Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Implementasi Tanda Tangan Digital dengan Metode AES dan Deflate untuk Verifikasi Surat Permohonan KKP Lukman; Hayat, Muhyiddin A M; Nur, Muhammad Ikhsan
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/k6zs6353

Abstract

ABSTRAKTransformasi digital di lingkungan akademik menuntut adanya sistem verifikasi dokumen yang aman, efisien, dan mudah diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan tanda tangan digital dalam proses verifikasi Surat Permohonan Kuliah Kerja Profesi (KKP) dengan mengombinasikan algoritma Advanced Encryption Standard (AES) dan metode kompresi Deflate. Sistem dirancang melalui beberapa tahapan, meliputi preprocessing data surat untuk menggabungkan seluruh informasi penting ke dalam satu format string, kompresi data menggunakan metode Deflate, serta enkripsi menggunakan algoritma AES-128 dengan mode Cipher Block Chaining (CBC). Data terenkripsi selanjutnya dikonversi ke dalam bentuk QR Code yang berfungsi sebagai representasi tanda tangan digital. Proses verifikasi dilakukan dengan memindai QR Code menggunakan aplikasi client, kemudian dilakukan tahap dekripsi dan dekompresi untuk mengembalikan data ke bentuk aslinya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kerahasiaan dan integritas data, mempercepat proses verifikasi administrasi, serta meminimalkan potensi kesalahan manusia dalam pengelolaan dokumen. Dengan demikian, integrasi algoritma AES dan metode Deflate dapat diterapkan secara efektif sebagai solusi verifikasi dokumen digital di lingkungan akademik. Kata Kunci: Tanda Tangan Digital, AES, Deflate, Enkripsi, Dokumen Akademik   ABSTRACTDigital transformation in academic environments requires a document verification system that is secure, efficient, and easy to implement. This study aims to implement a digital signature system for verifying Internship Application Letters (Kuliah Kerja Profesi/KKP) by combining the Advanced Encryption Standard (AES) algorithm and the Deflate compression method. The system is designed through several stages, including preprocessing of letter data to merge essential information into a single string format, data compression using the Deflate method, and encryption using the AES-128 algorithm in Cipher Block Chaining (CBC) mode. The encrypted data is then converted into a QR Code, which serves as a digital signature representation. The verification process is carried out by scanning the QR Code using a client application, followed by decryption and decompression to restore the original data. The testing results indicate that the proposed system is capable of maintaining data confidentiality and integrity, accelerating administrative verification processes, and reducing human error in document management. Therefore, the integration of AES and Deflate proves to be an effective solution for digital document verification in academic institutions. Keyworsds: Digital Signature, AES, Deflate, Encryption, Academic Document
Penerapan Watermark‎‎‎‎‎ Tak Terlihat pada Materi Pembelajaran ‎Digital Menggunakan QR Code‎ dan Least Significant Bit Wahyuni, Titin; Hayat, Muhyiddin AM; khairat, arikal
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/hqt4ec35

Abstract

ABSTRAKPerkembangan bahan ajar digital meningkatkan risiko pelanggaran hak cipta dan pemalsuan konten, sehingga diperlukan mekanisme perlindungan yang tidak mengganggu tampilan visual. Penelitian ini mengimplementasikan watermark‎ing‎ tak terlihat dengan menggabungkan Quick Response (QR) Code sebagai pembawa informasi dan steganografi‎ Least Significant Bit (LSB) sebagai teknik penyisipan pada citra yang terdapat dalam dokumen. Sistem dikembangkan berbasis web dengan tiga modul utama: pembuatan QR Code‎, penyisipan watermark‎, dan validasi dokumen. Evaluasi dilakukan pada 10 dokumen berformat DOCX dan PDF dengan total 169 gambar. Kinerja imperceptibility diukur menggunakan Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) dan Mean Squared Error (MSE). Hasil pengujian menunjukkan PSNR berada pada rentang 55,4–67,1 dB dengan MSE sangat rendah (0,02–0,19), menandakan kualitas visual citra tetap terjaga. Selain itu, seluruh watermark‎ berhasil diekstraksi (100%) dan QR Code‎ dapat dipindai tanpa kegagalan. Validasi integritas payload‎ secara opsional menggunakan CRC32 terbukti membantu memastikan keutuhan data yang disisipkan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi QR Code‎ dan LSB efektif, andal, dan efisien untuk melindungi bahan ajar digital dari penyalahgunaan tanpa menurunkan kualitas visual.Kata Kunci: Watermark‎ing‎ tak terlihat; QR Code‎; steganografi‎; Least Significant Bit; bahan ajar digital. ABSTRACTThe growth of digital teaching materials increases the risk of copyright infringement and content tampering, requiring protection mechanisms that do not degrade visual quality. This study implements an invisible watermark‎ing‎ scheme by combining Quick Response (QR) Code as the information carrier and Least Significant Bit (LSB) steganography for embedding within images contained in documents. A web-based system was developed with three core modules: QR Code‎ generation, watermark‎ embedding, and document validation. The evaluation used 10 DOCX and PDF documents comprising 169 images. Imperceptibility was assessed using Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) and Mean Squared Error (MSE). Experimental results indicate PSNR values of 55.4–67.1 dB with very low MSE (0.02–0.19), confirming that visual quality is preserved. All embedded watermark‎s were successfully extracted (100%), and the QR Code‎s remained fully scannable without failure. Optional payload‎ integrity checking using CRC32 further ensured the correctness of embedded data. Overall, the proposed QR Code‎–LSB combination provides a reliable and efficient approach to protect digital teaching materials against misuse while maintaining visual fidelity.Keywords: Invisible watermark‎ing‎; QR Code‎; steganography; Least Significant Bit; digital teaching materials.