Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pemberdayaan Suami dalam Mendukung Kehamilan Sehat melalui Program Ayah Hebat di Desa Kubutambahan Putu Monna Frisca Widiastini; Made Yos Kresnayana; Cindy Meilinda Sari; Indrie Lutfiana; Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2385

Abstract

Husbands' involvement plays an important role in supporting maternal and fetal health during pregnancy. This community service program aimed to improve husbands' knowledge and preparedness through the Ayah Hebat Program in Kubutambahan Village, Buleleng Regency. The intervention included health education, interactive discussions, simulation of pregnancy danger sign identification, and the development of a family birth preparedness plan. A total of 30 husbands of pregnant women participated in the program. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments and analyzed with the Wilcoxon Signed Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed that the mean knowledge score increased from 61.3±10.4 before the intervention to 84.7±8.1 after the intervention, with a statistically significant difference (Z = −4.782; p = 0.003). Participants were also able to develop family birth preparedness plans, including health facility selection, transportation, blood donors, and healthcare provider contacts. The Ayah Hebat Program effectively improved husbands' knowledge and preparedness to support healthy pregnancies.
PEMBERIAN MASSAGE PUNGGUNG SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN UNTUK PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA DI BPM TITIEK C, A.Md..Keb TAHUN 2018: PEMBERIAN MASSAGE PUNGGUNG SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN UNTUK PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA DI BPM TITIEK C, A.Md..Keb TAHUN 2018 INDRIE LUTFIANA; I Made Karlina Sumiari; Ketut Jayanti
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 4 No 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v4i2.117

Abstract

Pelayanan kebidanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan. Pelayanan kebidanan merupakan layanan yang diberikan oleh bidan sesuai kewenangan bidan yang diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga terutama ibu dan anak sehingga terwujud keluarga bahagia, sejahtera dan berkualitas.Dalam penyelenggaraan Praktik Kebidanan, Bidan memiliki kewenangan untuk memberikan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak; danpelayanankesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.Manajemen nyeri persalinan dapat diterapkan secara non-farmakologis dan farmakolgis. Manajemen nyeri non-farmakologis lebih aman, sederhana dan tidak menimbulkan efek merugikan serta mengacu kepada asuhan sayang ibu, dibandingkan dengan metode farmakologi yang berpotensi mempunyai efek yang merugikan Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis penatalaksanaanPenatalaksaan Massage Punggung Sebagai Alternatif Pengobatan Untuk Pengurangan Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin Primigravida Di Bpm Titiek C, A.Md.KebTahun 2018 Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan rancangan penelitian pretest dan post test terhadap satu kelompok tanpa adanya pembanding. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 23 responden. Variabel independennya adalah Penatalaksanaan Massage Punggung dan variabel dependennya adalah intensitas nyeri persalinan. Data dalam penelitian ini diambl dengan cara observasi. Dari hasil teknik massage punggung sangat efektif dalam menurunkan tingkat nyeri persalinan primigravida di BPM Titiek C, A.Md.Kebdengan nilai p = 0,00 (p <0,05) yang artinya p value < 0,05, sehingga hipotesa dalam penelitian ini diterima. Penatalaksanaan nyeri dengan massage punggung merupakan salah satu Teknik yang dibutuhkan dalam pengelolaan nyeri pada persalinan, massage punggung dapat menurunkan nyeri persalinan kala I dan juga memberikan gambaran secara umum pada ibu yang akan melahirkan sehingga ibu akan merasa lebih tenang dalam menjalani persalinan
Faktor risiko, preeklamsia, riwa FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD PARAMA SIDHI SINGARAJA: FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD PARAMA SIDHI SINGARAJA Kadek Agustina Puspa Ningrum; Indrie Lutfiana
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.278

