Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 TINONDO Tendrita, Miswandi; Alonemarera, A; Gunawan Putri, Sartika; Saparuddin; Erfina
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3881

Abstract

The biology learning scores of class VIII students at SMP Negeri 2 Tinondo have not achieved the expected results. This is thought to be due to a lack of involvement in learning media, especially audio-visual media. Meanwhile, biology often involves complex and abstract concepts. Audio visual media such as animated videos can help students understand these concepts more clearly and concretely. Therefore, this research aims to determine the effect of implementing animated videos on the biology learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 2 Tinondo. This research was a pre-experiment type involving one experimental class with a total of 17 students. Class determination uses totally sampling technique. Through the test technique, pre-test and post-test learning results test sheets are used, each consisting of 10 multiple choice questions and 3 essay questions. Data were analyzed descriptively and inferentially (paired-sample t-test). The research results showed that the average student pre-test score was 39.18 (poor category) and student post-test score was 77.65 (good category). From the results of hypothesis testing, a sig value was obtained. 0.000 < 0.05. Thus, it can be concluded that there is an influence of the application of animated videos on the biology learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 2 Tinondo.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Watunohu Kabupaten Kolaka Utara dalam Pengolahan Biji Kakao menjadi Usaha Tepung Terstandar dan Tersertifikasi Halal: Empowering the Community of Watunohu Village, North Kolaka Regency in Processing Cocoa Beans into a Halal Certified and Standardized Flour Business Saparuddin, Saparuddin; Alimuddin, Alimuddin; Tojang, Djunarlin; Arham, Zul; Ismaun, Ismaun; Irwan, Irwan; MgB, A. Fadilah; Nurhijayanti, Nurhijayanti; Akila, Nur
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. Suppl-1 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10iSuppl-1.8284

Abstract

Watunohu Village is one of the villages in North Kolaka Regency, Southeast Sulawesi, which has great potential in cocoa production. However, the utilization of cocoa beans, especially by the PKK group, is still limited to the traditional post-harvest stage without further processing. This activity aims to improve the skills and knowledge of PKK mothers in processing cocoa beans into cocoa flour that meets national standards (SNI) and is halal certified. This training is also expected to open up new business opportunities and improve community welfare. The training method used is the socialization method and direct demonstration with mentoring of joint practice with the community. The activity results showed a significant increase in participants' understanding of the cocoa bean processing process, as well as high enthusiasm for developing cocoa derivative products. Participants were able to produce cocoa flour that meets quality standards and has the potential to be developed as a superior village product. In addition, participants also gained an understanding of the importance of a production process that is by Islamic law so that the resulting product can be halal-certified. The training activity ended with the handover of cocoa flour-making technology to the Head of Watunohu Village.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN LIMBAH AIR KELAPA SEBAGAI HERBISIDA ORGANIK DI KELURAHAN BALANDETE, KECAMATAN KOLAKA, KABUPATEN KOLAKA I. RawatI; Djunarlin Tojang; Saparuddin Sapar; Musadia Afa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): April-Juni 2023
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v3i2.462

Abstract

Pemanfaatan air kelapa sebagai olahan makanan masih sangat minim. Seperti pengusaha santan di Kelurahan Balandete, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka hanya berfokus pada pengolahan daging buah kelapa saja sebagai santan dan air kelapa dibuang. Hal ini dapat menyebabkan limbah berupa polusi asam asetat akibat fermentasi dari limbah air kelapa. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah upaya untuk mengurangi limbah air kelapa dengan pembuatan produk herbisida orgnaik. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, diskusi, penyuluhan dan praktik kepada masyarakat Kelurahan Balandete, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, tentang tata cara pembuatan herbisida. Hasil yang diperoleh pada tahap sosialisasi dapat memberikan pengetahuan bahwa limbah air kelapa dapat digunakan sebagai herbisida organik. Tahap diskusi diperoleh menggali potensi keterlibatan mitra untuk mengatasi permasalahan tentang limbah air kelapa. Tahap sosialisasi diperoleh air kelapa dapat dijadikan sebagai herbisida organik. Kesimpulan, pengabdian ini berjalan dengan lancer, ditandai dengan antusias masyarakat Balandete mengikuti kegiatan pengabdian ini. Selain itu, msyarakat juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah kelapa menjadi herbisida.
Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Melalui Model Kooperatif STAD dengan Media Google Lens pada Anak TKI ICC Ladang Kosma, Pahang, Malaysia Fadillah, A; Ernawati; Saparuddin, Saparuddin; Maretik, Maretik; Yanti, Yanti; Tendrita, Miswandi; Haris, Iyan Nurdiyan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13675

