Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KOTA KOTAMOBAGU MENGGUNAKAN METODE COMPOSITE MAPPING ANALYSIS (CMA) Mursid, Azzahra; Mononimbar, Windy; Prijadi, Rachmat
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kotamobagu City, as one of the strategic areas in North Sulawesi, faces major challenges related to recurring annual floods. This study aims to map flood-prone areas in Kotamobagu City using the Composite Mapping Analysis (CMA) method. The method integrates several important variables such as rainfall, slope gradient, land cover, soil texture, and distance from rivers, which are then analyzed through a Geographic Information System (GIS). The results of the study indicate that, from the total research area, there are five categories of flood vulnerability: very low, low, moderate, high, and very high. Areas with very high flood vulnerability are widely distributed across several districts, particularly in regions with a high level of urbanization and poor drainage capacity. Furthermore, the main factors causing floods in Kotamobagu are the overflowing of rivers due to heavy rainfall and uncontrolled land-use conversion in upstream areas. This research provides an accurate flood vulnerability map, which can serve as a strategic foundation for the local government in planning more effective mitigation efforts and reducing flood disaster risks in the future.      
ONE STOP ENTERTAINMENT DI KOTA MANADO (SIMBIOSIS MUTUALISME) Singon, Jasson S.; MT, Surjono; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17091

Abstract

Setiap manusia membutuhkan hiburan supaya dapat menyegarkan pikirannya dan kembali bekerja dengan baik. Oleh karena itu diperlukan sebuah sarana hiburan dengan konsep One Stop Entertainment yang bisa menyegarkan pikiran pada saat sedang merasa suntuk dan bosan dalam suatu pekerjaan dan bisa juga untuk mengisi waktu senggang. Kota Manado saat ini mulai dilirik oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Untuk itu, dibutuhkan sarana-prasarana yang mampu menunjang akan sektor pariwisata. Dalam proses perancangan dilakukan pengumpulan data baik secara langsung maupun tidak langsung. Data yang didapatkan kemudian diolah dan digabungkan dengan konsep perancangan untuk mendapatkan sebuah hasil perancangan yang baik. Sebuah fasilitas hiburan terpadu merupakan daya tarik tersendiri. Dengan penerapan Symbiosis Mutualisme mampu menghadirkan sebuah fasilitas hiburan yang dapat membangkitkan kembali kompleks Shopping Center. Sebuah bangunan dengan berbagai fungsi untuk menjawab permasalahan yang ada di lokasi. Kata kunci: One Stop Entertainment, Kota Manado, Symbiosis Mutualisme.
SEKOLAH TINGGI DESAIN INTERIOR DI MANADO. EKSPRESIONISME ARSITEKTUR Pulukadang, Kartika; Prijadi, Rachmat; Tinangon, Alvin J.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17098

Abstract

Pada dasarnya mendesain adalah sebuah proses yang melibatkan alat untuk memproses (informasi), subjek yang diproses (masalah) dan pemroses (pendesain). Sedangkan kualitas desain tidak hanya diukur dari orisinalitas dan daya kreativitas seseorang dalam menampilkan desain, tapi juga dari penalarannya untuk menguraikan, menjabarkan, menganalisis dan memecahkan masalah yang dihadapi, kemudian mengambil keputusan yang terbaik. Dan untuk mencapai hasil yang optimal diperlukan suatu metodologi berpikir tertentu, baik dalam kurikulum maupun pelaksanaannya. Sebagai jurusan di bidang seni dan desain, desain interior berupaya membentuk integrated professional dengan mempertautkan bidang keilmuan, teknologi, kesenian, dan profesionalisme. Materi kurikulum diarahkan pada pemahaman teoritis tentang kaidah perencanaan dan perancangan ruang dalam pendekatan teknis dan estetis. Sedangkan untuk menunjang proses belajar mengajar dan profesionalisme, pelaksanaan pendidikan dititikberatkan pada pengembangan kreativitas, pengembangan wawasan keilmuan dan akademik serta pembekalan dasar keahlian, dengan penekanan pada ranah kognitif, psikomotorik dan afektif, yang mendorong peserta didik untuk berpikir divergen dan konvergen. Kata kunci : pendidikan berpikir, kritis, kreatif.
PLAZA OTOMOTIF DI MANADO. “ANALOGI MEKANIK DALAM ARSITEKTUR” Pattipeilohy, Nathania E. P; Makarau, Vicky H.; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17114

