Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Konsep Dasar Evaluasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 105 Sukarela Kota Bandung Nurfadhilah Haris; Millah Maryam As-Sa’idah; Yoga Sunandar; Uus Ruswandi; Nurul Firdaus
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i3.2136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep asesmen dalam pembelajaran PAI di SD Negeri 105 Sukarela Kota Bandung. Peneliti berharap dapat memecahkan salah satu masalah mendasar dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah masalah evaluasi pembelajaran yang menjelaskan tentang konsep dasar evaluasi dalam pembelajaran PAI di SD Negeri 105 Sukarela Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan data berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka. Lokasi penelitian ini adalah SD Negeri 105 Sukarela Kota Bandung. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru PAI, kepala sekolah, dan siswa kelas V SD Negeri 105 Sukarela Kota Bandung. Kajian ini membahas tentang konsep dasar evaluasi, fungsi dan tujuan evaluasi, prosedur dan teknik evaluasi, mata pelajaran PAI di sekolah dasar, dan prinsip evaluasi dalam pembelajaran PAI.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Kajian Riset Disipliner Dan Interdisipliner Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Isu-Isu Nasional Dan Global Enoh Enoh; Herdian Kertayasa; Fiqih Amrullah; Uus Ruswandi; Mohamad Erihadiana
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5223

Abstract

Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi dan peran kajian riset disipliner dan interdisipliner pendidikan Islam dalam menghadapi isu-isu nasional dan global. Kajian riset disipliner dan interdsipliner pendidikan Islam merupakan bagian dari upaya penguatan sekaligus pengembangan pendidikan Islam dalam partisipasi dan kontekstualisai perannya dalam memecahkan persoalan-persoalan nasional dan globalyangsemakin kompleks dan multidimensi.Melalui kajian tersebut diharapkan dapat membangun pendidikan Islam yang responsif, adaptif, inovatif dan efektif. Penguatan moderasi beragama secara konseptual maupun antual dalam pendidikna Islam merupakan jawaban atas isu nasional dan global tentang radikalisme, terosime, multikultural dan pluralisme di era globalisai ini.Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi dan peran kajian riset disipliner dan interdisipliner pendidikan Islam dalam menghadapi isu-isu nasional dan global. Kajian riset disipliner dan interdsipliner pendidikan Islam merupakan bagian dari upaya penguatan sekaligus pengembangan pendidikan Islam dalam partisipasi dan kontekstualisai perannya dalam memecahkan persoalan-persoalan nasional dan globalyangsemakin kompleks dan multidimensi.Melalui kajian tersebut diharapkan dapat membangun pendidikan Islam yang responsif, adaptif, inovatif dan efektif. Penguatan moderasi beragama secara konseptual maupun antual dalam pendidikna Islam merupakan jawaban atas isu nasional dan global tentang radikalisme, terosime, multikultural dan pluralisme di era globalisai ini. 
Strategi Pengembangan Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural di SMPN 1 Garut Suhana Suhana; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
J-STAF : Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/staf.v1i1.19

Abstract

Phonemena the emergence of ethnic and religious conflicts is one of them due to the lack of insight into understanding of cultural diversity that should be an inevitability. Responding to this, Islamic Religious Education is important to be developed in multicultural insight so that the reality of multicultural society can be accommodated in it. This research uses a qualitative approach with this type of case study, with the location of. Research in SMPN 1 Garut West Java. The informant of this study is pai principal and teacher, with data retrieval methods through interviews, observations and documentation studies. Dor implementation of the research, what results are obtained, and the benefits of the research. The data that has been obtained is analyzed, interpreted and interpreted in a descriptive quality. The results of the findings obtained are the formulation of pai curriculum that is applied is flexible and based on the analysis of the situation faced by the community. Pai's design takes into account the multicultural aspects of society by paying attention to the situation of students, and teachers who carry out learning activities. The strategy used is to include multicultural values such as a sense of justice, love, and compassion, mutual respect both between teachers and students, between school institutions and elements in the school and with the community.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Supervisi Akademik Terhadap Profesionalisme Guru (Penelitian di MA Yapisa dan MA Ar-Raudloh) Sinta Fitriyani; Uus Ruswandi; Badruddin Badruddin
J-STAF : Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah Vol. 1 No. 2 (2022): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/staf.v1i2.55

