Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kreativitas Guru Dalam Menggunaan Media Pembelajaran Matematika Kelas IV: Teacher Creativity in Use of Learning Media Mathematics Class IV Rita Rahmaniati; Made Clara Septiana; Dedy Setyawan
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 1 (2022): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v8i1.4480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kreativitas guru dalam menggunakan media pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas IV SDN 5 Langkai, peserta didik kelas IV dan kepala sekolah SDN 5 Langkai Pengumpulan data yaitu dengan observasi untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dalam mengajar dan aktivitas peserta didik dalam belajar, wawancara untuk mencari informasi atau mengetahui bentuk kreativitas guru terhadap media pembelajaran dan respon peserta didik terhadap media yang digunakan, dan dokamentasi untuk mendokumentasikan aktivitas guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas IV di SDN 5 Langkai masuk dalam kriteria baik saat berkreativitas menggunakan media pembelajaran matematika. Ada 4 komponen indikator dari kreativitas guru yaitu kelancaran berpikir, kemampuan berpikir luwes, kemampuan berpikir orisinil, dan kelancaran berpikir rinci atau memerinci. Namun tidak semua komponen tersebut dimiliki secara maksimal diantaranya kurangnya alternatif penggunaan media dan media yang digunakan sangat sederhana dan bukan hasil pemikiran sendiri. Meskipun demikian, guru tetap berusaha untuk menggunakan media meskipun hanya menggunakan bahan – bahan yang ada disekolah.
Analysis of Mathematics Learning in the Implementation of The Merdeka Curriculum at Muhammadiyah Palangka Raya Integrated Islamic Elementary School Dedy Setyawan; Amelia Dwi Astuti; Nurun Ni'mah
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v9i1.6339

Abstract

Background: The implementation of the Merdeka curriculum in schools, especially at muhammadiyah palangka raya integrated islamic elementary school has become a concern. This is because the results of initial observations found that teacher and student activities during learning could not support student learning outcomes, especially in Mathematics learning. Thus, it is important to analyze mathematics learning in implementing the Merdeka curriculum at muhammadiyah palangka raya integrated islamic elementary school. Aim: Aim of this research is to describe the analysis of mathematics learning in implementing the independent curriculum at SD IT Muhammadiyah Palangka Raya. Method: This type of research is a type of qualitative research where the data that is found will be described according to the research focus. Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation. The data that has been collected is then analyzed and reduced using data simplification and retrieval of supporting data in this research so that the conclusions drawn can be justified. Results and Dıscussion: The results of the research show that mathematics learning in implementing the independent curriculum has been carried out well at muhammadiyah palangka raya integrated islamic elementary school. This can be seen from the preparation and implementation stages which have gone well. Conclusion: Muhammadiyah Palangka Raya integrated Islamic Elementary School has implemented mathematics education well as part of its Merdeka curriculum. This is evident from the proficient execution of the majority of preparation and learning components.
Pelatihan Tahap Dasar dalam Membuat Surat Bisnis Berbahasa Inggris dengan Menggunakan Surat Elektronik Bagi Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital di Era Society 5.0 Ilham Ilham; Saiffullah Darlan; Dedy Setyawan; Istiqamah Hafid; A'am Rifaldi Khunaifi; Muhammad Jailani
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i2.6232

Abstract

Pengabdian ini ditujukan kepada mahasiswa semester 1 pada program studi Bisnis Digital pada Fakultas Bisnis dan Informatika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tersebut agar lebih kreatif dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi di era sekarang, dengan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa redaksional di dalam surat. Alasan digunakannya Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, karena era digital bisnis komunikasi tidak terbatas pada satu wilayah saja, namun sudah masuk ke wilayah global atau mendunia. Kegiatan pengabdian ini melibatkan seluruh mahasiswa aktif pada semester I di Program Studi Bisnis Digital. Hasil pengabdian menunjukan bahwa mahasiswa yang mengikuti program kegiatan mendapatkan manfaat yakni dengan mengetahui hal penting apa saja yang harus dilakukan saat mereka ingin melakukan sebuah transaksi/komunikasi bisnis melalui surat elektronik.
Pelatihan Penyusunan Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Kurikulum Merdeka Amelia Dwi Astuti; Nurun Ni'mah; Dedy Setyawan
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i2.6400

Abstract

Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, media dan asesmen yang dibutuhkan dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Muatan dalam modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila diantaranya dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, menguatkan enam dimensi profil pelajar Pancasila, memberikan akses seluas-luasnya untuk mempelajari isu penting seperti gaya hidup berkelanjutan, toleransi, kesehatan mental, budaya, kewirausahaan, teknologi dan kehidupan berdemokrasi. Selain itu pula, memberikan akses untuk peserta didik agar dapat melakukan aksi nyata dalam menanggapi isu-isu yang sesuai dengan perkembangan dan tahapan belajar mereka. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada para guru di SD IT Muhammadiyah dalam menyusun modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hasil kegiatan pelatihan ini adalah dapat meningkatkan pemahaman guru tentang dimensi, elemen, dan sub elemen dalam modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, serta membimbing guru dalam menyusun modul projek yang sesuai dengan pencapaian setiap tahap pembelajaran khususnya dalam pembelajaran berbasis projek.
Penyuluhan Peraturan Menteri Agama (PMA) mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual & Pemberian Motivasi Belajar untuk Siswa di Madrasah Aliyah 1 Pulang Pisau Haris Munandar; Ridha Nirmalasari; Laksminarti Laksminarti; Dedy Setyawan
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v2i1.7442

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) serta memberikan motivasi belajar kepada siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang PPKS dan mendorong semangat belajar mereka. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan dalam dua aspek utama. Pertama, penyuluhan PPKS berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang isu tersebut. Kedua, sesi motivasi belajar mampu meningkatkan antusiasme siswa terhadap pendidikan lanjutan. Namun, kegiatan ini juga mengidentifikasi beberapa area yang memerlukan perhatian lebih lanjut, terutama terkait kebutuhan informasi yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pengaduan PPKS dan pilihan perguruan tinggi di Kalimantan Tengah. Kesimpulannya, program ini efektif dalam mencapai tujuannya, namun masih ada ruang untuk pengembangan dan perbaikan di masa mendatang.
Optimalisasi Kesehatan Mental Siswa: Inisiatif Sosialisasi dan Pendampingan di SMA Muhammadiyah Palangka Raya Haris Munandar; Esty Aryani Safithry; Istiqamah Hafid; Dwi Sari Usop; Isnaeni Marhani; Siti Juhairiah; Dedy Setyawan; Karyanti Karyanti
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i1.10343

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa SMA Muhammadiyah Palangka Raya melalui intervensi berbasis sekolah. Latar belakang didasarkan pada laporan I-NAMHS (2022) yang menunjukkan 34,9% remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, dengan hanya 2,6% yang mengakses layanan. Metode yang digunakan meliputi: (1) workshop interaktif selama dua hari dengan pendekatan partisipatif, dan (2) aplikasi digital berbasis soal psikologis dengan umpan balik instan. Partisipan terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara acak. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan mental sebesar 38% secara rata-rata, dengan capaian tertinggi pada pemahaman dasar (39%). Intervensi digital mendapat respons positif (85% siswa menyatakan materi mudah dipahami), meskipun 28% mengalami kendala akses internet. Program ini membuktikan efektivitas pendekatan multimodal dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja, dengan rekomendasi pengembangan modul offline untuk menjangkau siswa dengan keterbatasan infrastruktur.