Claim Missing Document
Check
Articles

Body dissatisfaction pada mahasiswi pengguna Tik Tok: adakah peranan perfeksionisme? Dewi, Diah Puspita; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i1.9827

Abstract

Tik Tok's content regarding perfect appearance makes individuals feel dissatisfied and strive to achieve that perfection. Perfectionism is a potential factor for individuals experiencing body dissatisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between perfectionism and body dissatisfaction in female students using Tik Tok in Surabaya Raya. This research is of a quantitative type, the data collection instrument used the body dissatisfaction scale of Rosen and Reiter's theory (1995) and the perfectionism scale of Smith's theory, et al (2016). The research subjects were 180 female students using Tik Tok in Surabaya Raya. This research uses non-probability sampling technique. Data analysis technique using pearson product moment. The results of the analysis show a significant relationship between the two variables. The conclusion of this study is that perfectionism plays a fairly high role in the emergence of body dissatisfaction. Konten Tik Tok mengenai penampilan sempurna membuat individu merasa tidak puas dan berupaya untuk mencapai kesempurnaan tersebut. Perfeksionisme menjadi faktor potensial individu mengalami body dissatisfaction. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dengan body dissatisfaction pada mahasiswa perempuan pengguna Tik Tok di Surabaya Raya. Penelitian ini berjenis kuantitatif, instrumen pengumpulan data menggunakan skala body dissatisfaction teori Rosen dan Reiter (1995) dan skala perfeksionisme teori Smith, et al (2016). Subjek penelitian berjumlah 180 mahasiswi pengguna Tik Tok di Surabaya Raya. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling. Teknik analisis data menggunakan pearson product moment. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara kedua variabel. Kesimpulan penelitian ini adalah perfeksionisme berperan cukup tinggi atas timbulnya body dissatisfaction.
Subjective Well-Being Mahasiswa Skripsi : Bagaimana Peranan Stres Akademik? Majesty, Jonitha; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i2.9908

Abstract

This study aims to determine the relationship between academic stress and subjective well-being in final students who are pursuing a thesis. This research is a type of quantitative research using correlational research. The subjects in this study were 112 students. The instruments in this study used the Subjective Well-Being scale, namely (SWLS) Stratification with Life Scale and Positive and Negative Affect Scale and Academic Stress scale. Hypothesis testing was carried out using product moment correlation techniques. The results showed a significant negative relationship between academic stress and subjective well being in final students who are pursuing a thesis, meaning that the higher the academic stress, the lower the subjective well-being of students. Conversely, the lower the level of academic stress, the higher the subjective well being of students. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan subjective well-being pada mahasiswa akhir yang sedang menempuh skripsi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 112 mahasiswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala Subjective Well-Being yaitu (SWLS) Stratification with Life Scale dan Positif and Negative Affect Scale dan skala Stres Akademik. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara stres akademik dengan subjective well being pada mahasiswa akhir yang sedang menempuh skripsi, artinya semakin tinggi stres akademik, maka semakin rendah subjective well-being mahasiswa. Sebaliknya semakin rendah tingkat stres akademik, maka semakin tinggi subjective well being mahasiswa.
Stres Pada Wanita Yang Mengalami Dating Violence di Usia Dewasa Awal : Bagaimana Peran Resiliensi? Putra, Prima Rizqi Isania; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i2.9909