Abstract

Pendahuluan: Preeklampsia adalah salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu. Insiden preeklamsia di RSU Parama Sidhi Singaraja tahun 2020 sebanyak 51 orang (12,7%) dari 648 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian preeklamsia pada ibu bersalin di RSU Parama Sidhi Singaraja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus-kontrol, dengan jumlah sampel 92 (46 kasus dan 46 kontrol). Dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis univariat, uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil: Faktor-faktor secara statistic signifikan berhubungan dengan kejadian preeklamsia adalah usia ibu (<20 tahun dan >35 tahun) (p-value 0,123 OR 0,50295% CI 0,208-1,211). Dan dari analisis regresi logistic faktor yang paling dominan adalah riwayat preeklamsia sebelumnya. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia adalah usia ibu (<20 tahun dan >35 tahun), riwayat preeklamsia sebelumnya dan hipertensi kronis.
ANALISIS KOHORT KB: PENGGUNA AKSEPTOR KB (PIL, SUNTIK, IUD, DAN IMPLAN) SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID 19 DI PUSKESMAS GEROKGAK I Lina Anggaraeni Dwijayanti; Indrie Lutfiana; Kadek Dewi Suasjani
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.304

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Covid 19 berdampak negative terhadap kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan reproduksi salah satunya terkait penggunaan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan kontrasepsi sebelum dan selama pandemi setiap bulannya serta berdasarkan jenis kontrasepsinya. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat catatan dari data kohort KB di Puskesmas Gerokgak I. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat.  Hasil: Hasil analisis menunjukkan secara kumulatif terdapat penurunan jumlah pengguna kontrasepsi saat pandemi Covid 19 sebesar 1.63%. Bila dilihat secara detail perbulan, jumlah pengguna kontrasepsi mengalami kenaikan dan penurunan secara fluktuatif. Penurunan jumlah pengguna kontrasepsi paling besar terjadi pada bulan September dengan selisih 2.47% sedangkan kenaikan jumlah pengguna kontrasepsi terjadi paling besar pada bulan Januari dengan selisih 1.81%. Penurunan penggunaan kontrasepsi terjadi paling tinggi pada akseptor suntik yaitu dengan selisih 7.06% dari sebelum pandemi, pengguna pil dilaporkan mengalami peningkatan yang cukup tinggi dengan selisih 4.05% dari sebelum pandemi, sedangkan pengguna KB IUD dan implant juga mengalami peningkatan yaitu masing-masing sebesar 0.51% dan 0.87%. Simpulan: Diperlukan sinergitas antara tenaga kesehatan, pemegang kebijakan, serta masyarakat untuk mempertimbangkan pelayanan kesehatan reproduksi khususnya KB sebagai prioritas. Kata Kunci: kohort KB, akseptor, pandemi Covid 19
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA PEGAYAMAN KABUPATEN BULELENG Putu Monna Frisca Widiastini; Indrie Lutfiana; Ni Kadek Nadia Sintiadewi
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.369

Abstract

Pendahuluan : Stunting merupakan masalah gizi kronik yang dialami oleh dunia saat ini tidak terkecuali di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh bayi/janin selama masa 1000 hari pertama kehidupan, dimana hal ini dapat menyebabkan kematian janin. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Bali tahun 2019, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Gianyar ditetapkan sebagai Kabupaten stunting. Hal tersebut dikarenakan sebanyak 3.438 balita (20,4%) mengalami stunting di Kabupaten Buleleng (Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2020) dan sebanyak 1.668 balita mengalami stunting di Kabupaten Gianyar (Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar 2019). Kabupaten Buleleng merupakan kabupaten dengan tingkat kejadian stunting pada balita terbanyak di Bali, dimana persebaran kasus terbanyak berada di Kecamatan Sukasada (Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng 2020). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak balita di Desa Pegayaman Kabupaten Buleleng. Metode : Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun di desa pegayaman. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 412. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu non probability sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan uji SpearmanRank. Hasil : Sebanyak 42% responden berusia 26-30 tahun, sebanyak 51% berpendidikan SMA dan sebanyak 75% bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sebanyak 66% responden memiliki pengetahuan dengan kategori tinggi. Sebanyak 33% anak usia 3-5 tahun mengalami stunting. Terdapat hubungan positif kuat antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan p value (0.000) < 0.05. Simpulan : Adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di Desa Pegayaman.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI BIDAN DALAM PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER SENAM HAMIL TERHADAP KUANTITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAN II: Indrie Lutfiana; Putu Monna Frisca Widiastini; Kadek Agustina Puspa Ningrum
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.410

