Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM PEREDAM EFEK GELOMBANG LAUT PADA INSTALASI UNDERWATER CAMERA DI POINT ABSORBER Rifka Hana Indraswari; Joga Dharma Setiawan; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara dengan wilayah laut yang luas dan mempunyai sumber daya alam (SDA) berupa terumbu karang yang melimpah. Terumbu karang perlu dijaga kelestariannya, salah satunya dengan melakukan pemantauan menggunakan underwater camera yang dipasangkan pada wahana laut, yang dalam hal ini menggunakan point absorber. Komponen berupa pegas tekan ditambahkan dalam struktur prototipe point absorber ini. Pegas tekan yang telah didesain sesuai formulasi rumus, kemudian divalidasi nilai kekakuannya dengan pengujian. Bagian utama point absorber terdiri atas: buoy, spar, dan heave plate. Dalam aplikasi dengan tujuan peredaman underwater camera ini, bagian yang terhubung langsung dengan underwater camera adalah heave plate. Pengujian dilakukan dengan memasangkan setup uji heave plate 2 variasi ukuran dan menggunakan wave simulator. Wave simulator memberikan masukan berupa amplitudo dan frekuensi osilasi. Pengujian ini menggunakan kontainer air berukuran panjang lebar tinggi sebesar 53 cm x 38 cm x 33 cm. Sensor kedalaman digunakan untuk membaca posisi heave plate. Dari hasil pengujian heave plate diameter 22 cm, pada amplitudo input 4 cm heave plate mulai teredam pada frekuensi 0,4 Hz. Pada amplitudo input 3 cm dan 2 cm, heave plate mulai teredam pada frekuensi 0,5 Hz. Pada amplitudo input 1 cm, heave plate mulai teredam pada frekuensi 0,6 Hz. Pada amplitudo input 0,5 cm, heave plate mulai teredam pada frekuensi 0,3 Hz. Dari hasil pengujian heave plate diameter 33 cm, pada amplitudo input 4 cm, 3 cm, 2 cm, dan 1 cm, heave plate mulai teredam pada frekuensi 0,3 Hz. Dan pada amplitudo input 0,5 cm, heave plate mulai teredam pada frekuensi 0,4 Hz.
Task and Kinematic Parameters for Upper Limb Stroke Patient: A Review Yosua Wijaya; Rifky Ismail; Toni Prahasto
Journal of Biomedical Science and Bioengineering Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Center for Biomechanics, Biomaterials, Biomechantronics and Biosignal Processing (CBOIM3S)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jbiomes.2022.v2i2.50-62

Abstract

The development of robotics technology has now been used to assist the rehabilitation therapy process of stroke patients.  This far, the progress of therapy patients has been observed qualitatively and quantitatively with several clinical assessments such as Fuegl Meyer, Barthel Index, Motor Function Index, etc. This paper aims to provide a review of stroke patient progress evaluation measurements using kinematic parameters using elbow and shoulder robotic therapy devices and provide an overview of the types of exercises performed on the robotic therapy interface on the motor and cognitive development of stroke patients. Thirty publications that used kinematic parameters as the basis for assessing the development of stroke patients were included, there were 81 kinematic parameters from all the studies reviewed, based on ICF 53 of which were included in the Body Functions and Structures (BFS) classification, and 28 others were included in the Activities and Participation (AP) classification. Several studies showed a good correlation between the measurement of kinematic parameters and clinical assessment (P<0.05), in addition to good correlation some kinematic parameters also showed good reliability (ICC, r>0.7; P<0.05).
