Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Islamic Education

Implementasi Program Pembinaan Tahfidz melalui Metode Tikrar untuk Meningkatkan Kemampuan Menghafal pada Santri di Madrasah Diniyah Baitul Jannah Cisaat Kasomalang Sri Wahyuningsih; Aep Saepudin; Iwan Sanusi
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15633

Abstract

Abstract. This research is motivated by the low interest of students in memorizing the Quran, the ease with which they forget the memorization that has been memorized, as well as the difficulty and lack of motivation in the memorization process. The purpose of this study is to examine the implementation of the tahfidz coaching program through the Tikrar method in improving students' memorization skills. This program is designed to help participants memorize the Quran Juz 30 systematically, structured, and sustainable, with various activities and methods that facilitate the process of memorizing, repeating, and understanding the contents of the Quran. This research departs from the idea that the Tikrar method can help students memorize Juz 30 accurately, pay attention to correct tajweed and makhraj, and maintain memorization consistently. In addition, students are also expected to understand the meaning of the memorized verses and be able to apply them in everyday life. The Tikrar method not only focuses on memorization, but also on understanding and practicing the teachings of the Qur'an. The results of the implementation of this tahfidz program at Madrasah Diniyah Baitul Jannah Cisaat Kasomalang show a significant increase in the students' memorization ability. Weekly evaluation and intensive repetition are proven to strengthen memorization and improve the quality of tajweed recitation. However, this program still faces challenges such as differences in memorization ability, time constraints, and psychological pressure. For this reason, further adjustments are needed so that this program can meet the needs of santri more effectively in the future. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat santri dalam menghafal Alquran, mudahnya mereka melupakan hafalan yang telah dihafal, serta kesulitan dan kurangnya motivasi dalam proses menghafal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi program pembinaan tahfidz melalui metode Tikrar dalam meningkatkan kemampuan hafalan santri. Program ini dirancang untuk membantu peserta menghafal Alquran Juz 30 secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan, dengan berbagai aktivitas dan metode yang memudahkan proses menghafal, mengulang, dan memahami isi Alquran. Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa metode Tikrar dapat membantu santri menghafal Juz 30 dengan akurat, memperhatikan tajwid dan makhraj yang benar, serta mempertahankan hafalan secara konsisten. Selain itu, santri juga diharapkan memahami makna ayat-ayat yang dihafal dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode Tikrar tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pada pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur'an. Hasil dari penerapan program tahfidz ini di Madrasah Diniyah Baitul Jannah Cisaat Kasomalang menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan hafalan santri. Evaluasi mingguan dan pengulangan intensif terbukti memperkuat hafalan dan meningkatkan kualitas bacaan tajwid. Namun, program ini masih menghadapi tantangan seperti perbedaan kemampuan hafalan, keterbatasan waktu, dan tekanan psikologis. Untuk itu, diperlukan penyesuaian lebih lanjut agar program ini dapat memenuhi kebutuhan santri secara lebih efektif di masa mendatang.
Eksplorasi Penggunaan Gawai sebagai Media Pembelajaran terhadap Proses Pembelajaran Kognitif pada Mata Pelajaran PAI di Kelas VIII SMP PGII 2 Bandung Cyka Putri Miryani; dedih surana; iwan sanusi
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15678

Abstract

Abstract. The background of this study is the low interest and motivation of students towards learning PAI. This is reflected in boredom when the teacher teaches, sleepiness during lessons, difficulty maintaining concentration, and the tendency of students to chat that can disturb other friends. All these factors have a negative impact on the learning process and outcomes. This study aims to understand the effect of using gadgets as PAI learning media on the cognitive learning outcomes of VIII grade students of SMP PGII 2 Bandung. This study assumes that the use of devices can increase the effectiveness and efficiency of learning, make students more interactive, and encourage teachers to be more innovative in creating flexible and internet-based learning media. It is expected that the use of devices can affect cognitive learning outcomes which include the ability to remember, understand, apply, analyze, assess, and create. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, documentation, and literature study. The research participants were VIII grade students of PGII 2 Bandung Junior High School and teachers who taught PAI. Data analysis was conducted by interpreting and understanding data obtained from various sources. The research findings show that the use of gadgets as learning media has a positive impact on students' cognitive learning outcomes. Abstrak. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan motivasi peserta didik terhadap pembelajaran PAI. Hal ini tercermin dari rasa bosan saat guru mengajar, rasa mengantuk selama pelajaran, kesulitan menjaga konsentrasi, serta kecenderungan peserta didik untuk mengobrol yang dapat mengganggu teman-teman lainnya. Semua faktor ini memberikan dampak negatif pada proses dan hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh penggunaan gawai sebagai media pembelajaran PAI terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP PGII 2 Bandung. Penelitian ini berasumsi bahwa penggunaan gawai dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, membuat siswa lebih interaktif, serta mendorong guru untuk lebih inovatif dalam menciptakan media pembelajaran yang fleksibel dan berbasis internet. Diharapkan penggunaan gawai dapat memengaruhi hasil belajar kognitif yang meliputi kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, menilai, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Partisipan penelitian adalah siswa kelas VIII SMP PGII 2 Bandung serta guru-guru yang mengajar PAI. Analisis data dilakukan dengan menafsirkan dan memahami data yang diperoleh dari berbagai sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gawai sebagai media pembelajaran memberikan dampak positif terhadap hasil belajar kognitif siswa. Siswa merasa lebih mudah mengakses dan memahami materi yang diberikan oleh guru melalui internet, serta dapat menonton video terkait mata pelajaran PAI, sehingga materi lebih mudah dipahami. Selain itu, penggunaan gawai mendorong guru untuk lebih inovatif dalam menyampaikan materi, menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan dan penuh antusiasme, serta meningkatkan interaktivitas siswa dalam proses pembelajaran.