Abstract

The phenomenon of dating violence is more women than men. WHO (World Health Organization) also states that 1 in 3 women in the world experience violence, even 1 in 4 women in developed countries also experience violence up to 25%. This study aims to determine the relationship between resilience and stress in early adult women who experience dating violence. This study used a quantitative correlation approach with 100 subjects. From the results of the research data analysis, the Spearman-Rho test has been carried out which shows a significance level of 0.418 with Sig = 0.000 or p <0.05. That is, the higher the level of resilience provided, the higher the stress on women who experience dating violence and vice versa, the lower the resilience, the less stress they experience. Fenomena dating violence lebih banyak wanita dibanding dengan pria. WHO (World Health Organization) juga menyatakan bahwa 1 dari 3 perempuan di dunia mengalami kekerasan, bahkan 1 dari 4 perempuan di negara maju juga mengalami kekerasan hingga mencapai 25%. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan stres pada wanita dewasa awal yang mengalami dating violence. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif Korelasional dengan jumlah subjek 100 orang. Dari hasil analisis data penelitian yang telah dilakukan pengujian spearman-rho yang menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,418 dengan Sig=0,000 atau p<0,05. Artinya, semakin tinggi tingkat resiliensi yang diberikan maka semakin tinggi pula stres pada wanita yang mengalami dating violence begitu pula sebaliknya, semakin kecil resiliensi maka semakin kecil pula stres yang dialami.
Self-Discrepancy pada Pengguna Roleplayer: Bagaimana Peranan Penerimaan Diri? Putri, Adelia Elsiana; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10412

Abstract

Abstract This research aims to determine whether there is a relationship between self-acceptance and self-discrepancy among roleplayer users. The research participants amounted to 170 individuals obtained through purposive sampling. This study utilizes two scales: the self-acceptance scale and the self-discrepancy scale. The data collection instrument in this research employs the Likert scale model. The sampling technique used in this study is correlational. Data analysis in this research employs the Pearson product-moment correlation method. Based on the data analysis results obtained from the SPSS version 16.0 (Statistical Product and Service Solution) for Windows, there is a significant negative correlation. This means that the higher the level of self-acceptance possessed by an individual, the lower the likelihood of that individual experiencing self-discrepancy. Conversely, if an individual has a lower level of self-acceptance, there is a higher likelihood of experiencing self-discrepancy. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penerimaan diri dengan self-discrepancy pada pengguna roleplayer. Partisipan penelitian berjumlah 170 orang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala penerimaan diri dan skala self-discrepancy. Instrumen pengambilan data pada penelitian ini menggunakan model skala likert. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik korelasional. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari program computer SPSS versi 16.0 (Statistical Product and Service Solution) for Windows terdapat hasil analisis data yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sigifikan. Artinya semakin tinggi tingkat penerimaan diri yang dimiliki oleh individu maka akan semakin rendah individu tersebut akan mengalami self-discrepancy. Sebaliknya, apabila semakin rendah tingkat penerimaan diri yang dimiliki oleh individu maka akan semakin tinggi individu tersebut akan mengalami self-discrepancy.
Body Dissatisfaction Ibu Pasca Melahirkan : Bagaimana Peran Social Comparison? Dinda WarapSari, Dheasty Ferdhinia; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10434

Abstract

Abstract The body is the most important physical asset for every human being because it is the easiest shape to see. Having an ideal body shape is the dream of all women. Dissatisfaction with the body is often felt by most women in the community. When a woman has entered into the gates of marriage, of course they will not be long to feel the period of pregnancy and childbirth This study has the aim of knowing whether there is a relationship between social comparison with body dissatisfaction in postpartum mothers. This research is correlational research. The subjects in this study were 131. Hypothesis testing was carried out using Spearman Rho's test technique. The results of this study indicate a negative relationship between social comparison and body dissatisfaction in postpartum mothers. Keywords : 1) Body Dissatisfaction; 2) Postpartum Mothers; 3) Social Comparisson Abstrak Tubuh merupakan aset fisik yang terpenting bagi setiap manusia dikarenakan bentuk yang paling mudah untuk dilihat. Memiliki bentuk tubuh yang ideal merupakan idaman semua wanita. Rasa ketidakpuasan yang terjadi pada tubuh kerap dirasakan oleh sebagian besar wanita yang berada dilingkungan masyarakat. Ketika seseorang wanita telah masukke dalam gerbang pernikahan, tentu saja mereka tidak akan lama untuk merasakan masa kehamilan dan melahirkan Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada iibu pasca melahirkan. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 131. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan teknik uji spearman rho’s. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara social comparison dengan body disatisfaction pada ibu pasca melahirkan. Kata kunci: 1) Body Dissatisfaction; 2) Ibu Pasca Melahirkan ;3) Social Comparisson
Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMP : Bagaimana Stres yang Dialami Siswa? Andirwan, Cecep; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan prokrastinasi akademik pada siswa smp. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jumlah 144 subjek. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala stress sebanyak 18 aitem ̧ skala prokrastinasi akademik sebanyak 21 aitem. Sampel yang turut serta dalam penelitian ini yaitu siswa SMP. Berdasarkan perhitungan analisis menggunakan analisis Spearman's Rho diperoleh skor 0,864 dengan p=0,000 (p<0,01) terdapat hubungan positif yang signifikan pada antara stres dengan prokrastinasi akademik, artinya semakin tinggi stres maka semakin tinggi pula prokrastinasi akademik, begitu juga sebaliknya.
Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Remaja : Adakah peranan Self Acceptance? Cahyaningrum, Ardelia Aristawati; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10569