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering ditemukan dalam pelaksanaan pembelajaran bagi anak-anak TKI di ICC Ladang Kosma, Malaysia adalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa yang disebabkan kurang akses dan pelayanan pendidikan. Melalui Program MBKM Nasional dalam bentuk “Program Proyek Kemanusiaan” maka Perguruan Tinggi (MRPTNI) mengirimkan mahasiswa ke wilayah tersebut untuk membantu proses pembelajaran dan mendampingi anak-anak TKI. Salah satu pendekatan yang relevan untuk pembelajaran anak-anak tersebut adalah model kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) berbantu media Google Lens yangdiharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar IPA pada anak-anak TKI di Malaysia, khususnya di ICC Ladang Kosma. Kegiatan PkM ini dilaksanakan mulai tanggal 27 November 2024 – 22 Februari 2025 dengan prosedur pelaksanaan yang meliputi: desain dan perancangan program, implementasi di lapangan, analisis hasil dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media Google Lens memiliki dampak yang sangat positif terhadap peningkatan minat (skor rata-rata 90,83 kategori sangat tinggi) dan hasil belajar siswa (97,14 kategori sangat tinggi) pada materi Keragaman Hayati. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model STAD berbasis Google Lens sangat efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar IPA pada anak-anak TKI ICC Ladang Kosma, Pahang di Malaysia.
Pelatihan penyusunan soal interaktif berbasis quiswhizzer pada SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah Halidin Halidin; Salim Salim; Saparuddin Saparuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27335

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi pada era globalisasi saat ini sangat pesat. Olehnya itu, guru dituntut untuk meguasai teknologi di setiap pembelajaranya sehingga dapat mempermudah proses belajar mengajar dan evaluasi hasil belajar siswa. Sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pengintegrasian TIK dalam pembelajaran dapat mengubah paradigma peran guru selain sebagai seorang pengajar juga sebagai fasilitator, pelatih,  pengarah dan teman belajar yang dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa dalam belajar, sehingga diharapkan siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajar. Mencermati fenomena tersebut maka diperlukan suatu pelatihan bagi guru khusunya guru di SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah yang minim pengetahuan akan penggunaan teknologi. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan ini sebanyak 10 orang. Di dalam pelatihan ini guru akan dilatih dalam membuat soal dengan meggunakan aplikasi Quiswhizzer. Tujuan utama pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan guru sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal bagi siswa dalam evaluasi pembelajaran di SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah, dan di harapkan hasil belajar siswa semakin meningkat. Metode kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah kegiatan terdiri dari analisis awal, persiapan, pelaksanaan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan pelatihan ini berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi berbasis Quiswhizzer khususnya penyusunan soal-soal interaktif yang digunakan dalam kegiatan evaluasi pembelajaran pada akhir pertemuan tatap muka sebesar 0,91 pada Kategori tinggi, serta meningkatkan hasil belajar siswa khususnya matematika sebesar 85 dari skor sebelumnya. penerapan aplikasi Quiswhizer adalah 65. Kata kunci: soal interaktif; quiswhizzer. AbstractTechnological developments in the current era of globalization are very rapid. Therefore, teachers are required to master technology in each lesson so that it can facilitate the teaching and learning process and evaluate student learning outcomes. In line with the development of Information and Communication Technology (ICT), integrating ICT in learning can change the paradigm of the teacher's role, apart from being a teacher, also as a facilitator, trainer, director and study friend who can provide motivation and support to students in learning, so that students are expected to become more active in the learning process. Paying attention to this phenomenon, training is needed for teachers, especially teachers at SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah who have minimal knowledge of the use of technology. The number of teachers involved in this training was 10 people. In this training teachers will be trained in creating questions using the Quiswhizzer application. The main objective of this training is to increase teachers' knowledge and skills while providing maximum service for students in evaluating learning at SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah, and it is hoped that student learning outcomes will increase. The method of this activity is descriptive qualitative with activity steps consisting of preliminary analysis, preparation, implementation of evaluation, and program sustainability. The results of this training activity are in the form of increased knowledge and skills in utilizing Quiswhizzer-based technology, especially the preparation of interactive questions used in learning evaluation activities at the end of the face-to-face meeting, amounting to 0.91 in the High category, as well as increasing student learning outcomes, especially in mathematics, by 85 from the previous score. application of the Quiswhizer application is 65. Keywords: interactive questions; quiswhizzer.