Abstract

The purpose of this study is to determine the improvement of teacher professionalism to be achieved. So that good management activities are needed, including the leadership of the principal and academic supervision so that teachers are able to carry out their duties and functions with maximum ability in guiding students. The research approach used in this study is Mixed Methods Research, which is research that combines quantitative and qualitative methods with sequential explanatory models (sequence of proof). Quantitative and qualitative data collection using questionnaires, interviews, observations and documentation studies. The results of this study show that; 1) The principal's leadership obtained high qualifications, 2) Academic supervision obtained high qualifications, 3) Teacher professionalism obtained good qualifications, 4) There was a positive and significant influence of the principal's leadership on professionalism, 5) There was a positive and significant influence of academic supervision on teacher professionalism, 6) There was a positive and significant influence of principal leadership and academic supervision on teacher professionalism, 7) The principal's leadership quantitatively is no different from the principal's leadership qualitatively, 8) Academic supervision quantitatively is no different from academic supervision qualitatively, and 9) Teacher professionalism quantitatively is no different from teacher professionalism qualitatively in MA Yapisa and MA Ar-Raudloh.
Konsep Moderasi Islam dalam Pendidikan Global dan Multikultural di Indonesia Fitri Meliani; Aji Muhamad Iqbal; Uus Ruswandi; Mohamad Erihadiana
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i1.130

Abstract

The flow of globalization has dominated Indonesia as the party who is influenced, not the one who influences. Indonesia is one of the potential markets for the development of foreign cultures. This situation threatens the local culture which has a long tradition in the socio-cultural life of the Indonesian people. Aspects of education can not be separated from the effects of globalization, the rapid progress of science and technology has brought its own impact to the world of education. In recent years, many schools in Indonesia have adopted the international education system. This can be seen in schools with a bilingual approach, namely the use of foreign languages ​​such as English and Mandarin as a second language that must be used in daily life at school. Educational levels from high school to university, both public and private, have opened international class programs. The real challenge faced by the local community is the effort to maintain the value of local norms and culture. The Indonesian people must be firm, at the same time open and tolerant, so that they can filter and adopt foreign cultures that do not conflict with local norms and culture. A firm stance is needed to avoid contamination of other cultural values ​​that are contrary to local norms and culture. ABSTRAK Arus globalisasi yang berasal dari negara-negara maju telah mendominasi Indonesia sebagai pihak yang dipengaruhi, bukan yang mempengaruhi. Indonesia merupakan salah satu pasar potensial bagi perkembangan budaya asing dari negara maju. Situasi ini mengancam budaya lokal yang memiliki tradisi panjang dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Indonesia. Aspek pendidikan tidak terlepas dari efek globalisasi, Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat telah membawa dampak tersendiri bagi dunia pendidikan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekolah di Indonesia yang mengadopsi sistem pendidikan internasional. Hal ini terlihat pada sekolah dengan pendekatan dua bahasa (bilingual), yaitu penggunaan Bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin sebagai. Tantangan yang dihadapi oleh masyarakat sesungguhnya yaitu usaha mempertahankan nilai kearifan atau budaya lokal. Bangsa Indonesia harus tegar dan teguh pendirian, sekaligus terbuka dan toleran, agar dapat menyaring dan mengambil kebudayaan asing yang tidak bertentangan dengan norma-norma dan kebudayaan lokal. Sikap teguh pendirian diperlukan untuk menghindari kontaminasi nilai budaya lain lain yang bertentangan dengan norma-norma, etika kebudayaan lokal.
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal: Studi di SMA Islam Progresif Daarussalam Ahmad Fauzy Abdul Basith; Ahmad Hadis Zenal Mutaqin; Ari Ramadhana; Galih Permana; Uus Ruswandi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1828

Abstract

Pencapaian keberhasilan tujuan nasional pendidikan dapat ditandai dengan implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan, baik secara internal maupun eksternal, di suatu lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan sistem penjaminan mutu internal dan eksternal di SMA Islam Progresif Daarussalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait sistem penjaminan mutu di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil riset mini yang dilakukan, SMA Islam Progresif Daarussalam telah menerapkan sistem penjaminan mutu internal dan eksternal. Mutu internal di sekolah ini ditandai dengan adanya Surat Keputusan (SK) tentang penjaminan mutu internal, yang kemudian diimplementasikan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan program penjaminan mutu, pelaksanaan evaluasi mutu, serta penguatan kompetensi guru dan karyawan. Sementara itu, mutu eksternal dijalankan berdasarkan proses akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PDM. Namun, hingga saat ini, hasil akreditasi tersebut belum diterbitkan oleh badan terkait. Selain itu, penjaminan mutu eksternal juga dilakukan melalui umpan balik dari orang tua siswa terhadap kualitas pendidikan di SMA Islam Progresif Daarussalam.
Model Pembelajaran Dan Pengembangan Kurikulum Multikultural Di Sekolah, Madrasah Dan Pesantren Dandy Sobron Muhyiddin; Wawan Ridwan; Uus Ruswandi; Mohamad Erihadiana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3548

