Claim Missing Document
Check
Articles

Penerimaan Diri dan Penggunaan Media Sosial: Implikasinya terhadap Psychological Well-Being pada LGBT Sakul, Adelheid Zefanya; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12783

Abstract

Komunitas LGBT menghadapi stigma dan diskriminasi yang berdampak pada kesejahteraan psikologis mereka. Media sosial, terutama Instagram, menjadi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri dan mendapatkan dukungan sosial. Penerimaan diri memainkan peran penting dalam membangun kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan penerimaan diri dan penggunaan media sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada komunitas LGBT. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, data dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada pengikut akun Instagram Komunitas X. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri berhubungan signifikan dengan kesejahteraan psikologis, sedangkan penggunaan media sosial tidak memiliki hubungan signifikan. Penelitian ini menekankan pentingnya mendukung penerimaan diri melalui komunitas yang positif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis komunitas LGBT.
Analis Faktor Stres Akademik dan Kecerdasan Emosi terhadap Emotional Eating pada Mahasiswa Perempuan Saifudin, Wijayanti Putri; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12787

Abstract

Perilaku makan akibat tidak pandai mengelola emosi biasanya disebut dengan Emotional eating, dimana seseorang yang mengonsumsi banyak makanan yang tidak sehat sebagai respon ketika emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Hubungan Antara Stres Akademik Dan Kecerdasan Emosi Dengan Emotional eating Pada Mahasiswa Perempuan. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tidak ada hubungannya dengan Emotional eating, dan hubungan negatif lemah antara kecerdasan emosional dan Emotional eating. Oleh karena itu, mahasiswa dengan kecerdasan emosi rendah cenderung mempunyai Emotional eating meningkat.
Premanisme di Jalanan Surabaya: Bagaimana Learned Helplessness Mempengaruhi Persepsi terhadap Tukang Parkir Liar Anggara, Tirta Dwi; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12803

Abstract

Penelitian ini mengkaji kaitan antara learned helplessness dan persepsi terhadap tindakan premanisme yang dilakukan oleh tukang parkir liar di Kota Surabaya. Tindakan premanisme oleh tukang parkir liar sering menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan bagi pengendara, yang merasa terpaksa membayar pungutan ilegal untuk menghindari konflik. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan 150 responden yang dipilih secara acak, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat learned helplessness serta persepsi terhadap tindakan premanisme. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara learned helplessness dan persepsi negatif terhadap tindakan premanisme, di mana semakin tinggi tingkat learned helplessness, semakin buruk persepsi responden terhadap tindakan tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya memahami faktor psikologis dalam fenomena sosial seperti premanisme dan perlunya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Perfeksionisme dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Kedokteran Imami, Alief Nur; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12845

Abstract

Perfeksionisme adalah perilaku yang ditandai dengan ambisi untuk mencapai kesempurnaan, yang melibatkan standar tinggi terhadap diri sendiri maupun orang lain, serta ekspektasi untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perfeksionisme dan stres akademik pada mahasiswa kedokteran di Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 196 mahasiswa kedokteran yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara perfeksionisme dan stres akademik pada mahasiswa kedokteran di Surabaya. Semakin tinggi tingkat perfeksionisme, semakin tinggi pula tingkat stres akademik yang dirasakan, sementara semakin rendah tingkat perfeksionisme, semakin ringan stres akademik yang dialami.
Alexithymia and Resilience: Determining Factors of Suicide Tendency Among Generation Z Adolescents Meirendra, Rizqiariq Arrofiq; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
Psikologi Prima Vol. 8 No. 1 (2025): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v8i1.6377

Abstract

Generation Z, which includes individuals born between 1995 and 2010, grew up amidst the era of digitalization and globalization. This condition allows them to more easily access various types of information, including topics related to suicide. This study aims to identify the relationship between alexithymia and resilience with suicidal tendencies in generation Z. A quantitative correlational approach was used in this study. A quantitative correlational approach was used in this study to analyze the strength and direction of the relationship between several variables. The population studied consisted of generation Z adolescents aged 18 to 23 years who had experienced suicidal thoughts or intentions. A Likert model attitude scale was used to collect data. The results showed a simultaneous relationship of the independent variables alexithymia (X1) and resilience (X2) to suicidal tendencies (Y) resulting in an R-square value of 0.439 with a significance level of 0.000 (p < 0.01), which indicates a positive relationship with a moderate category. While the partial correlation test results show that alexithymia is a positive predictor (t = 9.133) for suicidal tendencies and resilience is a negative predictor (t = -4.317). Based on the results of the analysis in this study, it can be concluded that high levels of alexithymia and low resilience have a positive relationship with increased suicidal tendencies, and vice versa.
Studi Perencanaan Perkerasan Lentur pada Peningkatan Ruas Jalan Condong-Wangkal Sta. 0+000 - Sta. 7+350 Oktaviadi, Reza; Cahyono, Andri Dwi; Pratikto, Herlan
Jurnal Talenta Sipil Vol 8, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v8i2.1025

