Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Implementasi Budaya dan Etika Digital Kalangan Konten Kreator dan Pemuda di Gampoeng Lancang Garam Kota Lhokseumawe Hasan, Kamaruddin; Sambo, Masriadi; Jafaruddin, Jafaruddin; Muchlis, Muchlis; Arifin, Awaludin; Zahari, Zahari; Amal, Riski
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta menumbuhkan pemahaman tentang budaya dan etika digital di kalangan konten kreator dan pemuda di Gampoeng Lancang Garam, Kota Lhokseumawe. Saat ini pemuda sebagai pengguna aktif media sosial memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem digital yang beretika dan berbudaya luhur merujuk pada nilai lokal (Aceh) dan nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian melaksanakan serangkaian sosialisasi, pelatihan, dan diskusi interaktif mengenai penggunaan media digital secara bijak, pembuatan konten positif, serta penerapan nilai-nilai budaya lokal dalam aktivitas digital. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak sebagai narasumber utama yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi digital. Sementara itu, peserta berasal dari masyarakat Gampong Lancang Garam. Kegiatan ini dilakukan ke dalam tiga tahapan utama; pertama, pre-test kegiatan, bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan sementara peserta, kedua, kegiatan pelatihan, dan ketiga post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta terhadap pentingnya etika serta tanggung jawab dalam bermedia digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya di ruang digital
Strategi Komunikasi Pemasaran Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada) PIM Dalam Menarik Minat Konsumen Devi Surid; Masriadi; Deddy Satria; Ainol Mardhiah; Zahari
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v3i4.270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan restoran Pujasera PIM dimana terdapat banyak pedagang berjualan kuliner sehingga sangat diharapkan restoran tersebut maju. Namun kenyataan yang terjadi di restoran tersebut masih sepi pembeli, bahkan pedagang mengeluh karena produk kulinernya sepi peminat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan memahami strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Pujasera PIM dalam menarik minat konsumen. Teori yang digunakan penelitian ini yaitu teori Integrated Marketing Communication (IMC). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Pujasera PIM dalam menarik minat konsumen diantaranya menentukan brand yang dijual pada produk kuliner yaitu makanan dan minuman, mempromosikan produk kuliner pada media sosial instagram dan tiktok milik restoran Pujasera PIM, melakukan pemasaran langsung produk kuliner kepada konsumen di restoran Pujasera PIM, dan melakukan pemasaran kemitraan dengan bekerjasama pedagang gerai dalam memasarkan produk kuliner, juga membantu endorsement dalam mempromosikan restoran dan produk kuliner
PERANCANGAN APLIKASI MOBILE KAMUS ISTILAH KOMPUTER UNTUK MAHASISWA BARU BIDANG ILMU KOMPUTER BERBASIS ANDROID Erlinda Erlinda; Masriadi Masriadi
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Teknologi dan Open Source, June 2020
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v3i1.551

Abstract

Dengan adanya kamus istilah komputer, maka akan memudahkan mahasiswa, pelajar dan masyarakat dalam memahami istilah dalam dunia komputer. Kebutuhan masyarakat terhadap layanan teknologi berbasis teknologi sangat bervariatif. Salah satu kebutuhan tersebut adalah kebutuhan akan ketersediaan kamus komputer. Kamus komputer merupakan salah satu kamus yang diperlukan oleh masyarakat. Kamus istilah komputer yang banyak beredar saat ini masih dalam bentuk buku, sehingga banyak menyulitkan penggunanya karena harus mencari arti dan istilah komputer secara manual. Untuk itu diperlukan adanya kamus istilah komputer, agar dapat memudahkan masyarakat dalam memahami arti-arti dan dan istilah komputer dalam bentuk aplikasi mobile khususnya berbasis android yang saat ini banyak sekali digunakan di masyarakat.
Peningkatan Literasi dan Keamanan Digital Bagi Kreator Konten di Kota Lhokseumawe Jafaruddin; Zahari; Masriadi; Kamaruddin; Harinawati; Asmaul Husna; Awaluddin Arifin
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January-April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i1.2670

Abstract

This community service initiative aims to strengthen digital literacy and raise cybersecurity awareness among content creators and youth in Uteunkot Village, Muara Dua District, Lhokseumawe City. The location was selected as part of the 2025 community empowerment program funded through Unimal’s PNBP scheme. In today’s increasingly complex digital landscape, the need for strong literacy and security awareness is urgent particularly for groups that are highly exposed to online risiko. Young people and digital creators are among the most vulnerable to cyber threats such as phishing scams, social media account breaches, identity theft, and misuse of personal data. In Aceh, cases of cybercrime continue to rise and now affect not only the general public but also professionals such as teachers and journalists. This situation highlights the growing importance of community-level cybersecurity education, especially for rural youth who are active internet users and often produce digital content. The program is expected to enhance the skills and awareness of young people and content creators in safeguarding their digital presence, while also encouraging the formation of a local community that prioritizes responsible and secure online behavior. The training is delivered through an intensive two-day workshop, followed by online mentoring through a discussion group. To assess the participants’ progress, the program includes pre-tests and post-tests measuring improvements in their understanding of digital security
Pelatihan dan Pembentukan Komunitas Malikussaleh Muda: Digitalisasi Museum Islam Samudera Pasai Masriadi Masriadi; Halida Bahri; Kamaruddin Kamaruddin; Cut Andyna; Jafaruddin Jafaruddin; Zahari Zahari
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.8332

