Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH ENKAPSULASI SILIKON ATAU GERMANIUM PADA BNNT TERHADAP PARAMETER NMR DENGAN DFT Mahmudi, Nanda; Kasmui, Kasmui; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boron nitrite nanotube (BNNT) merupakan salah satu nanomaterial yang cukup menjanjikan sebagai bahan alternatif pembuatan peralatan elektronik dan memori, tetapi BNNT mempunyai sifat semikonduktor dengan band gap lebar yaitu 5,5 eV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enkapsulasi unsur Si dan Ge pada sifat BNNT menggunakan metode teori fungsi kerapatan (DFT) dalam program Gaussian 03 W dan diharapkan dapat mengubah sifat BNNT menjadi ferromagnetik. Pada penelitian ini, struktur BNNT (5,0) dengan repetisi 2 dibuat dengan program Material Studio 4.4, kemudian dioptimasi dengan program Gaussian 03 W. setelah dioptimasi, BNNT mengenkapsulasi unsur Si dan Ge di tengah-tengah rongga dan dioptimasi kembali. Selanjutnya dihutung NMR BNNT sebelum dan sesudah mengenkapsulasi Si dan Ge. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge strukturnya yaitu -4883577,799 kJ/mol dan -9525836,636 kJ/mol lebih stabil daripada struktur BNNT awal yaitu -4132503,361 kJ/mol. Besar medan magnet untuk BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge yaitu 478,89414 T dan 474,30441 T lebih kecil daripada BNNT awal yaitu 489,47913 T, sehingga BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge tidak dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan memori magnetik.
ISOLASI, IDENTIFIKASI, UJI AKTIVITAS SENYAWA FLAVONOID SEBAGAI ANTIBAKTERI DARI DAUN MANGGA Nugraha, Aditya Cahya; Prasetya, Agung Tri; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman mangga merupakan salah satu jenis buah yang keberadaannya melimpah di Indonesia. Daun mangga memiliki khasiat antiinflamasi, diuretik, properti cardiotonic, antibakteri, dan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga dan isolat flavonoid terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi kemudian dilakukan isolasi terhadap ekstrak etanol untuk memperoleh isolat flavonoid dengan metode partisi cair-cair. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram kertas. Skrinning fitokimia ekstrak etanol daun mangga menunjukkan adanya senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, triterpenoid. Hasil uji antibakteri menunjukkan daya hambat antibakteri isolat flavonoid mempunyai daya hambat lebih kuat dibandingkan ekstrak etanol daun mangga.
Adsospsi Ion Logam Pb2+ menggunakan Limbah Serbuk Gergaji kayu Mahoni Rochmah, Vinny; Prasetya, Agung Tri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuangan limbah industri yang mengandung logam berat dapat mencemari lingkungan perairan. Pengolahan limbah logam berat dapat dilakukan dengan metode adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatan limbah serbuk gergaji kayu mahoni untuk adsorpsi ion logam Pb2+. Serbuk gergaji kayu mahoni dihaluskan sampai lolos ayakan 100 mesh, lalu dicuci dan dikeringkan. Karakterisasi serbuk gergaji kayu mahoni menggunakan FT-IR (Fourier Transform Infra Red). Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi pH, waktu kontak, dan konsentrasi larutan. Hasil karakterisasi FT-IR menunjukkan adanya pita serapan melebar pada bilangan gelombang 3454 cm-1 yang diinterpretasikan sebagai vibrasi ulur untuk gugus –OH. Adsorpsi ini melibatkan gugus hidroksi yang terkandung di dalamnya, sehingga terjadi interaksi kimia antara adsorben dengan ion logam Pb2+. Berdasarkan penelitian, diperoleh kondisi optimum pada pH 6, waktu kontak 30 menit, konsentrasi 300 mg/L, dan kapasitas maksimum adsorpsi sebesar 111,9709 mg/g dengan mengikuti model Isoterm Langmuir.
