Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH KARAKTER KERJA KERAS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING Buyung Buyung; Resy Nirawati
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v3i1.519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakter kerja keras terhadap kemampuan literasi matematis siswa melaui pembelajaran model discovery learning. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan True experimental design dengan bentuk posttest-only control design. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sanggau Ledo, Kalimantan Barat. Pengambilan data dengan melakukan tes kemampuan literasi matematis serta angket dan observasi untuk karakter kerja keras pada tiap sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa persamaan regresi mengambarkan persamaan regresi y ̂ = a + bx dimana a = 15.045 dan b = 0.830 sehingga dimasukan ke persamaan y ̂ = 15.045 + 0.830 x. nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05. Sedangkan ketuntasan klasikal diperoleh nilai Zhitung = 1,89. dibandingkan ztabel = 1,645 dengan taraf kesalahan 5% atau 1,89 > 1,645, maka H0 ditolak. Artinya, proporsi siswa yang mendapat nilai TKLM lebih dari atau sama dengan KKM = 70 telah melampaui 75%.  
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Suliswa Suliswa; Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Buyung Buyung
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v2i1.208

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah True Eksperimental dengan desain penelitian Posttest Only Control Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 6 Singkawang.  Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa, angket motivasi, lembar observasi aktivitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Untuk menjawab sub masalah 1 menggunakan uji t independen; 2) Untuk menjawab sub masalah 2 menggunakan rumus effect size; 3) Untuk menjawab sub masalah 3 dianalisis berdasarkan skala likert; 4) Untuk menjawab sub masalah 4 dihitung berdasarkan rumus persentase aktivitas. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing dengan yang tidak menggunakan  model pembelajaran snowball throwing dengan nilai thitung 7,9 dan ttabel 2,009 yaitu 7,9 > 2,0009; 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dengan effect size sebesar 1,83 yang tergolong tinggi. 3) Terdapat pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap motivasi siswa, dengan rata – rata motivasi belajar siswa yaitu 79,90 kategori sangat baik; 4) Terdapat pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap aktivitas siswa, persentase aktivitas siswa untuk pada dua pertemuan adalah 63,98% kategori tinggi.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KELANCARAN PROSEDURAL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK Achmad Fathoni Rodli; Evi Susanti; Nurul Husna; Buyung Buyung
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 7, No 1 (2022): Volume 7 Number 1, March 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v7i1.3296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui hasil pengembangan LKPD  berbasis kelancaran prosedural untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik SMP Negeri 20 Singkawang pada materi bilangan bulat; 2) Mengetahui kelayakan LKPD berbasis kelancaran prosedural untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik SMP Negeri 20 Singkawang pada materi bilangan bulat ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, tanpa disseminate). Subjek uji coba LKPD adalah peserta didik SMP Negeri 20 Singkawang sebanyak 10 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi LKPD, angket respon peserta didik dan guru, serta soal post-test kemampuan pemecahan masalah. Teknik analisis data menggunakan analisis kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) LKPD berbasis kelancaran prosedural dihasilkan dengan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop dan tanpa Disseminate). 2) Kelayakan LKPD berbasis kelancaran prosedural ditinjau dari aspek kevalidan memperoleh nilai yang sangat valid dengan nilai rata-rata 108, ditinjau dari aspek kepraktisan memperoleh nilai yang sangat praktis (respon baik) dengan nilai rata-rata dari peserta didik 58 dan nilai dari guru 55, kemudian ditinjau dari aspek keefektifan LKPD efektif karena memperoleh nilai ketuntasan pembelajaran peserta didik diatas KKM. Sehingga LKPD berbasis kelancaran prosedural dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah peserta didik
Digital Literacy Competence Levels of Indonesian Junior High School Students Based on Activities Through The 5m Approach Andi Mursidi; Buyung Buyung; Eka Murdani
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 7, No 2 (2022): Volume 7 Number 2 September 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.207 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v7i2.3775

Abstract

Students’ competence to utilize digital technology to access information as learning sources has become a necessity as experienced during the covid-19 pandemic. Students should have the digital literacy competence to support the students’ learning processes. This research was conducted to reveal the digital competence levels covering internet searching, hypertextual navigation, content evaluation, and knowledge assembly based on activities made by the students of Junior High Schools in Singkawang. The samples were selected using a proportional random sampling technique and 75 respondents were selected representing the students of Junior High Schools in Singkawang. The collected data were then processed using a descriptive statistical analysis with a quantitative approach. The statistical test was conducted using mini-step Program with Rasch modeling to measure the students’ digital literacy competence levels at Junior High Schools in Singkawang. The research results showed that the digital literacy competence level test measuring instrument was considered valid and reliable. The digital literacy competence level with high logit value of +3.78 logit also showed high problem-solving competence level. The students’ digital literacy competence level based on activities was classified into high category. Meanwhile, the activities made by the students included 5M: searching and selecting information (M1), managing information (M2), analyzing information (M3), utilizing information (M4), and sharing information (M5).
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII Puspawati Puspawati; Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Buyung Buyung
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar serta mengetahui faktor yang mempengaruhi kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah kemampuan komunikasi matematis pada materi Himpunan kelas VII Mts Negeri 1 Singkawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa di kelas VII A Mts Negeri 1 Singkawang. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematis berbentuk tes uraian (essay) yang disesuaikan dengan komponen kemampuan komunikasi matematis dan lembar angket motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran, pendeskripsian data, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi pada materi Himpunan secara keseluruhan berada pada kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi. Kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki motivasi belajar sedang pada materi Himpunan berada pada kategori kemampuan komunikasi matematis sedang. Dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki motivasi belajar rendah pada materi Himpunan secara keseluruhan berada pada kategori kemampuan komunikasi matematis rendah. 2) Faktor yang mempengaruhi kesalahan siswa bermotivasi tingi,sedang dan rendah sama dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari motivasi belajar yaitu faktor internal dan fisiologis.
Student Digital Literacy in Singkawang School Through 5M Activities for Independent Learning Andi Mursidi; Buyung Buyung; Eka Murdani
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 8 Number 3 December 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v8i3.35797