Abstract

Manusia memiliki kecenderungan untuk mencapai kesempurnaan, namun jika obsesi tersebut berfokus terutama pada pencapaian kesempurnaan fisik, hal ini dapat menyebabkan kecenderungan. Terlebih lagi, dengan kemajuan teknologi saat ini, dimana setiap individu bersaing untuk mengunggah dirinya melalui media sosial yang membuat individu menjadi kurang menerima atas apa yang individu tersebut miliki, fenomena ini dapat meningkatkan prevalensi gangguan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self acceptance dengan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, hasil penelitian ini diuji dengan teknik analisis data spearman’s rho. Berdasarkan dari perhitungan analisis spearman’s rho diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat self acceptance berpengaruh terhadap kecenderungan body dysmorphic disorder.
Stres akademik dan cyberslacking pada mahasiswa Rachmawati, Aliyah; Suhadianto, Suhadianto; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.10713

Abstract

Cyberslacking banyak terjadi dalam dunia akademik, utamanya dilakukan oleh mahasiswa. Hal ini berdampak pada perhatian yang teralihkan dari aktivitas pembelajaran di kelas, rendahnya nilai ujian, hingga penurunan motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara stres akademik dengan cyberslacking pada mahasiswa. Populasi berjumlah 2.593 yakni mahasiswa aktif semester gasal angkatan 2021 dari berbagai fakultas di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Partisipan berjumlah 374 yang direkrut melalui teknik quota sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara stres akademik dengan cyberslacking pada mahasiswa. Merujuk pada temuan penelitian ini, disarankan kepada Dosen agar dapat menggunakan metode pengajaran yang lebih menyenangkan. Disarankan kepada mahasiswa agar dapat mengikuti pelatihan, penyegaran diri, yoga sebagai upaya pencegahan ataupun penanganan cyberslacking yang terjadi. Lebih jelas akan dibahas.
Problem solving ability pada siswa : bagaimana peran self efficacy andriani, nadiya; efendy, mamang; pratikto, herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.11621

Abstract

The objective of this research is to determine the relationship between self efficacy and problem-solving ability among students at SMK PGRI 2 Ponorogo. This study employs a quantitative research method. The population in this study consists of all 11th-grade students at SMK PGRI 2 Ponorogo, totaling 899 students. The participants in this research amount to 315 students, selected using the accidental sampling technique. The data collection instruments in this research include two scales: the problem-solving ability scale and the self efficacy scale. The data analysis technique used is product moment correlation. Based on the results of the data analysis, it is demonstrated that self efficacy has a positive and highly significant correlation with students' problem-solving ability. In conclusion, the hypothesis in this study is accepted. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan problem solving ability pada siswa di SMK PGRI 2 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK SMK PGRI 2 Ponorogo dengan jumlah 899 siswa. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 315 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu skala problem solving ability dan skala self efficacy. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data dibuktikan bahwa self efficacy berkorelasi positif dan sangat signifikan dengan problem solving ability siswa. Kesimpulannya, hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Leisure boredom dan kecenderungan kecanduan media sosial tiktok pada gen Z Pappa, Sofi; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 03 (2024): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i03.11728