KOMPARASI BIOPLASTIK KULIT LABU KUNING-KITOSAN DENGAN PLASTICIZER DARI BERBAGAI VARIASI SUMBER GLISEROL Sofia, Aya; Prasetya, Agung Tri; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioplastik berbahan dasar pati dibuat untuk mengurangi limbah plastik. Penggunaan kulit labu kuning (Curcubita sp) sebagai sumber pati dapat mengurangi pencemaran limbah domestik. Kitosan mampu  meningkatkan sifat mekanik bioplastik dan gliserol hasil samping biodiesel sebagai  plasticizernya. Penelitian ini membandingkan sifat mekanik, gugus fungsi dengan Fourier Transform Infrared (FT-IR), daya serap air dan biodegradabilitas dari bioplastik dengan penambahan gliserol murni (15%) dan gliserol minyak jelantah (15, 30, dan 60% b/b pati). Komposisi terbaik pada bioplastik kulit labu kuning-kitosan-gliserol minyak jelantah 15% dengan kuat tarik 1,73 MPa, elongasi 11,14%, elastisitas 0,15 MPa, daya serap air sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), yakni 21,5% suhu 25  dan 69,09% pada suhu 100 , tetapi persen degradabilitasnya rendah (30,76% dalam 10 hari). Apabila dibandingkan dengan bioplastik-gliserol murni 15% sifat mekaniknya hampir sama (kuat tarik 1,95 MPa, elongasi 12,66%, dan elastisitas 0,18 MPa), tetapi bioplastik-gliserol murni daya serap airnya tinggi (383% pada suhu 25  dan 727,73% suhu 100 ), dan degradabilitasnya mendekati SNI (52,82% dalam 10 hari).
Rambut Sebagai Bioindikator Pencemaran Timbal Pada Penduduk di Kecamatan Semarang Utara Marianti, Aditya; Prasetya, Agung Tri
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 5, No 1 (2013): March 2013
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v5i1.2568

Abstract

Timbal (Pb) bersifat toksik, karsinogenik, bioakumulator dan biomagnifikasi. Bioakumulasi Pb dapat terjadi pada kuku, hati dan rambut. Penelitian bertujuan untuk mendeteksi apakah telah terjadi pencemaran timbal pada penduduk di kecamatan Semarang Utara dengan menggunakan rambut sebagai bioindikator. Penelitian deskriptif eksploratif ini menggunakan populasi seluruh penduduk di kecamatan Semarang Utara. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu penduduk laki-laki berumur antara 17 sampai dengan 50 tahun yang tinggal di kelurahan Tanjung Mas dan Bandarharjo Semarang Utara, minimal selama 5 tahun terakhir terus menerus. Kadar timbal pada tubuh dideteksi dari kadar timbal yang terakumulasi pada rambut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kandungan timbal pada rambut 56 sampel. Kadar timbal tertinggi sebesar 17,028 ppm dan rata-rata 8,304 ppm. Penyebabnya diduga bukan berasal dari emisis kendaraan bermotor di jalan raya mengingat profesi sampel sebagian besar adalah nelayan, tetapi kemungkinan berasal dari air minum yang mereka konsumsi. Sampel air minum yang dikonsumsi terdeteksi mengandung timbal rata-rata 6 ppm. Simpulan dari penelitian ini telah terjadi pencemaran timbal pada sebagian penduduk Semarang Utara dengan tingkat ringan sampai sedang. Pencemaran diduga berasal dari air minum yang dikonsumsi.Lead (Pb) are toxic, carcinogenic, bioaccumulator and biomagnification. Pb bioaccumulation may occur in the nail, liver and hair. The research aimed to detect whether lead pollution has affected the people in North Semarang, using hair as bioindicator. The population of this explorative descriptive research was all residents of Sub-District of North Semarang. Samples were taken using purposive sampling technique, i.e. male residents of Tanjung Mas and Bandarharjo aged between 17 and 50 years, who have stayed in the sites for at least 5 years without interruption. The lead level in their body was detected from their hair strand using AAS (Atomic Absorption Spectrophotometery). Research showed that lead substance was detected in hair strands from 56 people. The highest level was 17.028 ppm and the average level was 8,304 ppm. It was suggested that the lead pollutant was not from motor vehicles emisions on the roads cause most samples were fishermen, instead it was suspected that the drinking water was the source of the lead. It was supported by the fact that the drinking water consumed daily by the residents has been contaminated by lead at the level of 6 ppm. Conclusion the lead pollution has affected some residents of North Semarang, ranging from low level to medium level. Presumably, the pollution was originated from the consumed drinking water.