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan bertujuan untuk mengedukasi dalam bentuk pelatihan kepada mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dalam bentuk pelatihan jurnalisme sejarah. Fokus utama yaitu meningkatkan kompetensi peserta memproduksi konten sejarah yang disimpan dalam Museum Islam Samudera Pasai di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Prasyarat peserta yaitu memiliki kemauan belajar menulis dan memproduksi konten foto, audio dan video sejarah. Seluruh peserta menjadi anggota komunitas yang diberinama Malikussaleh Muda. Komunitas ini yang akan membuat konten dan mempublikasikannya baik lewat website internal museum, media sosial dan media massa. Sehingga masyarakat akan mudah mengakses sejarah dan koleksi museum. Kegiatan ini sebagai sumbangsih Universitas Malikussaleh yang mengusung nama Sultan Malikussaleh sebagai nama institusi perguruan tinggi negeri. Pada akhirnya, produk digital inilah yang mudah diakses oleh pembaca secara global tanpa mengenal ruang dan waktu. Dalam jangka panjang, produk digital ini mejadi warisan untuk dibaca, ditonton dan didengar secara terus menerus oleh generasi berikutnya di Indonesia.
Strategi Komunikasi Interpersonal Keluarga Dalam Menghadapi Fenomena Fatherless (studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh) Syahfitri Syahfitri; Dwi Fitri; Bobby Rahman; Subhani Subhani; Masriadi Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13066

Abstract

Fenomena fatherless merupakan kondisi anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Ketidakhadiran tersebut berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, terutama perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam keluarga yang menghadapi kondisi fatherless, khususnya pada mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan (empat mahasiswi dan empat anggota keluarga mereka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan merupakan elemen utama dalam strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga fatherless. Strategi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan hubungan yang harmonis dalam keluarga, serta mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakhadiran ayah
Model AISAS sebagai Media Promosi Digital (Analisis Respon Konsumen pada Akun Instagram @Dapue.Moonra dan @Bitsybites.m) Siti Hana Fatinah; Ade Muana Husniati; Masriadi; Ainol Mardhiah; Anismar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon konsumen terhadap promosi digital yang dilakukan oleh akun Instagram @dapue.moonra dan @bitsybites.m dengan menggunakan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, dan Share). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap konsumen dari kedua akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap Attention dan Interest, strategi visual seperti foto produk yang menarik, promo, dan testimoni mampu menarik perhatian serta minat konsumen. Pada tahap Search, konsumen aktif mencari informasi tambahan melalui highlight, dan story, maupun komunikasi langsung dengan penjual. Tahap Action terlihat dari proses pembelian yang sebagian besar dilakukan melalui pemesanan online maupun pembelian langsung di outlet. Sementara itu, tahap Share menunjukkan bahwa sebagian konsumen bersedia merekomendasikan produk melalui cerita di media sosial maupun secara langsung kepada orang-orang terdekat. Secara keseluruhan, penerapan model AISAS pada akun @dapue.moonra dan @bitsybites.m terbukti efektif dalam menarik perhatian, membangkitkan minat beli, hingga mendorong tindakan konsumen melakukan pembelian dan rekomendasi.
ANALISIS FRAMING ISU SENGKETA 4 PULAU ACEH DI HARIAN SERAMBI INDONESIA Asmaul Husna; Kamaruddin Hasan; Masriadi; Awaluddin Arifin; Muhammad Fazil
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v7i1.24686

Abstract

The territorial dispute over four islands: Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Lipan, and Panjang between Aceh and North Sumatra in early 2025 became a national polemic highlighting issues of boundary demarcation, cultural identity, and the dynamics of central regional relations. This issue received extensive media coverage, particularly in Harian Serambi Indonesia (SI), which plays a significant role in shaping public opinion in Aceh. This study aims to analyze how Serambi Indonesia frames the dispute over the four islands by applying Robert N. Entman’s framing analysis model, which encompasses four elements: define problems, diagnose causes, make moral judgements, and treatment recommendations. This research employs a descriptive qualitative approach, focusing on news texts. The findings reveal that Serambi Indonesia framed the issue by positioning North Sumatra as the party attempting to seize the four islands located in Aceh Singkil. Furthermore, the coverage highlighted the Ministry of Home Affairs (Kemendagri) as the main actor triggering the conflict, as it unilaterally designated the four islands as part of North Sumatra. In addition, the ministry was portrayed as neglecting the protests voiced by the Acehnese government and society against the decision. Eventually, the coverage concluded with the presidential decision affirming that the four islands rightfully belong to Aceh.