Claim Missing Document
Check
Articles

EKSTRAKSI DAN UJI STABILITAS ZAT WARNA BRAZILEIN DARI KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) Kurniati, Nunik; Prasetya, Agung Tri; Pratjojo, Winarni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri pengolahan pangan dan terbatasnya jumlah dan mutu zat pewarna alami, menyebabkan penggunaan zat warna sintetis meningkat. Penggunaan pewarna sintetis dapat digantikan dengan pewarna alam. Salah satu alternatif pewarna alam yang digunakan adalah pewarna alami dari kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Penelitian ini mempelajari cara ekstraksi zat warna brazilein dari kayu secang menggunakan pelarut etanol dengan alat soxhlet dan mengetahui uji stabilitas zat warna brazilein dari kayu secang terhadap pengaruh pH, oksidator, sinar matahari, kondisi penyimpanan (pada suhu kamar dan suhu dingin) dan penambahan larutan standar logam Zn. Sampel penelitian menggunakan serbuk kayu secang. Ekstraksi kayu secang menggunakan soxhlet menghasilkan serapan UV-Vis sebesar 0,303 dengan pH 6. Uji stabilitas zat warna brazilein kayu secang pada pengaruh pH masih stabil sampai pH 7, dipengaruhi oksidator masih stabil sampai jam ke 6, dipengaruhi lama penyinaran masih stabil sampai jam ke 3, dipengaruhi kondisi penyimpanan pada suhu kamar masih stabil sampai hari ke 9 sedangkan kondisi penyimpanan pada suhu dingin masih cukup stabil sampai hari ke 15 dan dipengaruhi penambahan larutan standar logam Zn masih stabil sampai konsentrasi 0,5 ppm.
VALIDASI METODE ANALISIS Mn DALAM SEDIMEN SUNGAI KALIGARANG DENGAN ICP-OES DAN GFAAS Prihatin, Afria Wulan; Prasetya, Agung Tri; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan validasi metode analisis logam Mn dalam sedimen Sungai Kaligarang dengan Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrophotometer (ICP-OES) dan Graphite Furnace Atomic Absorption Spectrophotometer (GFAAS). Penelitian meliputi uji linearitas, limit of detection (LoD), limit of quantitation (LoQ), presisi, dan akurasi dari ICP-OES dan GFAAS pada analisis kadar logam Mn dalam sedimen Sungai Kaligarang. Perbandingan hasil validasi metode ICP-OES dan GFAAS berturut-turut adalah: linearitas 0,9986 dan 0,989; LoD 0,636 mg/L dan 0,2607 μg/L; LoQ 2,12 mg/L dan 0,8689 μg/L; presisi 0,999% dan 17,27%; dan akurasi 85,46% dan 10,07%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa limit deteksi GFAAS lebih baik dibandingkan ICP-OES namun linearitas, presisi, dan akurasi ICP-OES lebih baik dibandingkan GFAAS. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ICP-OES lebih cocok digunakan untuk analisis logam Mn dalam sedimen Sungai Kaligarang dibandingkan dengan GFAAS.
SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KAPUK DENGAN KATALIS ZEOLIT SEKAM PADI Santoso, Muhammad Prio Bagus; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan menipisnya persediaan minyak bumi dan kian meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM), masyarakat mencari sumber bahan bakar alternatif. Salah satu cara menyediakan bahan bakar alternatif (biodiesel) pengganti bahan bakar minyak adalah dengan memanfaatkan hasil transesterifikasi minyak biji kapuk dengan katalis zeolit sekam padi. Reaksi transesterifikasi atau proses transesterifikasi pada dasarnya adalah pertukaran gugus ester. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui massa katalis zeolit sekam padi agar diperoleh biodiesel yang maksimal serta karakterisasi biodiesel yang dihasilkan. Proses transesterifikasi dilakukan dengan mereaksikan minyak biji kapuk dengan metanol serta katalis zeolit sekam padi pada suhu 600C. Dari hasil penelitian diperoleh metil ester (biodiesel) yang dihasilkan dari 50 ml minyak biji kapuk dan 300 ml metanol menggunakan katalis zeolit sekam padi sebanyak 2 gram dan hasil GC-MS adalah metil ester palmitat 8,07%; metil ester linoleat 8,60% dan metil ester oleat 5,27%.
