Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Pendekatan Kontekstual Berbantuan Media Animasi Bergambar Sekolah Dasar Negeri 3 Terusan Karya Supriyadi, Arif; Lestari, Ayu Fitri
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v1i2.5990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan bagaimana aktivitas keterampilan berbicara peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri 3 Terusan Karya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Pendekatan Kontekstual dan Media Animasi. (2) Mengetahui peningkatan Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 3 Terusan Karya pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Pendekatan Kontekstual dan Media Animasi Bergambar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) hasil belajar yang pada setiap siklus mengalami peningkatan mulai dari pra tindakan rata-rata 71,56 dengan persentase ketuntasan klasikal 56%, (2) siklus I mendapatkan skor rata-rata 72,81 dengan persentase ketuntasan klasikal 81%, dan siklus II rata-rata 76,23 dengan persentase ketuntasan klasikal 93%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Adanya peningkatan aktivitas belajar peserta didk pada pembelajaran Bahasa Indonesia. (2) Adanya peningkatan keterampilan berbicara peserta didik pada mata mata Pelajaran Bahasa Indonesia.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Model Modeling The Way Berbantuan Media Audio Visual pada SDN V Telangkah Tahun Pelajaran 2016/2017: Efforts to Improve the Result of Learning Indonesian Language with Modeling Model The Way Assisted by Audio Visual Media in SDN V Telangkah 2016/2017 Academic Year Prestini Prestini; Arif Supriyadi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2018): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v3i2.575

Abstract

This study aims to: (1) Describe the activities of students in learning Indonesian with Modeling the Way Model with Audio Visual Media. (2) To improve the learning outcomes of Indonesian Language with the Modeling Model of the Way with Audio Visual Media. The subjects in this study were all Vb grade students of SDN 5 Telangkah with 35 students consisting of 18 men and 17 women. The method used in this study is class action (PTK) which is systematic research in learning activities which is an action in the class simultaneously through self-reflection to improve learning outcomes of students using qualitative and quantitative data analysis. The results of the study showed that: (1) Activities of Vb grade students of SDN 5 Telangkah using the Modeling the Way Model assisted by audiovisual media in learning Indonesian improved. This can be seen from the increase in activity, enthusiasm, and enthusiasm of students in participating in the learning process with an average value of 3.37 in the excellent category. (2) There is an increase in Indonesian language learning outcomes by using the Modeling the Way Model assisted by audio-visual media in Vb grade students of SDN 5 Telangkah. The increase can be seen from the initial test of an average of 61 with classical completeness 37.14% and experiencing a growth in the first cycle with the acquisition of tilapia on average 87 students with 91.42% artistic completeness in Indonesian language subjects especially in drama material discipline.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menerapkan Model Pembelajaran Round Club berbantuan Media Monopoly Game Smart pada Peserta Didik Kelas V-B Di SDN-1 Sabaru Palangka Raya Tahun Pelajaran 2016/2017: Efforts to Improve Learning Outcomes of Mathematics by Implementing Round Club Learning Models Assisted by Smart Monopoly Game Media in Class V-B Students at SDN-1 Sabaru Palangka Raya 2016/2017 Academic Year Rani Nidya Wati; Arif Supriyadi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2017): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v3i1.582