Abstract

The Digital era is a period or Era where almost all fields in the order of life have been assisted by digital technology. In the context of education, digital competence can be interpreted as the use of technology in a convincing, appropriate, and safe way to achieve learning and educational goals. The research objective is to reveal the digital literacy skills of Singkawang City Junior High School students through 5M activities to support independent learning. The research method uses a quantitative approach. Researchers directly collect this study's source of data from the original subject, namely junior high school (SMP) students. This research was conducted in a junior high school in Singkawang City. The population of this study was as straight as junior high school students from grades VII-VIII from the age of 12 to 15 years, totaling 125. The sampling technique is probability sampling, namely area (cluster) sampling. The data collection technique used in this study was a test question. The instrument used to measure the variable of students' digital literacy ability was previously tested for validity and reliability. Data analysis technique to test research questions with ANOVA test with sig.0.05. The study results showed that the significant value data for each school was greater than 0.05, which means that the data is normally distributed. The five variants of the five schools that represent the population are the same (homogeneous). Digital literacy skills using 5M activities positively impact the learning process to support independent learning. There is a difference in the average digital literacy ability of junior high school students in Singkawang City after being given planting using 5M activities with a sig value of 0.00 < 0.05. But the results obtained by each school is different, but the results are still in the very good category
FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD 14 SEMPERIUK A Buyung Buyung; Rika Wahyuni; Mariyam Mariyam
Journal of Educational Review and Research Vol 5, No 1 (2022): VOLUME 5 NUMBER 1 JULY 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v5i1.3538

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya pemahaman siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas V SDN 14 Semperiuk A. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik lembar hasil siswa. Analisis data dengan model ini terdiri dari tiga hal yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan/verivikasi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 4 faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar matematika siswa yaitu, kurangnya minat siswa terhadap pelajaran matematika, kurangnya konsentrasi siswa selama proses pembelajaran, rendahnya pemahaman konsep siswa, serta kurangnya kedisiplinan siswa
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MASA PANDEMI Citra Utami; Nadya Eka Suryani; Evi Susanti; Nur&#039; Aisha; Puput Safitri Wijaya; Buyung Buyung
Journal of Educational Review and Research Vol 5, No 1 (2022): VOLUME 5 NUMBER 1 JULY 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v5i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemandiran belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil sebanyak 40 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal tes kemampuan pemahaman konsep beserta angket kemandirian belajar kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hal tersebut berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji regresi dengan signifikansi sebesar 0,736 > 0,05 hal ini berarti bahwa kemandirian belajar secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Lesson Study as an Effort to Improve the Quality of Learning In Freedom to Learn Dina Anika Marhayani; Zulfahita Zulfahita; Andi Mursidi; Abdul Basith; Mariyam Mariyam; Eti Sunarsih; Sumarli Sumarli; Susan Neni Triani; Buyung Buyung; Nindy Citroresmi; Emi Sulistri; Mertika Mertika; Sri Mulyani; Fitri Fitri; Dewi Mariana; Rini Setyowati
International Journal of Public Devotion Vol 5, No 2 (2022): August - December 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v5i2.3487

Abstract

The partners of this service activity are teachers throughout West Kalimantan with partner problems, namely a decrease in the quality of learning in Merdeka Learning. Quality learning cannot be separated from the ability of teachers as planners, implementers, facilitators, and evaluators. One of the efforts that can be done to improve the quality of learning is to carry out lesson study. The purpose of this Community Service activity is the formation of a learning community that consistently makes self-improvement in the learning process to reduce the decline in learning outcomes in Merdeka Learning. The method of implementing this  activity is mentoring lesson study to teachers throughout West Kalimantan. The implementation follows the method of implementing lesson study, namely planning, implementation, and evaluation. Regarding the usefulness of the activity to the 300 participants, data obtained from 300 people felt that this activity was very useful or equivalent to 100% of the number of participants. This shows that the activity of "Lesson Study as an Effort to Improve the Quality of Learning in Independent Learning" has provided positive benefits for participants and its benefits have been felt. The supporting factor for this activity is the enthusiasm of teachers who take part in the service program activities carried out. The inhibiting factor of service activities is the limited time for carrying out activities
Analysis Of Mathematical Critical Thinking Skills In Terms Of Gender In Class VIII Material of Cube Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Buyung Buyung; Sri Hartianingsih
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): Volume 8 Number 1, March 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v8i1.3832

Abstract

This study aims to describe mathematical critical thinking skills in terms of gender and determine the factors that influence student errors in completing mathematical critical thinking skills in the Cube material for class VIII MTs Negeri 1 Singkawang. The research method used is descriptive qualitative method. The subjects of this study were 30 students in class XI MTs Negeri 1 Singkawang. Data collection using an instrument in the form of a mathematical critical thinking ability test in the form of a description test that is adapted to mathematical critical thinking skills. The data analysis technique was carried out with steps of data validity, data reduction, data presentation, as well as verification and conclusion. The results showed that: 1) The mathematical critical thinking ability of male students on the Cube material was included in the low category, while the mathematical Critical Thinking ability of female students on the Cube material was included in the medium category; 2) the factors that cause male and female students' errors are the same in solving mathematical critical thinking skills in terms of gender in the Cube material for class VIII MTs Negeri 1 Singkawang, namely internal factors and cognitive factors.