ANALISIS PENGARUH PARAMETER ANTI ROLL BAR TERHADAP BODY ROLL KENDARAAN DENGAN METODE MULTIBODY DYNAMICS (MBD) SIMULATION Hasyid Ahmad Wicaksono; Ismoyo Haryanto; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan adalah alat transportasi yang digerakkan oleh peralatan teknis. Kendaraan terdiri dari berbagai komponen di dalamnya, salah satu dari beberapa komponen kendaraan yang memiliki fungsi penting yaitu suspensi. Suspensi merupakan elemen penting untuk memberikan kenyamanan berkendara yang bertujuan untuk meredam getaran dan guncangan saat melewati jalan bergelombang. Dalam suatu suspensi terdapat komponen antiroll bar yang merupakan komponen berbentuk besi melintang yang menggabungkan satu sisi sistem suspensi dengan bagian sistem suspensi lainnya. Fungsi utamanya untuk mengurangi rollover atau body roll kendaraan saat menikung atau akibat permukaan jalan yang tidak rata. Pengujian yang dilakukan menggunakan double lane change analysis dan stepsteering analysis yang dimiliki software Altair Motionview 2019 untuk mengetahui pengaruh variasi anti roll bar pada kendaraan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan Dari pengujian double lane change yang diperoleh model dengan variasi antiroll bar depan lebih besar dibandingkan antiroll bar belakang memiliki sudut roll yang lebih kecil sehingga mengidentifikasikan bahwa model memiliki body roll yang rendah. Sedangkan pada pengujian ketiga dimana offset lateral 4,5 meter, semua model mengalami skid sehingga semua model tidak dapat mencapai garis finis, sedangkan pengujian step steer, grafik understeer untuk percepatan lateral masing-masing model menunjukkan bahwa setiap model mengalami sedikit perilaku understeer kemudian mengalami oversteer. Pada pengujian ini, model 4 mengalami perilaku understeer paling besar dibandingkan dengan model pengujian lainnya, sedangkan model tanpa stabilizer memiliki nilai understeer yang lebih rendah dibandingkan dengan model pengujian lainnya.
ANALISIS PENGARUH STABILIZER BAR TERHADAP BODY ROLL MOBIL PADA SUSPENSI DOUBLE WISHBONE MENGGUNAKAN METODE MULTI BODY DYNAMICS Fitra Nur Huda; Toni Prahasto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang dikembangkan dalam peningkatan stabilitas kendaraan adalah dengan modifikasi pada suspensi seperti penambahan batang stabilizer (stabilizer bar). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemasangan stabilizer bar pada sistem suspensi double wishbone terhadap pengurangan perilaku body roll ketika kendaraan dalam kondisi menikung. Penelitian ini menggunakan dua jenis pengujian pada full vehicle model (FVM) yaitu single lane change dan step steer analysis yang disediakan oleh Altair MotionView. Pengujian dilakukan dengan 6 variasi stabilizer bar yaitu model tanpa stabilizer bar, diameter (mm) 15, 19, 20, 21, dan 22 yang diterapkan pada suspensi depan maupun belakang. Pada pengujian single lane change dapat disimpulkan bahwa semakin tebal stabilizer bar maka semakin kecil sudut roll angle yang dihasilkan, lateral acceleration semakin rendah, dan yaw rate semakin kecil. Pada pengujian step steer dapat disimpulkan bahwa semakin tebal stabilizer bar maka semakin kecil sudut rear roll yang dihasilkan, semakin kecil sudut slip, dan gangguan understeer yang terjadi semakin kecil sehingga mobil lebih mudah dikendalikan saat bermanuver. Model suspensi terbaik adalah model 5 dengan variasi ketebalan stabilizer bar berukuran OD=22mm dengan roll angle sebesar -1.8855 deg, lateral acceleration sebesar -0.02625g, yaw rate sebesar 21,88 deg/sec, rear roll sebesar 1.85075 deg, serta sudut slip yang kecil sehingga gangguan understeer yang terjadi semakin kecil dan lebih aman dibandingkan dengan model lainnya.