Abstract

Pendahuluan: Pasal 28H Ayat (1) menjelaskan bahwa “setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Lebih lanjut, Pasal 34 ayat (3) menjelaskan bahwa “negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan umum yang layak. Bidan berhak memeroleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam pelayanan kebidanan. Selama kehamilan kebanyakan wanita mengalami perubahan fisik sering muncul yaitu gangguan tidur karena adanya ketidaknyamanan seperti nyeri pinggang banyak buang air kecil, dan spontan bangun dari tidur. Salah satu cara mengatasi hal tersebut dengan pemberian terapi komplementer senam hamil. Tujuan penelitian ini Mengetahui Perlindungan Hukum Bagi Bidan Dalam Pemberian Terapi Komplementer Senam Hamil Terhadap Kuantitas Tidur Ibu Hamil Trimester Iii Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawan II. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Quasi Experimen. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden. Hasil: skor rata-rata kuantitas tidur ibu hamil tirmester III sebelum diberikan Senam Hamil di Wilayah Puskesmas Sawan II sebesar 1,27 skor rata-rata kualitas tidur ibu hamil setelah diberikan Senam Hamil di Wilayah Puskesmas Sawan II 1,82. Diperoleh pula nilai t hitung sebesar -5,020 dan nilai p value sebesar 0,000 < α (0,05). Simpulan: terdapat perlindungan hukum bagi bidan dalam pemberian senam hamil terhadap kuantitas tidur ibu hamil trimester III di Wilayah Puskesmas Sawan II.
EFEKTIVITAS PIJAT LAKTASI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA BUKTI Kadek Agustina Puspa Ningrum; Indrie Lutfiana; Desak Ketut Sugiartini
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 2 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v10i2.580

Abstract

Introduction: Lactation massage involves massaging the neck, shoulders, scapula, back, and breast area, performed twice a day for 5 minutes over a period of 3 days. This method of breast care is painless and can stimulate the strength of the breast muscles, aiming to enhance the production of the hormones prolactin and oxytocin, which in turn increases milk production. Additionally, it can make the breasts more elastic, facilitating the baby's ability to latch and suckle effectively. The purpose of this study is to assess breast milk production following lactation massage in normal postpartum mothers, comparing the control group with the treatment group.Methods: This study employed a quasi-experimental design with a two-group pre-post test control group approach, utilizing purposive sampling with a sample size of 30. Data collection was conducted using questionnaires and observation sheets. Results: The statistical analysis using the paired t-test revealed a p-value of less than 0.05, leading to the rejection of the null hypothesis (Ho), which indicates a significant relationship between the effect of lactation massage on breast milk production in postpartum mothers in the village. Conclusion: The findings of this study can serve as valuable input for healthcare providers working with patients experiencing irregular milk production in normal postpartum mothers, enabling them to enhance milk production through the application of lactation massage techniques.
OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU BALITA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI DI DESA BUKTI Kadek Agustina Puspa Ningrum; Desak Ketut Sugiartini; Indrie Lutfiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 2 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i2.80

Abstract

Latar belakang : Masalah stunting di Indonesia merupakan salah satu ancaman yang serius dan memerlukan penanganan yang tepat. Para pemerintah sudah menanggulangi terjadinya stunting pada balita di Indonesia dengan menargetkan program penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang. Tujuan: Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 30 menit, diharapkan peserta penyuluhan dapat memahami dan mengerti tentang stunting dan cara mengatasinya. Metode: ceramah, diskusi, tanya jawab mengenai Pencegahan Stunting pada Balita. Hasil : Pendidikan Kesehatan dengan melakukan penyuluhan merupakan intervensi yang tepat dilakukan pada orang tua balita karena akan memberikan pola pikir yang baik yang berdampak pada setiap pengambilan keputusan dan dalam berperilaku. Pembahasan: Audien yang hadir dalam acara ini ada 20 orang anak balita beserta orang tuanya, audien tampak responsif dan aktif dalam berdiskusi saat penyuluhan berlangsung. Simpulan: Ada perbedaan hasil pre test dan post test jawaban pertanyaan peserta mengenai pengertian stunting, penyebab stunting, tanda dan gejala stunting, dampak stunting, pencegahan stunting.