Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP KETERAMPILAN MENGKRITIK SASTRA Herawati Parapat, Lili; Lubis, Khatib; Huda, Rahmat
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.203-207

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan hasil implementasi  pembelajaran online pada terhadap keterampilan mengkritik sastra oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksakan selama 6 Bulan pada semester 5 tahun 2021. Objek penelitian adalah Mahasiswa Semester 5 Program studi pendidikan bahasa Indonesia yang berjumlah 28 mahsiswa. Metode penelitian Deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui servey dan wawancara dengan informan serta di ambil dari hasil pembelajaran mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 75% implementasi nya berdampak positif pada peningkatan hasil pembelajaran mahasiswa dan 25% berdampak negatif.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK TERHADAP HASIL BELAJAR STRATEGI PEMBELAJARAN Parapat, Lili Herawati; Lubis, Khatib; Nasution, Khoiriah Hasanah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.817-821

Abstract

Pembelajaran berbasis projek memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinovasi dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran, adapun metode pembelajaran yang digunakan adalah secara langsung. yang menjadi sampel penelitian adalah mahasiswa semester III program studi pendidikan Bahasa Indonesia yang berjumlah 36 orang. Pelaksanaan penelitian, dilaksanakan selama kurang lebih dari oktober sampai dengan desember 2023. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 90% berhasil dalam mengimplementasi pembelajaran berbasis projek terhadap hasil belajar strategi pembelajaran. Terlihat dari hasil projek mahasiswa menggunakan strategi pembelajaran menggunakan media flash card, short card dan media pembelajaran konsep MAP.
DIGITALISASI TRADISI LISAN MANGAYUN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA NAPOSO NAULI BULUNG AEK BADAK Hasanah, Khoiriah; Pitria Hutabarat, Anis; Saputra Nasution, Erwin; Nasution, Sabilah; Lubis, Khatib; Sari Hasibua, Nikmah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5411

Abstract

Tradisi lisan Mangayun di Desa Aek Badak, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengalami praktik dasar dan hampir tidak lagi dikenal oleh generasi muda. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk melakukan pelestarian melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran budaya generasi muda Naposo Nauli Bulung , melatih keterampilan produksi konten digital, serta menempatkan mereka sebagai agen pelestari budaya melalui media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan partisipatorik dengan desain one-group pretest posttest. Subjek penelitian adalah 30 anggota Naposo Nauli Bulung berusia 14-25 tahun. Instrumen pengumpulan data meliputi tes pengetahuan, rubrik keterampilan produksi, analitik media sosial, observasi, dan kuesioner berbasis skala Likert. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan N-Gain dan Cohen's d serta dilengkapi interpretasi kualitatif dari observasi dan umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman tradisi Mangayun (N-Gain = 0,65) dan literasi digital (N-Gain = 0,66), dengan efek ukuran besar. Keterampilan produksi konten digital meningkat dari kategori rendah menjadi sangat baik, dan menghasilkan enam video pendek serta satu dokumenter yang dipublikasikan melalui media sosial dengan total 3.216 tayangan dan engagement rate 7,8%. Dampak sosial-budaya terlihat dari kebangkitan kembali Mangayun dalam pertunjukan desa dan meningkatnya partisipasi generasi muda sebagai produsen konten budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi tradisi lisan berbasis partisipasi komunitas efektif untuk memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kapasitas literasi digital generasi muda. Implikasi praktisnya mencakup peluang replikasi model pada tradisi lisan lain dan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Di Desa Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais: Pengabdian Rambe, Maslin; Alda Dwinata; Ika Sari Handayani; Meliani Sari Siahaan; Sari, Wilda; Muhammad Usamah Hasani; Azizah Lubis, Jalilah; Lubis, Khatib; Simamora, Mukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5449