Abstract

This study aims to: (1) Describe the activities of learning Mathematics of VB graders at SDN-1 Sabaru Palangka Raya in the 2016/2017 Academic Year on the implementation of the Round club model assisted by Monopoly Game Smart media, (2) Improving the learning outcomes of Mathematics in VB class students in SDN-1 Sabaru Palangka Raya Academic Year 2016/2017 after the implementation of the Round club model assisted by Smart Game Monopoly media. The type of research used by researchers is Class Action Research (CAR) with research subjects of all VB class students at Sabaru Palangka Raya SDN-1, totaling 22 students. Data collection techniques in this study use observation and tests. Data analysis uses qualitative data analysts. And quantitative. The results of this study indicate that: (1) Activity of VB class students at SDN-1 Sabaru Palangka Raya in the 2016/2017 school year in Mathematics learning after applying the Round Club learning model assisted by Monopoly media Smart Games are better, because students are active, enthusiastic , listen to the teacher's explanation and be enthusiastic in following the learning process. The results of the teacher observation on teaching and learning activities were carried out by observer I and observer II during the Mathematics learning process in the first cycle. The common aspect of teacher activity was 3.61 in the excellent category, and the universal element of students was 3.40 in the very type. Well. (2) There is an increase in Mathematics learning outcomes by applying the Round Club learning model assisted by Monopoly Game Smart media on V-B grade math subjects at SDN-1 Sabaru Palangka Raya in the academic year 2016/2017. This is indicated by the learning outcomes seen through the class average in the first cycle which is equal to 78.63, and the completeness percentage of students in classical is 100%, from the predetermined provisions, namely for KKM of 65 and completeness criteria in traditional 85%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Dengan Menggunakan Model Explicit Instruction Dan Course Review Horay Berbantu Media Manipulatif pada Peserta Didik Kelas V B Di SDN-3 Langkai Palangkaraya Tahun Pelajaran 2017/2018 Desi Dwi Mariana Putri; Arif Supriyadi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2019): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v4i2.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan aktivitas belajar Matematika dengan menggunakan model Model Explicit Instruction dan Course Review Horay berbantu media manipulatif. (2) Meningkatan hasil belajar Matematika dengan menggunakan model model Explicit Instruction dan Course Review Horay berbantu media manipulatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V B berjumlah 27 peserta didik, terdiri dari 15 laki-laki dan 12 perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model Explicit Instruction dan Course Review Horay berbantu media manipulatif pada peserta didik menjadi meningkat, nilai rata-rata siklus I adalah 2,87 dengan kriteria kurang baik dan siklus II nilai rata-rata 3,32 dengan kriteria baik. (2) Ada peningkatan hasil belajar Matematika dengan menggunakan model Explicit Instruction dan Course Review Horay berbantu media manipulatif pada peserta didik kelas. Nilai rata-rata pre test yaitu 44 dengan ketuntasan klasikal 25%, siklus I nilai rata-rata 63 dengan ketuntasan klasikal 51,85%, dan pada siklus II nilai rata-rata 79 dengan ketuntasan klasikal 92,59%.
Pelatihan Keterampilan Komunikasi dan Keterampilan Konseling Bagi Guru di Sekolah Dasar Muhammadiyah Palangkaraya Muhammad Andi Setiawan; Arif Supriyadi; Andi Riswandi Buana Putra; Heru Nurrohman
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i1.5205

Abstract

Sejatinya ilmu komunikasi adalah ilmu yang dapat dipelajari oleh semua orang melalui interaksi sosial. Pada hakikatnya, bayi tidak lahir dengan pemahaman yang jelas tentang siapa diri mereka. Sebaliknya, seseorang akan mengembangkan diri pada proses komunikasi dengan orang lain. Seperti saat mengimpor atau menginternalisasi perspektif Sejatinya ilmu komunikasi adalah ilmu yang dapat dipelajari oleh semua orang melalui interaksi sosial. Pada hakikatnya, bayi tidak lahir dengan pemahaman yang jelas tentang siapa diri mereka. Sebaliknya, seseorang akan mengembangkan diri pada proses komunikasi dengan orang lain. Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian yaitu assessment phase, implementation phase, dan evaluation phase. Materi pelatihan yang disampaiakan secara klasikal dapat diterima dan dipahami peserta pelatihan karena dalam penyampaianya mengunakan beberapa media yang mendukung diantaranya yaitu white board, spidol, laptop, LCD sehingga mempermudah dalam penyampaian kepada peserta pelatihan. Metode klasikal dan dipadukan dengan kelompok serta ada praktik secara langsung menambah skill secara langsung sehingga menambah pengalaman langsung dalam pelatihan komunikasi dan keterampilan konseling yang dilakukan.
Pelatihan Pengembangan Kualitas Produk, Branding, dan Digitalisasi Pemasaran Untuk UMKM Di Kota Buntok Barito Selatan Mohamad Rafii; Putri Irianti Sintaman; Ahyar Junaedi; Sutami Sutami; Arif Supriyadi; Latif Ridho Firmansyah
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11114

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Barito Selatan dalam pengembangan kualitas produk, strategi branding, dan digitalisasi pemasaran. Program dilaksanakan pada 12 September 2025 di Aula Kantor Departemen Agama Kabupaten Barito Selatan dengan melibatkan 55 peserta yang mayoritas bergerak di sektor kuliner dan kerajinan. Metode kegiatan berbentuk pelatihan terintegrasi yang menggabungkan penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung, sehingga setiap peserta dapat menghasilkan luaran nyata berupa checklist kualitas produk, profil identitas merek, dan kalender konten digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90,9% peserta berhasil menyusun checklist kualitas produk, 87,3% mampu menyusun profil identitas merek, dan 83,6% menghasilkan kalender konten digital mingguan. Selain itu, 76,4% peserta sudah mampu membuat contoh konten promosi sederhana yang siap diunggah di media sosial. Respon peserta sangat positif, ditunjukkan dengan antusiasme tinggi dan testimoni yang menyatakan bahwa pelatihan memberikan pemahaman praktis yang mudah diaplikasikan. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berbasis praktik dapat memperkuat kapasitas UMKM lokal dalam menjaga konsistensi kualitas, membangun identitas merek yang kuat, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pasar. Kegiatan ini diharapkan berlanjut dengan pendampingan berkesinambungan agar dampak yang dihasilkan lebih optimal dan berkelanjutan.