Arang Ampas Tebu (Bagasse) Teraktivasi Asam Klorida sebagai Penurun Kadar Ion H2PO4- Nurbaeti, Lutfi; Prasetya, Agung Tri; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas tebu merupakan salah satu limbah pertanian yang memiliki kandungan 25% hemiselulosa dan 50% selulosa yang mampu digunakan sebagai adsorben. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas arang ampas tebu dan arang ampas tebu teraktivasi dalam menyerap ion fosfat pada kondisi optimum yang selanjutnya adsorben kualitas terbaik diaplikasikan dalam limbah laundry. Pembuatan arang ampas tebu dilakukan dengan proses karbonisasi dan dilanjutkan proses aktivasi dengan HCl 5 M. Penentuan kondisi optimum yang dilakukan meliputi variasi pH larutan fosfat, variasi waktu kontak adsorpsi dan variasi berat adsorben arang aktif. Arang aktif ampas tebu yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 0,89%, kadar abu sebesar 5,69%, kadar zat mudah menguap sebesar 7,85%, kadar karbon sebesar 86,04% dan kadar iod sebesar 2903,38 mg/g serta luas permukaan yang ditentukan dengan metode BET diperoleh sebesar 59,119 m2/g. Optimasi pH diperoleh pada pH 5 dengan daya serap fosfat 0,9572 mg/g, optimasi waktu kontak diperoleh pada waktu 25 menit dengan daya serap fosfat 0,4029 mg/g dan optimasi berat adsorben diperoleh pada berat 1,5 g dengan daya serap ion fosfat sebesar 16,43%.  Pada limbah laundry, adsorben arang aktif ampas tebu mampu mengadsorpsi ion fosfat dengan daya serapnya sebesar 22,82%.
Sintesis Nanopartikel Perak dengan Bioreduktor Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Uji Aktivitasnya sebagai Antibakteri Prasetiowati, Andi Lana; Prasetya, Agung Tri; Wardani, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam tanaman bekerja dengan cara mendonorkan elektron ke ion Ag+ untuk menghasilkan nanopartikel perak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 terhadap ukuran nanopartikel dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan bakteri. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor daun belimbing wuluh dan di tambahkan PVA sebagai agen penstabil. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan  412 nm diperoleh pada konsentrasi AgNO3 1,0 mM dan waktu pembentukan pada hari ke-4. Identifikasi ukuran partikel menggunakan PSA menunjukk an bahwa nanopartikel perak yang disintesis konsentrasi AgNO3 1,0 mM mempunyai ukuran rata-rata 112,8 nm. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi menggunakan SEM memiliki gambaran morfologi sedikit berbentuk sedikit bulat (spherical) pada perbesaran 6.000 x dan akselerasi tegangan sebesar 15 kv. Nanopartikel yang paling stabil diperoleh pada konsentrasi AgNO3 0,5 mM. Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis lebih kuat dari pada bakteri E. coli.Hasil menunjukkan lebar zona bening yang paling stabil dan jelas ditunjukkan pada cakram yang direndam menggunakan nanopartikel perak dengan konsentrasi AgNO3 1,0 mM. Ukuran nanopartikel terkecil dan stabilitas yang baik memiliki kemampuan antibakteri yang lebih besar.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT OBSERVE EXPLAIN Fernanda, Adisti; Haryani, Sri; Prasetya, Agung Tri; Hilmi, Mahmud
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 13, No 1 (2019): January (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking skill is considered as important skill to be trained and developed in chemistry learning. Predict, Observe and Explain (POE) is one of many learning models that expected to be able to develop students' critical thinking skills. This study aims to determine the achievement of students in seven indicators of critical thinking after getting learning with the POE model in the buffer solution material. The instruments used for data collection are critical thinking skill tests, questionnaires about students’ respond, and interviews. The research method that used is mix methods which use combination of quantitative and qualitative data. The results of data analysis showed that high group students still had difficulty in making induction. Students in the moderate group are still having difficulties in considering observation reports, making induction, making decision, and identifying assumptions. Low group students still find it difficult to consider the credibility of a source, observing, making induction, making decision, and identifying assumptions. While the most successful indicator is the indicator of asking and answering question, meanwhile the least successful indicator is indicator of making induction.