WALKING PATTERN GENERATION ROBOT HUMANOID MENGGUNAKAN LINEAR INVERTED PENDULUM Dio Akmal Prayoga; Toni Prahasto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan robot humanoid untuk mampu berjalan dan berpartisipasi dalam permainan sepak bola. Metode linear inverted pendulum model 3D (LIPM-3D) digunakan untuk menghasilkan pola berjalan yang sesuai. Model URDF dibuat untuk merepresentasikan kinematika dan dinamika robot menggunakan CAD dan DH Parameter. Hasil simulasi menunjukkan bahwa robot dapat berjalan dengan seimbang tanpa terjatuh.
RANCANG BANGUN DAN ANALISIS HEAVY DUTY HAND TRUCK DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Stephen Owen Hizkia; Toni Prahasto; Djoeli Satrijo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand truck is one of material handling equipment used to transport and move material in industry. Some cases in the industrial settings, hand truck with a high loading capacity or used to be called a heavy duty hand truck is needed. The purpose of this research is to design and analyze hand truck with a distributed loading capacity of 15 tons. The design, simulation and analysis processes in this study use Solidworks 2020 and Ansys 2020 R1 software. The hand truck is designed to adopt the heavy duty hand truck model that has been circulating in the market. Then a static analysis using the finite element method on the hand truck frame is carried out to ensure that the structure and materials used are able to withstand loading. Static analysis shows the value of deformation, stress, strain, and factor of safety on the hand truck frame. With a factor of safety value above 1, it shows that the stress experienced on the hand truck frame is below the maximum stress allowed by the material and the hand truck frame is able to withstand the target loading. After that, a simple kinematics and dynamics analysis using the motion study in the Solidworks was carried out to show the conditions experienced between wheels and surface.
Analisis Pengaruh Variasi Sudut Kemiringan Feeder Terhadap Waktu Tempuh pada Alat Conveyor LowCost Energy (Karakuri) di PT Dharma Precision Parts Ade Muhamad Bukhori; Toni Prahasto; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses material handling di PT. Dharma Precision Parts masih dilakukan secara manual. Operator masih melakukan pemindahan material dari proses A ke proses B tanpa adanya alat/mesin yang menyebabkan terhentinya waktu proses dimana tempat operator bekerja. Operator membutuhkan waktu selama 50 detik untuk memindahkan material sampai dia kembali ke area kerjanya. Conveyor LowCost Energy (Karakuri) merupakan salah satu mekanisme alat material handling yang akan membantu untuk memindahkan material dari satu proses ke proses selanjutnya. Conveyor LowCost Energy (Karakuri) di desain sebagai alat material handling yang sering digunakan oleh industri manufaktur karena memudahkan dalam mendistribusikan material serta tidak membutuhkan biaya yang banyak dalam proses pembuatannya. Penelitian ini akan membahas mengenai analisa kinematika dan dinamika dari pergerakan material pada conveyor lowcost energy (karakuri). Persamaan gerak sistem ditentukan berdasarkan hukum gerak newton. Analisa gerak ini menggunakan software Solidworks 2020 dengan fitur Solidworks Motion yang akan menggambarkan pergerakan dari pemindahan material karena faktor percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi dimanfaatkan sebagai salah satu prinsip dari desain karakuri yang dirancang dengan kemiringan sudut tertentu sehingga material dapat bergerak tanpa adanya energy listrik seperti conveyor pada umumnya. Selanjutnya dengan melakukan analisa gerak, dapat menentukan tingkat keefektifan pada desain conveyor lowcost energy (karakuri) dan membandingkan sebelum dan setelah adanya karakuri conveyor.