Abstract

Kota Manado merupakan ibukota dari Provinsi Sulawesi Utara, kota ini memiliki pertumbuhan penduduk pada 2014 berjumlah 423.257, tahun 2015 berjumlah 425.634 dan pada tahun 2016 berjumlah 427.906. Seiring dengan bertumbuhnya penduduk, maka kebutuhan penduduk pun bertambah seiring berjalan nya waktu, seperti pertumbuhan dan perkembangan ekonomi bagian perdagangan barang dan jasa (termasuk di bidang Otomotif) juga mengalami kenaikan yang di tafsir sebesar 0.5% dari tahun 2015 sampai dengan tahun2016. Bangunan Plaza Otomotif merupakan bangunan komersil yang bertujuan untuk dijadikan sebagai wadah bagi para pelaku bisnis otomotif mobil, kolektor mobil, penyedia lapangan pekerjaan baru dalam bidang otomotif, bengkel otomotif yang menaungi berbagai merk mobil, sebagai pusat untuk melakukan jual belisukucadang dari berbagai merk mobil, dan sebagai wadah bagi para komunitas mobil yang ada di Kota Manado.Penerapan analogi mekanik pada bangunan ini diharapkan mampu menghadirkan ciri khas tersendiri yang mencerminkan mesin apa adanya agar masyarakat mampu menikmati fasilitas yang ada sesuai dengan fungsi utama dari bangunan ini.Kata kunci : Otomotif, Plaza Otomotif, Kota Manado, Analogi Mekanik
SCIENCE AND TECHNOLOGY CENTER DI MANADO. Arsitektur Hi-Tech Halim, Eka K. A.; Sangkertadi, Prof.; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17278

Abstract

Pendidikan berwawasan IPTEK saat ini merupakan salah satu tolak ukur dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing. Wawasan IPTEK mendorong masyarakatnya untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Pemahaman akan IPTEK hendaknya ditanamkan sejak dini agar membentuk sikap ilmiah pada generasi muda sehingga nantinya dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah bahkan Negara. Untuk menanamkan sikap ilmiah tersebut kepada generasi muda sebaiknya dilakukan dengan cara yang praktis dan interaktif, karena pada umumnya generasi muda memiliki sifat-sifat yang senang mengeksplorasi berdasarkan pengalaman yang mereka dapatkan. Pembangunan Science and Technology Center sebagai wadah edukasi-rekreasi dengan penekanan pada bentuk peragaan langsung (hands-on) dan pameran interaktif serta penggunaan teknik audio-visual dinilai pantas untuk dihadirkan di suatu daerah terlebih khusus di Kota Manado. Sebagai dukungan suatu wadah yang mempresentasikan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, maka penerapan tema Arsitektur High Tech sangat tepat diterapkan pada bangunan Science and Technology Center ini. Implementasi tema pada bangunan ini adalah pada penggunaan material-material advanced. Pemilihan tema juga didasari pada salah satu filosofi dari Arsitektur High Tech itu sendiri yaitu pandangan positif terhadap ilmu pengetahuan dan memberikan kemudahan bagi penggunanya, seperti halnya teknologi dan ilmu pengetahuan yang memberikan kemudahan bagi manusia dan diharapkan kedepannya dapat mendorong dan memotivasi masyarakat untuk terus berinovasi dan bersaing dalam IPTEK..Kata Kunci           : Arsitektur High Tech, Ilmu Pengetahuan,  Science Center, Teknologi
PONDOK PESANTREN KONTEMPORER DI MANADO. Geometri Islami Antai, Muhammad I. T.; Prijadi, Rachmat; Supardjo, Surijadi
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17288