PREPARASI DAN KARAKTERISASI SILIKA LIMBAH LEACHING ZIRKON SEBAGAI ADSORBEN ION Fe(III) Uriastanti, Octavia; Mahatmanti, F. Widhi Tri; Prasetya, Agung Tri; Sari, Erlin Purwita
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi tentang preparasi silika dari limbah leaching zirkon untuk proses adsorpsi ion Fe(III) telah dilakukan. Hasil preparasi silika di manfaatkan dalam proses adsorpsi ion Fe(III). Limbah leaching zirkon dipreparasi melalui 3 tahap yaitu leaching, pencucian dan pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik silika hasil preparasi memiliki struktur amorf sesuai hasil analisis XRD, dan analisis SAA menunjukkan luas permukaan sebesar 232,6872 m2/g serta ukuran mesopori. Pemanfaatan silika dalam proses adsorpsi ion Fe(III), diperoleh kapasitas adsorpsi terbesar pada variasi konsentrasi 150 ppm. Adsorpsi ion Fe(III) menggunakan silika dari limbah leaching zirkon mengikuti isoterm Freundlich dengan harga Kf yaitu 41,557 dan n sebesar 6,9252.
Validasi Metode Pengujian Logam Berat Timbal (Pb) dengan Destruksi Basah Menggunakan FAAS dalam Sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Ratnawati, Nursanti Angger; Prasetya, Agung Tri; Rahayu, Endah Fitriani
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan uji validitas terhadap dua metode destruksi basah untuk analisis logam Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang menggunakan Flame Atomic Absorption Spectrophotometer. Uji validitas yang dilakukan meliputi uji linieritas, penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ), uji akurasi, serta uji presisi. Linieritas kurva standar Pb dengan FAAS diperoleh sebesar 0,9996 dengan nilai LoD sebesar 0,3409 mg/L dan nilai LoQ  sebesar 1,1364 mg/L. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery untuk metode variasi 1 sebesar 90,01% dan 87,30% untuk metode variasi 2. Hasil uji presisi untuk metode variasi 1 diperoleh persen RSD sebesar 0,89% dan 1,67% untuk metode variasi 2. Jumlah Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang sesuai dengan metode yang paling valid sebesar 182,2180 mg/kg. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rerata jumlah Pb dari kedua metode pengujian. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode variasi 1 lebih baik daripada metode variasi 2.