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais, dalam memproduksi pupuk bokashi sebagai alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan dan ekonomis. Latar belakang kegiatan adalah tingginya ketergantungan petani pada pupuk kimia yang berisiko menurunkan kualitas tanah dan produktivitas pertanian jangka panjang, sementara pemahaman tentang teknologi pertanian organik seperti bokashi masih terbatas. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan penyuluhan untuk memberikan pemahaman konseptual tentang bokashi, manfaatnya, dan dampak negatif pupuk kimia; (2) Demonstrasi dan praktik langsung pembuatan bokashi dengan memanfaatkan bahan lokal seperti kotoran ternak, sekam padi, dedak, EM4, dan molase; serta (3) Evaluasi melalui tanya jawab dan observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta. Petani berhasil mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan bokashi, dan evaluasi lanjutan membuktikan adopsi teknologi, di mana beberapa peserta telah mengaplikasikan bokashi pada tanaman komoditas seperti tomat, cabai, dan terong di lahan mereka. Kegiatan ini berhasil mentransfer keterampilan praktis, mendorong pemanfaatan sumber daya lokal untuk mengurangi biaya produksi dan limbah, serta menginisiasi peralihan menuju pertanian berkelanjutan. Disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam memberdayakan masyarakat, meningkatkan kemandirian pupuk, dan berpotensi menjaga kesuburan tanah jangka Panjang.
Literasi Kesehatan dalam Meningkatkan Peran Keluarga sebagai PMO dan Kepatuhan Pengobatan TBC Jalilah Azizah Lubis; Elda Sari Siregar; Khatib Lubis; Meliani Sari Siahaan; Ika Handayani Siregar; Aldi Syaputra Nasution
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.232-243

Abstract

This study aims to analyze the level of public understanding of TB and its relationship to family roles, treatment adherence, and socioeconomic support. The method used in this study was a quantitative descriptive design with a survey approach. Data were collected from 40 respondents through a questionnaire consisting of 25 indicators divided into four domains: knowledge about TB (5 indicators), the role of the family as a PMO (6 indicators), treatment adherence (5 indicators), and socioeconomic support (9 indicators). Data analysis was performed by calculating the total score per domain and the percentage of achievement. The results showed that the level of knowledge about TB was in the high category with an average achievement above 80%. The role of the family as a PMO showed a variation in achievement between 77.5% and 95%. Treatment adherence had the lowest achievement in several indicators (40–60%), while socioeconomic support showed a fairly wide variation between 27.5% and 87.5%. Public health literacy about TB is generally good, but there are challenges in aspects of treatment adherence and several components of socioeconomic support. Interventions involving strengthening the role of the family and increasing socioeconomic support are needed to improve the success of TB treatment.
PENDAMPINGAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTS. & MAS SWASTA AL - HAKIMIYAH PARINGGONAN KECAMATAN ULU BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Khatib Lubis; Lili Herawati Parapat; Rahmad Huda; Tsania Azzahra; Indah Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/n15a6b90