Abstract

Warga negara Indonesia memiliki hak untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang layak, setiap warga negara Indonesia menginginkan terpenuhi kebutuhan akan pendidikan agama dan pendidkan umum secara seimbang. Pondok pesantren Kontemporer modern merupakan wadah yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain ilmu keagamaan pondok pesantren Kontemporer modern juga memasukkan pendidikan-pendidikan ilmu umum pada kurikulumnya.Pendidikan agama memang merupakan pendidikan yang sangat penting, bahkan pendidikan agama adalah hal yang wajib bagi setiap umat beragama terutama agama Islam. Kota Manado, adalah sebuah kota di Provinsi Sulawesi Utara. Di Manado belum ada sebuah pondok pesantren yang memiliki konsep Pondok Pesantren Modern. Sehingga, di perlukan sebuah pondok pesantren yang mengadopsi sistem pendidikan modern dalam kurikulum pendidikannya.Geometri Islam merupakan penerapan konsep-konsep Islam dalam arsitektur dalam melahirkan suatu produk budaya fisik dan moral yang merupakan ekspresi dan aktualisasi nilai-nilai Islam yang telah terinternalisasi dalam diri seorang Muslim. Konsep-konsep yang dimaksud adalah suatu pesan yang tersirat dalam Al-Qur`an dan hadits karena sesungguhnya di dalam Al-Qur`an dan hadits namun lebih kepada aturan dan pola hidup yang di antaranya memiliki keterkaitan dengan suatu wadah yang dapat dihubungkan dengan arsitektur.Kata Kunci: Gaya hidup, Geometri Islami, pendidikan agama
PANTI ASUHAN BERKONSEP ISLAMI. Arsitektur Kontemporer Husnan, Sri M.; Prijadi, Rachmat; Anasiru, Mardan
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.18937

Abstract

Panti Asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak selama ini hanya berfungsi sebagai tempat untuk menampung atau memelihara anak-anak yatim, piatu, dan anak terlantar. Di sisi lain pembangunan Panti Asuhan yang bernuansa pendidikan masih jarang ditemukan. Meskipun ada beberapa Panti Asuhan yang sudah menerapkan sifat-sifat keagamaan, hal itu hanya sekedar didikan sehari-hari tanpa ada wadah untuk mengajarkannya dengan lebih spesifik lagi.Rancangan Panti Asuhan yang ada selama ini terkesan monoton, pemilihan Tema Kontemporer dapat menjadi sebuah hal yang bisa merubah persepsi tersebut sehingga terciptanya sebuah Panti Asuhan yang tidak hanya berguna, melainkan juga nyaman. Dengan hadirnya Panti Asuhan berkonsep Islami, anak-anak tersebut selain dibekali pendidikan formal, mereka juga dapat dibentuk kepribadiannya dan menerima pendidikan non-formal dalam suatu lingkup yang sama sehingga pengawasannya pun dapat lebih efektif.Hasil perancangan dibagi atas beberapa jenis, yakni Fasilitas Private, Fasilitas Semi Private, Fasilitas Publik, Fasilitas Service dan Halaman Terbuka dengan luas total  5029 m2.Kata kunci : Panti Asuhan, Islami, Kontemporer.
ISLAMIC FASHION COLLEGE DI MANADO. Kongruensi Islamic Fashion dalam Rancangan Arsitektur Kurnia, Widya C. P.; Mastutie, Faizah; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.19307

Abstract

Perkembangan Islamic fashion atau busana muslim saat ini berkembang sangat pesat. Beragam faktor yang membuat Islamic fashion terus berkembang. Mulai dari semakin banyaknya perempuan muslim yang memakai jilbab, munculnya banyak komunitas seperti Hijabers Community, semakin banyaknya Islamic fashion designer baru yang bermunculan sampai diselenggarakannya beragam bazar, dan peragaan busana muslim . perkembangan pesat itu tak lepas dari perhatian dan rencana pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai world Islamic fashion center di tahun 2020.Perkembangan Islamic fashion juga dirasakan di Kota Manado, walaupun Kota Manado bukan merupakan kota dengan mayoritas beragama muslim, tapi dampaknya kian terlihat. Melihat perkembangan minat dalam bidang fashion di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado, hal itu mendorong penulis untuk dapat menghadirkan Islamic fashion college sebagai suatu sarana pendidikan dan pelatihan tata busana, sarana informasi, promosi dan sekaligus dapat menampung seluruh aktifitas dan kegiatan bagi para penggiat mode yang ada di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado. Dengan tema “Kongruensi Islamic Fashion Metaphoric Dalam Rancangan Arsitektur” mencoba mendukung objek agar kehadirannya di Manado melalui Islamic Fashion College tidak hanya menghadirkan suatu bangunan yang hanya mengutamakan fungsinya saja namun juga dapat menggambarkan bangunan tersebut sebagai fasilitas yang ditujukan khusus untuk penggiat fashion, sehingga memberikan perasaan visual bagi yang menempati maupun yang hanya sekedar melihatnya.Kata Kunci: Islamic fashion, Manado, kongruensi Islamic fashion metaphoric
PASAR SENI TRADISIONAL DI TANA TORAJA. Etno Modern dalam Arsitektur Sura, Andi K.; Tarore, Raymond Ch.; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.20671