PENURUNAN KADAR ION Pb2+ DAN Cd2+ PADA KERANG DENGAN MENGGUNAKAN FILTRAT KULIT NANAS Ilyasa, Anugrah Tri; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya kandungan asam sitrat dalam kulit nanas digunakan untuk pelepasan ion Pb2+ dan Cd2+. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh konsentrasi filtrat kulit nanas dan waktu perendaman terhadap penurunan Pb2+ dan Cd2+ dan mengetahui penurunan kadar Pb2+ dan Cd2+ dalam kerang. Kerang didestruksi menggunakan HNO3 dan diberi perlakuan dengan konsentrasi filtrat kulit nanas (1x, 2.5x, 5x, 7.5x, dan 10x pengenceran) dan lama perendaman (15, 30, 45, 60, dan 90 menit). Kadar Pb2+ dan Cd2+ diukur menggunakan SSA. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum kadar Pb2+ dan Cd2+ pada pengenceran 7,5x dan 5x sebesar 13,020 mg/kg/mL dan 5,915 mg/kg/mL. Hasil yang diperoleh untuk perendaman optimum untuk menurunkan kadar Pb2+ dan Cd2+ adalah 60 menit. Perlakuan pada kondisi optimum menunjukkan rata-rata penurunan kandungan Pb2+ dan Cd2+ sebesar 2,9960 ± 0,3111 mg/kg dan 2,008 ± 0,5706 mg/kg. Perbedaan konsentrasi dan lamanya perendaman dengan filtrat kulit nanas berpengaruh terhadap kadar Pb2+ dan Cd2+.
PENENTUAN KADAR KROMIUM DALAM LIMBAH INDUSTRIDENGAN METODE KOPRESIPITASI MENGGUNAKAN Cu-PIROLIDIN DITIOKARBAMAT Pratiwi, Devi Tataning; Prasetya, Agung Tri; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis industri yang menggunakan bahan berbahaya dan beracun (B3) pada proses produksi adalah industri penyamakan kulit yang menggunakan senyawa kromium (Cr). Peneliti mencoba analisis krom di dalam limbah industri dengan metode kopresipitasi menggunakan Cu(PDC)2. Variasi yang dilakukan meliputi varisi pH dari 3-8, volume APDC dari 1-6 mL, waktu pengadukan dari 10-25 menit dan dipelajari pengaruh adanya ion logam Cd(II) sebagai interferensi terhadap hasil analisis Cr(VI). Hasil optimasi yang diperoleh yaitu pH larutan optimum dicapai pada pH 4, volume APDC optimal 6 mL, waktu pengadukan optimal 20 menit dan besar % recovery variasi konsentrasi Cr(VI) pada kondisi optimum sebesar 94,2%. Sebagai interferensi, Cd(II) dapat menggangu Cr dengan perbandingan 1:1. Kondisi optimum diaplikasikan dalam limbah industri dan diperoleh kadar krom sebesar 1,5454 ppm.Metode analisis Cr(VI) menggunakan metode kopresipitasi hanya cocok untuk kadar Cd(II) yang lebih rendah dari pada kadar Cr(VI) atau harus dilakukan pemisahan terlebih dahulu.
PERBANDINGAN METODE DESTRUKSI PADA ANALISIS Pb DALAM RAMBUT DENGAN AAS Hidayati, Ervina Nur; Alauhdin, Mohammad; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan uji banding terhadap dua metode destruksi basah untuk penentuan kadar timbal dalam rambut. Destruksi basah yang pertama menggunakan campuran HNO3,HClO4, H2SO4 dan yang kedua menggunakan campuran HNO3 dan HClO4. Analisis kandungan timbal hasil destruksi dilakukan dengan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Untuk menentukan metode destruksi yang lebih valid dilakukan validasi metode yang meliputi uji akurasi, presisi, dan linearitas serta penentuan LoD dan LoQ. Uji presisi dilakukan dengan menghitung persen recovery, yaitu 115% untuk metode destruksi pertama dan 101% untuk metode yang kedua. Hasil uji presisi untuk metode pertama dan kedua berturut-turut 15% dan 11%. Sementara itu, linearitas kurva standar diperoleh sebesar 0,9983 dengan LoD dan LoQ berturut-turut 0,463 ppm dan 1,546 ppm. Perhitungan konsentrasi Pb dalam sampel rambut hasil dari kedua metode destruksi pertama dan kedua berturut-turut 0,915 ppm dan 2,44 ppm. Hasil ini lebih tinggi dari LoD namun lebih rendah dari LoQ untuk hasil destruksi metode pertama. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa metode destruksi kedua lebih baik daripada metode kedua.