Abstract

Improving the quality of road sections is essential to address frequently occurring damage, such as surface cracks, potholes, and elevation reductions caused by pavement age exceeding the technical design limits. This condition directly impacts community productivity due to longer travel times, hampered distribution of goods and services, and disrupted inter-regional accessibility. Consequently, this reduces community mobility and slows regional economic growth. Probolinggo Regency, located in the northern coastal part of East Java Province, is one of the areas facing these problems. This study aims to accurately design a flexible pavement structure and prepare a cost budget plan (RAB) based on the 2024 Road Pavement Design Manual (MDPJ) guidelines. The research methods used include an average daily traffic volume (LHR) survey, subgrade quality testing, and pavement layer thickness calculations based on technical parameters. The planning results indicate that the pavement structure consists of a 6 cm thick Laston AC-WC wearing layer, a 20 cm thick class A aggregate base layer, and a 15 cm thick class B aggregate base layer. This thickness is considered sufficiently efficient in withstanding existing traffic loads. The estimated cost of implementing the road improvements is estimated at Rp616,433,000.00. The results of this study are expected to provide an efficient and sustainable technical solution to support smooth transportation, improve inter-regional connectivity, and stimulate economic growth in Probolinggo Regency.
Kebahagiaan pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua: Menelisik Peran Persepsi Kualitas Persahabatan dan Regulasi Emosi Mumtaz, Hana Fachriya Aila; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15243

Abstract

Kebahagiaan menjadi aspek fundamental dalam proses pertumbuhan dan perkembangan remaja. Namun, perceraian orang tua seringkali menjadi faktor yang dapat menghambat perkembangan remaja untuk menuju kesejahteraan dan kebahagiaan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran persepsi kualitas persahabatan dan regulasi emosi terhadap peningkatan kebahagiaan pada remaja korban perceraian orang tua. Pengambilan data remaja korban perceraian orang tua (N=192), menggunakan teknik snowball sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, skala persepsi kualitas persahabatan dan skala regulasi emosi yang telah disusun sendiri oleh peneliti. Hasil uji korelasi non parametrik spearman rho’ menunjukkan persepsi kualitas persahabatan dan regulasi emosi memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap peningkatan kebahagiaan pada remaja korban perceraian orang tua. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kebahagiaan remaja korban perceraian orang tua dapat ditingkatkan dengan adanya persepsi kualitas persahabatan dan regulasi emosi yang baik.
Hubungan Antara Persepsi Diri Dengan Kebahagiaan Pada Remaja Rina, Amherstia Pasca; Pratikto, Herlan; Mart, Ricky Alejandro
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 2 (2022): Volume 7 Nomor 2, Mei 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.114 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i2.931

Abstract

Remaja merupakan masa yang pelik dan penuh tantangan. Mencapai kebehagiaan akan membantu remaja untuk melewati masa perkembangannya dengan baik dan bermakna. Pencapaian kebahagiaan tidak lepas dari cara pandang remaja terhadap dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara persepsi diri dengan kebahagiaan pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Partisipan dalam penelitian ini sejumlah 306 remaja. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program komputer SPSS (Statistical Product and Service Solution) for Windows Release versi 20.00. Berdasarkan hasil analisis data uji korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai sebesar 0,706 dengan p = 0,000 (p < 0,001) sehingga terdapat korelasi antara variabel persepsi diri dan variabel kebahagiaan. Jika dibandingkan dengan r tabel maka diperoleh hasil r hitung 0,706 > r tabel (0,148) pada taraf signifikansi 1%, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara persepsi diri dan kebahagiaan.
Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Dampak Bullying Pada Sekolah X Di Surabaya Amurwabumi, Gita Ayodya Kelana; Pratikto, Herlan
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 1 No 2 (2023): Volume 1 Nomor 2, Juli 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i2.1031

Abstract

Seiring berjalannya waktu, perubahan tata nilai kehidupan berjalan begitu cepat karena peran globalisasi. Perubahan – perubahan tersebut juga terjadi didalam ruang lingkup pendidikan yaitu sekolah. Sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman bagi para siswa baik secara fisik maupun mental, namun realitanya banyak siswa seringkali terlibat dalam masalah – masalah psikologis. Salah satu permasalahan psikologis yang terjadi disekolah adalah tindakan perundungan. Subyek dalam intervensi ini adalah semua siswa kelas VII – IX dari sekolah X di surabaya. Metode yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang perilaku bullying yaitu melalui psikoedukasi. Adapaun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang perilaku bullying pada para siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental dengan desain One group pre test – post test. Hasil analisa data menggunakan analisis paired sampel t-test menunjukkan adanya perubahan. Adapun perbedaan tersebut yaitu rata-rata pre test menunjukkan skor 60,43 dan skor rata-rata post test yang menunjukkan skor 99,11 dengan tingkat signifikansinya adalah 0,000. Karena taraf signifikansi < 0,01 maka menunjukkan adanya perbedaan, dengan artian pengetahuan tentang perilaku bullying subyek mengalami peningkatan setelah diberikan psikoedukasi. Kata kunci : Psikoedukasi, Perundungan, Remaja
Peran Resiliensi dalam Hubungan Self-compassion dan Psychological Well-Being pada Mahasiswa dengan Tradisi Bapukung Norhidayah, Meininda Rhivent; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v16i1.28392

Abstract

Psychological well-being is essential for mental health and academic success; however, the role of self-compassion and resilience in the local cultural context remains underexplored. This study examines the relationship between self-compassion and psychological well-being, with resilience as a mediator, among students with a background in the bapukung tradition in South Kalimantan. A quantitative research method was employed using purposive sampling, involving 273 students from a total population of 89,980. Data analysis was conducted using path analysis to examine the mediating role of resilience in the relationship between self-compassion and psychological well-being. The findings indicate that self-compassion positively influences psychological well-being, both directly and indirectly through resilience as a partial mediator. This suggests that self-compassion enhances psychological well-being not only directly but also by strengthening individual resilience. The results highlight that while the bapukung tradition contributes to early emotional bonding, it is insufficient to enhance psychological well-being in adulthood. Therefore, additional interventions, such as education and counseling, focusing on strengthening self-compassion and resilience, are needed to optimally support students' psychological well-being.