Abstract

Tana Toraja merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi salah satu daerah tujuan Wisata. Budaya yang dimiliki Tana Toraja merupakan aset penting dalam pengembangan pariwisata, dimana pariwisata sebagai pelestari kebudayaan, dapat berperan aktif melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan. Pembangunan industri pariwisata, khususnya berkaitan dengan perkembangan infrastruktur dan kehadiran wisatawan menimbulkan perubahan beberapa bidang di daerah bersangkutan. Pariwisata dapat menjadi sumber utama pendapatan masyarakat maupun pemerintah daerah, atau penggerak kegiatan dan menarik pengembang sektor lain.Perancangan Pasar Seni Tradisional di Tana Toraja ini menggunakan pendekatan tema perancangan “Konsep ‘Etno-Modern dalam Arsitektur”. Konsep utama perancangan ini adalah mentransformasikan kebudayaan mengikuti masa kini sehingga bentuk fisik bangunan selain modern juga memiliki kesan etnis. Dengan itu pesan kebudayaan dapat lebih dipahami dan menyatu sebab disampaikan dengan budaya masyarakat Toraja sekaligus menyimbolkan keterbukaan masyarakat Toraja kepada setiap para wisatawan dari segala penjuru daerah yang datang berkunjung ke Toraja Kata kunci      : Etno-Modern, Transformasi, Pasar Seni, Budaya Toraja
PUSAT PENELETIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI LAUT DI KEPUALAUAN SANGIHE. Architecture New Organic Udang, Chesneyglen; Prijadi, Rachmat; Rompas, Leidy M.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v7i1.20698

Abstract

Pusat Penelitian adalah suatu tempat yang melalukan kegiatan pengumpulan ,pengolahan, analisis, penyajian data,dan serta pemelihara serta pengembangan pembudidayaan laut yang ada di Kepulauan Sangihe.Keadaan saat ini memaksa bagi para dinas dan universitas  untuk melakukan aktivitas riset sekaligus pemeliharaan biota laut yang di tunjang dengan teknologi-teknologi tertentu sekaligus  pemeliharaan keanekaragaman hayati laut. Padahal keanekaragaman hayati laut yang ada di sangihe sangat memiliki  pontesi yang sangat besar.Untuk memenuhi tujuan di atas, dibutukan sebuah Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati laut, sebagai pendukung aktivitas objek untuk itu didalamnya menggunakan  Tema Arsitektur New Organik yang akan selalu mempesona menginspirasi dan bereinkarnasi sebagai sebuah gerakan internasional yang baru yang menggabungkan respek terhadap alam, keindahan dan keharmonisan bentuk alami.Selian itu Dengan menghasilkan rancangan yang memiliki representatif keuntungan yang ganda. Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Laut yang bertemakan architecture New Organic ini dapat memberikan tidak hanya tempat penelitian bagi para peneliti, tapi juga dapat memberikan pendidikan dan edukasi tentang kelautan dan perikanan sendiri bagi setiap pengunjung yang datang. Sehingga yang datang baik sebagai wisatawan ataupun pelajar bisa sama-sama melestarikan lingkungan yang ada tanpa harus merusak ekosistem yang sudah ada dan tetap memberikan keuntungan bagi manusia.Kata Kunci : Pusat penelitian,architecture New Organic