SINTESIS BIOMASSA BULU AYAM TERAKTIVASI NaOH/Na2SO3 APLIKASINYA PENURUN KADAR TEMBAGA LIMBAH ELEKTROPLATING Nor, Fahrizal; Sunarto, Wisnu; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulu ayam merupakan limbah yang dapat dimanfaatkan keberadaannya karena adanya kandungan keratin. Penelitian ini dilakukan karena ion logam tembaga bersifat karsinogenik sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan serta bertujuan untuk mengetahui bahwa adsorben bulu ayam yang diaktivasi dengan menggunakan NaOH/Na2SO3 dapat digunakan untuk menurunkan kadar ion logam tembaga, mengetahui kapasitas adsorpsinya serta mengetahui pengaruh pH, konsentrasi tembaga, massa adsorben dan waktu kontak jumlah tembaga yang terserap. Variasi pH dilakukan pada pH 3, 5, 7, 9 dan diperoleh hasil pada kondisi pH optimum 5 dengan massa adsorben 0,5 gram yang divariasi dari 0,1; 0,3; 0,5 dan 0,7 gram dengan waktu kontak 80 menit. Kapasitas adsorpsi  bulu ayam dalam menyerap ion logam tembaga adalah 38,43 mg/g pada kondisi optimum. Konsentrasi awal limbah setelah dianalisis dengan SSA sebesar 2384,1 ppm. Setelah diadsorpsi menunjukkan hasil konsentrasi akhir logam tembaga sebesar 95,48 ppm dengan presentase hasil adsorpsi sebesar 95%. Bulu ayam yang telah digunakan didesorpsi dengan melarutkannya dalam larutan HCl. Presentase tembaga hasil desorpsi sebesar 98%.
PENENTUAN KADAR ION TIMBAL (Pb2+) DALAM PERAIRAN DENGAN METODE KOPRESIPITASI MENGGUNAKAN APDC A’inni, Muhammad; Prasetya, Agung Tri; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan kadar ion timbal dalam perairan dilakukan dengan metode kopresipitasi menggunakan APDC. Penelitian bertujuan untuk menentukan optimasi proses kopresipitasi ion Pb2+ menggunakan ligan APDC. Hasil optimasi diterapkan pada penetuan kadar ion timbal dalam perairan dengan metode kopresipitasi menggunakan ligan APDC. Variabel yang diselidiki meliputi optimasi variasi pH (2-8), volume ligan APDC 2 % (0,5 - 4 mL), waktu pengadukan dari 5-25 menit, dan pengaruh interferensi ion logam Fe3+ terhadap hasil analisis ion Pb2+. Penelitian memberikan hasil optimasi dengan pH optimum  4, volume APDC optimum 3 mL, waktu pengadukan optimum 10 menit, dan % recovery ion Pb2+ pada kondisi optimum sebesar 106,526%. Ion logam Fe3+ dapat menggangu analisis ion logam Pb2+ pada perbandingan 1:10. Kondisi optimum yang diperoleh kemudian diaplikasikan dalam perairan di sungai dekat dengan kawasan industri Tugu semarang dan diperoleh kadar ion timbal sebesar 5 ppm dalam 10 mL.
PENGARUH ENKAPSULASI LOGAM TERHADAP NILAI CELAH PITA BORON NITRIDE NANOTUBES(4,4) Nursetiana, Ika Devia; Kasmui, Kasmui; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boron Nitride Nanotubes (BNNTs) merupakan material nano yang memiliki nilai celah pita lebar sekitar ~5,5 eV. Nilai celah pita BNNTs perlu diturunkan kisaran 2 eV sampai 3 eV agar material ini dapat digunakan sebagai bahan semikonduktor. Salah satu cara untuk menurunkan nilai celah pita BNNTs yaitu dengan mengenkapsulasi material, bisa senyawa organik ataupun logam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan nilai celah pita BNNTs ketika mengenkapsulasi logam Fe maupun logam Cu. Perhitungan nilai celah pita menggunakan metode Density Functional Theory (DFT) dengan basis set Double Zetta Polarized (DZP). Hasil analisis menunjukkan adanya kombinasi struktur pita pada BNNTs yang menghasilkan nilai celah pita BNNTs yang semakin menyempit. Untuk perhitugan nilai celah pita BNNTs murni menggunakan metode DFT didapatkan sebesar 4,31 eV, sedangkan BNNTs yang telah mengenkapsulasi logam Fe didapatkan celah pita 2,82 eV, dan untuk BNNTs yang mengenkapsulasi logam Cu didapatkan celah pita sebesar 2,16 eV. Dari data tersebut diketahui bahwa dengan mengenkapsulasi logam Fe atau Cu, nilai celah pita BNNTs dapat diubah menjadi material semikonduktor.
PERAN ABU VULKANIK SEBAGAI FILLER DALAM SINTESIS PEM BERBAHAN DASAR KITOSAN Karlina, Yhuni; Kusumastuti, Ella; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis membran menggunakan kitosan sebagai matriks polimer dan abu vulkanik sebagai filler yang dimodifikasi dengan surfaktan kationik CTAB. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui waktu pengadukan optimum sintesis membran silika abu vulkanik/kitosan terbaik dan mengetahui komposisi silika abu vulkanik/kitosan (b/b) optimum yang menghasilkan sifat-sifat terbaik. Sintesis membran menggunakan metode inverse fasa dengan variasi komposisi silika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran terbaik dihasilkan oleh membran dengan rasio massa kitosan-silika abu vulkanik 2% yang memiliki modulus young sebesar 22,39 N/mm2 dengan selektivitas sebesar 7,769.104 S s/cm3. Hasil analisis FT-IR membran optimum menunjukkan hanya terjadi interaksi fisik antara kitosan dengan silika abu vulkanik. dan hasil analisis SEM yang diperoleh bahwa membran komposit kitosan abu vulkanik termodifikasi memiliki morfologi antarmuka cukup baik.