Abstract

Abstract This research aims to determine the relationship between Leisure boredom and the Tendency of Addiction to Social Media Tik Tok in Generation Z. This research is quantitative research using correlational quantitative methods. The sampling technique in this study used purposive sampling with a sample of 120 generation Z using Social Media Tik Tok scale and Leisure boredom scale. The results of the analysis using product moment correlation showed that leisure boredom with a tendency to be addicted to social media Tik Tok in generation Z obtained a correlation there is significant positive relationship between leisure boredom and the tendency to be addicted to social media Tik Tok in generation Z. This can be interpreted as the higher the leisure boredom, the higher the tendency to be addicted to social media Tik Tok in generation Z Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Hubungan antara Leisure boredom dengan Kecenderungan Kecanduan Media Sosial Tik Tok pada Anak Muda Generasi Z. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan pusposive sampling dengan sampel 120 anak muda generasi Z menggunakan skala kecanduan media sosial Tik Tok dan skala Leisure boredom. Hasil analisis menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa leisure boredom dengan kecenderungan kecanduan media sosial Tik Tok pada anak muda generasi Z memperoleh hasil terdapat hubungan positif yang signifikan antara leisure boredom dengan kecenderungan kecanduan media sosial Tik Tok pada anak muda generasi Z. Hal ini dapat diartikan semakin tinggi leisure boredom maka semakin tinggi juga kecenderungan kecanduan media sosial Tik Tok pada anak muda generasi Z.
Co-Authors A'yun, Qurrotul Alamsyah, Adam Amurwabumi, Gita Ayodya Kelana Andik Matulessy Andirwan, Cecep Andri Dwi Cahyono andriani, nadiya angelina, fransiska sherly Anggara, Tirta Dwi Anggraeni, Fathima Luki Anggraeni Aristawati, Akta Ririn Audria, Sisca Sintia Azhar, Ryan Ainul Cahyaningrum, Ardelia Aristawati Darmawan, Kevin Dewi, Diah Puspita Diana Ariswanti Triningtyas, Diana Ariswanti Dinda WarapSari, Dheasty Ferdhinia Efendy, Mamang Fananni, Muhammad Rizky Faradis, Tazkiyah Firdaus, Noviana Fitriya, Laelatul Hendiaka, Reihan Firjatullah Putra Imami, Alief Nur Juwita, Swasty Hanum Laili, Uswidatul Lenggogeni, Regina Puti Lestari, Bawinda Sri Lydia Edmay Viveca David Majesty, Jonitha Martin, Ricky Alejandro Masruroh, Fitriatul Maukh, Betania Denisa Noveli Meirendra, Rizqiariq Arrofiq Meva, Devina Deaura Puspita Mumtaz, Hana Fachriya Aila Navulani, Intan Nisaa’, Chairun Norhidayah, Meininda Rhivent Novanda, Salsadifa Rizky Oktaviadi, Reza Oktorika, Nurliyana Pappa, Sofi Pradigta, Mochammad Danara Indra Putra, Prima Rizqi Isania Putri, Adelia Elsiana Putri, Maharani Luvinda Rachmawati, Aliyah Ramadanti, Astria Ramadhani, Sevila Putri Rimania, Nifa Rina, Amherstia Pasca Rusdiyanti, Novi Saifudin, Wijayanti Putri Sakul, Adelheid Zefanya Sari, Dian Listiyana Sa’adati, Tatik Imadatus Setyaningrum, Rosi Setyawan, Riko Yuli Simanjuntak, Pascal Kresna Arnanta Sony Susanto Sri Lestari, Bawinda Suhadianto, Suhadianto Sulistiyowati, Anugrah Suroso Suroso Syuhud, Mohammad Haris Tabalena, Nataniel Wellem Triastutik, Arik Trysanti, Dina Tunggal Dewi, Diva Sandrina Wardani, Ari Fanti Widyanti, Nyoman Yuni Setiawati