DETEKSI DINI KERUSAKAN BEARING MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING PENDEKATAN SUPPORT VECTOR REGRESSION (SVR) Endhy Priambodo; Toni Prahasto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bearing adalah sebuah komponen mekanis yang digunakan untuk mengurangi gesekan antara dua komponen yang bergerak relatif satu sama lain. Bantalan biasanya terdiri dari sebuah lingkaran luar dan lingkaran dalam yang dipisahkan oleh benda bulat yang disebut bola atau rol. Bantalan dapat digunakan pada berbagai jenis mesin dan peralatan, seperti mesin industri, kendaraan, dan alat berat. Kondisi yang buruk pada bantalan dapat menyebabkan kerusakan pada mesin dan mengurangi umur pemakaian mesin. Oleh karena itu, pemantauan dan perawatan yang tepat pada bantalan sangat penting untuk memastikan kinerja mesin yang optimal dan menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. Dalam rangka mencegah terjadinya kerusakan yang lebih serius, maka dibutuhkan suatu proses yang dapat memprediksi potensi terjadinya kegagalan dan menentukan estimasi sisa waktu operasi atau remaining useful life (RUL) dari suatu komponen sebelum terjadi kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja algoritma machine learning dalam memprediksi kondisi kerusakan bantalan NASA (National Aeronautics and Space Administration) menggunakan dataset NASA Bearing Data Set. Dataset ini kemudian diolah sehingga mempermudah dalam proses machine learning, serta dilakukan ekstraksi fitur. Setelah memilih fitur terbaik, langkah selanjutnya adalah melakukan beberapa tahapan untuk mempersiapkannya sebagai input untuk algoritma machine learning Support Vector Regression (SVR). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 model yang dihasilkan dari proses tersebut dengan akurasi prediksi yang berbeda-beda namun mampu memberikan estimasi waktu kapan bantalan akan mengalami kegagalan, yang dihitung mulai dari saat terdeteksi adanya kerusakan. Dengan adanya model ini, diharapkan dapat membantu dalam melakukan prediksi kerusakan bantalan sehingga perawatan dan perbaikan dapat dilakukan lebih awal dan mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah.
PENGGUNAAN MATERIAL POLYVINYL CHLORIDE (PVC) PADA GRAVITY ROLLER CONVEYOR SEBAGAI PENGGANTI STAINLESS STEEL Bryan Setyawan; Toni Prahasto; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem conveyor atau biasa yang sering dikenal dengan ban berjalan merupakan sistem yang sangat sering ditemukan dan cukup penting dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk memindahkan obyek dari satu tempat ke tempat yang lain sehingga manusia tidak perlu lagi bergerak, melainkan obyek tersebut yang bergerak pada jalur yang ada dan manusia bekerja di jalur tersebut. Ada banyak jenis conveyor, salah satunya adalah gravity roller conveyor yang menggunakan pipa gravity roller untuk memindahkan obyek. Pipa tersebut harus dibuat kuat agar tidak terjadi defleksi dan patah akibat beban obyek yang dipindahkan terlalu besar. Pada penelitian ini, disimulasikan dua jenis pipa gravity roller yang memiliki spesifikasi dan dimensi yang sama dan hanya berbeda di material pipanya saja. Satu jenis menggunakan polyvinyl chloride (PVC) dan satu jenis menggunakan material standar pada umumnya yaitu stainless steel. Penelitian ini ingin mencari tahu kapasitas dari pipa PVC dibandingkan dengan pipa stainless steel. Dari hasil simulasi, didapatkan bahwa beban maksimum pada pipa PVC adalah sebesar 30 N (sekitar 3 kg berat benda) dan untuk pipa stainless steel adalah sebesar 650 N (sekitar 65 kg berat benda). Selain itu, pemilihan material PVC juga mampu menekan biaya produksi dibandingkan dengan produksi pipa gravity roller stainless steel sehingga dapat dijadikan sebagai pilihan alternatif. Perbedaan biaya produksi untuk satu buah pipa gravity roller PVC adalah sebesar Rp 11.096,72 lebih murah daripada biaya produksi untuk satu buah pipa gravity roller stainless steel.