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang model pembelajaran dan pengembangan kurikulum multikultural di Sekolah, Madrasah Dan Pesantren. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemajemukan yang dimiliki Negara Indonesia pada satu sisi merupakan kekuatan sosial apabila bersinergi dan saling bekerjasama untuk membangun bangsa. Disisi lain, kemajemukan tersebut dapat menjadi penyulut konflik yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa. Paradigma pendidikan multikultural perlu dikembangkan untuk membangun kesadaran intelektual peserta didik agar mampu melihat berbagai realitas multikultural sebagai potensi kekuatan yang harus dihargai dan penting dipelihara. Sehingga perlu dicari alternatif model dan desain pembelajaran menuju ketercapaian tujuan pembelajaran multikultural di sekolah/madrasah dan pesantren. Pendidikan multikultural pada tataran lanjutannya harus dikembangkan melalui desain kurikulum pendidikan multikultural yang kemudian diimplementasikan dalam desain instruksional yang berbasis nilai-nilai multikultural. Model kurikulum dan desain pembelajaran integratif menjadi salah satu alternatif yang mungkin dikembangkan pada kelas-kelas pembelajaran multikultural baik di sekolah/madrasah maupun pesantren.
Management of Islamic Religious Education Learning in Integrated Schools Ace Nurasa; Wawan Ridwan; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4858

Abstract

This study aims to determine the management of PAI learning in Integrated Islamic Schools. The research location is at the Integrated Islamic Middle School Nurul Azmi Tanjungsari Sumedang. This research method uses a qualitative approach that is descriptive analysis with a case study approach. The research subjects were school principals, vice principals and teachers. While the data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results of this research are that learning PAI subjects is combined with other subjects including general subjects, so each subject must contain its religious education, and for learning not only in class it can be used in a school environment that allows it to be used for learning such as mosques, in rice fields, in the field and others. With the 13th Curriculum of PAI learning at SMP IT Nurul Azmi from the Ministry of Religion plus material on aqidah, morals, the Qur'an Hadith takes common religious sources such as the book of Bulugul Marom and others without taking the teaching materials used by MTs.
Integration of Character Education Values in Islamic Religious Education Learning at Madrasah Tsanawiyah Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis Didih Syakir Munandar; Dodo Suhada; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4860

Abstract

Education to revive character is one of the alternative answers to renew the aridity of our educational output. This spirit of value education must be internalized in all components of education so as to create educational outputs that have a balance of competencies both on the cognitive, affective and psychomotor planes. This research was conducted to reveal student character through the integration of character values in PAI learning which was implemented at MTs Al-Fadliyah Darussalam Ciamis. The method used is descriptive qualitative analysis, with data collection carried out by observation supplemented by interviews and documentation. The results of the study show that MTs Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis integrates character (religious, honest, independent, communicative, responsible and democratic and etc) in PAI learning which is carried out with special emphasis on material, methods and is supported by several madrasah programs. In general, the integration of character values in PAI learning runs effectively, because it is supported by sufficient facilities at MTs Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis.
Islamic Education In The Merdeka Belajar Curriculum Yuli Supriani; Asep Supriyadi; Bambang Samsul Arifin; Uus Ruswandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4963

Abstract

This study aims to determine Islamic religious education in the independent learning curriculum. The method used in this study uses a library method or approach, that literature or literature study can be interpreted as a series of activities related to methods of collecting library data, reading and recording and processing research materials. The results of this study indicate that the concept of "Merdeka Belajar" is an effort to realize freedom of thought. The existence of this policy provides great hope for educational institutions to explore and develop the quality of education in their institutions. Islamic Religious Education as a series of Islamic subjects is delivered both formally in schools as well as informally and formally in homes and communities with material being taught starting from the elementary school level to tertiary institutions must respond to this "Merdeka Belajar" policy by training students under the supervision of Education teachers Islam is to always think critically so that students are expected to have more mature, wiser, more careful and noble morals in practicing the teachings of Islam itself.