Co-Authors - Jumaeri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aditya Marianti Afria Wulan Prihatin, Afria Wulan Afriani, Erina Ainin Khilya, Ainin Alauhdin - Amelia, Laksmi Rahmaning Ani Rusilowati Anugrah Tri Ilyasa, Anugrah Tri Aqnes Budiarti Arif Widiyatmoko, Arif Aurelia Anggit Widya Munika, Aurelia Anggit Widya Bambang Subali Candra, Riski Ayu Cepi Kurniawan Deni Malik Ibrahim, Deni Malik Devi Tataning Pratiwi, Devi Tataning Dhewi - Gandaningrum, Dhewi - Diah Ika Rusmawati, Diah Ika Didik Iswadi, Didik Dwi Nugroho Dyah Kristiyani, Dyah Eko Budi Susatyo Ella Kusumastuti, Ella Ellianawati, Ellianawati Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Ervina Nur Hidayati, Ervina Nur Erwin Budi Pamungkas, Erwin Budi F Widhi Mahatmanti Fahrizal Nor, Fahrizal Faisal, Syarif Farikhah, Aflin Nur Fernanda, Adisti Firoos S, Reynata Hanifa, Deska Aisyia Harjito - Harjono Harjono Hartati, Ratni Hepi Endrias, Hepi Idammatussilmi, Idammatussilmi Ihsandi, Aldi Ika Devia Nursetiana, Ika Devia Intania, Belita Yoan Istiana, shofa Iwan Kurniawan Jati, Ninda Kirana Juniawan, Eko Rahmad Karmono, Harto Kartika Puspita Sari, Kartika Puspita Kasmadi Imam Supardi Kasmui -, Kasmui Khofifah, Nur Kotimah, Erlina Kusnul Kristanto, Tan Kevin Kristiyana, Kristiyana Latifa Putri Ridhaningtyas Latifah Latifah Lia Listantia, Lia M Alaudin M Alauhdin Mahmud Hilmi, Mahmud Maria Ayu Puspita Miftakhudin - Mirza Pahlevi, Mirza Miz Mazaya, Miz Mohammad Alauhdin, Mohammad Muhammad A’inni, Muhammad Muhammad Khoirul Huda Muhammad Naschan, Muhammad Muhammad Prio Bagus Santoso, Muhammad Prio Bagus Mujiatul Makiyah, Mujiatul Nanda Mahmudi, Nanda Nanik Wijayati Novilla Anggasari, Novilla Nugraha, Aditya Cahya Nugraha, Aditya Cahya Nuni Widiarti Nunik Kurniati, Nunik Nurbaeti, Lutfi Nurbaeti, Lutfi Nurul Fatimah octavia uriastanti, octavia Prasetiowati, Andi Lana Prasetiowati, Andi Lana Prasetyaningtyas, Tiwi Prasetyo, Ridho Pratiwi, Endiyana Pratiwi, Kadek Sintya Pri Andi Anggara, Pri Andi Rahayu, Endah Fitriani Rahmawati, Septiani Yuni Ratnawati, Nursanti Angger Ratnawati, Nursanti Angger Retha Aliefyan Rose, Retha Aliefyan Rina Mulyaningsih Rochmah, Vinny Rochmah, Vinny S Mursiti Sari, Erlin Purwita Sari, Erlin Purwita Sasmita, Media Setyo, Slamet Budi Sigit Nugroho Sigit Priatmoko Sofia, Aya Sofia, Aya Sri - Lestari, Sri - Sri Haryani Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Subiyanto Hadi Saputro Suci M.Hum SH Hartati Sudarmin Sudarmin - Sudarmin Sudarmin Sulistiyani, Indania Febry Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Suryat Hadi Kusuma, Suryat Hadi Tania Prameswari, Tania Tirtasari, Ni Luh Triastuti Sulistyaningsih Ulfana, Avia Rizka Uswatun Hasanah Utaminingsih, Esty Setyo Whiny Okta Faiza, Whiny Okta Winarni Pratjojo, Winarni Wisnu Sunarto Woro Sumarni Yhuni Karlina, Yhuni Yosi Pratama, Yosi Yulinda Ambar Sari, Yulinda Ambar Zaim, Haniza Hanim binti Mohd Zara Bunga Namira, Zara Bunga