ANALISIS PENGARUH CENTER OF GRAVITY SUSPENSI DAN KEKAKUAN PEGAS TERHADAP BODY ROLL PADA MOBIL Alfin Angga; Ojo Kurdi; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem suspendi kendaraan merupakan bagian yang krusial dalam mempengaruhi performa berkendara karena mampu menyerap efek berupa gaya dan momen dari berbagai situasi berbeda ketika berkendara. Ketika kendaraan berbelok, di bawah pengaruh gaya sentrifugal, itu akan menyebabkan perubahan posisi pusat gravitasi, sehingga muncul momen guluangan. Momen inimenyebabkan bodi kendaraan condong ke luar pusat tikungan atau disebut body roll. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis pengaruh spring rate pegas suspensi terhadap body roll mobil akan dilakukan dengan menggunakan software Altair MotionView untuk menghasilkan output berupa roll angle dan roll rate. Jenis analisis yang digunakan adalah pengujian Static Roll Analysis dan pengujian Constant Radius Analysis. Referensi kendaraan yang digunakan adalah mobil Toyota Alphard tahun 2022 dengan variasi kekuan pegas suspensi 49, 78, 98 N/mm dan center of gravity 474,98 mm, 500,38 mm, 525,78 mm. dari pengujian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa semakin kaku pegas suspensi, maka semakin dikit perilaku body roll yang terjadi sehingga kendaraan semakin stabil saat menikung. Selain itu, semakin tinggi nilai center of gravity, body roll yang terjadi semakin besar.
Co-Authors - Suhartono Achmad Widodo Ade Muhamad Bukhori Adian Fatchur Rochim Agatha Beny Himawan, Agatha Beny Akhmad Qashlim, Akhmad Albert Ishac Einstein Simanjuntak Alfin Angga Andy Rahmawan Ardynugraha, Ivan Dwi Hascaryo Arif Harjanto Aris Sugiharto Bagus Sajiwo, Bagus Benny Ardhi Subarkah Bryan Setyawan Cleves Ibrahim Akbar Darmawan, Mikhael Dixon David Titian Wiranata Dedy Kurniadi Dema Wikatama Diah Wulandari Didit Suprihanto, Didit Dio Akmal Prayoga Djoeli Satrijo Djoeli Satrijo Djoeli Satrijo dwi pudyastuti, dwi Dwiyanto, Andreas Dzaky Nauvalika Ramadhani Edward Rissan Girsang Endhy Priambodo Ermanu Hanindityo Fajar Nur Hidayat Falah, Bahtiar Felix Wahyu Utomo Fitra Nur Huda Haryadi , Gunawan Dwi Hasyid Ahmad Wicaksono Hendrianto Hendrianto, Hendrianto I Nyoman Chandra Kusuma, I Nyoman Chandra Ibnu Agistia Dzaky Ibnu Widiyanto Irwan Budiman Irwan Budiman Ismoyo Haryanto Ismoyo Haryanto Ivan Dwi Hascaryo Ardynugraha Joga Dharma Setiawan Jonathan Banta Putera Ketaren Juwanda, Farikhin M. Averoes Al-ghazales Makhfudz Ali Mansur Mansur Maria Agustin Mohammad Tauviqirrahman Mohammad Tauviqirrahman Muchammad Akbar Ghozali Muhammad Cordiaz, Muhammad Muhammad Yanuar Rifa Muhammad Zainal Mahfud Munadi Munadi Munadi Munadi Negara, Farrel Theodore Kusuma Neil Zefanya Yohanes Noorasheed, Willy Ojo Kurdi Ojo Kurdi Paryanto Pratama Eka Putra Sijabat Priyo Nugroho Adi Pusaka, Semerdanta Rachmat Gernowo Radhi Maladzi Randy Oktrima Putra Rifka Hana Indraswari Rifky Ismail Rinta Kridalukmana Riza Armansyah Rusnaldy Rusnaldy Setiawan, Falih Stephen Owen Hizkia Susana Ayu Handayani Susilo Adi Widyanto Teguh Indra Firmansyah Tri Suratno Trismianto Asmo Sutrisno Trismianto Asmo Sutrisno Sutrisno Vincencius Gunawan, Vincencius Widodo , Achmad Yoga Prasetya Yosua Wijaya Yuli Christyono