Co-Authors - Jumaeri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aditya Marianti Afria Wulan Prihatin, Afria Wulan Afriani, Erina Ainin Khilya, Ainin Alauhdin - Amelia, Laksmi Rahmaning Ani Rusilowati Anugrah Tri Ilyasa, Anugrah Tri Aqnes Budiarti Arif Widiyatmoko, Arif Aurelia Anggit Widya Munika, Aurelia Anggit Widya Bambang Subali Candra, Riski Ayu Cepi Kurniawan Deni Malik Ibrahim, Deni Malik Devi Tataning Pratiwi, Devi Tataning Dhewi - Gandaningrum, Dhewi - Diah Ika Rusmawati, Diah Ika Didik Iswadi, Didik Dwi Nugroho Dyah Kristiyani, Dyah Eko Budi Susatyo Ella Kusumastuti, Ella Ellianawati, Ellianawati Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Ervina Nur Hidayati, Ervina Nur Erwin Budi Pamungkas, Erwin Budi F Widhi Mahatmanti Fahrizal Nor, Fahrizal Faisal, Syarif Farikhah, Aflin Nur Fernanda, Adisti Hanifa, Deska Aisyia Harjito - Harjono Harjono Hartati, Ratni Hepi Endrias, Hepi Idammatussilmi, Idammatussilmi Ihsandi, Aldi Ika Devia Nursetiana, Ika Devia Intania, Belita Yoan Istiana, shofa Iwan Kurniawan Jati, Ninda Kirana Juniawan, Eko Rahmad Karmono, Harto Kartika Puspita Sari, Kartika Puspita Kasmadi Imam Supardi Kasmui -, Kasmui Khofifah, Nur Kotimah, Erlina Kusnul Kristanto, Tan Kevin Kristiyana, Kristiyana Latifa Putri Ridhaningtyas Latifah Latifah Lia Listantia, Lia M Alaudin M Alauhdin Mahmud Hilmi, Mahmud Maria Ayu Puspita Miftakhudin - Mirza Pahlevi, Mirza Miz Mazaya, Miz Mohammad Alauhdin, Mohammad Muhammad A’inni, Muhammad Muhammad Khoirul Huda Muhammad Naschan, Muhammad Muhammad Prio Bagus Santoso, Muhammad Prio Bagus Mujiatul Makiyah, Mujiatul Nanda Mahmudi, Nanda Nanik Wijayati Novilla Anggasari, Novilla Nugraha, Aditya Cahya Nugraha, Aditya Cahya Nuni Widiarti Nunik Kurniati, Nunik Nurbaeti, Lutfi Nurbaeti, Lutfi Nurul Fatimah octavia uriastanti, octavia Prasetiowati, Andi Lana Prasetiowati, Andi Lana Prasetyaningtyas, Tiwi Prasetyo, Ridho Pratiwi, Endiyana Pratiwi, Kadek Sintya Pri Andi Anggara, Pri Andi Rahayu, Endah Fitriani Rahmawati, Septiani Yuni Ratnawati, Nursanti Angger Ratnawati, Nursanti Angger Retha Aliefyan Rose, Retha Aliefyan Rina Mulyaningsih Rochmah, Vinny Rochmah, Vinny S Mursiti Sari, Erlin Purwita Sari, Erlin Purwita Sasmita, Media Setyawati, Annisa Setyo, Slamet Budi Sigit Nugroho Sigit Priatmoko Sofia, Aya Sofia, Aya Sri - Lestari, Sri - Sri Haryani Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Subiyanto Hadi Saputro Suci M.Hum SH Hartati Sudarmin Sudarmin - Sudarmin Sudarmin Sulistiyani, Indania Febry Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Suryat Hadi Kusuma, Suryat Hadi Tania Prameswari, Tania Tirtasari, Ni Luh Triastuti Sulistyaningsih Ulfana, Avia Rizka Uswatun Hasanah Utami, Ana Fransiska Utaminingsih, Esty Setyo Whiny Okta Faiza, Whiny Okta Widiani, Astry Risqi Winarni Pratjojo, Winarni Wisnu Sunarto Woro Sumarni Yhuni Karlina, Yhuni Yosi Pratama, Yosi Yulinda Ambar Sari, Yulinda Ambar Zaim, Haniza Hanim binti Mohd Zara Bunga Namira, Zara Bunga