00 mmHg. Terlihat perbedaan antara pengukuran pertama dan pengukuran terakhir. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji t-test didapatkan nilai p=0.00 (p<0.05), ini berarti ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap tekanan darah sistole pada lansia dengan hipertensi di Kelurahan Surau Gadang. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap tekanan darah sistole pada lansia dengan hipertensi.
Education of Love Your Body for Prevention of Sexual Behavior in Children Age at SDN 20 Kurao Pagang
Meria Kontesa;
Nurleny Nurleny
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 3 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2020
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v2i3.121
The problem of sex is still considered taboo among the people and is discussed in front of children let alone to teach it to children. Society thinks that sex education is not appropriate to be given to young children. Though sex education provided from an early age is very influential in a child's life when he enters adolescence. This problem of sex is not given enough attention by parents so they submit all children's education to schools including sex education. To face its future, knowledge and information about sex is very important to be known by the next generation. However, children and adolescents are vulnerable to misinformation about sex knowledge. If you do not get a proper sex education, they will believe in myths about sex that is not true. In addition, by providing sex education can prevent school-age children from occurring sexual behavior. Community service is carried out with education education methods for school-age children by using audio visuals such as watching movies and playing roles. The results obtained from increased knowledge of sexual behavior prevention in school-age children and participants are not shy to ask. So it can be concluded education education for the prevention of sexual behavior has a positive impact on school-age children.
Menambah Pengetahuan Penderita Hipertensi dalam Mengontrol Tekanan Darahnya dengan Menggunakan Jus Semangka di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang
Nurleny Nurleny;
Hidayatul Hasni;
Ulfa Suryani;
Meria Kontesa;
Velga Yazia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1012
Hipertensi adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg yang menetap. Data statistik terdapat 24,7% penduduk asia tenggara dan 23,3% penduduk indonesia berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi tahun 2018. Hipertensi dapat diminimalkan dengan menggunakan terapi farmakologi dan nonfarmakologi yang salah satunya adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang Tahun 2022 Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan agar ada penurunan tekanan darah sebelum dan setelah diberikan jus semangka. Sehingga dapat menurunkan dan menekan angka kejadian hipertensi di Puskesmas Air Dingin Padang sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa jus semangka dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi, maka diharapkan penderita hipertensi untuk dapat memanfaatkan jus semangka sebagai terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah.