Claim Missing Document
Check
Articles

Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMA: Peran Efikasi Diri dan Konformitas Teman Sebaya Laili, Uswidatul; Suhadianto; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this study is to test the relationship between academic self-efficacy and peer conformity with academic procrastination among high school students. A quantitative approach with a correlational design was used. The participants were 305 students from a senior high school in Krian selected through stratified random sampling. The instruments applied concist of the academic self-efficacy scale, peer conformity scale, and academic procrastination scale. Multiple linear regression applied as data analysis. The results revealed a significant relationship between academic self-efficacy and peer conformity with academic procrastination. Academic self-efficacy showed a positive influence on procrastination, indicating that students with higher academic self-efficacy tend to delay academic tasks more frequently. Similarly, peer conformity also had a positive impact on academic procrastination. In conclusion, both variables contribute to procrastination behavior, highlighting the importance of increasing students' self-awareness and ability to manage social influence from their peers. Keywords: academic self-efficacy, peer conformity, academic procrastination, high school students, multiple linear regression Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengujii hubungan antara efikasi diri akademik dan konformitas teman sebaya dengan prokrastinasi akademik Siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 305 siswa SMA di Krian yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen yang diterapkan terdiri dari skala efikasi diri akademik, skala konformitas teman sebaya, dan skala prokrastinasi akademik. Regresi linier berganda diterapkan sebagai analisis data. temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri akademik dan konformitas teman sebaya dengan prokrastinasi akademik. Efikasi diri akademik berpengaruh positif terhadap prokrastinasi akademik, yang berarti semakin tinggi efikasi diri akademik siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan untuk menunda tugas akademik. Selain itu, konformitas teman sebaya juga berpengaruh positif terhadap prokrastinasi akademik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kedua faktor tersebut berkontribusi terhadap perilaku menunda tugas, sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan kesadaran diri siswa dan kemampuan memilah pengaruh sosial dari lingkungan sekitarnya. Kata kunci: efikasi diri akademik, konformitas teman sebaya, prokrastinasi akademik, siswa SMA, regresi linear berganda
Goal Orientation dan Student Engagement pada Siswa Sekolah Menengah Atas Widyanti, Nyoman; Suhadianto, Suhadianto; Pratikto, Herlan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6007

Abstract

Keterlibatan siswa di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) masih menjadi permasalahan, meskipun tuntutan akademik semakin meningkat. Goal orientation diduga berperan dalam keterlibatan belajar siswa, namun temuan penelitian sebelumnya belum menunjukkan hasil yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara goal orientation dengan student engagement pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 112 siswa kelas XII SMA 17 Agustus 1945 Surabaya yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Instrumen penelitian berupa skala goal orientation (α = 0,886) dan skala student engagement (α = 0,921) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara goal orientation dan student engagement (r = 0,212; p = 0,025). Namun, kekuatan hubungan berada pada kategori lemah dengan sumbangan efektif sebesar 4,4%. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki goal orientation pada kategori sedang (79,5%), sedangkan student engagement didominasi oleh kategori tinggi (66,07%). Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan tujuan belajar yang lebih jelas cenderung menunjukkan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa goal orientation merupakan salah satu faktor internal yang berkontribusi terhadap student engagement, meskipun masih terdapat faktor lain yang memengaruhinya.
Kesepian pada Wanita Dewasa Awal: Ditinjau dari Coping Stress dan Dukungan Sosial Simanjuntak, Pascal Kresna Arnanta; Lestari, Bawinda Sri; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Early adulthood is a crucial stage marked by identity formation and social transitions. An increasing number of early adult women are delaying or forgoing marriage, potentially heightening feelings of loneliness. This study investigates the relationship between coping stress, social support, and loneliness in unmarried early adult women. Using a quantitative approach with the Spearman Rho correlation, data were collected from 159 participants. Results revealed a strong positive correlation between coping stress and loneliness (r = 0.755; p < 0.01), and a very strong positive correlation between social support and loneliness (r = 0.804; p < 0.01). These findings indicate that higher levels of coping stress and social support are associated with greater loneliness. This suggests that not just the presence, but the quality of coping strategies and social support may influence loneliness in unmarried early adult women. Keywords: Coping Stress, Social Support, Loneliness Abstrak Dewasa awal merupakan tahap penting yang ditandai dengan pembentukan identitas dan transisi sosial. Semakin banyak wanita dewasa awal yang menunda atau tidak menikah, yang berpotensi meningkatkan perasaan kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara coping stress, dukungan sosial, dan kesepian pada wanita dewasa awal yang belum menikah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi Spearman Rho, melibatkan 159 partisipan. Hasil menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat antara coping stress dan kesepian (r = 0.755; p < 0.01), serta korelasi positif yang sangat kuat antara dukungan sosial dan kesepian (r = 0.804; p < 0.01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat coping stress dan dukungan sosial yang dirasakan, semakin tinggi pula tingkat kesepian yang dialami. Hal ini mengindikasikan bahwa bukan hanya keberadaan, tetapi juga kualitas strategi coping dan dukungan sosial turut memengaruhi pengalaman kesepian pada wanita dewasa awal yang belum menikah. Kata kunci: Coping Stress, Social Support, Loneliness
Co-Authors A'yun, Qurrotul Alamsyah, Adam Amurwabumi, Gita Ayodya Kelana Andik Matulessy Andirwan, Cecep Andri Dwi Cahyono andriani, nadiya angelina, fransiska sherly Anggara, Tirta Dwi Anggraeni, Fathima Luki Anggraeni Aristawati, Akta Ririn Audria, Sisca Sintia Azhar, Ryan Ainul Cahyaningrum, Ardelia Aristawati Darmawan, Kevin Dewi, Diah Puspita Diana Ariswanti Triningtyas, Diana Ariswanti Dinda WarapSari, Dheasty Ferdhinia Efendy, Mamang Fananni, Muhammad Rizky Faradis, Tazkiyah Firdaus, Noviana Fitriya, Laelatul Hendiaka, Reihan Firjatullah Putra Imami, Alief Nur Juwita, Swasty Hanum Laili, Uswidatul Lenggogeni, Regina Puti Lestari, Bawinda Sri Lydia Edmay Viveca David Majesty, Jonitha Martin, Ricky Alejandro Masruroh, Fitriatul Maukh, Betania Denisa Noveli Meirendra, Rizqiariq Arrofiq Meva, Devina Deaura Puspita Mumtaz, Hana Fachriya Aila Navulani, Intan Nisaa’, Chairun Norhidayah, Meininda Rhivent Novanda, Salsadifa Rizky Oktaviadi, Reza Oktorika, Nurliyana Pappa, Sofi Pradigta, Mochammad Danara Indra Putra, Prima Rizqi Isania Putri, Adelia Elsiana Putri, Maharani Luvinda Rachmawati, Aliyah Ramadanti, Astria Ramadhani, Sevila Putri Rimania, Nifa Rina, Amherstia Pasca Rusdiyanti, Novi Saifudin, Wijayanti Putri Sakul, Adelheid Zefanya Sari, Dian Listiyana Sa’adati, Tatik Imadatus Setyaningrum, Rosi Setyawan, Riko Yuli Simanjuntak, Pascal Kresna Arnanta Sony Susanto Sri Lestari, Bawinda Suhadianto, Suhadianto Sulistiyowati, Anugrah Suroso Suroso Syuhud, Mohammad Haris Tabalena, Nataniel Wellem Triastutik, Arik Trysanti, Dina Tunggal Dewi, Diva Sandrina Wardani, Ari Fanti Widyanti, Nyoman Yuni Setiawati