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum ini biasanya menimbulkan kebingungan di kalangan guru dan sekolah, terutama guru dan sekolah yang belum pernah mengikuti sekolah mengemudi dan belum pernah mendapatkan pelatihan apapun. Permasalahan yang dialami MTs. Swasta & MAS Al - Hakimiyah berhubungan dengan implementasi pembelajaran diferensiasi kurikulum merdeka serta penyusunan dan pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia serta masih ditemukan adanya guru yang kurang menguasai penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Maka jalan pintasnya adalah ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adopsi atau menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran buatan orang lain atau bahkan copy paste Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari media internet tanpa mempertimbangkan dan menelaah kondisi peserta didik dan lingkungan belajar pada satuan pendidikan dimana pendidik tersebut melaksanakan kegiatan pembelajaran. Jumlah mitra yang diikutsertakan adalah 2 yaitu kepala sekolah pondok pesantren Al-hakimiyah dan seluruh guru Bahasa Indonesia Pondok pesantren Al-hakimiyah yang terdiri dari Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM, dapat disimpulkan 80% Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah mampu mengaplikasikan media canva untuk mendesaik pembelajaran berdiferensiasi dengan baik dan tepat
ANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN “LAMPU IBU” KARYA ADEK ALWI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR PADA SISWA KELAS XI SMKN 2 PERTAMBANGAN BATANG TORU Ananta Fitrah Pinayungan Siregar; Khatib Lubis; Husniah Ramadhani Pulungan; Eli Marlina Harahap; Nikmah Sari Hasibuan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI SMK Negeri 2 Pertambangan Batang Toru dalam menganalisis unsur intrinsik cerpen “Lampu Ibu” karya Adek Alwi serta meninjau implikasinya sebagai alternatif bahan ajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu mengumpulkan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran mendalam tentang kemampuan analisis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81% siswa mampu mendeskripsikan unsur intrinsik dengan baik, sementara 19% siswa masih mengalami kesulitan karena berbagai faktor. Tingkat kemampuan analisis siswa berada pada rentang nilai 75–94, dengan 62% siswa telah mencapai atau melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, sedangkan 38% siswa belum tuntas. Temuan ini menegaskan bahwa cerpen “Lampu Ibu” layak dijadikan sebagai bahan ajar alternatif. Penelitian ini juga merekomendasikan peningkatan pelatihan guru, pemanfaatan hasil penelitian dalam pembelajaran, serta latihan siswa dalam menganalisis cerpen.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI MEDIA BING IMAGE CREATOR PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 11 PADANGSIDIMPUAN Yanimah Pinayungan Tanjung; Husniah Ramadhani Pulungan; Eli Marlina Harahap; Khatib Lubis; Nikmah Sari Hasibuan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa kelas X SMA Muhammadiyah 11 Padangsidimpuan melalui penggunaan media Bing Image Creator. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 21 orang siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kondisi awal menunjukkan bahwa hanya 9 siswa (42,85%) yang mencapai ketuntasan dengan skor 75–80, sedangkan 12 siswa (57,14%) belum tuntas dengan skor bervariasi antara 10 hingga 50. Hal ini menunjukkan rendahnya kemampuan menulis puisi bebas siswa sebelum diberi tindakan. Setelah diterapkan penggunaan media Bing Image Creator, hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I rata-rata ketuntasan siswa mencapai 59,23% dan meningkat pada siklus II menjadi 73,61%, sehingga terdapat kenaikan sebesar 14,38%. Selain itu, hasil observasi terhadap aktivitas guru dan siswa juga memperlihatkan peningkatan yang signifikan, baik dari segi keterlibatan, kreativitas, maupun kemampuan siswa mengekspresikan gagasan dalam bentuk puisi bebas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Bing Image Creator terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa. Rekomendasi penelitian ini adalah: (1) kepala sekolah diharapkan mendukung pelaksanaan workshop media pembelajaran inovatif, (2) guru dapat menggunakan media digital ini sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis puisi bebas, (3) siswa diharapkan terus berlatih menulis puisi dengan lebih imajinatif, dan (4) peneliti selanjutnya disarankan mengembangkan penelitian pada aspek gaya bahasa dan penggunaan majas dalam puisi.
DIGITALISASI TRADISI LISAN MANGAYUN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA NAPOSO NAULI BULUNG AEK BADAK Khoiriah Hasanah; Anis Pitria Hutabarat; Erwin Saputra Nasution; Sabilah Nasution; Khatib Lubis; Nikmah Sari Hasibua
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5411

Abstract

Tradisi lisan Mangayun di Desa Aek Badak, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengalami praktik dasar dan hampir tidak lagi dikenal oleh generasi muda. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk melakukan pelestarian melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran budaya generasi muda Naposo Nauli Bulung , melatih keterampilan produksi konten digital, serta menempatkan mereka sebagai agen pelestari budaya melalui media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan partisipatorik dengan desain one-group pretest posttest. Subjek penelitian adalah 30 anggota Naposo Nauli Bulung berusia 14-25 tahun. Instrumen pengumpulan data meliputi tes pengetahuan, rubrik keterampilan produksi, analitik media sosial, observasi, dan kuesioner berbasis skala Likert. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan N-Gain dan Cohen's d serta dilengkapi interpretasi kualitatif dari observasi dan umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman tradisi Mangayun (N-Gain = 0,65) dan literasi digital (N-Gain = 0,66), dengan efek ukuran besar. Keterampilan produksi konten digital meningkat dari kategori rendah menjadi sangat baik, dan menghasilkan enam video pendek serta satu dokumenter yang dipublikasikan melalui media sosial dengan total 3.216 tayangan dan engagement rate 7,8%. Dampak sosial-budaya terlihat dari kebangkitan kembali Mangayun dalam pertunjukan desa dan meningkatnya partisipasi generasi muda sebagai produsen konten budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi tradisi lisan berbasis partisipasi komunitas efektif untuk memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kapasitas literasi digital generasi muda. Implikasi praktisnya mencakup peluang replikasi model pada tradisi lisan lain dan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.